Picon
Favicon
Gravatar

Bls: Kalau ingin membuat portal berita anda lebih cepat populer - tulis saja tentang aliran dana Bank Century

Hengki,

Sudah saya coba Primar Online servernya sedang mogok.

Apakah teman yang lain bisa buka ?

Goen

________________________________
Dari: Triharyo Soesilo <triharyo@...>
Kepada: itb77@...
Terkirim: Sel, 1 Desember, 2009 06:38:28
Judul: [itb77] Kalau ingin membuat portal berita anda lebih cepat populer - tulis saja tentang aliran dana
Bank Century

 
Ini
berita, yang khusus hanya boleh dibaca oleh para alumni ITB-77 saja. 

Hari-hari ini kalau ingin membuat website portal
berita anda cepat populer, tulis saja tentang siapa penerima dana Bank Century.
Dijamin pengunjung akan meningkat berlipat-lipat. Strategi inilah yang nampaknya
sedang dilakukan oleh “Primair online”, sebuah portal berita yang
baru saja dibuka dan masih dalam versi “Beta”.Portal ini secara berani menayangkan nama-nama
penerima dana Bank Century beserta
jumlahnya tanpa menyebut sumber berita. Nama-nama penerima dana dan juga
jumlah yang mereka terima, sangat fantastis dan nampaknya bak sebuah fitnah
yang sungguh luar biasa. Untuk menuliskan berita
tersebut, sang penulis Portal cukup menyampaikan, “"Tidak etis kalau diberi tahu sumber data
tersebut. Ini rahasia dan
(Continue reading)

Triharyo SU | 1 Dec 03:20
Picon
Favicon

Re: Bls: Kalau ingin membuat portal berita anda lebih cepat populer - tulis saja tentang aliran dana Bank Century

Silahkan baca disini juga ada

http://forum.detik.com/showthread.php?t=129122

> Hengki,
>
> Sudah saya coba Primar Online servernya sedang mogok.
>
> Apakah teman yang lain bisa buka ?
>
> Goen
>
>
>
>
> ________________________________
> Dari: Triharyo Soesilo <triharyo@...>
> Kepada: itb77@...
> Terkirim: Sel, 1 Desember, 2009 06:38:28
> Judul: [itb77] Kalau ingin membuat portal berita anda lebih cepat populer
> - tulis saja tentang aliran dana Bank Century
>
>
> Ini
> berita, yang khusus hanya boleh dibaca oleh para alumni ITB-77 saja.
>
> Hari-hari ini kalau ingin membuat website portal
> berita anda cepat populer, tulis saja tentang siapa penerima dana Bank
> Century.
> Dijamin pengunjung akan meningkat berlipat-lipat. Strategi inilah yang
(Continue reading)

daryono daryono | 1 Dec 03:28
Picon
Favicon

Bls: Bls: Kalau ingin membuat portal berita anda lebih cepat populer - tulis saja tentang aliran dana Bank Century

Kalau disini nggak ada masalah mas Goen , coba lagi bbrp kali.....
Daryono

________________________________
Dari: goenarso goenoprawiro <goenarsog@...>
Kepada: itb77@...
Terkirim: Sel, 1 Desember, 2009 09:14:13
Judul: [itb77] Bls: Kalau ingin membuat portal berita anda lebih cepat populer - tulis saja tentang aliran
dana Bank Century

Hengki,

Sudah saya coba Primar Online servernya sedang mogok.

Apakah teman yang lain bisa buka ?

Goen

________________________________
Dari: Triharyo Soesilo <triharyo@....id>
Kepada: itb77@...
Terkirim: Sel, 1 Desember, 2009 06:38:28
Judul: [itb77] Kalau ingin membuat portal berita anda lebih cepat populer - tulis saja tentang aliran dana
Bank Century

 
Ini
berita, yang khusus hanya boleh dibaca oleh para alumni ITB-77 saja.. 

Hari-hari ini kalau ingin membuat website portal
(Continue reading)

Kusmaya | 1 Dec 04:36
Picon
Favicon

Bls: Re: Ibunda Djaelani Sutomo

Mas Djaelani , kami turut berduka cita semoga Almarhumah dimaafkan segala dosanya , mendapatkan tempat terbaik disisiNya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, amien, wass.
Kusmaya

--- Pada Sen, 30/11/09, makbuls2-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org <makbuls2 <at> yahoo.com> menulis:

Dari: makbuls2 <at> yahoo.com <makbuls2-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Judul: [itb77] Re: Ibunda Djaelani Sutomo
Kepada: "Siti Rahayu" <yayukptc-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>, itb77 <at> bhaktiganesha.or.id
Tanggal: Senin, 30 November, 2009, 10:44 AM

Mas djaelani,
Turut berduka cita yg sedalam dalamnya , smoga almh mendapat tempat yg layak disisinya amin
Wass
Makbul

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: Siti Rahayu <yayukptc-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Date: Mon, 30 Nov 2009 11:25:25 +0800 (SGT)
To: <itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org>
Subject: [itb77] Ibunda Djaelani Sutomo

Innallilahi wa Innailaihi Rojiun, telang berpulang ke Rakhmatullah ibunda tercinta dari rekan Djaelani Sutomo, Mesin 77, pagi ini pukul 10.15 WIB di Malang, Jatim.
Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Nya, serta diberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga yang ditinggalkan. Amiin.
Wassalam WW,
Yayuk

Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!

Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!
Budi Widiharto | 1 Dec 04:52
Picon
Favicon

Re: Ibunda Djaelani Sutomo

Kami sekeluarga turut mendoakan agar almarhummah  mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah, & semoga keluarga yang ditinggalkannya senantiasa selalu  mendoakannya terus menerus dan Tabah , Sabar  akan Takdir Allah serta ditingkatkan keimanannya , agar kelapangan dan kemudahan Almarhumah menuju surganya, Amin

From: Irfan Fuady <irfan.fuady-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org
Sent: Mon, November 30, 2009 11:06:14 AM
Subject: [itb77] Re: Ibunda Djaelani Sutomo

Sobat Djaelani,

Kami turut belasungkawa atas wafatnya Ibunda tercinta, semoga segala amal baik diterima dan diampuni segala kesalahan, dan Sobat Djaelani & keluarga diberi ketabahan dan kesabaran

Salam, Irfan & Kel (MS77)


2009/11/30 <amrie.mad-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Rekan Djaelani Sutomo, my fellow IGCer,

Turut berdukacita sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibunda tercinta. Semoga arwah almh mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Amrie n Kel
All IGCers.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Date: Mon, 30 Nov 2009 11:25:25 +0800 (SGT)
Subject: [itb77] Ibunda Djaelani Sutomo

Innallilahi wa Innailaihi Rojiun, telang berpulang ke Rakhmatullah ibunda tercinta dari rekan Djaelani Sutomo, Mesin 77, pagi ini pukul 10.15 WIB di Malang, Jatim.
Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Nya, serta diberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga yang ditinggalkan. Amiin.
Wassalam WW,
Yayuk

Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!


Sunyoto Rahardjo | 1 Dec 06:05
Picon
Favicon

Re: Ibunda Djaelani Sutomo

Kawan Djaelani
Innalillahi wa Innaillaihi Roji'un, Turut Berdukacita Atas wafatnya Ibunda tercinta,Semoga segala amalbaiknya diterima oleh Alloh SWT dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Amiiin...

Wassalam
Sunyoto R (M77)

--- On Mon, 11/30/09, M Edisan Edward <edisan2002-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org> wrote:

From: M Edisan Edward <edisan2002-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Subject: [itb77] Re: Ibunda Djaelani Sutomo
To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org
Date: Monday, November 30, 2009, 7:25 AM

Hilman | 2 Dec 07:48
Picon

Kegembiraan Berarti Keberhasilan


alt

Di awal abad yang lalu, ada seorang pemuda yang mempunyai angan-angan 
menjadi seorang pemain biola handal seperti Bognini. Begitu ada waktu 
senggang, dia selalu berlatih    bermain biola, hingga lupa akan 
segalanya bagaikan orang yang kecanduan.

Akan tetapi kemajuan yang dicapainya sangatlah minim, hingga kedua orang 
tuanya pun merasakan permainan biola anak mereka yang malang ini 
sangatlah buruk,  sama sekali tidak memiliki bakat dalam seni musik, 
tapi mereka takut untuk mengungkapkan kenyataan yang akan melukai harga 
diri anak mereka itu.

Suatu hari, pemuda ini ingin berguru pada seorang biolis senior. Biolis 
senior itu berkata, /" Nak, coba kamu mainkan sebuah lagu untuk saya 
dengarkan." /Pemuda itu memainkan lagu ketiga dari kedua puluh empat 
lagu ciptaan Bognini. Gesekan biolanya terdapat banyak kelemahan 
sehingga tidak nyaman untuk didengar.

Selesai memainkan sebuah lagu, biolis tua itu bertanya kepada sang 
pemuda,/ " Mengapa kamu sangat gemar memainkan biola ?" /
Pemuda itu berkata, /"Saya ingin sukses, saya ingin menjadi pemain biola 
seperti halnya Bognini."/
Sang biolis tua bertanya lagi, /" Apakah kamu gembira ? " /
Pemuda itu menjawab, /"Saya sangat gembira."/

Biolis tua itu pun mengajak sang pemuda untuk pergi ke taman bunganya, 
lalu bertanya kepadanya, /"Nak, kamu sangat gembira, hal ini menjelaskan 
bahwa kamu telah berhasil, tidaklah perlu menjadi suatu keharusan 
berhasil seperti halnya Bognini menjadi seorang pemain biola yang agung. 
Dalam pandangan saya, gembira itu sendiri merupakan suatu keberhasilan."/

Pemuda itu sangat tersentuh mendengar perkataan dari sang biolis tua. Ia 
akhirnya memahami bahwa */kegembiraan adalah keberhasilan/* yang 
membutuhkan biaya terendah dan juga resiko terkecil di dunia ini, dan 
bisa memberikan manfaat bagi manusia. Jika meninggalkan kegembiraan dan 
mencari yang lain, seseorang mungkin sekali akan terjerumus di dalam 
lumpur kekecewaan, kebingungan dan kerisauan.

Api yang bergelora dalam hati pemuda ini sejak itu pun menjadi padam, 
tenang, ia masih sering memainkan biola, tapi sudah tidak lagi 
terbelenggu oleh impiannya ingin menjadi Bognini.
Siapakah pemuda ini ?  Ia adalah /*Albert Einstein,*/ seumur hidupnya ia 
masih gemar memainkan biola, walaupun permainannya masih tetap buruk, 
akan tetapi ia bisa mendapatkan kegembiraan tersendiri.

/Kegembiraan berarti keberhasilan. Inilah filosofi kehidupan yang penuh 
dengan kecerahan. /Di dalam kehidupan yang nyata, tidak sulit bagi kita 
menjumpai orang semacam ini, kebanyakan rona wajah mereka cerah memerah, 
bertubuh sehat, wajah berseri penuh senyuman, hati mereka gembira, 
mereka telah mengekspresikan semua kebahagiaan hidup sebagaimana manusia 
hidup, di dalam karier mereka tidak banyak memberikan sumbangsih, mereka 
jauh dari nama, keuntungan pribadi dan ketenaran. Orang seperti ini, 
apakah pantas dikatakan pecundang? Saya kira, belum tentu demikian. 
 (mingxin.net/lin)

/Sumber : 
http://erabaru.net/kehidupan/41-cermin-kehidupan/7508-kegembiraan-berarti-keberhasilan/

Picon
Favicon

Re: Ibunda Djaelani Sutomo

Djaelani yth,
Innalillahi wa inna ilaihi roji'un, saya dan keluarga mengucapkan turut berdukacita yang
sedalam-dalamnya atas wafatnya ibunda tercinta.
Semoga arwah ibunda diterima disisi Allah SWT dan mas Djaelani beserta keluarga besar
yang ditinggalkan diberi ketabaha, amien.

Setiyo S. (MS 77)






--- On Mon, 11/30/09, M Edisan Edward <edisan2002-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org> wrote:

From: M Edisan Edward <edisan2002-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Subject: [itb77] Re: Ibunda Djaelani Sutomo
To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org
Date: Monday, November 30, 2009, 7:25 AM

Rekan Djaelani..
Ikut berduka atas wafatnya ibu Anda
Wassalam
Edisan E
M05/T05/MS77

From: Siti Rahayu <yayukptc-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org
Sent: Mon, November 30, 2009 10:25:25 AM
Subject: [itb77] Ibunda Djaelani Sutomo

Innallilahi wa Innailaihi Rojiun, telang berpulang ke Rakhmatullah ibunda tercinta dari rekan Djaelani Sutomo, Mesin 77, pagi ini pukul 10.15 WIB di Malang, Jatim.
Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Nya, serta diberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga yang ditinggalkan. Amiin.
Wassalam WW,
Yayuk

Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!



burhan_rosyidi | 1 Dec 07:55
Picon
Favicon

Re: Klinik Hemodialisis Cipta Husada Melayani Pasien JAMKESMAS

Bagus, saluuut!

Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: "Andreas Japar" <japarbax <at> pacific.net.id>
Date: Tue, 1 Dec 2009 06:28:50 +0700
To: <itb77 <at> bhaktiganesha.or.id>
Subject: [itb77] Klinik Hemodialisis Cipta Husada Melayani Pasien JAMKESMAS

KLINIK HEMODIALISIS CIPTA HUSADA (bekerja sama dengan Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU), Jl. Hang Tuah 1/12 Kebayoran Jakarta Selatan melayani pasien JAMKESMAS. Untuk informasi silahkan menghubungi: Dr. Hani Susilo/Irman.
Hilman | 2 Dec 08:19
Picon

Hukum Indonesia, Bagai Ikan Dalam Keranjang


markus

/Ilustrasi./

Gurubesar Fakultas Hukum USU, Prof Dr Syafruddin Kalo, SH mengatakan, 
keluarnya Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) terhadap kasus 
Bibit-Chandra menguatkan indikasi bahwa */hukum positif di tanah air " 
bagaikan ikan dalam keranjang "./*

*/"Artinya, hukum di Indonesia ini sudah hampir mau mati," /*kata 
Syafruddin Kalo kepada wartawan di Medan, Selasa (01/12).

Ia mengatakan, kondisi itu muncul karena aparat penegak hukum mengambil 
keputusan bukan dari ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

*/Indikasi itu dapat dilihat dari keluarnya SKPP terhadap kasus dugaan 
suap dua pimpinan KPK nonaktif, /*Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. 
Hamzah karena banyaknya opini masyarakat yang meragukan proses 
pemeriksaan tersebut.

*/"Negara ini telah menjadikan /OPINI /sebagai  /PANGLIMA/,  bukan hukum 
lagi," /*katanya.

Seharusnya, kata Syafruddin Kalo, pihak kejaksaan tetap melanjutkan 
kasus Bibit-Chandra itu ke pengadilan karena telah menemukan bukti yang 
cukup.

Hal itu perlu dilakukan agar terciptanya kepastian hukum, termasuk untuk 
membuktikan ada atau tidaknya dugaan suap terhadap Bibit Samad Riyanto 
dan Chandra M. Hamzah.

Seharusnya juga dua pimpinan KPK nonaktif itu tidak khawatir jika 
kasusnya berakhir ke persidangan karena dapat menjadi wadah pembuktian 
bahwa dugaan suap itu tidak benar.

Namun, dengan dikeluarkannya SKPP tersebut menyebabkan tidak adanya 
kepastian hukum untuk membuktikan kabar dan dugaan suap yang telah 
tersebar selama ini.

*/"Pengadilan bukan `benteng terakhir` lagi dalam mencari keadilan," 
/*katanya.

Karena itu, kata dia, sangat layak jika kondisi dan perkembangan hukum 
di Indonesia belakangan ini "bagaikan ikan dalam keranjang".

*/"Hukum kita kini menggelepar tidak menentu seperti ikan yang mau 
mati," /*katanya.

Sebelumnya, dua pimpinan KPK, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah 
dijadikan tersangka dan pernah ditahan dalam kasus dugaan suap.

Kemudian pihak kejaksaan melalui Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan 
memutuskan akan menerbitkan SKPP terhadap kasus dua pimpinan KPK 
nonaktif tersebut.

"Paling lambat Selasa (01/12) jam 13:00 WIB, Kajari Jaksel akan 
menandatangani SKPP," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus 
(Jampidsus), Marwan Effendy, di Jakarta, Senin (30/11).(ant/waa)

/http://erabaru.net/nasional/53-batam/7572-hukum-indonesia-bagai-ikan-dalam-keranjang/


Gmane