endah soleh | 1 Sep 02:23
Picon
Favicon

Hadits Tentang Puasa Banyak Yang Dhaif?

Ass.Sekedar bahan renungan di awal Ramadhan dari milis kerabat yang sedang di Qatar.Smoga bermanfaat memperluas wawasan dan memperkuat iman.Insya'aAllah.
 
Wass.EAS 

--- On Sun, 24/8/08, ina rosnawati <inafania-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org> wrote:
From: ina rosnawati <inafania-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Subject: [wartadipraja] Hadits Tentang Puasa Banyak Yang Dhaif?
To: assunnah-qatar-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org
Date: Sunday, 24 August, 2008, 7:32 PM


 
Hadits Tentang Puasa Banyak Yang Dhaif?

Pertanyaan:

Mohon pendapat anda (second opinion) tentang artikel berikut ini:

Jumat, 29 Nopember 2002
Ufuk (Suplemen Dialog Jum'at Republika Online:
http://www.republik a.co..id/suplemen )Hadis-hadis Palsu Seputar Ramadhan
PROF ALI MUSTAFA YAQUB MA
- Pengasuh Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah
- Guru Besar Ilmu Hadis IIQ Jakarta

Setiap Ramadhan, para penceramah mendapat tambahan kesibukan. Mereka
Diundang ke berbagai tempat untuk berceramah seputar puasa dan Ramadhan.
Agar ceramahnya memiliki bobot ilmiah, mereka banyak mengutip dan
Menguraikan maksud ayat-ayat Alquran, Hadis atau kata-kata hikmah para ulama. Hadis-hadis yang mereka sampaikan bervariasi kualitasnya, ada yang shahih, hasan, dhaif, bahkan ada yang sangat dhaif sekali, yaitu hadis-hadis yang dikategorikan sebagai maudhu, matruk, munkar, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui hadis palsu berkaitan dengan Ramadhan, berikut akan
Dituliskan minimal tujuh hadis maudhu (palsu) atau matruk (semi palsu) agar dapat diketahui kepalsuannya, sehingga tidak disebut-sebut lagi dalam ceramah-ceramah Ramadhan.

Hal itu mengingat ada Hadis Nabi SAW: Siapa yang meriwayatkan hadis dariku sedangkan dia tahu bahwa hadis itu dusta, maka dia termasuk salah satu dari para pendusta (HR Ibn Majah). Dalam Shahih Bukhari juga disebutkan bahwa Nabi SAW besabda: Orang yang sengaja mendustakan aku, siap-siaplah ia untuk masuk neraka.

1. Ramadhan diawali rahmat

Hadis ini selengkapnya seperti yang populer di masyarakat adalah: Bulan Ramadhan diawali rahmat, tengahnya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari neraka.

Hadis tersebut diriwayatkan al-Uqaili, Ibn Adiy, al-Khatib al-Baghdadi, al-Dailami, dan Ibn Asakir. Menurut Syeikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, hadis ini nilainya munkar, yaitu hadis yang di dalam sanadnya terdapat rawi yang parah kekuatan hafalannya, pelupa, atau sering melakukan maksiat (fasiq).

Hadis munkar adalah termasuk hadis yang dikategorikan sangat lemah dan tidak bisa dijadikan hujjah. Ia menempati ranking ketiga dalam urutan had is-hadis yang paling parah kedhaifannya sesudah hadis matruk (semi palsu) dan maudhu (palsu).

Sumber kelemahan hadis ini adalah adanya dua orang rawi dalam sanadnya, masing-masing bernama Sallam bin Sawwar dan Maslamah bin al-Shalt. Menurut kritikus hadis Ibnu Adiy (w. 365 H), Sallam bin Sawwar (Sallam bin Sulaiman bin Sawwar) adalah munkar al-Hadis.

Sedangkan Maslamah bin al-Shalt adalah matruk. Secara etimologis matruk berarti ditinggalkan. Sedangkan menurut disiplin ilmu hadis, matruk adalah rawi yang sehari-harinya pendusta dan ketika meriwayatkan hadis ia dituduh dusta. Hadis yang rawinya seperti itu disebut hadis matruk. Hadis matruk adalah 'adik' hadis maudhu (palsu), karena kedua-duanya lahir dari rawi yang pendusta.

Hadis ini juga diriwayatkan Imam Ibnu Khuzaimah dengan redaksi yang sangat panjang. Di dalam sanadnya terdapat rawi yang bernama Ali bin Zaid bin Ju'dan. Menurut tokoh kritikus hadis Imam Yahya bin Ma'in, Ju'dan tidak dapat dijadikan hujjah. Menurut Imam Abu Zur'ah, Ju'dan tidak kuat hadisnya. Dan begitu pula menurut imam-imam yang lain.

Dalam kaidah ilmu kritik rawi hadis (Ilmu al-Jarh wa al-Ta'dil), rawi yang mendapatkan penilaian seperti yang di atas tadi, apabila ia meriwayatkan hadis, maka hadisnya tidak dapat dijadikan dalil dalam agama.

2. Tidak makan kecuali lapar
Hadis ini lengkapnya: Kami adalah orang-orang yang tidak makan sehingga lapar, dan apabila kami makan kami tidak sampai kenyang. Hadis yang sangat populer dalam ceramah-ceramah Ramadhan ini ternyata bukan hadis. Dalam kitab al-Rahmah fi al-Thibb wa al-Hikmah karya Imam al-Suyuthi disebutkan, ungkapan tersebut adalah perkataan seorang dokter dari Sudan.

Kisahnya begini, ada empat orang dokter ahli berkumpul di istana Kisra Persia.. Kisra adalah sebutan untuk raja-raja imperium Persia. Empat dokter ini masing-masing berasal dari Irak, Romawi, India, dan Sudan. Di antara keempat dokter ini yang paling cerdas adalah dokter dari Sudan. Kepada keempat dokter ini, Kisra minta resep atau obat-obatan yang paling manjur dan tidak membawa efek sampingan.

Dokter dari Irak mengatakan, obat yang tidak membawa efek sampingan adalah minum air hangat tiga teguk setiap pagi ketika bangun tidur. Dokter dari Romawi mengatakan, obat yang tidak membawa akibat sampingan adalah menelan biji rasyad (sejenis sayuran) setiap hari. Sedangkan dokter yang dari India mengatakan, obat yang tidak membawa akibat sampingan adalah memakan tiga biji ihlilaj yang hitam tiap hari. Ihlilaj adalah sejenis gandum yang tumbuh di India, Afghanistan, dan Cina.

Ketika tiba giliran dokter dari Sudan berbicara, dia diam saja. Kisra
Bertanya, ''Mengapa kamu diam saja?'' Ia menjawab, ''Wahai Tuanku, air hangat itu dapat menghilangkan lemak ginjal dan menurunkan lambung. Biji rasyad dapat membikin kering jaringan tubuh. Sekarang ihlilaj juga dapat membikin kering jaringan tubuh yang lain.''

''Kalau begitu menurut kamu, obat apa yang tidak mengandung akibat
Sampingan?'' tanya Kisra kepadanya.. Dokter dari Sudan itu menjawab, ''Wahai Tuanku, obat yang tidak mengandung akibat sampingan adalah Anda tidak makan kecuali sesudah lapar. Dan apabila Anda makan, angkatlah tangan Anda sebelum Anda merasa kenyang. Apabila hal itu Anda lakukan, maka Anda tidak akan terkena penyakit kecuali penyakit mati.''

Mendengar jawaban itu, dokter-dokter lain membenarkannya. Demikian penuturan Imam al-Suyuthi. Oleh karena itu, apabila ungkapan tersebut diklaim berasal dari Nabi SAW, maka ia menjadi hadis palsu.

3. Ramadhan setahun penuh

Teks hadis ini adalah: Seandainya umatku mengetahui pahala ibadah pada bulan Ramadhan, niscaya mereka menginginkan agar setahun penuh menjadi Ramadhan semua. Hadis tersebut merupakan penggalan dari hadis yang sangat panjang yang diriwayatkan Imam Ibn Khuzaimah, Imam Abu Ya'la, Imam al-Baihaqi, dan Imam al-Najjar, kemudian dinukil oleh Imam al-Mundziri dalam kitabnya al-Targhib wa al-Tarhib.

Hadis itu di dalam sanadnya terdapat rawi bernama Jarir bin Ayyub al-Bajali. Para ulama kritikus hadis menilai al-Bajali sebagai pemalsu hadis. Maka dengan demikian, hadis ini masuk dalam kategori hadis maudhu (palsu) atau minimal matruk (semi palsu).

4.Tidurnya orang berpuasa ibadah
Teks hadis ini adalah: Tidurnya orang yang berpuasa itu ibadah, diamnya adalah tasbih, amalnya dilipatgandakan (pahalanya), doanya dikabulkan, dan dosanya diampuni.

Hadis ini diriwayatkan Imam al-Baihaqi dari Abdullah bin Aufa al-Aslami. Didalam sanadnya terdapat rawi-rawi yang lemah. Dan yang paling parah kelemahannya adalah rawi yang bernama Sulaiman bin Umar al-Nakha'i yang menurut al-Hafizh al-Iraqi ia adalah seorang pendusta. Karenanya, hadis tersebut nilainya maudhu (palsu) atau sekurang-kurangnya matruk (semi palsu).

Hadis ini sangat berpengaruh bagi perilaku orang-orang berpuasa, sehingga mereka pada siang hari malas beraktifitas dan memilih tidur karena menganggap tidurnya suatu ibadah.

5. Shalat tarawih delapan rakaat
Teks hadis ini: Rasulullah SAW melakukan shalat pada bulan Ramadhan sebanyak delapan rakaat dan witir. Hadis ini diriwayatkan Ja'far bin Humaid sebagaimana dikutip kembali lengkap dengan sanadnya oleh al-Dzahabi dalam kitabnya Mizan al-I'tidal dan Imam Ibn Hibban dalam kitabnya Shahih Ibn Hibban dari Jabir bin Abdullah. Dalam sanadnya terdapat rawi yang bernama 'Isa bin Jariyah yang menurut Imam Ibnu Ma'in, adalah munkar al-Hadis (Hadis-hadisnya munkar). Sedangkan menurut Imam al-Nasa'i, 'Isa bin Jariyah adalah matruk (pendusta). Karenanya, hadis shalat tarawih delapan rakaat adalah hadis matruk (semi palsu) lantaran rawinya pendusta.

6. Shalat tarawih 20 rakaat
Teks hadis ini adalah dari Ibn Abbas, ia berkata: Nabi SAW melakukan shalat pada bulan Ramadhan dua puluh rakaat dan witir. Hadis ini diriwayatkan Imam al-Thabrani dalam kitabnya al-Mu'jam al-Kabir.

Dalam sanadnya terdapat rawi yang bernama Abu Syaibah Ibrahim bin Utsman yang menurut Imam al-Tirmidzi, hadis-hadisnya adalah munkar.. Imam al-Nasa'i mengatakan hadis-hadis Abu Syaibah adalah matruk. Imam Syu'bah mengatakan Ibrahim bin Utsman adalah pendusta. Oleh karenanya hadis shalat tarawih dua puluh rakaat ini nilainya maudhu (palsu) atau minimal matruk (semi palsu).

Namun, perlu diketahui, hal itu bukan berarti shalat delapan rakaat atau dua puluh rakaat itu tidak boleh. Sebab yang dibahas di sini adalah bahwa hadis shalat tarawih delapan rakaat dan hadis tarawih dua puluh rakaat itu kedua-duanya maudhu atau minimal matruk. Jadi shalat tarawih dengan delapan rakaat atau dua puluh rakaat, kedua-duanya boleh dilakukan karena tidak ada keterangan yang konkret tentang jumlah rakaat shalat tarawih Nabi.

Keterangan yang shahih, Nabi Saw tidak membatasi jumlah rakaat shalat
Tarawih (Qiyam al-Lail). Misalnya hadis riwayat Imam al-Bukhari dari Abu Hurairah r.a dimana Nabi mengatakan, ''Siapa yang shalat pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala Allah, maka allah akan mengampuni dosanya (yang kecil-kecil) .''

Dan khusus bagi yang menjalankan shalat tarawih dua puluh rakaat, ada dalil tambahan, yaitu ijma (konsensus) para sahabat Nabi SAW, di mana pada masa Khalifah Umar bin al-Khattab, Ubay bin Ka'ab menjadi imam shalat tarawih dua puluh rakaat, dan tidak ada satu pun dari sahabat Nabi yang memprotes hal itu.

7. Ramadhan tergantung zakat fitrah
Teks hadis ini berbunyi: (Ibadah) bulan Ramadhan digantungkan antara langit dan bumi dan tidak diangkat kepada Allah kecuali dengan zakat fitrah.

Hadis ini diriwayatkan oleh Ibn Asakir dan ditulis pula oleh Imam Ibn
Al-Jauzi dalam kitabnya al-Wahiyat. Menurut Syeikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, di dalam sanad Hadis ini terdapat rawi yang majhul (tidak dikenal identitasnya) dan matannya juga bermasalah. Sebab seandainya hadis ini shahih, maka itu berarti ibadah seseorang pada bulan Ramadhan tidak akan diterima oleh Allah sebelum yang bersangkutan mengeluarkan zakat fitrah.

Padahal tidak ada satu pun ulama yang mengatakan tentang hal itu. Karena zakat fitrah dan ibadah bulan Ramadhan, masing-masing berdiri sendiri tidak seperti wudhu dan shalat yang merupakan keterkaitan antara syarat dan masyrut.

Lagi pula zakat fitrah itu bila dibanding dengan ibadah bulan Ramadhan (puasa, tarawih, i'tikaf, membaca Alquran, shadaqah, memberi makanan untuk berbuka puasa, dan lain-lain), maka zakat fitrah terlalu kecil. Tampaknya tidak logis jika amanlan ibadah yang sekian besarnya tergantung pada ibadah yang sangat kecil.

Selanjutnya, setelah diketahui bahwa hadis-hadis tersebut adalah bermasalah karena nilainya palsu atau semi palsu, maka hadis itu harus dikubur dalam-dalam dan tidak boleh dimunculkan atau disebarluaskan kecuali dalam rangka untuk menjelaskan kepalsuan hadis-hadis tersebut seperti yang dimaksud oleh tulisan ini.



Rudi Hidayat

Jawaban:

Ustaz Prof. Ali Mustaha Ya'qub, MA adalah salah seorang pakar hadits di Indonesia. Kepakaran seperti beliau sangat jarang didapat. Apalagi beliau telah menamatkan Magister dalam ilmu hadits di Jamiah Islamiyah di kota Al-Madinah Al-Munawwarah. Universitas ini memang terkenal dengan ketinggian ilmu haditsnya.

Dengan kapasitas itu peranan beliau sangat besar dalam menjelaskan derajat dan kedudukan suaut hadits, terutama hadits-hadits yang masyhur di kalangan majelis taklim, yang sepertinya sudah menjadi ?makanan? sehari-hari diucapkan dimana-mana.

Namun, bila kita konsekuen dengan disiplin ilmu hadits, memang banyak sekali hadits-hadits dhaif, mungkar, maudhu dan lainnya yang terlanjur beredar di tengah masyarakat. Kita seharusnya berterima kasih kepada sosok seperti beliau yang dengan cermat meneliti dan memeriksa kekuatan suatu hadits.

Dalam tulisan beliau ini, memang banyak mengutip pendapat salah seorang pakar hadits syiria, Syeikh Nasiruddin Al-Bani. Tokoh ini memang terkenal dengan ketajaman pendapatnya dan sering pula ?menyendiri? dalam pendiriannya. Namun demikian, hal itu tidak mengurangi kadar ilmiyah pendapatnya.

Satu hal yang perlu diingat, bahwa apabila sebuah hadits dinyatakan dhaif atau palsu, bukan berarti hukumnya gugur. Karena suatu hukum yang diistimbath oleh para ulama tidak hanya didukung dengan satu atau dua hadits, tetapi mencapai puluhan dalil, baik dari atsar (Quran dan Hadits), atau qiyas, atau nalar, atau metode-metode lainnya yang secara resmi dan sah dikenal dalam ilmu fiih.

Hal ini seperti ini diakui sendiri oleh Prof KH Ali Mustafa Ya'qub, MA, bahwa bukan berarti dengan tidak kuatnya hadits tentang jumlah rakaat tarawih 8 atau 20, lalu kita tidak boleh shalat tarawih sejumlah itu.

Karena jumlah 8 atau 20 rakaat itu adalah merupakan kesimpulan akhir dari para ulama fiqih dengan menghimpun semua dalil yang mereka punya, tidak semata-mata satu hadits saja. Jadi kita tetap menjalankan tarawih dengan 8 atau 20 seperti yang telah diuraikan dalam masing-masing mazhab. Sedangkan lemahnya salah satu dalil yang digunakan pada suatu mazhab, bukan berarti berubahnya hukum dan kesimpulan ibadah tersebut.

Disini memang jelas terlihat peran para fuqoha (ahli fikih) dibandingkan dengan muhaddits (ahli hadits) dalam hukum dan syariat.
Para muhadits berperan menyeleksi derajat suatu dalil (hadits). Sedangkan Fuqoha berperan mengumpulkan semua dalil (salah satunya adalah hadits), lalu mengkomparasikan dalil-dalil lainnya, kemudian dengan metode yang telah baku mereka mengambil kesimpulan hukum (istinbath).

Hasil akhir ini berupa hukum-hukum yang siap santap tanpa perlu berpikir ulang lagi apa dasarnya. Karena harus dipahami bahwa hanya sedikit dari umat Islam yang bisa mencapai derajat mujtahid. Selain syaratnya berat, tidak semua orang Islam harus menjadi mujtahid.

Kita orang awam ini bersyurkur adanya para fuqoha yang telah menghabiskan masa hidupnya mencurahkan perhatian demi dipersembahkannya literatur hukum-hukum Islam yang dengan mudah bisa dibaca dan dipahami dengan baik. Kita tidak harus menyimpulkan sendiri suatu langsung dari nash (dalil)nya, padahal jumlah hadits itu mencapai jutaan buah banyaknya. Para fuqoha telah memberikan sumbangan terbesat bagi khazanah syariat Islam.

Wallahu a'lam bishshowab.


Dikutip dari :


Get your preferred Email name!
Now you can <at> ymail.com and <at> rocketmail. com.
__._,_.___
Yahoo! Groups
between nutrition,
activity & well-being.
Yahoo! Groups
and discover other
people who can help.
Curves on Yahoo!
Curves, fitness
and weight loss.
.

__,_._,___

Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
endah soleh | 1 Sep 02:27
Picon
Favicon

Keutamaan Puasa Ramadhan



---
KEUTAMAAN PUASA RAMADHAN
 
Oleh
Syaikh Salim bin 'Ied Al-Hilaaly
Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid
SHIFATI SHAUMIN NABIYII SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM FII RAMADHAN
 
Ramadhan adalah bulan kebaikan dan barokah, Allah memberkahinya dengan banyak keutamaan sebagaimana dalam penjelasan berikut ini.
 
1.    Bulan Al-Qur'an
Allah menurunkan kitab-Nya yang mulia sebagai petunjuk bagi manusia, obat bagi kaum mukminin, membimbing kepada yang lebih lurus, menjelaskan jalan petunjuk. (Al-Qur'an) diturunkan pada malam Lailatul Qadar, suatu malam di bulan Ramadhan. Allah berfirman.
"Artinya : (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelas an mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur" [Al-Baqarah : 185]
Ketahuilah saudaraku -mudah-mudahan Allah meberkatimu- sesungguhnya sifat bulan Ramadhan adalah sebagai bulan yang diturunkan padanya Al-Qur'an, dan kalimat sesudahnya dengan huruf (fa) yang menyatakan illat dan sebab : "Barangsiapa yang melihatnya hendaklah berpuasa" Memberikan isyarat illat (penjelas sebab) yakni sebab dipilihnya Ramadhan adalah karena bulan tersebut adalah bulan yang diturunkan padanya Al-Qur'an.
 
2.    Dibelengunya Syaithan, Ditutupnya Pintu-Pintu Neraka dan Dibukanya Pintu-Pintu Surga
Pada bulan ini kejelekan menjadi sedikit, karena dibelenggu dan diikatnya jin-jin jahat dengan salasil (rantai), belenggu dan ashfad. Mereka tidak bisa bebas merusak manusia sebagaimana bebasnya di bulan yang lain, karena kaum muslimin sibuk dengan puasa hingga hancurlah syahwat, dan juga karena bacaan Al-Qur'an serta seluruh ibadah yang mengatur dan mebersihkan jiwa. Allah berfirman.
"Artinya : Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa"  [Al-Baqarah : 183]
Maka dari itu ditutupnya pintu-pintu jahannam dan dibukanya pintu-pintu surga, (disebabkan) karena (pada bulan itu) amal-amal shaleh banyak dilakukan dan ucapan-ucapan yang baik berlimpah ruah (yakni ucapan-ucapan yang mengandung kebaikan banyak dilafadzkan oleh kaum mukminin-ed) .
 
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya : Jika datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga [dalam riwayat Muslim : 'Dibukalah pintu-pintu rahmat"] dan ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu syetan"  [Hadits Riwayat Bukhari 4/97 dan Muslim 1079]
Semuanya itu sempurna di awal bulan Ramadhan yang diberkahi, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
"Artinya : Jika telah datang awal malam bulan Ramadhan, diikatlah para syetan dan jin-jin yang jahat, ditutup pintu-pintu neraka, tidak ada satu pintu-pintu yang dibuka dan dibukalah pintu-pintu surga, tidak ada satu pintu-pun yang tertutup, berseru seorang penyeru ; "Wahai orang yang ingin kebaikan lakukanlah, wahai orang yang ingin kejelekan kurangilah. Dan bagi Allah mempunyai orang-orang yang dibebaskan dari neraka, itu terjadi pada setiap malam" [Diriwayatkan oleh Tirmidzi 682 dan Ibnu Khuzaimah 3/188 dari jalan Abi Bakar bin Ayyasy dari Al-A'masy dari Abu Hurairah. Dan sanad hadits ini Hasan]
3.    Malam Lailatul Qadar
Engkau telah mengetahui, wahai hamba yang mukmin bahwa Allah Jalla Jallaluhu memilih bulan Ramadhan karena diturunkan padanya Al-Qur'an, dan mungkin untuk mengetahui hal ini dibantu qiyas dengan berbagai cara, diantaranya.
  1. Hari yang paling mulia di sisi Allah adalah pada bulan diturunkannya Al-Qur'an hingga harus dikhususkan dengan berbagai macam amalan. Hal ini akan dijelaskan secara terperinci dalam pembahasan malam Lailatul Qadar, Insya Allah.
  2. Sesungguhnya jika satu nikmat dicapai oleh kaum muslimin, mengharuskan adanya tambahan amal sebagai wujud dari rasa syukur kepada Allah. Hal ini berdasarkan firman Allah setelah menceritakan sempurnanya nikmat bulan Ramadhan.
"Artinya : Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur" [Al-Baqarah : 185]
Firman Allah Tabaraka wa Ta'ala setelah selesai (menyebutkan) nikmat haji.
"Artinya : Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah. Sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggaka n) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikir lebih banyak dari itu" [Al-Baqarah : 200]
Disalin dari Kitab Sifat Shaum Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam Fii Ramadhan, edisi Indonesia Sipat Puasa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid, terbitan Pustaka Al-Haura, penerjemah Abdurrahman Mubarak Ata.
 

Dikutip dari http://groups. yahoo.com/ group/assunnah/ message/10191



Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
__._,_.___
Y! Messenger
Send up to 1GB of
files in an IM.
Y! Groups blog
for the latest
scoop on Groups.
Yahoo! Groups
Learn how to take
great pictures.
.

__,_._,___

Get your preferred Email name!
Now you can <at> ymail.com and <at> rocketmail.com.
endah soleh | 1 Sep 02:36
Picon
Favicon

Fw: [wartadipraja] FW: semenit saja



--- On Wed, 27/8/08, Unang Rusnandi Wartadipraja <unangrusnandi.wartadipraja-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org> wrote:
From: Unang Rusnandi Wartadipraja <unangrusnandi.wartadipraja-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Subject: [wartadipraja] FW: semenit saja
To: wartadipraja-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org
Date: Wednesday, 27 August, 2008, 2:16 PM

Juat fyi...

--- On Tue, 8/26/08, Unang Rusnandi <Unang <at> pttimah. co.id> wrote:
From: Unang Rusnandi <Unang <at> pttimah. co.id>
Subject: FW: semenit saja
To: "unangrusnandi. wartadipraja <at> yahoo.com" <unangrusnandi. wartadipraja <at> yahoo..com>
Date: Tuesday, August 26, 2008, 1:51 PM
Ass, Wr,Wb (dari email tetangga) Kalau sudah pernah baca silahkan delete saja dan segera lakukan yang bisa dilakukan Salam, SEMENIT SAJA Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan! Betapa lamanya melayani Allah SWT selama limabelas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film. Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang. Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit dari pada biasa. Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Kitab Suci tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris. Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di shaf paling belakang ketika berada di Rumah Ibadah Betapa mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama beberapa hari saja ketika berpuasa. Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk berdoa; namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir untuk event yang menyenangkan. Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam Kitab Suci; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain. Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci. Betapa Takutnya kita apabila dipanggil Boss dan cepat-cepat menghadapnya namun betapa kita berani dan lamanya kita tunda untuk menghadapNya saat waktu beribadah. Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa. Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail, dan menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api; namun kalau ada mail yang isinya tentang Keagungan Allah betapa seringnya kita ragu-ragu,enggan membukanya dan mensharingkannya, serta langsung klik pada icon DELETE. ANDA TERTAWA ...? atau ANDA BERPIKIR-PIKIR. ..? Sebar luaskanlah Sabda-Nya, bersyukurlah kepada ALLAH, YANG MAHA MENGETAHUI, MENDENGAR, PENGASIH DAN PENYAYANG.

__._,_.___
Yahoo! Groups
to help you find
balance in your life.
Yahoo! Groups
featured healthy living
groups on Yahoo!
Special K Group
Join the challenge
and lose weight.
.

__,_._,___

Get your preferred Email name!
Now you can <at> ymail.com and <at> rocketmail.com.
direktur | 1 Sep 04:21
Picon
Favicon

Re: Ramadhan : WISATA KULINER YOGYA

Sama-sama, mohon maaf lahir & batin juga, insja Allah ibadah ramadhan kita
diterimaNya, amien.

eko

> Eko...temanku...selamat berpuasa ya..mhn ma'af lahir n Bathin...
> Ai Lubis
>
>
>
> ----- Original Message ----
> From: "direktur@..." <direktur@...>
> To: itb77@...
> Sent: Friday, August 29, 2008 3:59:53 PM
> Subject: [itb77] Re: Ramadhan : WISATA KULINER YOGYA
>
> kepala kambing bacem belum ada, pernah ditayangkan di tv swasta..
>
> eko
>
>> Â
>> Dear Teman2,
>> Selamat menunaikan ibadah puasa..
>> Mohon Maaf Lahir Batin yaa...
>> Semoga kita semua mjd manusia taqwa n kembali k fitrah.Amin.
>> Â
>> note : smoga info  WISATA KULINER YOGYA dari tetangga ini
>> berguna (meski belum komplit) jika teman2 mau buka puasa atau
>> ber lebaran di Jogja nantinya. he2.
>> Â
>> Salam,
>> 08129917972
>>
>> Â
>>
>>
>>
>>
>> Visit Your Group
>>
>>
>> Moderator Central
>> Get answers to
>> your questions about
>> running Y! Groups.
>>
>> 10 Day Club
>> on Yahoo! Groups
>> Share the benefits
>> of a high fiber diet.
>>
>> Yahoo! Groups
>> Familyographer Zone
>> Learn how to take
>> great pictures.
>> .
>> __,_._,___
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>       New Email addresses available on Yahoo!
>> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and
>> @rocketmail.
>> Hurry before someone else does!
>> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
>
>
>
> --
> Info pengelolaan milis anda  :
> <http://pub.bhaktiganesha.or.id/itb77/milis/list-info-itb77.txt>
>
>
>
>

--

-- 
Info pengelolaan milis anda  :
<http://pub.bhaktiganesha.or.id/itb77/milis/list-info-itb77.txt>

endah soleh | 1 Sep 04:25
Picon
Favicon

Tentang Puasa - Wajibnya Puasa Ramadhan



--- On Sat, 30/8/08, ina rosnawati <inafania-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org> wrote:
From: ina rosnawati <inafania-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
Subject: [wartadipraja] Tentang Puasa - Wajibnya Puasa Ramadhan
To: assunnah-qatar-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org
Date: Saturday, 30 August, 2008, 11:01 AM

WAJIBNYA PUASA RAMADHAN
 
Oleh
Syaikh Salim bin 'Ied Al-Hilaaly
Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid
SHIFATI SHAUMIN NABIYII SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM FII RAMADHAN
 
1.    Barangsiapa Berbuat Kebajikan Dengan Kerelaan Hati, Lebih Baik Baginya
Karena keutamaan-keutamaan di atas, maka Allah mewajibkan kaum muslimin (untuk melakukan ibadah) puasa Ramadhan, karena puasa memutuskan jiwa dari syahwatnya dan menghalangi dari apa yang biasa dilakukan. (Puasa Ramadhan) termasuk perkara yang paling sulit, karena itu kewajibannya- pun  diundur sampai tahun kedua hijriyah, setelah hati kaum muslimin kokoh dalam bertauhid dan dalam mengangungkan syiar-syiar Allah, maka Allah membimbing mereka untuk melakukan puasa dengan bertahap. Pada awalnya mereka diberikan pilihan untuk berbuka atau puasa  serta diberi semangat untuk puasa, karena puasa masih terasa berat bagi para shahabat -semoga Allah meridhai mereka semuanya-. Barangsiapa yang ingin berbuka kemudian membayar fidyah diperbolehkan, Allah berfirman.
"Artinya : Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya" [Al-Baqarah : 184]
2.    Barangsiapa yang Mendapatkan Bulan Ramadhan, Hendaknya Berpuasa
Kemudian turunlah kelanjutan ayat tersebut yang menghapuskan hukum di atas, hal ini dikhabarkan oleh dua orang sahabat yang mulia : Abdullah bin Umar dan Salamah bin Al-Akwa' Radhiyallahu anhuma, keduanya berkata : "Kemudian dihapus oleh ayat :
"Artinya : (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelas an mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur" [1] [Al-Baqarah : 185]
Dan dari Ibnu Abi Laila, dia berkata : "Sahabat Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam telah menyampaikan kepada kami : 'Ketika turun kewajiban puasa Ramadhan terasa memberatkan mereka (para sahabat), maka barangsiapa yang tidak mampu diperbolehkan meninggalkan puasa dan memberi makan seorang miskin sebagai keringanan bagi mereka, kemudian hukum ini dihapus oleh ayat : "Berpuasa itu labih baik bagi kalian", akhirnya mereka disuruh berpuasa"[2]
Sejak itu jadilah puasa salah satu simpanan Islam dan menjadi salah satu rukun agama berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
"Artinya : Islam dibangun atas lima perkara : Syahadat an la ilaha illallah wa anna Muhamamad rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakatm dan naik haji ke Baitul Haram serta puasa Ramadhan" [Diriwayatkan oleh Bukhari 1/47, Muslim 16 dari Ibnu Umar]
Disalin dari Kitab Sifat Shaum Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam Fii Ramadhan, edisi Indonesia Sipat Puasa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid, terbitan Pustaka Al-Haura, penerjemah Abdurrahman Mubarak Ata.
Foote Note.
  1. Hadits dari Ibnu Umar dikeluarkan oleh Bukhari 4/188, dan hadits dari Salamah dikeluarkan oleh Bukhar8/181, Muslim 1145
  2. Diriwayatkan oleh Bukhari secara mu'allaq (8/181 -Fath), dimausulkan oleh Baihaqi dalam Sunan 4/200, sanadnya Hasan.
Diriwayatkan pula -dengan lafadz yang hampir sama namun panjang- oleh Abu Daud no. 507 dari jalan lain dengan sanad yang Hasan sebagai syawahid.
 
Juga diriwayatkan oleh Abu Nuaim dalam Al-Mustakhraj sebagaimana dalam Taghliqut Ta'liq 3/185 dari jalan yang ketiga dengan sanaad yang hasan juga.
 

Dikutip dari http://groups. yahoo.com/ group/assunnah/ message/10233

New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new <at> ymail and <at> rocketmail.
Hurry before someone else does!
__._,_.___
Yahoo! Groups
who are finding ways
to stay in shape.
Real Food Group
What does real food
mean to you?
Find helpful tips
on the Yahoo!
Groups team blog.
.

__,_._,___

Get your preferred Email name!
Now you can <at> ymail.com and <at> rocketmail.com.
djasli djamarus | 1 Sep 04:05
Picon
Favicon

Fw: foto forum balairung

Seperti yang saya kabarkan terdahulu bahwa ITB77 mendapat kehormatan untuk sharing dengan alumni SMA
Taruna Nusantara, tentang kegiatan ber-alumni-ria.

Setelah saya tanyakan kenapa kami, ITB77, yang diminta untuk ini, jawab mereka ITB 77 adalah alumni yang
paling positif kegiatannya dalam ber-alumni-ria, kompak, meriah dan juga bermanfaat.

Setahu saya dulu ketika masih mendapat perhatian dari "MAGELANG", SMA ini sangat baik (saya tanya-2
ternyata bench marking nya selalu ke SMAN I Teladan Yogya, sekolahnya Yayak, Goenarso, Anto, dll itu).
Terus terang saya kagum kepada para alumni SMA Taruna Nusantara (bukan perguruan tinggi tapi rata-rata
lulusannya meneruskan di PT terbaik di Indonesia selain Akabri). Mereka punya keinginan untuk maju
bersama, dan terus mempererat hubungan mereka, jadi mereka terus "belajar" (bahkan menkaji secara
akademik) ber-alumni-ria termasuk kepada ITB 77 (lucu juga ya ... kenapa engga ke IA-ITB).

Terlampir foto saya bersama pelaksana, saya dapat pelakat, karena tertulis nama saya (bukan ITB77), jadi
saya simpan diruma saya ... lumayan untuk pajangan.

Salam
DD

--- On Sat, 8/30/08, dani akhyar <dani.akhyar@...> wrote:

> From: dani akhyar <dani.akhyar@...>
> Subject: foto forum balairung
> To: djamarus@...
> Date: Saturday, August 30, 2008, 7:23 PM
> halo mas djasli,
> 
> berikut saya kirimkan foto acara kita seminggu yang lalu.
> maaf saya baru
> sempat kirim sekarang.
> sekali lagi terima kasih sudah meluangkan waktu untuk
> sharing dengan kami di
> ikastara. salam buat rekan2 ITB 77.
> 
> rgds,
> dani

      
Paramita Malaya | 1 Sep 05:25
Picon
Favicon

Re: SELAMAT BERPUASA


Selamat menunaikan ibadah puasa.....

Dibulan yang suci ini, saya mohon maaf lahir dan bathin....

Mita (FT77)

--- On Sun, 8/31/08, gde ngurah purnama jaya <gdengurah-/E1597aS9LT10XsdtD+oqA@public.gmane.org> wrote:
From: gde ngurah purnama jaya <gdengurah-/E1597aS9LT10XsdtD+oqA@public.gmane.org>
Subject: [itb77] Re: SELAMAT BERPUASA
To: itb77 <at> bhaktigan esha.or.id
Date: Sunday, August 31, 2008, 4:35 AM

Semoga bulan Ramadhan ini membawa kekuatan, membawa berkah, dan memberikan kebaikan bagi kita semua. Selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir dan batin. <gde purnama - banten>

----- Original Message ----
From: Indira pasti <indira_pasti-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org>
To: itb77-DzvTHOYnpihaCN38hz+VB57PR6L3/7vP@public.gmane.org
Sent: Sunday, 31 August, 2008 15:34:07
Subject: [itb77] SELAMAT BERPUASA

Dear Teman-teman semua,

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Mohon maaf kalau ada salah dan alpa..

Salam hangat,
Indira





Paulus Herlambang | 1 Sep 07:14
Picon

Uneg-uneg terhadap PLN

Teman-teman,
 
Hari Sabtu, 30/8 siang, rumah kami kedatangan tiga orang petugas PLN yang membawa surat pemutusan aliran listrik.
 
Petugas menjelaskan bahwa sambungan listrik di rumah kami akan diputus sementara karena kami belum bayar.
 
Saya menjelaskan bahwa kami bayar listrik melalui autodebet kartu kredit. Bahwa ternyata telah terjadi gagal bayar (oleh pihak bank), itu kan bukan kesalahan kami.
 
Uneg-uneg yang ingin saya sampaikan adalah, apakah tidak ada cara yang lebih ramah dari pihak PLN untuk menangani pelanggan yang 'belum bayar'? Misalnya dengan menyampaikan surat peringatan terlebih dahulu. Bukannya tiba-tiba datang untuk memutuskan aliran listrik.
 
Datangnya petugas dengan membawa surat tugas seperti itu rawan pungli (pungutan liar).
 
Peristiwa hari Sabtu yl merupakan yang ketiga kalinya kami alami.
 
Mohon tanggapan rekan-rekan, terutama para petinggi PLN di milis ini. Makasih!
 
Salam,
Paulus
direktur | 1 Sep 07:36
Picon
Favicon

Re: Uneg-uneg terhadap PLN

> Mohon tanggapan rekan-rekan, terutama para petinggi PLN di milis ini.

Jangan kawatir, Ipung, EL77, sudah di Jakarta.

eko

> Makasih!
>
> Salam,
> Paulus

--

-- 
Info pengelolaan milis anda  :
<http://pub.bhaktiganesha.or.id/itb77/milis/list-info-itb77.txt>

Andreas Japar | 1 Sep 16:37
Picon

Re: Uneg-uneg terhadap PLN

PLN tidak canggih. Saya punya klinik. biasanya kami ditagih sekitar Rp. 3- 4 juta. TApi 4 bulan lalu tagihan kami Rp. 67 juta. Kami urus ke kantor PLN di Kebayoran dan direspons bahwa memang seharga Rp. 67 juta. Lalu tiba tiba datang petugas PLN akan memutus listriknya. Coba bayangkan apa jadinya dengan pasien cuci darah di klinik itu kalu listrik diputus. Akhirnya nego lha dan kami diperbolehkan dengan membayar biaya penangguhan pemutusan sekitar Rp, 150000. Ini biaya resmi bukan PUNGLI. Lalu kami tetap ngotot mengurus tagihan yang keliru tsb. Kabarnya sekarang PLN tidak perlu lagi mendatangkan pegawainya untuk mengecek besarnya pemakaian listrik ke klinik saya karena pemantauan pemakaian listrik sudah bisa dilakukan dengan remote.
Alhasil, PLN akhirnya bisa membuktikan bahwa PLN salah menagih yaitu bukan Rp. 67 juta tetapi Rp. 4 jutaan..Coba bayangkan, yang jantungan siapa. Bukan cuma saya tetapi sodara sodaranya Gus Dur juga karena klinik itu merupakan kerja sama kami dengan Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU.
 
Salam,
AJP
----- Original Message -----
Sent: Monday, September 01, 2008 12:14 PM
Subject: [itb77] Uneg-uneg terhadap PLN

Teman-teman,
 
Hari Sabtu, 30/8 siang, rumah kami kedatangan tiga orang petugas PLN yang membawa surat pemutusan aliran listrik.
 
Petugas menjelaskan bahwa sambungan listrik di rumah kami akan diputus sementara karena kami belum bayar.
 
Saya menjelaskan bahwa kami bayar listrik melalui autodebet kartu kredit. Bahwa ternyata telah terjadi gagal bayar (oleh pihak bank), itu kan bukan kesalahan kami.
 
Uneg-uneg yang ingin saya sampaikan adalah, apakah tidak ada cara yang lebih ramah dari pihak PLN untuk menangani pelanggan yang 'belum bayar'? Misalnya dengan menyampaikan surat peringatan terlebih dahulu. Bukannya tiba-tiba datang untuk memutuskan aliran listrik.
 
Datangnya petugas dengan membawa surat tugas seperti itu rawan pungli (pungutan liar).
 
Peristiwa hari Sabtu yl merupakan yang ketiga kalinya kami alami.
 
Mohon tanggapan rekan-rekan, terutama para petinggi PLN di milis ini. Makasih!
 
Salam,
Paulus

Gmane