Kegembiraan Berarti Keberhasilan
alt
Di awal abad yang lalu, ada seorang pemuda yang mempunyai angan-angan
menjadi seorang pemain biola handal seperti Bognini. Begitu ada waktu
senggang, dia selalu berlatih bermain biola, hingga lupa akan
segalanya bagaikan orang yang kecanduan.
Akan tetapi kemajuan yang dicapainya sangatlah minim, hingga kedua orang
tuanya pun merasakan permainan biola anak mereka yang malang ini
sangatlah buruk, sama sekali tidak memiliki bakat dalam seni musik,
tapi mereka takut untuk mengungkapkan kenyataan yang akan melukai harga
diri anak mereka itu.
Suatu hari, pemuda ini ingin berguru pada seorang biolis senior. Biolis
senior itu berkata, /" Nak, coba kamu mainkan sebuah lagu untuk saya
dengarkan." /Pemuda itu memainkan lagu ketiga dari kedua puluh empat
lagu ciptaan Bognini. Gesekan biolanya terdapat banyak kelemahan
sehingga tidak nyaman untuk didengar.
Selesai memainkan sebuah lagu, biolis tua itu bertanya kepada sang
pemuda,/ " Mengapa kamu sangat gemar memainkan biola ?" /
Pemuda itu berkata, /"Saya ingin sukses, saya ingin menjadi pemain biola
seperti halnya Bognini."/
Sang biolis tua bertanya lagi, /" Apakah kamu gembira ? " /
Pemuda itu menjawab, /"Saya sangat gembira."/
Biolis tua itu pun mengajak sang pemuda untuk pergi ke taman bunganya,
lalu bertanya kepadanya, /"Nak, kamu sangat gembira, hal ini menjelaskan
bahwa kamu telah berhasil, tidaklah perlu menjadi suatu keharusan
berhasil seperti halnya Bognini menjadi seorang pemain biola yang agung.
Dalam pandangan saya, gembira itu sendiri merupakan suatu keberhasilan."/
Pemuda itu sangat tersentuh mendengar perkataan dari sang biolis tua. Ia
akhirnya memahami bahwa */kegembiraan adalah keberhasilan/* yang
membutuhkan biaya terendah dan juga resiko terkecil di dunia ini, dan
bisa memberikan manfaat bagi manusia. Jika meninggalkan kegembiraan dan
mencari yang lain, seseorang mungkin sekali akan terjerumus di dalam
lumpur kekecewaan, kebingungan dan kerisauan.
Api yang bergelora dalam hati pemuda ini sejak itu pun menjadi padam,
tenang, ia masih sering memainkan biola, tapi sudah tidak lagi
terbelenggu oleh impiannya ingin menjadi Bognini.
Siapakah pemuda ini ? Ia adalah /*Albert Einstein,*/ seumur hidupnya ia
masih gemar memainkan biola, walaupun permainannya masih tetap buruk,
akan tetapi ia bisa mendapatkan kegembiraan tersendiri.
/Kegembiraan berarti keberhasilan. Inilah filosofi kehidupan yang penuh
dengan kecerahan. /Di dalam kehidupan yang nyata, tidak sulit bagi kita
menjumpai orang semacam ini, kebanyakan rona wajah mereka cerah memerah,
bertubuh sehat, wajah berseri penuh senyuman, hati mereka gembira,
mereka telah mengekspresikan semua kebahagiaan hidup sebagaimana manusia
hidup, di dalam karier mereka tidak banyak memberikan sumbangsih, mereka
jauh dari nama, keuntungan pribadi dan ketenaran. Orang seperti ini,
apakah pantas dikatakan pecundang? Saya kira, belum tentu demikian.
(mingxin.net/lin)
/Sumber :
http://erabaru.net/kehidupan/41-cermin-kehidupan/7508-kegembiraan-berarti-keberhasilan/