djasli djamarus | 1 Nov 01:02
Picon
Favicon

Re: Roti Buaya

Oh gitu ... baru tahu, padahal gue doyan banget tuh sama yang empuk-empuk

Jadi engga usah dicelup ke sup cream asparagus seperti roti yang keras itu ya ...

OK deh kapan-kapan kita ngopi ... ya ...

Salam
DD

--- On Sat, 10/31/09, yayukptc-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org <yayukptc-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org> wrote:

From: yayukptc-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org <yayukptc-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Subject: Re: [itb77] Re: Roti Buaya
To: "djasli djamarus" <djamarus <at> yahoo.com>
Date: Saturday, October 31, 2009, 5:13 PM

He he... Tapi empuk bgt kok rotinya...pokoknya enak lah dimakan gitu aja pake kopi...

Thanks and Regards,

Siti Rahayu

From: djasli djamarus <djamarus-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Date: Sat, 31 Oct 2009 02:12:03 -0700 (PDT)
To: <itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org>
Subject: [itb77] Re: Roti Buaya

Yu, kalau siang aja ukurannya udah 30-35 cm, malam jadi berapa cm ?
Mungkin yang hangat lebih enak ya ...
 
Salam
DD

--- On Sat, 10/31/09, yayukptc-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org <yayukptc-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org> wrote:

From: yayukptc-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org <yayukptc <at> yahoo.com>
Subject: Re: [itb77] Re: Roti Buaya
To: "djasli djamarus" <djamarus-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Date: Saturday, October 31, 2009, 3:32 PM

Bagi yang ingin membeli roti buaya dlm kondisi ready stock, bisa ke restoran Bakmi Gondangdia, samping rel KA Gondangdia, Cikini. Tapi ukurannya gak begitu besar, mungkin panjang sekitar 30-35 cm. Dan kalo mau beli agak siangan datangnya, diatas jam 12...
Thanks and Regards,

Siti Rahayu
From: djasli djamarus <djamarus-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Date: Fri, 30 Oct 2009 21:53:31 -0700 (PDT)
To: <itb77 <at> bhaktiganesha.or.id>
Subject: [itb77] Re: Roti Buaya

D, tapi kalau mau jadi buaya roti boleh kok ...
jadi ada diversifikasi makanan pokok.

Salam
DD

--- On Sat, 10/31/09, dariuspasaribu-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@public.gmane.org <dariuspasaribu <at> gmail.com> wrote:

From: dariuspasaribu-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@public.gmane.org <dariuspasaribu-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Subject: [itb77] Re: Roti Buaya
To: "ITB 77 ITB 77" <itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org>
Date: Saturday, October 31, 2009, 7:12 AM

Terimakasih sahabatku Makmun Alrasyid,

Pengetahuan saya tentang budaya Betawi bertambah. Simbolisasi khusus terhadap "Kesetiaan" (melalui roti buaya) dalam prosesi perkawinan Betawi merepresenasikan nilai yang sangat tinggi, dan universal. Sangat patut dihargai dan dibanggakan

Sekali lagi terimakasih, dan posting saya tentang roti buaya tidak bermaksud merendahkan nilai luhur yg diusung roti buaya dalam adat Betawi. Mohon maaf atas ketidakmengertian saya sebelumnya
Salam
Darius
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: makmun alrasyid <malrasyid-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Date: Fri, 30 Oct 2009 08:53:22 -0700 (PDT)
To: <itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org>
Subject: [itb77] Re: Roti Buaya

Bos Darius,
 
Roti Buaya buat orang Betawi ada artinya, seperti cuplikan tulisan dibawah ini.
 
Salam,
Makmun Alrasyid
 
 
Simbolisasi Roti Buaya di Pernikahan Betawi
Tiap acara pernikahan yang mengusung adat Betawi, pasti tak pernah meninggalkan roti buaya
Minggu, 28 Juni 2009, 14:05 WIB
Maryadie
Penari membawakan tari Ronggeng Blantek dari Betawi. (Antara/Fanny Oktavionus)
VIVAnews - Setiap acara pernikahan yang mengusung adat Betawi, pasti tak pernah meninggalkan roti buaya. Biasanya roti yang memiliki panjang sekitar 50 sentimeter ini dibawa oleh mempelai pengantin laki-laki pada acara serah-serahan.

Selain roti buaya, mempelai pengantin laki-laki juga memberikan uang mahar, perhiasan, kain, baju kebaya, selop, alat kecantikan, serta beberapa peralatan rumah tangga.

Dari sejumlah barang yang diserahkan tersebut, roti buaya menempati posisi terpenting. Bahkan, bisa dibilang hukumnya wajib.

Sebab, roti ini memiliki makna tersendiri bagi warga Betawi, yakni sebagai ungkapan kesetiaan pasangan yang menikah untuk sehidup-semati.
Asal muasal adanya roti buaya ini, konon terinspirasi perilaku buaya yang hanya kawin sekali sepanjang hidupnya. Dan masyarakat Betawi meyakini hal itu secara turun temurun.

Selain terinspirasi perilaku buaya, simbol kesetiaan yang diwujudkan dalam sebuah makanan berbentuk roti itu juga memiliki makna khusus.
Menurut keyakinan masyarakat Betawi, roti juga menjadi simbol kemampanan ekonomi. Dengan maksud, selain bisa saling setia, pasangan yang menikah juga memiliki masa depan yang lebih baik dan bisa hidup mapan.

Karenanya, tak heran jika setiap kali prosesi pernikahan, mempelai laki-laki selalu membawa sepasang roti buaya berukuran besar, dan satu roti buaya berukuran kecil yang diletakkan di atas roti buaya yang disimbolkan sebagai buaya perempuan.
Ini mencerminkan kesetian mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan sampai beranak-cucu. Tradisi ini masih berlangsung sampai sekarang.

Menurut Haji Ilyas, salah satu tokoh Betawi di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, meski saat ini banyak warga Betawi yang merayakan pernikahan secara modern, tapi mereka masih memakai roti buaya sebagai simbol kesetiaan.

Karena roti buaya sudah membudaya bagi warga Betawi. "Adat kite itu kagak ilang. Masih banyak nyang pake. Kite ambil contoh di kawasan Condet, Palmerah sampe ke Bekasi, malahan sampe Tangerang," kata pria yang sering disapa Haji ini seperti dikutip situs resmi Pemerintah DKI.

Sayangnya, saat ini roti buaya tidak mudah dijumpai di toko-toko roti. Untuk itu, bagi pasangan yang akan menikah harus pesan dulu ke tukang roti.

Dan harganya juga bervariasi tergantung ukuran yang dipesan, yakni mulai dari 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Itu sudah termasuk rasa roti, keranjang, dan asesoris pelengkapnya.

"Roti buaya adalah kue perayaan, jadi nggak setiap hari ada. Kalau mau beli harus pesan dulu," kata Ari, salah satu pedagang kue di Pasar Senen.

Sejatinya, bagi warga yang sudah terbiasa membuat roti, tidak terlalu sulit membuat roti buaya ini.

Sebab, bahan dasarnya sangat sederhana, yakni terigu, gula pasir, margarine, garam, ragi, susu bubuk, telur dan bahan pewarna.

Keseluruhan bahan tersebut dicampur dan diaduk hingga rata dan halus, kemudian dibentuk menyerupai buaya. Setelah bentuk kemudian dioven/panggang hingga matang.
• VIVAnews


From: "dariuspasaribu-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@public.gmane.org" <dariuspasaribu-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
To: ITB 77 ITB 77 <itb77 <at> bhaktiganesha.or.id>
Sent: Fri, October 30, 2009 5:10:57 PM
Subject: [itb77] Roti Buaya

All,
Siapa yg tau dimana bisa beli Roti Buaya ya. Aku mau beli utk sarapan besok.
Cheers
D
Powered by Telkomsel BlackBerry®"wè¥éàzZ%i©æŠX¬jwZ†Ûiÿúnm¸Z’Ø jw¬…ª+‰ßâµ¾ûþh¥ŠÏåŠËb�ú"µ¾û·Oz{bžZž§•ëZ’F§š)b±Ø¤¢Z&$®n7œ¶«ºÇbŠÈ�jxÚž§•æâ…Ö«‹S




Andreas Japar | 1 Nov 01:43
Picon

Kata Bijak Hari Ini 1 Nov 09

1 Nopember

                       

Adakah yang lebih kejam dari angkara murka yang merusakkan senyum pada wajah dan kasih dalam hati?

Kalau orang ingn benar benar menjaga dirinya, hendaknya ia berhati hati terhadap angkara murka yang bisa memusnahkan dirinya. Api kemarahan membakar semua yang mendekat termasuk ikatan persahabatan yang menyenangkan.

Kebijaksanaan India Kuno

 

Hati hati terhadap kemarahan orang yang penyabar. John Dryden.

 

aritury | 1 Nov 01:58
Picon
Favicon

Re: Bls: Re: Keluhan seorang Wanita yang bersuamikan alumni ITB

Djas, jadi asisten dosen aja ... ambil peran membimbing "murid" beri semangat berkreasi experimen,
mengamalkan praktikum segala ilmu dosen, kalo salah kasih contoh tetep tanggung jawab dosen.
Rgds, ank
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: djasli djamarus <djamarus <at> yahoo.com>
Date: Sat, 31 Oct 2009 15:35:32 
To: <itb77 <at> bhaktiganesha.or.id>
Subject: [itb77] Re: Bls: Re: Keluhan seorang Wanita yang bersuamikan alumni ITB

Mau ilmunya sipil, mau mesin ... yang penting profesinya dosen.
Karena dosen akan dengan sabar dan senang hati mengulang apa yang diinginkan "murid"nya hingga mahir.

Salam
DD

--- On Sun, 11/1/09, Edison Bayazid <edison_fajar <at> yahoo.co.id> wrote:

> From: Edison Bayazid <edison_fajar <at> yahoo.co.id>
> Subject: [itb77] Bls: Re: Keluhan seorang Wanita yang bersuamikan alumni ITB
> To: itb77 <at> bhaktiganesha.or.id
> Date: Sunday, November 1, 2009, 12:07 AM
> kalo suaminya dr teknik mesin , dia akan
> memulai dg pemanasan.  setelah pelumasan dlm ruang
> mesin merata, barulah pedal gas ditekan lebih dalam.
> kekentalan olie selalu dijaga dg menggantinya secara
> berkala. sistem pengapian dirawat sehingga mesin selalu siap
> dinyalakan setiap saat diinginkan.
> bila sudah cukup lama dipakai dan silinder mesin over-size,
> piston akan di up-grade sehingga tarikan mesin selalu yahud
> & kendaraan nyaman dinaiki.
> 
> cheers,
> EB/MS42
> 
> 
> 
> 
> 
> --- Pada Sab, 31/10/09, Ponco Sudiro
> <ponco.sudiro <at> gmail.com> menulis:
> 
> Dari: Ponco Sudiro <ponco.sudiro <at> gmail.com>
> Judul: [itb77] Re: Keluhan seorang Wanita yang
>  bersuamikan alumni ITB
> Kepada: "ITB 77 Milis"
> <itb77 <at> bhaktiganesha.or.id>
> Tanggal: Sabtu, 31 Oktober, 2009, 8:15 PM
> 
>  Dipancang, dipadatkan dg Vibro dan
> di cor..........
> 
> Poncoyono Sudiro
> PT Marga Sarana Jabar
> Jalan Tol Bogor Ring Road
> Along The Road with YouFrom: 
> rick_s9797 <at> yahoo.com
> Date: Fri, 30 Oct 2009 10:46:31
> +0000To:
> <itb77 <at> bhaktiganesha.or.id>Subject:
> [itb77] Re: Keluhan seorang Wanita yang bersuamikan
> alumni ITB
>   Mas Agus. Seharusnya suaminya sarjana Teknik Sipil,
> setiap malam langsung dipancang.....
> Powered by Telkomsel BlackBerry®From:
>  agus jatnika <agus_jatnika <at> yahoo.com>
> Date: Fri, 30 Oct 2009 17:47:13 +0800
> (SGT)To:
> <itb77 <at> bhaktiganesha.or.id>Subject:
> [itb77] Keluhan seorang Wanita yang bersuamikan alumni
> ITB
> Seorang wanita setengah baya mengeluh pada
> psikiatrinya..saat konsultasi mengenai kehidupan
> perkawinannya.
> 
> W ; saya telah menikah 3 kali semuannya dengan sarjana
> Alumni ITB, dan berakhir dengan perceraian..dan sampai saat
> sekarangpun saya masih gadis walau beberapa kali menikah.
> Psktri: lho kok bisa? mana mungkin bisa begitu?
> W : Begini, suami pertama saya sarjana Astronomi..mulai
> dari malam pertama perkawinan kami dia tdk pernah menyentuh
>  saya kerjanya, dia meneropong saya saja..apa dikiranya ada
> bintang kali...akhirnya cerai...Suami saya yg kedua..sarjana
> geodesi..dia sering ninggalin saya tugas lapangan..pulang2
> bukannya melepaskan kerinduan..malah dia asyik mengukur
> ruangan tidur dan saya dijadikan bak ukur...akhirnya
> cerai...suami saya yg ketiga sarjana senirupa dan suka
> nyambi menyalurkan hobynya dibidang musik yaitu peniup
> terompet..begitu
>  juga tiap malam saya hanya dijadikan model lukisan...tapi
> itu tdk seberapa yg paling menderita kalo dia dirumah
> kebetulan tdk kemana mana, saya suka dijadikan terompet
> tiap malam ditiupnya...sampai perut  saya kembung
> 
> Pskiatri: oooh begitu toh? 
> 
> 
>        
> Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
> Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger
> sekarang!
> 
> 
>        
> Dapatkan nama yang Anda sukai!  
> 
> Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan
> @rocketmail.com.



--
Info pengelolaan milis anda :
<http://pub.bhaktiganesha.or.id/itb77/milis/list-info-itb77.txt>

Penting!
Jangan letakkan milis di kolom CC, Subject harus diisi, dan jangan lebih dari 1 MB.
Andreas Japar | 1 Nov 02:00
Picon

Rileks Kuy

RILEKS

Kehidupan zaman sekarang penuh dengan tekanan; kesibukan dan
ketergesaan seolah telah menjadi rutinitas.
Bagaimana dengan Anda?
Kapan terakhir Anda punya perasaan ingin berteriak sekeras-kerasnya?
Kapan Anda merasa begitu ingin menangis? Apakah Anda mengalami
kesulitan tidur pada malam hari dan terus diliputi ketegangan? Kapan
terakhir Anda tersenyum dengan spontan? Kalau Anda sedang mengalami
hal-hal itu, berarti Anda tengah mengalami gejala stres. Anda perlu
waktu rileks. Rileks membantu me-recharge baterai kehidupan Anda.
 
Rileks, berhenti sejenak dari hiruk pikuk rutinitas dan ketegangan
sehari-hari, banyak sekali manfaatnya. Dalam olahraga golf dikenal
pukulan yang disebut backswing. Kunci keberhasilan pukulan ini adalah
rileks. Ketika si pemain berada dalam keadaan rileks, pukulannya bisa
lebih jauh daripada kalau mereka melakukan dengan tegang. Begitu pula
dengan hidup kita. Rileks akan membantu kita untuk mengembalikan
kebugaran tubuh dan kejernihan dalam berpikir, sehingga hidup kita
menjadi lebih produktif. Dan tentu lebih sehat pula .

                   KITA PERLU MENJAGA KESEIMBANGAN
           ANTARA WAKTU BERAKTIVITAS DAN WAKTU UNTUK RILEKS

 


sudirman | 1 Nov 02:31
Picon

Re: Apakah karena Bibit Samad sedang mengejar dana ke Yayasan Kesetiakawan dan Kepedulian ?

Kita sedih melihat Presiden dan Kapolri kita, mereka mengira rakyat masih bodoh........
Opini publik itu terbentuk biasanya mengikuti akal sehat...... akal sehat masyarakat melihat ada yang tidak benar dalam kasus ini.
Kalau alasan ditahan Bibit dan Chandra karena dikhawatirkan adanya pembentukan opini publik, itu adalah kebodohan yang paling bodoh yang pernah kita dengar.
Mungkin Pori dan Presiden perlu belajar lagi masalah komunikasi massa, Amrie dan Freddy perlu tangan nih ngajarin Kapolri dan Presiden ... ha . ha. .ha .....

Dirman

>Anehnya Kapolri koq bisa ya bilang Bibit dan
> Chandra ditahan karena menuduh Polri melakukan
> kriminalisasi KPK dan takut nanti hingar bingar
> dengan mempengaruhi opini dan rekayasa di
> Pengadilan? atas dasar apa Hukumnya ? pasal
> berapa ? atau hukum kekuasaan alias hukum rimba ?
> sementara masalah Bank Century yang diduga
> melibatkan bawahannya tidak disinggung dan ditindak lanjuti sama sekali ?
>
> Salam,
> Zaenal
>
> At 09:57 31/10/2009, Triharyo Soesilo wrote:
>>[]
>>Sewaktu saya melihat pak SBY memberikan
>>keterangan pers tentang penangkapan Bibit dan
>>Chandra, ada sebuah pertanyaan di benak saya,
>>“Kenapa harus presiden sendiri ?, Kenapa tidak
>>Menteri Hukum dan HAM ?, atau maksimal bisa
>>Menko Polhukam ?”. Namun setelah saya lacak
>>berita-berita di internet tentang ini, akhirnya
>>saya menemukan sebuah informasi yang mungkin
>>membuat Djoko Suyanto (Menko Polhukam baru),
>>sulit melakukan konferensi pers tentang kasus ini.
>>
>>Rupanya pada tanggal 1 Oktober 2009, kantor
>>Berita Antara (yang notabene adalah kantor
>>Berita Pemerintah), menuliskan sebuah berita
>>yang mungkin membuat sebagian besar pembaca
>>(termasuk saya) semakin bertanya-tanya tentang
>>kasus Bibit dan Chandra.
>><http://www.antara.co.id/berita/1254396941/pencegahan-djoko-tjandra-sesuai-prosedur>Dalam
>>liputan 1 Oktober 2009, Kantor Berita Antara
>>menuliskan bahwa Bibit Samad dijadikan tersangka
>>oleh Polisi, karena ia dianggap menyalahi
>>wewenang melakukan pencekalan terhadap Djoko
>>Tjandra (lihat foto). Pencekalan itu, menurut
>>pengacara Bibit, diperlukan untuk menyelidiki
>>tentang adanya aliran dana dari Perusahaan yang
>>dikelola Djoko Tjandra (PT Era Giat Prima) ke
>>Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian (YKDK).
>>Djoko Tjandra sendiri saat ini sudah kabur dan
>>tidak pernah sekalipun memenuhi panggilan KPK di
>>era KPK pimpinan Bibit dan Chandra.
>>
>>[]
>>Pertanyaan saya selanjutnya adalah, kenapa
>>Polisi dan banyak pihak menjadi khawatir dengan
>>penyelidikan KPK terhadap aliran dana ke YKDK ?.
>>Siapakah para Dewan Pembina organisasi YKDK
>>?. Setelah saya selidiki, ternyata
>><http://www.ykdk.or.id/tentang.htm>ke-empat
>>orang Dewan Pembina Yayasan ini, akhirnya
>>semuanya dipromosikan menjadi Menteri Kabinet
>>Indonesia Bersatu II ataupun pejabat setingkat
>>Menteri, yaitu Djoko Suyanto (Menko Polhukam),
>>Purnomo Yusgiantoro (Menhan…sekali lagi Menhan
>>?), Sutanto (Kepala BIN), Muh S Hidayat (Menperind).
>>
>>Sejak Januari 2009, terlihat
>><http://www.ykdk.or.id/berita.htm>YKDK melakukan
>>puluhan dan mungkin ratusan kegiatan, terutama
>>menjelang pemilu Presiden tanggal 8 Juli 2009
>>dan sebulan setelah Pemilihan Presiden (lihat
>>foto). Namun setelah bulan Agustus 2009, tidak
>>ada satupun kegiatan dari yayasan ini. Kalau
>>melihat aktifitas kegiatannya tersebut, Yayasan
>>ini nampaknya mirip seperti Yayasan team sukses
>>kampanye seorang Presiden yang membagi-bagikan
>>bantuan menjelang Pemilu dan memberikan ucapan
>>terima kasih setelah Pemilihan selesai. Apakah
>>karena Djoko Suyanto adalah Wakil Ketua Kampanye
>>SBY-Boediono, sehingga YKDK adalah sebenarnya
>>sebuah organisasi kampanye SBY-Boediono ?. Lalu
>>jikalau ternyata YKDK benar-benar sebuah
>>organisasi kampanye, dan kemudian ternyata
>>terbukti oleh KPK memakai dana korupsi, bagaimana implikasi hukumnya ?.
>>
>>Itulah kemungkinan sebabnya Djoko Suyanto, Menko
>>Polhukam, merasa sulit untuk melakukan
>>konperensi pers tentang kasus penangkapan Bibit dan Chandra.
>>
>>Salam
>>Hengki
>>
>>
>>
>

suwonohj | 1 Nov 03:52
Picon
Favicon

Re: Apakah karena Bibit Samad sedang mengejar dana ke Yayasan Kesetiakawan dan Kepedulian ?

Sudah terduga mesti ada apa2 dengan aliran wang untuk kampanye.

Yang sulit ditebak adalah akhir ceritanya.
1) Kalau rakyat diam saja, KPK kalah.
2) Kalau rakyat marah dan penguasa bandel, semua kalah (kerusuhan,
pemerintah dapat jatuh, RI mulai dari nol lagi ........).
3) Kalau rakyat marah dan penguasa cerdik, ada yang dikorbankan dan
akhirnya "beres".
4) Kalau rakyat marah dan penguasa bijak, ada pergantian kekuasaan yang
damai.

Kayaknya yang paling mungkin alternatif no. 1. Dukungan di Facebook nggak
ada artinya kalau hanya sampai di Facebook. Memangnya terus mau apa
.......?

Untuk alternatif 2, 3 dan 4, perlu seorang orator idealis atau orator
oportunis. Sekarang nggak ada yang kayak begitu.

Handjono.

> Sewaktu saya melihat pak SBY memberikan keterangan pers tentang
> penangkapan
> Bibit dan Chandra, ada sebuah pertanyaan di benak saya, "Kenapa harus
> presiden sendiri ?, Kenapa tidak Menteri Hukum dan HAM ?, atau maksimal
> bisa
> Menko Polhukam ?". Namun setelah saya lacak berita-berita di internet
> tentang ini, akhirnya saya menemukan sebuah informasi yang mungkin membuat
> Djoko Suyanto (Menko Polhukam baru), sulit melakukan konferensi pers
> tentang
> kasus ini.
>
>
>
> Rupanya pada tanggal 1 Oktober 2009, kantor Berita Antara (yang notabene
> adalah kantor Berita Pemerintah), menuliskan sebuah berita yang mungkin
> membuat sebagian besar pembaca (termasuk saya) semakin bertanya-tanya
> tentang kasus Bibit dan Chandra. Dalam
> <http://www.antara.co.id/berita/1254396941/pencegahan-djoko-tjandra-sesuai-p
> rosedur>  liputan 1 Oktober 2009, Kantor Berita Antara menuliskan bahwa
> Bibit Samad dijadikan tersangka oleh Polisi, karena ia dianggap menyalahi
> wewenang melakukan pencekalan terhadap Djoko Tjandra (lihat foto).
> Pencekalan itu, menurut pengacara Bibit, diperlukan untuk menyelidiki
> tentang adanya aliran dana dari Perusahaan yang dikelola Djoko Tjandra (PT
> Era Giat Prima) ke Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian (YKDK). Djoko
> Tjandra sendiri saat ini sudah kabur dan tidak pernah sekalipun memenuhi
> panggilan KPK di era KPK pimpinan Bibit dan Chandra.
>
>
>
> Pertanyaan saya selanjutnya adalah, kenapa Polisi dan banyak pihak menjadi
> khawatir dengan penyelidikan KPK terhadap aliran dana ke YKDK ?. Siapakah
> para Dewan Pembina organisasi YKDK ?.  Setelah saya selidiki, ternyata
> ke-empat orang <http://www.ykdk.or.id/tentang.htm>  Dewan Pembina Yayasan
> ini, akhirnya semuanya dipromosikan menjadi Menteri Kabinet Indonesia
> Bersatu II ataupun pejabat setingkat Menteri, yaitu Djoko Suyanto (Menko
> Polhukam), Purnomo Yusgiantoro (Menhan.sekali lagi Menhan ?), Sutanto
> (Kepala BIN),  Muh S Hidayat (Menperind).
>
>
>
> Sejak Januari 2009, terlihat YKDK <http://www.ykdk.or.id/berita.htm>
> melakukan puluhan dan mungkin ratusan kegiatan, terutama menjelang pemilu
> Presiden tanggal 8 Juli 2009 dan sebulan setelah Pemilihan Presiden (lihat
> foto). Namun setelah bulan Agustus 2009, tidak ada satupun kegiatan dari
> yayasan ini. Kalau melihat aktifitas kegiatannya tersebut, Yayasan ini
> nampaknya mirip seperti Yayasan team sukses kampanye seorang Presiden yang
> membagi-bagikan bantuan menjelang Pemilu dan memberikan ucapan terima
> kasih
> setelah Pemilihan selesai. Apakah karena Djoko Suyanto adalah Wakil Ketua
> Kampanye SBY-Boediono, sehingga YKDK adalah sebenarnya sebuah organisasi
> kampanye SBY-Boediono ?. Lalu jikalau ternyata YKDK benar-benar sebuah
> organisasi kampanye, dan kemudian ternyata terbukti oleh KPK memakai dana
> korupsi, bagaimana implikasi hukumnya ?.
>
>
>
> Itulah kemungkinan sebabnya Djoko Suyanto, Menko Polhukam, merasa sulit
> untuk melakukan konperensi pers tentang kasus penangkapan Bibit dan
> Chandra.
>
>
>
> Salam
>
> Hengki
>
>
>
>
>
>

--

-- 
Info pengelolaan milis anda :
<http://pub.bhaktiganesha.or.id/itb77/milis/list-info-itb77.txt>

Penting! 
Jangan letakkan milis di kolom CC, Subject harus diisi, dan jangan lebih dari 1 MB.

eddypur | 1 Nov 04:37
Picon

Re: Apakah karena Bibit Samad sedang mengejar dana ke Yayasan Kesetiakawan dan Kepedulian ?

Kalau penguasa marah karena kedoknya terbongkar dan rakyat tidak mau terjadi pertumpahan darah,
bolehkan kita minta lembaga independent PBB untuk menyelidiki kasus Joko Chandra, YKDK dan Century?.
Pemerintah (Polisi) sepertinya juga pernah meminta bantuan dr ASIS (Australia Secret Intelligence
Service) dlm mengungkap bom Bali. Jadi saya pikir tidak ada salahnya rakyat minta bantuan Lembaga
Independent Dalam Negeri/Asing untuk mengusut ketiga kasus yg dapat menyeret bbrp pihak. 
Dari apa yg tlh Hengky paparkan saja, kita sdh mendapat gambaran akan kemana arah kasus ini jika buka2an.
Ep

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: suwonohj <at> cbn.net.id
Date: Sun, 1 Nov 2009 09:52:33 
To: <itb77 <at> bhaktiganesha.or.id>
Subject: [itb77] Re: Apakah karena Bibit Samad sedang mengejar dana ke 
     Yayasan Kesetiakawan dan Kepedulian ?

Sudah terduga mesti ada apa2 dengan aliran wang untuk kampanye.

Yang sulit ditebak adalah akhir ceritanya.
1) Kalau rakyat diam saja, KPK kalah.
2) Kalau rakyat marah dan penguasa bandel, semua kalah (kerusuhan,
pemerintah dapat jatuh, RI mulai dari nol lagi ........).
3) Kalau rakyat marah dan penguasa cerdik, ada yang dikorbankan dan
akhirnya "beres".
4) Kalau rakyat marah dan penguasa bijak, ada pergantian kekuasaan yang
damai.

Kayaknya yang paling mungkin alternatif no. 1. Dukungan di Facebook nggak
ada artinya kalau hanya sampai di Facebook. Memangnya terus mau apa
.......?

Untuk alternatif 2, 3 dan 4, perlu seorang orator idealis atau orator
oportunis. Sekarang nggak ada yang kayak begitu.

Handjono.


> Sewaktu saya melihat pak SBY memberikan keterangan pers tentang
> penangkapan
> Bibit dan Chandra, ada sebuah pertanyaan di benak saya, "Kenapa harus
> presiden sendiri ?, Kenapa tidak Menteri Hukum dan HAM ?, atau maksimal
> bisa
> Menko Polhukam ?". Namun setelah saya lacak berita-berita di internet
> tentang ini, akhirnya saya menemukan sebuah informasi yang mungkin membuat
> Djoko Suyanto (Menko Polhukam baru), sulit melakukan konferensi pers
> tentang
> kasus ini.
>
>
>
> Rupanya pada tanggal 1 Oktober 2009, kantor Berita Antara (yang notabene
> adalah kantor Berita Pemerintah), menuliskan sebuah berita yang mungkin
> membuat sebagian besar pembaca (termasuk saya) semakin bertanya-tanya
> tentang kasus Bibit dan Chandra. Dalam
> <http://www.antara.co.id/berita/1254396941/pencegahan-djoko-tjandra-sesuai-p

> rosedur>  liputan 1 Oktober 2009, Kantor Berita Antara menuliskan bahwa
> Bibit Samad dijadikan tersangka oleh Polisi, karena ia dianggap menyalahi
> wewenang melakukan pencekalan terhadap Djoko Tjandra (lihat foto).
> Pencekalan itu, menurut pengacara Bibit, diperlukan untuk menyelidiki
> tentang adanya aliran dana dari Perusahaan yang dikelola Djoko Tjandra (PT
> Era Giat Prima) ke Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian (YKDK). Djoko
> Tjandra sendiri saat ini sudah kabur dan tidak pernah sekalipun memenuhi
> panggilan KPK di era KPK pimpinan Bibit dan Chandra.
>
>
>
> Pertanyaan saya selanjutnya adalah, kenapa Polisi dan banyak pihak menjadi
> khawatir dengan penyelidikan KPK terhadap aliran dana ke YKDK ?. Siapakah
> para Dewan Pembina organisasi YKDK ?.  Setelah saya selidiki, ternyata
> ke-empat orang <http://www.ykdk.or.id/tentang.htm>  Dewan Pembina Yayasan
> ini, akhirnya semuanya dipromosikan menjadi Menteri Kabinet Indonesia
> Bersatu II ataupun pejabat setingkat Menteri, yaitu Djoko Suyanto (Menko
> Polhukam), Purnomo Yusgiantoro (Menhan.sekali lagi Menhan ?), Sutanto
> (Kepala BIN),  Muh S Hidayat (Menperind).
>
>
>
> Sejak Januari 2009, terlihat YKDK <http://www.ykdk.or.id/berita.htm>
> melakukan puluhan dan mungkin ratusan kegiatan, terutama menjelang pemilu
> Presiden tanggal 8 Juli 2009 dan sebulan setelah Pemilihan Presiden (lihat
> foto). Namun setelah bulan Agustus 2009, tidak ada satupun kegiatan dari
> yayasan ini. Kalau melihat aktifitas kegiatannya tersebut, Yayasan ini
> nampaknya mirip seperti Yayasan team sukses kampanye seorang Presiden yang
> membagi-bagikan bantuan menjelang Pemilu dan memberikan ucapan terima
> kasih
> setelah Pemilihan selesai. Apakah karena Djoko Suyanto adalah Wakil Ketua
> Kampanye SBY-Boediono, sehingga YKDK adalah sebenarnya sebuah organisasi
> kampanye SBY-Boediono ?. Lalu jikalau ternyata YKDK benar-benar sebuah
> organisasi kampanye, dan kemudian ternyata terbukti oleh KPK memakai dana
> korupsi, bagaimana implikasi hukumnya ?.
>
>
>
> Itulah kemungkinan sebabnya Djoko Suyanto, Menko Polhukam, merasa sulit
> untuk melakukan konperensi pers tentang kasus penangkapan Bibit dan
> Chandra.
>
>
>
> Salam
>
> Hengki
>
>
>
>
>
>



-- 
Info pengelolaan milis anda :
<http://pub.bhaktiganesha.or.id/itb77/milis/list-info-itb77.txt>

Penting! 
Jangan letakkan milis di kolom CC, Subject harus diisi, dan jangan lebih dari 1 MB.
daryono daryono | 1 Nov 05:37
Picon
Favicon

Bls: Bls: Re: Keluhan seorang Wanita yang bersuamikan alumni ITB

Edison , kalau over size nya sudah maksimum biasanya sih silinder nya diganti baru yang masih standard he he he..........
Salam,
Daryono

--- Pada Sab, 31/10/09, Edison Bayazid <edison_fajar-/E1597aS9LSez0ei9/+7zw@public.gmane.org> menulis:

Dari: Edison Bayazid <edison_fajar-/E1597aS9LSez0ei9/+7zw@public.gmane.org>
Judul: [itb77] Bls: Re: Keluhan seorang Wanita yang bersuamikan alumni ITB
Kepada: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org
Tanggal: Sabtu, 31 Oktober, 2009, 1:07 PM

kalo suaminya dr teknik mesin , dia akan memulai dg pemanasan.  setelah pelumasan dlm ruang mesin merata, barulah pedal gas ditekan lebih dalam.
kekentalan olie selalu dijaga dg menggantinya secara berkala. sistem pengapian dirawat sehingga mesin selalu siap dinyalakan setiap saat diinginkan.
bila sudah cukup lama dipakai dan silinder mesin over-size, piston akan di up-grade sehingga tarikan mesin selalu yahud & kendaraan nyaman dinaiki.

cheers,
EB/MS42





--- Pada Sab, 31/10/09, Ponco Sudiro <ponco.sudiro-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@public.gmane.org> menulis:

Dari: Ponco Sudiro <ponco.sudiro <at> gmail.com>
Judul: [itb77] Re: Keluhan seorang Wanita yang bersuamikan alumni ITB
Kepada: "ITB 77 Milis" <itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org>
Tanggal: Sabtu, 31 Oktober, 2009, 8:15 PM

Dipancang, dipadatkan dg Vibro dan di cor..........


Poncoyono Sudiro
PT Marga Sarana Jabar
Jalan Tol Bogor Ring Road
Along The Road with You

From: rick_s9797-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org
Date: Fri, 30 Oct 2009 10:46:31 +0000
To: <itb77 <at> bhaktiganesha.or.id>
Subject: [itb77] Re: Keluhan seorang Wanita yang bersuamikan alumni ITB

Mas Agus. Seharusnya suaminya sarjana Teknik Sipil, setiap malam langsung dipancang.....

Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: agus jatnika <agus_jatnika-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Date: Fri, 30 Oct 2009 17:47:13 +0800 (SGT)
To: <itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org>
Subject: [itb77] Keluhan seorang Wanita yang bersuamikan alumni ITB

Seorang wanita setengah baya mengeluh pada psikiatrinya..saat konsultasi mengenai kehidupan perkawinannya.

W ; saya telah menikah 3 kali semuannya dengan sarjana Alumni ITB, dan berakhir dengan perceraian..dan sampai saat sekarangpun saya masih gadis walau beberapa kali menikah.
Psktri: lho kok bisa? mana mungkin bisa begitu?
W : Begini, suami pertama saya sarjana Astronomi..mulai dari malam pertama perkawinan kami dia tdk pernah menyentuh saya kerjanya, dia meneropong saya saja..apa dikiranya ada bintang kali...akhirnya cerai...Suami saya yg kedua..sarjana geodesi..dia sering ninggalin saya tugas lapangan..pulang2 bukannya melepaskan kerinduan..malah dia asyik mengukur ruangan tidur dan saya dijadikan bak ukur...akhirnya cerai...suami saya yg ketiga sarjana senirupa dan suka nyambi menyalurkan hobynya dibidang musik yaitu peniup terompet..begitu juga tiap malam saya hanya dijadikan model lukisan...tapi itu tdk seberapa yg paling menderita kalo dia dirumah kebetulan tdk kemana mana, saya suka dijadikan terompet
tiap malam ditiupnya...sampai perut  saya kembung

Pskiatri: oooh begitu toh?

Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!

Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di <at> ymail.com dan <at> rocketmail.com.

Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru <at> ymail dan <at> rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!
sudirman | 1 Nov 05:15
Picon

Jatun Kep Stasiun Beos

Rekan ITB77.....

Ditengah hiruk pikuknya kasus BSR-CH, ada lagi kasus dimana secara telanjang dipertontonkan KEKUASAAN.
Kepala stasiun KA Beos dicopot karena pada saat Sidak Menhub , kepala stasiun tidak ada di tempat. Pada hal yang bersangkutan sedang melaksanakan tugas kerja bakti di stasiun KA Senen.
Beginilah kalau kearifan sudah mulai sirna oleh nikmatnya kekuasaan....... , kasihan orang kecil.

Salam,
Dirman

krishnahamzah | 1 Nov 07:23
Picon
Favicon

Re: Jatun Kep Stasiun Beos

Betul Bang Dirman, makin banyak pemimpin kita yang bergaya "pokoke" dan ingin cari popularitas murahan dengan menunjukkan "ketegasan" semu. Kepala Stasiun adalah pegawai PTKA, bukan pegawai Dephub. Kewenangan penindakan ada di Pimpinan PTKA. Kalau menteri mau menindak seharusnya menindak anak buahnya di Departemen yang mengurusi kereta api, bukan pegawai PTKA. Atau kalau memang berkuasa, pecat pimpinannya sekalian, jangan anak buahnya.....

Salam,

KAH

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: sudirman <at> tnial.mil.id
Date: Sun, 1 Nov 2009 11:15:04 +0700 (WIT)
To: <itb77 <at> bhaktiganesha.or.id>
Subject: [itb77] Jatun Kep Stasiun Beos

Rekan ITB77.....

Ditengah hiruk pikuknya kasus BSR-CH, ada lagi kasus dimana secara telanjang dipertontonkan KEKUASAAN.
Kepala stasiun KA Beos dicopot karena pada saat Sidak Menhub , kepala stasiun tidak ada di tempat. Pada hal yang bersangkutan sedang melaksanakan tugas kerja bakti di stasiun KA Senen.
Beginilah kalau kearifan sudah mulai sirna oleh nikmatnya kekuasaan....... , kasihan orang kecil.

Salam,
Dirman

Gmane