Picon

Isra Miraj Mendapatkan Layang Sasaka Domas Mundinglaya Dikusumah



Isra Mi'raj perjalanan Rosululloh SAW ke Sidratul Muntaha Langit ke-7 adalah perjalanan Spiritual Rosululloh SAW yang dalam Legenda Sunda sejalan dengan Wawacan Mundinglaya Dikusumah. Selengkapnya tentang Layang Sasaka Domas Mundinglaya Dikusumah dapat dibaca disini: https://kabuyutancipaku.wordpress.com/2016/05/01/wawancan-mundinglaya-dikusumah-menaklukan-guriang-7-di-jabaning-langit/

Rosulloh SAW pertama kali beliau dibawah oleh malaikat Jibril dan dibedah dadanya diambil dan disucikan hatinya dari segala kotoran, dalam perjalanan Mundinglaya Dikusumah tahap ini dimana Mundinglaya harus mengalahkan Jongrang Kalapitung yang berarti harus mengalahkan Sifat Raksasa yang ada dalam hatinya, membersihkan hatinya dari segala kotoran dari hatinya. Setelah suci maka beliau melanjutkan perjalanan menaklukan Guriang 7 untuk mendapatkan Layang Sasaka Domas. Rosululloh SAW pergi ke langit ke-7 dengan melewati tahapan2 yang harus dilalui dengan ditemani Jibril sepanjang perjalanan dan Jibril yang menjelaskan makna2nya. Setelah mencapai Langit ke-7 barulah beliau bertemu dengan Tuhan Semesta Alam menjadi manusia paripurna / Manusia Unggul yang memperoleh Layang Sasaka Domas menjadi Juru Selamat, Satria Pinandita bagi dunia.

Hikmah Isra Miraj yang harus ditauladani oleh kita pertama kali mampukah kita mengalahkan Raksasa Jongrang Kalapitung yang ada dalam hati kita? Seperti halnya Jibril membelah dada Rosululloh SAW untuk menghilangkan kotoran hati, mampukah kita menghilangkan kotoran hati kita? Lalu kemudian secara bertahap kita menaklukan 7 Guriang atau 7 langit untuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT/ Tuhan Semesta Alam menjadi Manusia Unggul / Khalifah Fil Ardi/ Satria Pinandita / Sang Juru Selamat. Semoga Jibril, Mikail, dan Israfil membimbing kita mendapatkan Layang Sasaka Domas mencapai kesucian dekat dengan Alloh SWT.

Sejarah Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Pada suatu malam Nabi Muhammad SAW berada di Hijir Ismail dekat Ka‟bah al Musyarrofah, saat itu beliau berbaring diantara paman beliau, Sayyiduna Hamzah dan sepupu beliau, Sayyiduna Jakfar bin Abi Thalib, tiba-tiba Malaikat Jibril, Mikail dan Israfil menghampiri beliau lalu membawa beliau ke arah sumur zamzam, setibanya di sana kemudian mereka merebahkan tubuh Rasulullah untuk dibelah dada beliau oleh Jibril AS.

Dalam riwayat lain disebutkan suatu malam terbuka atap rumah Beliau saw, kemudian turun Jibril AS, lalu Jibril membelah dada beliau yang mulya sampai di bawah perut beliau, lalu Jibril berkata kepada Mikail: “Datangkan kepadaku nampan dengan air zam-zam agar aku bersihkan hatinya dan aku lapangkan dadanya”. Dan perlu diketahui bahwa penyucian ini bukan berarti hati Nabi kotor, tidak, justru Nabi sudah diciptakan oleh Allah dengan hati yang paling suci dan mulya, hal ini tidak lain untuk menambah kebersihan diatas kebersihan, kesucian diatas kesucian, dan untuk lebih memantapkan dan menguatkan hati beliau, karena akan melakukan suatu perjalanan maha dahsyat dan penuh hikmah serta sebagai kesiapan untuk berjumpa dengan Allah SWT. Kemudian Jibril AS mengeluarkan hati beliau yang mulya lalu menyucinya tiga kali, kemudian didatangkan satu nampan emas dipenuhi hikmah dan keimanan, kemudian dituangkan ke dalam hati beliau, maka penuhlah hati itu dengan kesabaran, keyakinan, ilmu dan kepasrahan penuh kepada Allah, lalu ditutup kembali oleh Jibril AS.

Setelah itu disiapkan untuk Baginda Rasulullah binatang Buroq lengkap dengan pelana dan kendalinya, binatang ini berwarna putih, lebih besar dari himar lebih rendah dari baghal, dia letakkan telapak kakinya sejauh pandangan matanya, panjang kedua telinganya, jika turun dia mengangkat kedua kaki depannya, diciptakan dengan dua sayap pada sisi pahanya untuk membantu kecepatannya. Saat hendak menaikinya, Nabi Muhammad merasa kesulitan, maka meletakkan tangannya pada wajah buroq sembari berkata: “Wahai buroq, tidakkah kamu merasa malu, demi Allah tidak ada Makhluk Allah yang menaikimu yang lebih mulya daripada dia (Rasulullah)”, mendengar ini buroq merasa malu sehingga sekujur tubuhnya berkeringat, setelah tenang, naiklah Rasulullah keatas punggungnya, dan sebelum beliau banyak Anbiya‟ yang menaiki buroq ini.

Dalam perjalanan, Jibril menemani disebelah kanan beliau, sedangkan Mikail di sebelah kiri, menurut riwayat Ibnu Sa‟ad, Jibril memegang sanggurdi pelana buroq, sedang Mikail memegang tali kendali. (Mereka terus melaju, mengarungi alam Allah SWT yang penuh keajaiban dan hikmah dengan Inayah dan RahmatNya), di tengah perjalanan mereka berhenti di suatu tempat yang dipenuhi pohon kurma, lantas malaikat Jibril berkata: “Turunlah disini dan sholatlah”, setelah Beliau sholat, Jibril berkata: “Tahukah anda di mana Anda sholat?”, “Tidak”, jawab beliau, Jibril berkata: “Anda telah sholat di Thoybah (Nama lain dari Madinah) dan kesana anda akan berhijrah”.

Kemudian buroq berangkat kembali melanjutkan perjalanan, secepat kilat dia melangkahkan kakinya sejauh pandangan matanya, tiba-tiba Jibril berseru: “berhentilah dan turunlah anda serta sholatlah di tempat ini!”, setelah sholat dan kembali ke atas buroq, Jibril memberitahukan bahwa beliau sholat di Madyan, di sisi pohon dimana dahulu Musa bernaung dibawahnya dan beristirahat saat dikejar-kejar tentara Firaun. Dalam perjalanan selanjutnya Nabi Muhammad turun di Thur Sina‟, sebuah lembah di Syam, tempat dimana Nabi Musa berbicara dengan Allah SWT, beliau pun sholat di tempat itu. Kemudian beliau sampai di suatu daerah yang tampak kepada beliau istana-istana Syam, beliau turun dan sholat disana. Kemudian Jibril memberitahukan kepada beliau dengan berkata: “Anda telah sholat di Bait Lahm (Betlehem, Baitul Maqdis), tempat dilahirkan Nabi Isa bin Maryam”. Di Baitul-Lahmi inipun Beliau turun dan melakukan solat, kemudian perjalan diteruskan dan tidak lama sampailah ke Baitul Maqdis. Di Baitul Maqdis ternyata telah berkumpul para Nabi terdahulu, menantikan kedatangan Beliau. Di Baitul Maqdis bersolat berjama’ah dengan para Nabi terdahulu sebagai Imam solat.

Seterusnya dalam perjalanan, Beliau menyaksikan dengan sekelompok manusia yang bercocok tanam dan seketika dapat di tuai (dipetik) hasilnya. Nabi pun merasa hairan lalu bertanya kepada Jibril?….Jibril menjawab: Mereka adalah ibarat umat tuan yang suka menginfaqkan harta bendanya untuk menegakkan kalimah Allah, mensyi’arkan keagungan Allah dan beramal solih.

Kemudian dalam perjalanan seterusnya Beliau mencium bau yang sangat menyusuk hidung, Beliau bertanya Jibril?…. Jibril menjawab: Ini adalah bau Masyithah (Tukang gunting di istana Fir’aun) sekeluarga yang merelakan diri mereka di ceburkan ke dalam belanga yang berisi timah mendidih oleh Fir’aun lantaran keteguhan Iman mereka kepada Allah dan tidak mengakui Fir’aun sebagai Tuhan.

Selanjutnya dalam perjalanan itu Beliau melihat segulongan manusia yang memukul-mukul kepalanya sendiri sehingga hancur luluh, akan tetapi sekejap kemudian kepalanya utuh kembali, lalu dihancurkan semula, demikianlah seterusnya. Nabi s.a.w lalu bertanya kepada Jibril?.. Jibril menjawab: Mereka adalah perumpamaan segulongan umat tuan yang suka melengah-lengah (mengulur-ulur) waktu solat, sampai akhirnya habis waktu yang di tentukan.

Selanjutnya dalam perjalanan Beliau melihat orang-orang yang memakan kayu berduri serta batu panas yang membara dari neraka Jahannam. Lalu Beliaupun bertanya Jibril?..Jibril menjawab: Mereka adalah perumpamaan orang-orang yang tidak mau mengeluarkan zakatnya. Jelas mereka termasuk orang yang menganiaya diri sendiri.

Selanjutnya dalam perjalanan Nabi s.a.w melihat segolongan manusia yang masing-masingnya menghadapi dua buah mangkok, mangkok yang satu berisi daging yang sudah dimasak dan yang satunya lagi berisi daging mentah. Akan tetapi anehnya mereka lebih suka memakan daging yang mentah. Bertanya Nabi s.a.w kepada Jibril?..Jibril menjawab: Mereka adalah gambaran diantara umat yang senang berbuat zina. Mereka sebenarnya telah mempunyai isteri yang sah, akan tetapi mereka senang melepaskan nafsu syahwatnya dengan perempuan lain yani berzina. Demikianlah pula yang perempuan melacurkan dirinya.

Selanjutnya dalam perjalanan Nabi s.a.w menyaksikan pula ada kayu yang berduri melintang di tengah jalan. Sesiapa yang melaluinya pasti akan ditarik dan dikaitnya sehingga pakaian akan koyak. Nabi s.a.w bertanya kepada Jibril?…Dijawab oleh Jibril: Itulah suatu perumpamaan dari golongan umat yang suka membuat kekacauan dan suka duduk-duduk ditepi jalan, sehingga menggangu orang-orang yang melewati jalan itu.

Selanjutnya Nabi s.a.w menyaksikan orang-orang yang berenang dalam sungai darah, lalu mereka di lempari dengan batu, akan tetapi kemudian batu-batu itu mereka makan. Nabi s.a.w bertanya kepada Jibril?..Dijawab oleh Jibril: Mereka perumpamaan segolongan manusia yang suka memakan riba dan duit haram.

Tidak lama kemudian Nabi s.a.w menyaksikan seorang lelaki yang memikul beban (kayu), tetapi tidak kuat berjalan, anehnya beban itu semakin bertambah dan begitulah seterusnya sehingga orang itu kepayahan dan terseksa. Nabi s.a.w bertanya kepada Jibril?..Jawab Jibril: Dialah gambaran orang yang suka menerima amanat orang lain tetapi tidak mau menunaikan (menyampaikannya) kepada yang berhak.

Selanjutnya dalam perjalanan itu Nabi menyaksikan orang-orang yang memotong lidah dan bibirnya dengan gunting besi, seketika itu utuh kembali, namun segera pula di gunting lagi, begitulah seterusnya, sehingga mereka merasa penderitaan yang amat berat. Nabi s.a.w. bertanya kepada Jibril?..Jibril menjawab: Mereka adalah perumpamaan dari golongan manusia yang suka memberi nasihat kepada orang lain untuk membuat baik, tetapi ia sendiri tidak pernah melakukan kebaikan seperti yang di nasihatkan kepada orang lain.

Selanjutnya Nabi s.a.w menyaksikan manusia yang tengah mencakar-cakar wajahnya dan dadanya dengan kukunya sendiri yang telah berubah menjadi kuku tembaga. Nabi s.a.w bertanya kepada Jibril? Jawab Jibril: Mereka adalah perumpamaan orang-orang yang suka menceritakan keaibpan (keburukan), rahsia, kecacatan dan kejelekan orang lain, dengan membesar-besarkannya kepada orang lain.

Selanjutnya Nabi s.a.w menyaksikan sekelompok manusia yang mempunyai bibir seperti unta, lalu disuapkan bara kedalam mulutnya. Ini adalah contoh bagi mereka yang memakan harta anak yatim dengan jalan salah.

Selanjutnya Nabi s.a.w menyaksikan saekor lembu besar keluar dari lubang yang sangat sempit lalu ia berusaha untuk memasukinya kembali tetapi tidak berjaya. Itu adalah contoh bagi mereka yang bercakap besar dan dusta, lalu ia ingin menarik kembali percakapannya itu tetapi tidak berpeluang lagi.

Menyaksikan sekelompok wanita yang di gantung buah dadanya sambil mereka menjerit-jerit meminta pertolongan. Ini adalah gambaran wanita yang menyusukan anak mereka hasil dari berzina dengan lelaki yang bukan suaminya.

Menyaksikan sekelompok wanita yang di gantung rambutnya diatas api neraka sehingga mendidih otak di kepalanya. Ini adalah gambaran balasan kerana mereka tidak mahu menutup aurat di kepala dari di pandang lelaki yang bukan mahramnya.

Menyaksikan sekelompok wanita yang digantung lidahnya diatas api neraka lalu dituangkan air panas ke dalam mulutnya. Ini adalah gambaran balasan kerana mereka selalu menyakiti hati suaminya dan bercakap dengan suara yang kasar serta tinggi.

Itulah sebahagian riwayat-riwayat yang sering kita temui dalam kitab-kitab kisah Isra’ Mi’raj yang meskipun oleh para Ilmu Agama dikatakan bersumber dari keterangan yang lemah, namun yang jelas isinya merupakan peringatan untuk kita berhati-hati di dalam kehidupan dunia.

PERJALANAN NABI S.A.W DARI MASJIDIL AQSHA KE SIDRATIL MUNTAHA

Selanjutnya Malaikat Jibril menyediakan tangga Mi’raj yang diambil dari syurga. tangga Mi’raj itu di perbuat daripada emas dan perak berlapis mutiara. Melalui tangga inilah dengan berkendaraan Buraq Nabi SAW, bersama Malaikat Jibril lalu naik ke langit pertama yaitu langit dunia.

Ketika Jibril a.s meminta agar dibukakan pintu, kedengaran suara bertanya: Siapakah engkau? Dijawabnya: Jibril. Jibril a.s ditanya lagi: Siapakah bersamamu? Jibril a.s menjawab: Nabi Muhammad s.a.w. Jibril a.s ditanya lagi: Adakah Nabi Muhammad s.a.w telah diutuskan? Jibril a.s menjawab: Ya, Beliau telah diutuskan. Kemudian pintu langit pun dibuka, Nabi Muhammad s.a.w bersama Jibril segera masuk ke langit pertama.

DI LANGIT PERTAMA

Di sini Nabi Muhammad s.a.w bertemu dengan Nabi Adam a.s, bapak seluruh umat manusia. Ketika Nabi Muhammad s.a.w bertemu dengan Nabi Adam a.s, Beliau disambut serta Nabi Adam a.s, mendoakannya dengan doa kebaikan. Pertemuan Nabi Muhammad s.a.w dengan Nabi Adam a.s, di langit pertama ini sebenarnya merupakan suatu i’tibar, apabila kita berniat akan memulakan perkerjaan atau perjalanan, hendaklah terlebih dahulu kita datang kepada orang tua, yakni ayah dan ibu untuk memohon do’a restu keduanya agar perkerjaan dan perjalanan itu memperolehi kejayaan serta mendapat keselamatan. Kemudian perjalanan di teruskan, naiklah Nabi s.a.w bersama Jibril kelangit kedua.

DI LANGIT KEDUA

Dengan iringan penghormatan serta sambutan yang baik dari penjaga langit kedua, masuklah Nabi Muhammad s.a.w, bersama Jibril. Di langit yang kedua Nabi Muhammad s.a.w bertemu dengan Nabi ‘Isa a.s dan Nabi Yahya a.s. Kedua orang Nabi ini kemudian memberikan do’a restunya untuk keselamatan Nabi Muhammad s.a.w. Kemudian naiklah Nabi Muhammad s.a.w bersama Jibril ke langit yang ke tiga.

DI LANGIT KETIGA

Sebagaimana di langit pertama dan kedua, begitu juga sampai didepan langit ketiga. Setelah selesai terjawab semua pertanyaan, di bukalah pintunya di sertai penghormatan oleh penjaga langit itu kepada Nabi Muhammad s.a.w. Di langit yang ketiga, Nabi Muhammad s.a.w bertemu dengan Nabi Yusuf a.s, yaitu seorang hamba Allah yang memperolehi kurnia kecantikan paras wajahnya. Pertemuan antara Nabi Muhammad s.a.w, dengan Nabi Yusuf a.s, di langit yang ketiga ini tidak ubahnya seperti pertemuan dua saudara. Selanjutnya Nabi s.a.w bersama Jibril naik ke langit yang ke empat.

DI LANGIT KEEMPAT

Di sini Nabi Muhammad s.a.w bertemu dengan Nabi Idris a.s yang telah memperolehi kurnia tempat yang tinggi dari Allah s.w.t. Pertemuan ini pun tak ubahnya seperti pertemuan dua orang saudara yang telah lama berpisah. Perjalananpun di teruskan, Nabi Muhammad s.a.w bersama Jibril terus naik ke langit yang ke lima.

DI LANGIT KELIMA

Dengan iringan penghormatan serta sambutan yang baik dari penjaga langit kelima, masuklah Nabi Muhammad s.a.w, bersama Jibril. Di langit yang kelima, Nabi Muhammad s.a.w bertemu dengan Nabi Harun a.s. dengan penuh penghormatan. Pertemuan inipun tidak ubah seperti pertemuan dua orang saudara, penuh mesra dan saling hormat. Seterusnya Nabi s.a.w bersama Jibril naik ke langit yang ke enam.

DI LANGIT KEENAM

Di langit ke enam ini Nabi s.a.w bertemu dengan Nabi Musa a.s. Disini Nabi Muhammad s.a.w menyaksikan suatu keanehan, sebab tiba-tiba saja Nabi Musa a.s menangis tersedu-sedu. Apabila di tanyakan kepada Beliau..Beliaupun menjawab: Kerana aku tidak mengira ada seorang Nabi yang di utus Allah sesudahku, ummatnya akan lebih banyak yang masuk syurga dari ummatku. Kemudian perjalanan di teruskan ke langit ketujuh.

Hadis Rasulullah s.a.w. Diriwayatkan daripada Ibnu Abbas r.a katanya: Rasulullah s.a.w telah menceritakan tentang perjalanan Israknya. Baginda bersabda: Nabi Musa a.s berkulit sawa matang dan tinggi seperti seorang lelaki dari Kabilah Syanu’ah. Manakala Nabi Isa a.s pula berbadan gempal, tingginya sederhana. Selain dari itu baginda juga menceritakan tentang Malik penjaga Neraka Jahanam dan Dajjal

DI LANGIT KE TUJUH

Di sini Nabi Muhammad s.a.w bertemu dengan Nabi Ibrahim a.s, disaat itu Nabi Ibrahim sedang bersandar di Baitul Ma’mur. Nabi s.a.w di sambut dengan baik, penuh penghormatan seperti menyambut anak sendiri. Nabi Ibrahim a.s sempat memberikan nasihat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai berikut: Wahai Muhammad, aku nasehatkan agar engkau menyuruh umatmu untuk memperbanyak tanaman surga. Nabi SAW bertanya: Apakah yang tuan maksud dengan tanaman surga itu?. Jawab Nabi Ibrahima a.s. Tanaman surga ialah ucapan : LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL ‘ALIYYIL ‘ADZIIM atau ucapan SUBHAANALLAAHI WAL HAMDULILLAAHI WALAA ILAAHA ILLALLAAHU HUWALLAAHU AKBAR.

Perlu di ketahui bahawasanya Baitul Ma’mur adalah masjid para Malaikat yang setiap harinya tidak kurang dari 70,000 malaikat masuk kedalamnya dan apabila telah keluar, tidaklah mereka mengulanginya lagi.

Tidak lama kemudian Jibril menghidangkan tiga buah gelas, masing-masing berisi arak, air susu dan madu, supaya Nabi s.a.w memilihnya manakah yang lebih disukainya. Beliaupun memilih air susu, lalu di minumnya. Berkatalah Jibril: Benarlah engkau ya Muhammad. Itulah lambang kesucian engkau. Demikian malaikat Jibril mengatakan.

DI SIDRATIL MUNTAHA

Di Sidratil Muntaha ini Nabi Muhammad s.a.w menyaksikan keindahan panorama yang tiada bandingannya dan tidak terdapat di tempat manapun apa lagi di dunia ini. Dalam satu kesempatan di Sidratul Mutaha, Nabi Muhammad s.a.w sempat melihat, rupa Malaikat Jibril yang asli. Di sebut dalam satu hadis yang di riwayat Bukhari dan Muslim bahawasanya Jibril mempunyai enam ratus sayap. Selanjutnya Nabi Muhammad s.a.w di ajak oleh Malaikat Jibril menyaksikan keindahan bengawan Al-Kautsar, sampai ke depan pintu gerbang surga kemudian Beliau masuk ke surga, di dalam surga Beliau menyaksikan hal-hal yang mengherankan, yang belum pernah Beliau saksikan sebelumnya, juga mendengar suara-suara yang belum pernah Beliau mendengarnya, bahkan apa saja yang menjadi kehendak hati seketika wujud. Kesemuanya itu disaksikan oleh Nabi s.a.w di dalam surga, bahkan Beliau sempat membaca tulisan yang terpampang di pintu surga sebagai berikut, yang artinya:

SEDEKAH MEMPEROLEH PAHALA SEPULUH KALI LIPAT DAN MENGHUTANGI MEMPEROLEHI PAHALA DELAPAN BELAS KALI LIPAT.

Bertanyalah Nabi s.a.w kepada Jibril: Mengapakah pahala orang yang memberi hutang lebih besar dari pada pahala orang bersedekah?. Jibril menjawab: Benar, sebab orang yang di beri sedekah terkadang masih mempunyai persediaan hidup, sedangkan orang yang berhutang sudah barang tentu dia sangat memerlukan, yakni tidak mempunyai persediaan, sedangkan ia tidak sudi berbuat meminta-minta. Untuk kesempurnaan pengetahuan Nabi s.a.w, diajak melihat keadaan melihat neraka, di sisi Beliau meyaksikan bermacam-macam penyiksaan dan sebagainya. setelah menyaksikan keadaan syurga dan neraka, kemudian Nabi s.a.w meneruskan perjalanan naik ke Sidratul Muntaha sendirian tampa ditemani oleh Malaikat Jibril, lantaran Jibril merasa berat untuk melangkah lebih tinggi lagi. Di Sidratul Muntaha Beliau mendengar suara goresan pena penulis, yaitu kalam yang menulis hukum-hukum Allah di Lauhul-Mahfuzh.

Seterusnya Nabi Muhammad s.a.w diangkat naik setingkat lagi sampai ke ‘Arasy disinilah Nabi s.a.w menerima perintah solat yang wajib di laksanakan oleh Nabi s.a.w dan segenap ummatnya sebanyak lima puluh kali sehari semalam. Dan akhirnya hanya tinggal lima waktu sehari malam setelah dinasihati oleh Nabi Musa a.s dan diperkenankan oleh Allah.

Juga di ‘Arasy, Nabi Muhammad s.a.w, menerima beberapa khushushiyyah yang belum pernah diberikan kepada para Nabi terdahulu. Mengenai beberapa khushushiyyah, yang disebut antara lain sebagi berikut:

Nabi s.a.w diberi oleh Allah : Surah Al-Fatihah dan akhir Surah Al-Baqarah dari ayat AAMANAR RASUULU sampai kepada firmanNya FAN SHURNAA ‘ALAL-QAUMIL KAAFIRIINA.

Allah berfirman dalam surah Al-Fatihah.

Yang bermaksud: Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam. Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. Yang Menguasai pemerintahan hari Pembalasan (hari Akhirat). Engkaulah sahaja (Ya Allah) Yang Kami sembah, dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang yang Engkau telah kurniakan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) orang-orang yang Engkau telah murkai, dan bukan pula (jalan) orang-orang yang sesat.

Allah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 285 & 286. Yang bermaksud: Rasulullah telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, dan juga orang-orang yang beriman; semuanya beriman kepada Allah, dan Malaikat-malaikatNya, dan Kitab-kitabNya, dan Rasul-rasulNya. (Mereka berkata): “Kami tidak membedakan antara seorang dengan yang lain Rasul-rasulnya”. Mereka berkata lagi: Kami dengar dan kami taat (kami pohonkan) keampunanMu wahai Tuhan kami, dan kepadaMu jualah tempat kembali”. Allah tidak memberati seseorang melainkan apa yang terdaya olehnya. Ia mendapat pahala kebaikan yang diusahakannya, dan ia juga menanggung dosa kejahatan yang diusahakannya. (Mereka berdoa dengan berkata): “Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau mengirakan kami salah jika kami lupa atau kami tersalah. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau bebankan kepada kami bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang yang terdahulu daripada kami. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak terdaya memikulnya. Dan maafkanlah kesalahan kami, serta ampunkanlah dosa kami, dan berilah rahmat kepada kami. Engkaulah Penolong kami; oleh itu, tolonglah kami untuk mencapai kemenangan terhadap kaum-kaum yang kafir”.



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Kalki Putra Wisnu, Imam Mahdie versi Hindu



Mama Haji Don Febi... Heuheu geuning mani mirip pisan sihoreng Hindu teh jeung Ageman Abrahamik teh hehehe... konsep Imam Mahdie ala Islam aya oge dina konsep Hindu ngan disebutna Kalki.

Malah ceuk salah sahiji Pendetana aya anu nyebut yen Muhammad SAW teh titisan ti Wisnu anu ditugaskeun memener bumi.

Banyak penulis masa kini yang mencoba menghubungkan tokoh dalam sejarah kini dengan Kalki. Perhitungan tradisional tentang jangka waktu Kaliyuga yaitu selama 432.000 tahun[1] dan dimulai tahun 3102 SM,[2]membuat klaim-klaim tersebut sulit diterima. Beberapa sarjana seperti Sri Yukteswar Giridan David Frawley mengklaim bahwa ada siklus pertengahan dalam siklus 432.000 tahun.[3][4]

Shree Veera Brahmendra Maha Swami, menulis "Divya Maha Kala Jnana" (Pengetahuan Suci tentang Waktu) sekitar 1000 tahun yang lalu, mengklaim bahwa Kalki akan muncul saat Bulan, Matahari, Venus, dan Yupiter berada dalam garis lurus; beberapa kejadian tidak langka dan yang berikutnya diduga akan terjadi pada tahun 2012 atau selebihnya.[5]Pandit Ved Prakash Upadhyay berpendapat dalam bukunya Kalkii Autar aur Muhammad Sahib bahwa Muhammad cocok dengan semua ramalan tentang Kalki.[6] The bookMuhammad in the Hindu Scriptures claims Muhammad to be Kalki based on research from all VedasPuranas and Upanishads.[7][8]Tetapi tidak ada kutipan dalam Kalkipuranaatau Purana lainnya yang membandingkan Muhammad dengan Kalki dan bahkan klaim tersebut diabaikan karena dianggap tidak lengkap dan kebetulan belaka.Ismaili Khojas, suatu kelompok Muslim Shiadari Gujarat dan Sindh dan pengikut Aga Khan, meyakini sepuluh penjelmaan Wisnu. Menurut mereka, Imam Ali, menantu Nabi Muhammad merupakan Kalki.[1][2]Pengikut agama Bahá'í menafsirkan ramalan kedatangan Kalki sebagai referensi kedatangan Bahá'u'lláh,[9][10] yang berperan penting dalam perkembangan agama Bahá'í di India.[11]Jamaah Ahmadiyyah percaya bahwa Mirza Ghulam Ahmad merupakan Kalki awatara.[12]Dalam bukunya yang berjudul The Aquarian Message, Samael Aun Weor mengklaim diri sebagai Kalki awatara.[13]Dalam buku The Avatar of What Is oleh Carolyn Lee PhD dan Holy Madness olehGeorg Feuerstein, mereka menunjukkan klaim bahwa Adi Da adalah Kalki awatara.[14]Dalam Dasam GranthGuru Gobind Singhmenulis bahwa Kalki adalah Vivek Buddhi (pikiran cerdas dan spiritual) yaitu Gurmat. Ketika dosa-dosa (Manmatt/Manmukhs) muncul hanya Gurmat yang berlaku sebagai Kalki dan melenyapkan seluruh Manmatt di dunia.Bhagavan Sri Swamini Jai Sathya yang semula dikenal sebagai Sri Suryanarayana Jayanthi Kumaraswami mengumumkan bahwa Kalki awatara telah lahir di Bumi. Swamiji mengklaim bahwa Kalki awatara akan muncul kembali dalam wujud seorang wanita dengan mengendarai kuda putih, membawa sebilah pedang untuk membersihkan seluruh kejahatan dan mengajari Kebenaran Illahi kepada umat manusia.Organisasi yang berbasis di Singapura telah terdaftar dengan nama Sri Kalki Peedum Society pada tahun 1998. Anggota Sri Kalki Peedum Society[15] percaya bahwa Guru Sri Kalki Jothi mereka merupakan awatara Wisnu kesepuluh, Kalki awatara.[16]



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Mundinglaya Dikusumah MAnusia UNGgul, Satria Pinandita, Sang Juru Selamat



Salah satu Legenda Sunda yang termasyur selain Sasakala Sangkuriang atau Sang Kuring juga ada Wawancan Munding Laya Dikusumah yang menceritakan perjalanan seorang Pangeran Putra Pajajaran yang mencari Layang Sasaka Domas untuk menyelamatkan Negara agar menjadi makmur sentosa dengan cara mengalahkan Jongrang Kalapitung raksasa penjaga Jabaning Langit dan menaklukan Guriang 7 untuk mendapatkan Layang Sasaka Domas. Legenda Munding Laya Dikusumah ini beredar luas di masyarakat Sunda yang turun temurun diceritakan dari orang tua pada anaknya. Di Kabuyutan Cipaku, Darmaraja, Sumedang sendiri Wawacan Mundinglaya Dikusumah ini merupakan cerita yang diceritakan oleh orang tua kepada anaknya menjelang tidur bersama dengan cerita Lutung Kasarung, Ciung Wanara, Sangkuriang Kabeurangan, da n cerita lainnya. Uniknya di Kabuyutan Cipaku terdapat satu Situs yang merupakan tempat untuk menandai Wawacan Mundinglaya Dikusumah, nama Situsnya adalah Astana Gede Lembu Agung berada di Kabuyutan Cipaku dekat gerbang atau pintu masuk menuju Desa Cipaku Kecamatan Darma Raja Kabupaten Sumedang. Mundinglaya Dikusumah berasal dari kata Munding atau bahasa lainnya adalah Lembu dan Situs sangat disakralkan di Kabuyutan Cipaku selain Situs Prabu Guru Aji Putih adalah Situs Astana Gede Lembu Agung. Setiap anak- anak laki- laki yang disunat wajib di bawa berziarah ke Astana Gede Lembu Agung untuk mendapatkan berkah dan karomah dari Yang Maha Kuasa agar menjadi Pangeran layaknya Mundinglaya Dikusumah yang dipercaya akan menjadi juru selamat Bangsa dan Negara.

Selengkapnya:

https://kabuyutancipaku.wordpress.com/2016/05/01/wawancan-mundinglaya-dikusumah-menaklukan-guriang-7-di-jabaning-langit/



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

MANG UCUP SARENG PERDANA MENTERI RUSIA PUTIN NGAGADUHAN LAGU FAVORI NU SAMI



MANG UCUP SARENG PERDANA MENTERI RUSIA PUTIN NGAGADUHAN LAGU FAVORI NU SAMI

Perdana Menteri Rusia Putin sareng Mang Ucup resep pisan kana lagu Sunda PANON HIDEUNG teh.

Malihan dina mangsa remaja na Mang Ucup, lagu Panon Hideung teh janten lagu kojo Mang Ucup. Kanggo ngarayu para wanoja ,mojang Priangan pujaan Mang Ucup.

Naha para kanca aya nu kantos ngupingkeun lagu Panon Hideung? ..

Lagu Panon Hideung ( Mata Hitam ) ciptaan Ismail Marzuki teh, tangtosna tos teu bireuk deui nělah kawentar di lingkungan urang Sunda.

Namung sayaktosna mah lagu eta teh sanes asli kagungan Indonesia. Kumargi lagu aslina mah jenenganana Ochi Cherneye (Dark Eyes) lagu rakyat Ukraina.

Malih lagu ieu teh kantos dipidangkeun waktos Presiden SBY ngajamu Presiden Rusia Vladimir Putin nu sumping ka Indonesia, ping 6 September 2007 di Istana Negara.

Harita keneh Presiden Putin teh tumaros: Naha lagu ieu tiasa lěbět ka Indonesia ? Namung di waler ku Presiden SBY .. yen anjeuna ge teu uninga.

Teras kumaha tiasana lagu ieu salajengna dugi ka di 'adaptasi' keun janten lagu Sunda?. Jantèn numutkeun waleran dugi ka mendak katerangan yen : teu kirang 'unik' na sejarah lagu nu tos kawentar ~ Halo Halo Bandung ciptaan Ismail Marzuki.

Kumargi ngemban tugas mimpin Studio Orkes Nirom II Bandung di Tegallega sareng Jan Snijderslajeng nu di sarengan ku penyanyi-penyanyi nu tos kasohor. Diantawisna Miss Eulis. , Miss Annie Landauw, Miss Lee, sareng Miss Nining

Dina raraga pintonan eta, Sang Komponis Betawi teh malah bogoh alias jatuh cinta ka salah sawios penyanyi nu aya..nyaeta Miss Eulis dugi ka dipigarwa ditikah kinten tahun 1940 an. Saterasna di wanohkeun janten Eulis Zouraida. Mojang Priangan turunan Sunda~Arab.

Waktos salami bobogohan teh, anjeuna nyiptakeun lagu Als de Orchiedeen Bloeien sareng Panon Hideung.

Hiji lagu Rusia syairna basa Sunda. Memang dina kanyataanana teh, Eulis Bandung estu ngagaduhan panon hideung, irung mancung, kulit koneng, sapertos lirikna dina basa Sunda.

Janten kukituna menurut katerangan, disebatkeun di luhur. Lagu Panon Hideung teh di candak tina lagu Rusia namung digentos syairna nganggo basa Sunda.

Russian Army - Ochi Chorneye. Dupi lirik laguna diserat ku salah sawios penyair sareng pangarang lagu Ukraina ~ Yevhen Hrebinka, sareng salah sawios komposer Jerman ~ Hermann Florian nu salajengna teh dijantenkeun lagu tentara Rusia ( Rusia Red Army Choir ).

Feodor Chaliapin nga populerkeun lagu eta di ka mancanagara kanggo versi nu tos dirobih ku anjeuna sareng seueur di lagukeun ku seniman-seniman Eropa atanapi Amerika.

Lagu PANON HIDUENG - Black Eyes (Ochi Chorneye / Dark Eyes / Les yeux noirs) ieu ge kantos dipintonkeun ku Luciano Pavarroti

https://www.youtube.com/watch?v=y9T_SvPlb8w

https://www.youtube.com/watch?v=4uYLGY61Qic

Mang Ucup


__._,_.___
Posted by: mang.ucup <at> gmail.com


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Re: [Urang Sunda] Selamat Hari Raya Nyepi



Wilujeng nyepi ka sadayana anu ngarayakeun, luar biasa alam semesta ikutan merayakan dengan gerhana matahari totalnya.

Semoga damai selalu dan kita semua ada dalam keselamatan serta keberkahan.

hanupis,
mang kabayan
#SaveJatigede

On Mar 8, 2016 2:45 PM, "Ahmad Hazairin don_febi <at> yahoo.de [urangsunda]" <urangsunda <at> yahoogroups.com> wrote:
 

Selamat Hari Raya Nyepi ka baraya umat Hindu anu ngarayakeun.
Nyepi reureuh tina kariweuh.
Nyepi tina hektikna kahirupan.
Nyepi tina nafsu indriya.
Reureuh tina ngaeksploitasi Bumi.
Reureuh tina ngagunakeun energi.
Nyepi pikeun kontemplasi batin.

Mugi kualitas kahirupan jadi leuwih hade.
Mugi kutalis batin jadi ningkat.


Febi
====



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Ujian Kemanusiaan Dari Rasi Salai Thailand Sampai Tukuh Cipaku [1 Attachment]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]



Ujian Kemanusiaan, "Tukuh Cipaku", "Cicingkeun Pageuhkeun Kukuhkeun", Kabuyutan Cipaku, Darma Raja, Sumedang.

1. Amanah Leluhur Cipaku, “Tong Ingkah Samemeh Cai Nepi Ka Golodog”, jangan pergi sebelum air sampai ke tangga rumah.

2. Bendungan Rasi Salai Thailand Tahun 1994, masyarakat tidak beranjak pergi dan pemerintah Thailand luluh hatinya, menurunkan volume genangan.

3. Bi Away mengikuti Amanah Leluhur tidak mengambil uang ganti rugi dan tidak beranjak pergi bahkan sampai air masuk ke dalam rumahnya.

4. Semoga menginspirasi seluruh warga Genangan Jatigede kompak bersatu , tidak beranjak pergi meninggalkan rumah, pemerintah mungkin akan terketuk hatinya menurunkan volume penggenangan.

#SaveJatigede #TukuhCipaku #KabuyutanCipaku


__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

1 of 1 Photo(s)

Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Cukup Alloh Pelindung Bi Away di Jatigede [4 Attachments]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]

https://kabuyutancipaku.wordpress.com/2016/02/13/cukuplah-alloh-pelindung-bi-away/#more-701

Subhanalloh, Allohu Akbar, DZATI GEDE ~ Dzat Paling Besar = Tuhan Maha Besar, Allohuakbar. Salut dan terharu sekali melihat perjuangan Bi Away dalam menjalankan DARMA, Amanah Leluhur Kabuyutan Cipaku, Tukuh Cipaku, tidak akan beranjak pergi sebelum air sampai ke golodog rumah, bahkan ketika air sudah hampir mencapai plafond rumah pun Bi Away tetap bertahan tidak beranjak pergi. Kabuyutan Cipaku, Kecamatan Darmaraja, dan Kabupaten Sumedang juga Indonesia seharusnya bangga masih ada orang- orang seperti Bi Away yang PERSISTENT / TUKUH menjalankan DARMA amanah leluhurnya dengan ikhlas tanpa pamrih, mengorbankan segala yang dimilikinya.

Ketika negara digerogoti korupsi, ketika elit politik hanya memikirkan uang, komosisi proyek, amplop rapat, amplop SPPD/ Surat Perintah Perjalanan Dinas untuk memenuhi hasrat duniawinya yang penuh dengan buaian materi dan hedonismeu, Bi Away tegak berdiri mengorbankan semua yang dimilikinya untuk mempertahankan Kabuyutan Cipaku, peninggalan leluhurnya, Bi Away adalah Cicit dari Pendiri Cipaku yaitu Uyut Iteung yang merupakan Kuwu Pertama Kabuyutan Cipaku, ketika itu Kabuyutan Cipaku masih berupa Kampung Buhun yang masih menganut Tri Tangtu seperti halnya Kabuyutan Kanekes Baduy Banten, Kesatuan Tri Tangtu itu ditunjukan dengan tiga kampung yang masing- masing memiliki fungsinya yaitu Resi, Ratu, dan Rama, Cipaku Karesian, Paku Alam Karatuan, dan Karang Pakuan Karamaan. Kabuyutan Cipaku adalah Baduynya Sumedang dan Situs Cipeueut adalah kalau di Baduy adalah Leuweung Sasaka Domasnya.

Dunia mengenal Mahatma Gandhi yang TUKUH dan PERSITENT menjalankan Darma memerdekakan India, di Jogjakarta kita mengenal Mbah Marijan yang TUKUH menjalankan Darma sebagai Kuncen Gunung Merapi yang tidak beranjak pergi walaupun nyawa menjadi taruhannya dan Mbah Marijan menjalankan Darmanya sampai Adzalnya tetap tidak beranjak pergi di Gunung Merapi. Masih adakah manusia- manusia Tukuh Menjalankan Darma? Menjalankan nilai- nilai yang diyakininya yang tetap Tukuh walaupun ancamannya ajal? Bi Away telah menunjukan kepada dunia dan masyarakat luas bahwa Tukuh Cipaku masih ada dan tetap berkibar.

Sampai detik ini kami tidak tahu bagaimana nasib Bi Away sekarang, tidak ada satu pun yang peduli entah itu Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah ketika mereka berteriak menjanjikan ingin mensejahterakan rakyatnya ternyata hanyalah omong kosong. Adakah yang memikirkan ketika Bi Away sudah tidak punya rumah lagi, karena sudah tenggelam seluruhnya, kemanakah dia pergi, dan bagaimana keadaannya. Kami hanya bisa mendoakan semoga Bi Away selalu ada dalam Lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, selalu ada dalam kesehatan, keberkahan, dan keselamatan. Satu hal yang pasti Tuhan tidak pernah tidur dan Cukuplah Tuhan sebagai satu- satunya Pelindung Bi Away saat ini, An Nisa 45, “Dan Allah lebih mengetahui (dari pada kamu) tentang musuh- musuhmu. Dan Cukuplah Allah menjadi Pelindung (bagimu). Dan cukuplah Allah menjadi Penolong (bagimu).”

#BiAway #TukuhCipaku #SaveJatigede #SaveKabuyutan #SaveDunia #UgaJatigede #AjiPutih #SumedangLarang #DarmaRaja

hanupis,
mang kabayan
#SaveJatigede



__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

4 of 4 Photo(s)


__,_._,___
Picon

"Mahatma Gandhi" dari Kabuyutan Cipaku



"Mahatma Gandhi" dari Kabuyutan Cipaku

Bi Away "Dewi Sartika"-nya Kabuyutan Cipaku, yang bertahan sesuai janjinya dan amanah leluhur tetap Tukuh, walaupun air sudah masuk ke rumah nya Bi Away Nur Kurnia Kurnia tetap bertahan belum beranjak pergi, mungkin sebagian besar dari kita menertawakan dan menganggapnya gila, namun perlu dicatat bahwa peradaban di dunia ini dibangun oleh pemikiran2 yang gila, bahkan Nabi Nuh AS dan Rosululloh SAW aja dianggap gila pada jamannya karena berani berjuang mendobrak nilai-nilai jahiliyah yg berlaku pada masyarakat saat itu.

Semangat atau Spirit Bi Away menjalankan DARMA Tukuh Cipaku Bakti Untuk Mempertahankan Kabuyutan Cipaku sangat luar biasa. Leluhur berpesan Selama Air Belum Sampai Ke Tangga Rumah/ Golodog Pantang Untuk Pergi, saat ini air sudah melewati Golodog Rumah namun Bi Away Nurkurnia masih bertahan. Dunia mencatat Mahatma Gandhi yang tetap tukuh dalam perjuangannya membebaskan India, ketika pemerintah kolonial Inggris memenjarakan Mahatma Gandhi beliau tidak bergeming dan tetap melanjutkan perjuangannya.

Di Sumedang kita sangat bangga punya Bi Away yang Tukuh tetap bertahan rumahnya tidak dibongkar tidak beranjak pergi dari Kabuyutan Cipaku. Walaupun mungkin semua orang menertawakan dan mencibir tapi Spirit Bi Away inilah yang dibutuhkan Bangsa Indonesia dan Dunia untuk maju, yaitu adanya nilai2 darma untuk menjaga amanah leluhur dalam melestarikan budaya, lingkungan, dan nilai2 spiritual kearifan lokal yang ada. Barangkali apabila seluruh Warga Masyarakat Jatigede dapat terinspirasi oleh semangat Bi Away mungkin saja Pemerintah dapat terketuk hatinya dan menurunkan volume penggenangan Jatigede utk menyelamatkan Kabuyutan Cipaku sehingga masyarakat masih tetap bisa bertahan, bercocok tanam menanam padi, dan hidup lestari harmonis dengan alam.

Semoga Yang Maha Kuasa selalu menjaga dan melindungi Bi Away sekeluarga agar selalu ada dalam kesehatan, keselamatan, dan keberkahan.

#TukuhCipaku #KabuyutanCipaku #BiAway #DewiSartika #BiAwaySartika #UgaJatigede #SaveJatigede

hanupis,
mang kabayan
#SaveJatigede



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Simbol dina Ageman - Re: [Urang Sunda] Agamis Simplistis



Mama Haji Ahmad Hazairin... a.k.a Don Febi... hade pisan tulisan teh jero pisan euy. Mamang oge mikir sabenerna proses evolusi alamiah jeung ilmiah sabenerna teu berlawanan jeung konsep ageman sorangan, da tetep Nu Kawasa oge nantukeun sagala hal ngaliwatan Sunatulloh atawa hukum alam na. Bedana Atheist jeung Spiritualist ngan hiji... ari Atheist mah proses evolusi teh kajadianna euweuh anu ngatur, tah lamun spiritualist proses evolusi eta teh nya memang mangrupakeun hukum2 alam anu aya dina kakawasaan Nu Kawasa.

Aya pertanyaan ti Mamang euy Don Febi sempet nyaritakeun ngeunaan Simbolis dina Ageman oge dina Qur'an, cik ceuk Mang Don ieu kumaha ngeunaan Adam Hawa anu simbolis tea pan deviasina harita dimimitian ku Santa Agustinus anu nyangka carita adam jeung hawa sebage realita.

Tah Mang Don dina sababaraha Nabi anu dicaritakeun dina Quran aya oge carita ngeunaan Nabi Nuh AS jeung banjir bandangna asana mah dina Hindu oge aya ieu caritaan teh. Tah naha Nuh ieu ge mangrupakeun carita simbolis oge lain realita atawa kumaha?

Terus anu jadi realita maksudna kaasup kana sajarah anu aya beneran kahirupan nana ti jaman Nabi mana? Naha ti Ibrahim atawa sangeusna?

Nyuhunkeun ingpona.

hanupis,
mang kabayan
#SaveJatigede

On Jan 26, 2016 11:26 AM, "Ahmad Hazairin don_febi <at> yahoo.de [urangsunda]" <urangsunda <at> yahoogroups.com> wrote:
 

Teori Darwin ngeunaan evolusi makhluk hirup (fisikal) geus ngagemparkeun dunia agamis, lain
islam wungkul, tapi oge dunia Kristen/katolik oge gempar. Ampir kabeh umat beragama nentang pisan
kana teori evolusi Darwin; tapi enya oge kitu ari anu bener-bener maca buku The Origin of Species
mah ngan saeutik pisan.  Di pasar buku Palasari Bandung geus lila aya terjemahan bahasa Indonesia
 tina buku The Origin of Species; eusina memang bakal karasa garing pisan ku jalma umum,
kulantaran eta eusina leuwih mirip laporan penelitian.

Di awal taun 2000-an kuring ngadenge aya urang Turki anu landihanana Harun Yahya; manehna dipuji-
puji ku loba umat Islam yen cenah Harun Yahya mampu ngajawab malahan ngalawan kana teori evolusi
Darwin.  Atuh kuring jadi tertarik, hayang nyaho teori Harun Yahya teh kumaha.  Ternyata, teori
Harun Yahya ngilu kana teori penciptaan.  Disebut teori penciptaan, kulantaran teori eta geus lila
dipake jadi counter/lawan ku umat Kristen kana teori Darwin.  Asal teorina tina Kitab Injil,
nyaeta Kitab Genesis (penciptaan).  Karna Islam oge sarumpun jeung Kristen, katingalina umat
Islam sarua argumentasina jeung umat Kristen dina ngeunaan penciptaan alam.  Sacara umum, aliran
penciptaan ningali penciptaan alam ieu embung ningali sabagai proses, tapi leuwih ningali ku cara
simplistis, nyaeta Allah nyiptakeun sagala rupa tina euweuh jadi aya (kun fayakun).  Jadi naon
wae anu aya di alam raya ieu teh mucunghul tina euweuh jadi aya ku parentah 'kun fayakun' ku
Allah swt.

Atuh kuring oge nyobaan ningali video anu dijieun ku Harun Yahya. Video ngeunaan tingkah laku
binatang.  Aya rombongan manuk anu migrasi ti hiji tempat ka tempat lain.  Biasana lamun hiji
tempat bakal asup ka usum tiis, eta rombongan manuk migrasi ka tempat lain (bisa rebuan kilometer)
anu leuwih panas jeung loba kadaharan, oge bisa dipake tempat berkembang biak.  Lamun dina dunia
ilmiah umum, justru anu ditalungktik teh nyaeta kumaha eta manuk bisa aya kabiasaan kitu.  Manuk
bisa nyaho oge tempat mana anu kudu dituju.  Harun Yahya sacara teges nyebutkeun dina video eta
migrasi manuk teh dititah ku Allah swt.  Allah marentahkeun eta rombongan manuk pikeun migrasi.

Terus aya oge jenis Laba-laba anu bikangna sok ngaluarkeun seuseungitan dina usum kawin (sajenis
feromon); supaya laba-laba jalu jadi birahi.  Harun Yahya negeskeun eta babauan teh diciptakeun
ku Gusti Allah. Terus Gusti Allah nitah laba-laba jalu jadi birahi.

Jadi Harun Yahya mah teu kudu nalungktik deui, sagala rupa geus aya jawabanana nyaeta diciptakeun
atawa ditangtukeun ku Gusti Allah.  Haget pisan Harun Yahya hayang ngalawan budaya ilmiah anu sok
neangan sebab alamiah, nyaeta sebab ti alam.  Ceuk Harun Yahya eta lain ti alam, tapi ti Allah.

Ningali video jieunan Harun Yahya kuring jadi ngahuleng.  Mun kuring boga budak, moal diijinan
nonton video Harun Yahya.  Da atuh budak kuring bisa jadi belegug.  Lamun di sakola aya pelajaran
ilmu alam ditanya ku guru, sagala rupa dijawab: "dikersakeun ku Gusti Allah".  Misalna guru nanya,
kumaha kajadian hujan? jawab: "ditangtukeun ku Gusti Allah". Naha beusi jadi karahaan mun keuna
ku cai? jawab: "geus dikersakeun ku Gusti Allah". Wah gawat mun budak kuring jadi kitu.  Leuwih
gawat deui, lamun guru nyarek jawaban simplistis kitu, tapi kudu ilmiah jawabanana, bisa-bisa
anak kuring malah nuduh guruna teu iman atawa atheis.

Anehna, dina web site Harun Yahya haget pisan ngamusuhan Israel kulantaran konflik Israel jeung
Palestina.  Ari dina kasus kitu mah Harun Yahya teu mikir yen anu maehan urang Palestina teh
Allah swt., atawa anu nitah urang Israel maehan urang Palestina teh nya gusti Allah.  Teu inget
ka dinya katingalina mah....

Loba umat Islam anu ngabanggakeun ilmuwan Islam kuno saperti Ibu Sina jeung nu lainna.  Eta
ilmuwan islam teh kontribusina gede pisan kana peradaban dunia modern.  Teu apaleun umat islam
teh yen dina zaman-na mah eta jelema jiga Ibnu Sina teh dipandang nyimpang, malah dipandang
zindiq; kulantaran ulama zaman harita mah teu panuju ku pandangan-pandangan ilmiah Ibnu Sina.

Ilmuwan saperti Ibnu Sina ningali sagala proses di alam raya ieu tunduk kana hukum sebab akibat.
Lamun jelema gering aya sababna.  Oge cara ngubaranana ku hiji sabab (misalna obat).  Tapi
ari 'muslim ta'at' sok mandang teu meunang cenah jelema cageur sabab nginum obat.  jelema cageur
mah cenah ku Allah dicageurkeun. Nginum obat mah ngan saukur ikhtiyar, mun teu nginum obat oge
mun Allah ngersakeun mah bisa wae cageur.  Islamm ta'at mandang eta pikiran jeung cara pandang
teh ngagambarkeun kafahaman jeung kaimanan.

Jelema jiga Ibu Sina mandang, naon wae proses di alam raya ieu, eta teu bisa dijadikeun dikotomi
(dipertentangkeun) jeung kawasa Allah. Lamun urang ngomongkeun alam, kaasup dijerona proses
evolusi, eta teh memang diamparkeun ku gusti Allah.  Jadi naon anu alamiah teu kudu
dipertentangkeun jeung gusti Allah.

Atuh ku naon sok aya wae anu mempertentangkeun?  Misalna teori evolusi, enya oge loba buktina,
umat islam embung nempo; pokokna kudu salah. Kunaon kudu salah? Kulantaran dianggap ngalawan
kawasa Allah.  Eta kulantaran Allah dibayangkeun hiji personal, hiji entitas, anu jiga raja
dewa, anu marentah eta jeung ieu ku tongkat ajaib. Ngan Allah mah teu ku tongkat ajaib, tapi ku
firman: "kun fayakun".

Teori evolusi loba benerna, loba buktina, tapi memang can puguh kabeh hal 100% ngilu kana hukum
evolusi. Da hukum alam sok aya wae pangacualian.  Loba kakuatan anomali.  Tapi urang mah salaku
umat beragama nya tinggal nyaksian weh, teu kudu nganggap teori evolusi 100% bener, tapi teu kudu
nganggap 100% salah, komo nganggap teori evolusi sesat; eta geus teu nyambung.

Dina Quran, disebutkeun yen manusa kudu mikiran, kumaha cai susu onta/domba bisa misah tina taina.
Maksudna, dina jero awak atawa beuteung domba, naha tai jadi tai, susu jadi susu, naha teu
nyampur. Pan eta isyarat umat Islam kudu mikir ilmiah. Allah mah teu ngarasa kasaingan ku hukum
alam da hukum Allah oge diamparkeun ku Anjeuna. Atuh eta Quran euweuh gunana, lamun jawabanana
susu misah tina tai kulantaran "geus ditangtukeun ku Allah".

Waktu kuliah di Jerman, babaturan pangajian kuring loba kabencian ka masyarakat Jerman.  Masalahna
nya kulantaran agamana beda. Tapi babaturan kuring teu euleum-euleum ngamangpaatkeun tunjangan-
tunjangan finansial ti nagara Jerman. Maranehna berpendapat: "Ah sagala rejeki anu ditarima
ku urang mah ti Gusti Allah, lain ti urang Jerman".  Teu ngarasa meureun urang Jerman kabeh mayar
pajak, eta tunjangan finansial teh tina kesangna urang Jerman.  Kumaha atuh kolot urang anu geus
ngurus urang ti keur lahir? Pan urang kudu hormat ka kolot urang karna jasana?  Teu meunang pan
urang ngomong: "ah eta mah lain jasa kolot, eta mah jasa Allah swt".

Tah lamun umat Islam teu bisa ngagayem logika anu sabenerna teu hese.  Ngan ukur kudu nenangkeun
diri. Maluruh kana diri.  Maluruh kana luar diri. Miceun prasangka jeung kabencian. Urang bakal
sadar euweuh bedana jalma islam jeung kristen atawa sunda. Kabeh oge ngalalana di alam raya ieu,
hayang wawuh ka sebab utama (causa prima) anu nyebabkeun alam raya ieu ngajadi. Cara pandangna
bisa beda, teu kudu silih ngewa, da moal aya anu bisa bener 100%.  Anu bener mah anu bisa hirup
bener pinuh ku kabajikan.  Lain anu jago teori.  Komo lain anu menta batur kudu percaya 100%
kana pendapat manehna, lamun henteu percaya dianggap kafir.  Anu bener mah anu bisa mersihan
batin, anu bisa hirup ku jalan anu bener. Anu sok tutulung, anu ngajaga lingkungan, ngajaga
kahirupan ku cinta kasih.


Salam

Febi
====




__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Re: [Urang Sunda] Att: Mang Kaby <- Cara wawuh ka pangeran



juaraaaa euy Mama Haji Febi... ieu jero pisan bahasan teh.

Hahaha keun wae anu nyebut sesat mah tong dianggap kana hate... heureuyan wae... Mamang ge aya wae anu sok nyebut sesat ceunah kahade hehehe... dijawab wae ku Mamang bari heureuy... atuh da Mamang mah apanan resep adventure... petualang mah mun tersesat teh resep weh supaya nyaho jeung apal jalan anu liana... sok weh geura oproder mah pan moal asup akal ku jelema awam mah hehehe... aya jalan aspal anu ngeunah kadon kalahka neangan jalan taneuh piharianeun apanan... ceuk batur mah anu city boy mah iiiiih euweuh gawe pisan asruk2kan neangan jalan butut xixixi... tapi pan ari anu resep adventure mah nya resep wae da eta karesepna hehehe... bisa menikmati alam anu endah... ngarasa ngahiji jeung alam... malahan mah mobil tiguling oge lainna sedih ceurik kalahka seuseurian terus ditaekan eta mobil teh bari poto2 hahahaha... Geloooo pan xixixi moal kataekan ku anu awam mah hehehe.

Pan teu loba oge tina sabaraha milyar jelema sakulibek dunia pan anu jadi nabi jeung rosul ngan sabaraha... teu nepi ka 100 na apanan? Mun maca riwayat para Nabi jeung Rosul lolobana malah ampir kabeh sigana dianggap gelo dijamanna hehehe... contona wae Nabi Nuh... eta dianggap gelo harita xixixi... Kitu oge Nabi Muhammad SAW coba weh baca sajarahna hehehe dianggap Gelo... geus kitu Nabi Muhammad SAW na oge kitu ngarasa naha aing teh gelo atawa henteu ieu teh xixixi... tah manehna konsultasi jeung Pamajikan nana nyaeta Khadijah... Khadijah oge lieur teu bisa ngajawab akhirna dibawa ka dulurna Khadijah anu jadi Ahli Kitab Kristen tea... saha teh ngarana Warakah lainnya? Poho deui hehehe... tah tidinya Nabi Muhammad SAW dibejaan maneh henteu gelo normal keneh... malah dibere nyaho eta tanda2 Kanabian... tah tisaprak Nabi Muhammad SAW narima wahyu kahiji anu Iqra tea...nepi ka wahyu berikutna apanan henteu sakeudeung lila pisan... mun teu salah 4 taun apa 2 taun hehehe.

Sok Mama Haji Febi ulah hariwang jeung ulah melang terus guar euy elmu teh... resep pisan macana jeung Mamang mah ngagedag bari mulungan weh. Jadi apal jeung nyaho leuwih jero ngeunaan Islam oge ageman lianna.

Mama Haji Febi mun aya mah menta no HP jeung WA euy Japri weh hehehe hayang ngobrol leuwih jero hehehe.

hanupis,
mang kabayan
#SaveJatigede

On Jan 19, 2016 6:37 PM, "Ahmad Hazairin don_febi <at> yahoo.de [urangsunda]" <urangsunda <at> yahoogroups.com> wrote:
 

Ieu khususna "Attention kanggo Mang Kaby", anu dina tulisan saencanna monolog: "Kumaha atuh cara wawuh ka Pangeran"?

Dina sajarah, sabenerna geus loba methoda unggul cara wawuh ka Allah swt.  Dina macem2 methoda tangtuna aya bedana, tapi ku urang bisa ditingali gurat anu sarua.

1.  Methoda Afirmatif

Methoda afirmatif nyaeta ku cara ngajukeun hal-hal anu bisa jadi bukti ayana Allah swt.  Saperti:
- Ayana alam raya ieu ngabuktikeun ayana anu nyiptakeun, nyaeta Allah swt
- Nyieun sifat-sifat hade anu direferensikeun sabagai pasifatan Allah swt., saperti maha kasih, maha pencipta.  Di islam aya asmaul husna.

2.  Methoda Apofatik

Mehoda ieu nganegasikeun sagala pasifatan jeung definisi ngeunaan Allah.  Methoda ieu nganggap yen pasifatan Allah teh jieunan manusa, ku kituna bakal ngahambat batin dina jalan ngawawuhan Allah kulantaran dibates ku definisi-definisi anu sabenerna eta persepsi manusa samata, jauh tina realitas asli Allah swt anu moal kajangkau.

***
Masih aya methoda-methoda lainna, anu nyaruaan boh cara afitmatif atawa cara apofatik.  Tapi aya kasaruaan dina jalan praktek anu ditempuh ku para filosof kamasyhur.  Urang didieu teu ngomongkeun umat anu ngan saukur jago ngomong tapi kosong dina praktek.  Urang nyontokeun jalma-jalma kamasyhur anu pernah aya dina sajarah.

Ti mimiti pra agama Kristen, sabenerna loba pamikiran luar biasa, ti mimiti pamikiran Archimides, Plato, Plotinus jeung filsuf lainna.  Aya oge ngaran kamasyhur ti kalangan Kristiani saperti Thomas Aquinas, Fransiskus van Asisi, Agustinus jrrd.  Aya oge ti kalangan Islam: Abu Hamid Al-Ghazali, Ibnu Farabi, Ibu Sina, Jalaluddin Rumi, jrrd.  Malahan bisa ditingali deui kana filosofi anu leuwih kolot saperti Buddha, Jainisme, Uphanisad (hindu).  Lamun urang memang hayang boga wawasan, sok bacaan geura referensina.  Kabeh pendapat jeung perdebatan memang akhirna manggihan fakta: Allah swt moal bisa kahontal ku akal jeung persepsi manusa.  Sagala definisi ngeunaan Allah ngan alat bantu tapi tetap teu bisa ngarepresentasikeun ayana Gusti Allah sacara mutlak.  Kabeh para filsuf di luhur tapi sapakat: debat jeung teori wungkul teu cukup pikeun wawuh ka Gusti.  Anu leuwih penting deui nyaeta: praktek hirup ku akhlak anu hade.

Mangga baca dina kitab Ihya Ulumuddin anu terkenal.  Enya oge Al-Ghazali sacara nalar kuat pisan nyieun teori, tapi Al-Ghazali yakin yen cara hiji-hijina pikeun wawuh ka Allah nyaeta ku jalan praktek Sufisme anu bener: hirup saderhana, loba tafakur, loba berkorban pikeun makhluk lain (lain manusa wae), teu ghibah, teu fitnah, teu nimbun harta, bisa ngajaga amanah, ngajauhan lelucon (lawak), dzikir, teu maehan atawa nganyeyeri makhluk hirup, teu boros.  Praktek akhlak hade eta kudu dijalanan kalayan ketat dina kahirupan sapopoe.  Ngajaga kasadaran pikiran dina sagaka lampah laku.  Ngajaga eling jeug dzikir dina sagala rengkak batin.

Ajaran praktek Al-Ghazali loba saruana jeung praktek anu diajarkeu ku Archimides, Plato, Plotinus, Tomas Aquinas, Francsiskus, Agustinus, Ibnu Sina, Al-farabi, Jalaluddin Rumi; jrrd.  Dina teori eta para filsuf bisa saling beda pendapat jeung methoda; tapi maranehna sepakat jeung sarua dina praktek nyampurnakeun akhlak.

Tapi di dunia Islam kiwari, praktek sufi teh dikecam. Dianggap bid'ah jeung kamunduran.  Lamun enya bid'ah, artina praktek ketat nyampurnakeun akhlak teh meureun teu diajarkeun atuh ku Nabi Muhammad.  Meureun Nabi Muhammad mah ngan ngajarkeun elmu waris, perdagangan, peperangan, Qishas, ngawangun nagara Islam????  Meureun ari asah akhlak mah pangaruh budaya lain Islam jadi pacampur jeung Islam???  Soalna para pembaharu mah, hayang na teh ngawangun syariah, ngawangun nagara Islam, jeung merangan anu dianggap kafir (non Islam).  Pembaharu mah langsung ngaggap sesat kana faham anu sumberna di luar Islam (padahal mah bari can maca-maca acan langsung weh nuduh sesat). Praktek hening, nyepi, tafakur ngasah batin dianggap bid'ah.  Tah masalah ieu mah sok weh mangga paluruh ku masing-masing kumaha sabenerna permasalahanana.

Ngan anu pasti, para filsuf religius anu masyhur mana wae oge ngajarkeun praktek anu mirip.  Urang kudu ngajauhkeun batin tina hiruk pikuk tindakan anu ambisius, tindakan hayang ngumpulkeun harta, hayang ngahukum batur, hayang negakkeun kakawasaan.  Eta tindakan teh pinuh ku tipu daya syetan.  Anu goreng oge disebut alus, ku loba alesan itu jeung ieu kusabab saluyu jeung hawa nafsu.

Jadi lamun hayang wawuh ka Gusti Pangeran mah urang kudu ngamimitian praktek hirup bener, sederhana, bebersih pikiran jeung batin; ngajaga rengkak batin, eling kana sagala oyagna batin, waspada.  Rendah hati, sederhana, miceun ambisi jeung ego.  Ieu kabeh lain praktek gampang, urang perlu puluhan taun sacara konsisten.  Urang bisa 'jatuh bangun' gagal, tapi urang teu meunang putus asa pikeun terus usaha. Loba manusa anu dina perjalanan praktek ieu akhirna bisa ngarasa 'hadirna Gusti'.  Enya oge teu bisa kacaritakeun da eta pangalaman batin masing-masing anu hese digambarkeun ku carita, oge pastina eta lain bener-bener panggih jeung Gusti sacara harfiah; tapi pangalaman praktek eta mere pangalaman speifik batin anu mere kafahaman.  Faham/understanding/wisdom. Moal oyag, moal milih merk; kulantara geus faham kana realitas asli hirup jeung kahirupan.

Pastina pangalaman Ibrahim nuhankeun bintang, terus bulan, terus matahari; eta teh gambaran perjalanan rohani.  Optimis malah sok yakin pisan ku hiji tahapan batin (eta cahaya bintang) tapi pas geus leuwih jero mah sadar, pangalaman batin kamari teh lemah keneh.  Terus kitu nepi ka akhirna Ibrahim sadar: "Gusti Allah mah moal kahontal, batin kuring berserah diri ngajalanan hirup jeung kahirupan tanpa cepel kana objek nanaon (kaaasup teu cepel kana merk agama, kana definisi), tanpa benci kana fenomena anu terjadi. Hate hening jeung wening.  Bahagia, nikmat anu teu bisa dikonsepkeun.  Beda jeung nikmat batin level bintang, bulan, jeung matahari; ieu mah nikmat sajati. Nikmat kulantaran luruhna kakotoran batin.".



Salam

Febi
====


__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Re: [Urang Sunda] Diskusi Trinitas



Anu rudet mah Bah ditenget2 Rukun Islam teh No. 1 na teh Sahadat xixixi... Eusina sahadat teh... aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Alloh dan Muhammad utusan Alloh hehehe.

Rada jarang anu ngabahas No. 1 mah... biasana mah para ulama mun ceramah sok luncat ka Bag-bagan No. 2...3...4.... 5... nu 5 mah komo da puguh tegep aya gelarna hehehe.

Tah eta Bah... tak kenal maka tak sayang eta logika sederhana wae lin... ayeuna pan sahadat teh kecap utamana Saksi... cobi weh candak logika hukum... anu ngarana saksi teh apanan biasana nempo langsung kajadian atawa aya dina kajadian hehehe. Ayeuna urang ngaku bersaksi yen Alloh teh Tuhan urang... naha geus panggih jeung Alloh?

Kusabab No. 1 na can tegep Bah... di urang lolobana STMJ hehehe.... Solat Terus Maksiat Jalan hehehe... nya ceunah pembenaran na mah pan hirup kudu saimbang hehehe. Di Urang Mayoritas Islam apanan lamun Sahadatna leres jaminan mutu Bah da bakal maju ieu nagara... moal aya anu ngarana korupsi teh. Apanan ngarasa nyakseni yen Alloh teh Tuhan ngarasa sumelesep dina dirina... tekad ucap lampahna teu weleh disaksian ku Alloh... atuh meureun rek narima amplop teh aya erem na Bah... henteu ngadon hayoh weh gas poll... ah keun wae korupsi saeutik mah da lumrah ceunah... engke oge dosana kahapus lamun naek haji jadi enol deui xixixi. Nya antukna kitu Bah... posisi mayoritas Islam teh jadi teu walakaya dina kahirupan nyatana.

Mamang kungsi kitu nu penting mah solat jeung puasa... ceuk Mama Haji kasepuhan teh... euuuuh sia mah Solat mah nomor dua... ulah waka ngomong sholat lamun nomor 1 wae can bener hehehe. Maneh ngomong nyakseni yen Alloh Pangeran maneh... naha maneh geus pernah patepung? Mun maneh can patepung sholat maneh lumpatna ka mana? Boa2 lumpatna ka Iblis... da Iblis aya dimana2... Adam wae digoda ku Iblis di Sawarga... jadi tong boro di Mesjid, dina Sajadah, dimana wae Iblis mah bisa kaluar asup bebas weh hehehe.

Sing Ariatna... eta apanan di tempat Suci wae... jelema bisa nepika teu sadar silih tincak nepika paraehna mani loba. Dina Uga Jatigede... Eyang Haji Aji Putih geus nyarita... "Hiji mangsa bakal loba jelema antri neangan kaarifan di panto mekah bari jeung teu nyaho naon anu disebut antri teh" hehehe.... Ceuk Mama Haji mah nyakitu ngaku patepung tapi teu papanggih hehehe... ngaku bersaksi tapi panggih wae acan hehehe.

hanupis,
mang kabayan
#SaveJatigede

On Jan 19, 2016 5:25 AM, "bas min basminaa14 <at> gmail.com [urangsunda]" <urangsunda <at> yahoogroups.com> wrote:
 

Hahahahahaha tos aya 4 SIRAH, Opatanana nyodorkeun ngeunaan Tuhan, nu
beda2 pamahamanana. gumantung ka na persepsi masing2. Tapi sadayana
sigana gaduh cepengan sewang2an. Cek Don Febi Tuhan ulah
didefinisikeun. Saur Kang Yadi Definisina KUDU bla bla bla. Saur Mang
ASEP Kabayan ( ASKA ) kumaha rek cinta Tuhan kenal ge henteu tak
kenal maka tak sayang.

Tuhan/GUSTI nu keur didiskusikeun ayeuna jelas pisan teu tiasa
dilaksanakeun kalawan VOTING.
Tapi sadayana kedah ditalek, alesan2na .
Saha kinten2na nu sina makalangan Ngawitan ngajelaskeun cepenganana ?

Tah mun nu ieu tiasa di voting. Sok samiuk saha nu kedah ngajelaskeun
mimiti ? ka na cepenganana ?

On 1/18/16, Yadi yswendy <at> live.com [urangsunda]
<urangsunda <at> yahoogroups.com> wrote:
> Tibalik Bah, Allah mah teu katingal tapi bisa dirasakeun (dideteksi).
>
> Ari pamanggih kuring mah kieu:
>
> Tuhan mah kudu tunggal, mun teu tunggal pasti pasea. Tapi nu tunggal can
> karuhan tuhan.
>
> Jadi Tuhan oge kudu ti baheula / azali jeung teu aya awalna teu aya ahirna.
> Nu ti baheula can karuhan tuhan.
>
> Tuhan teh kudu mandiri, jadi teu gumantung ka nu sejen, tapi nu lian butuh
> ka Tuhan.
>
> Tuhan oge teu ngabogaan anak jeung teu diperanakkeun sabab ku  ayana anak
> mangrupa perwujudan
> teu kamandirian tuhan, masih butuh nu lian.
>
> Teu kurang pentingna nyaeta sifat atawa tanda Tuhan eta kudu MUTLAK, moal
> aya nu nyaruaan.
>
> Mun teu kitu, teu pantes jadi tuhan (tu-han tu-han tu, jadi hantu ning)
>
> Wassalam,
>
> Yadi Supriadi Wendy
>
> On Jan 18, 2016 7:53 PM, "bas min basminaa14 <at> gmail.com [urangsunda]"
> <urangsunda <at> yahoogroups.com> wrote:
>>
>> >
>> > >
>> > >
>> > >
>> > > Tuhan bisa dilhat tapi tak bisa dideteksi
>> > >
>> > > On 1/18/16, Mang Aska dkabayan <at> gmail.com [urangsunda]
>> > > <urangsunda <at> yahoogroups.com> wrote:
>> > > > Ahiiiiw ahiiiiw.... sok resep ari maca tulisan Mama Haji Ahmad
>> > > > Hazairin
>> > > > a.k.a Don Febi van jelekong tea hehehe.
>> > > >
>> > > > Sapuk euy... yen Tuhan atawa Nu Kawasa teh Beyond alias geus teu
>> > > > bisa di
>> > > > definisikeun ku Manusa jeung moal mampu weh ngadefinisikeun nana...
>> > > > kalolobaan memang sigana ngarah ka Arius anu nganggap Nu Kawasa teh
>> > > > anu
>> > > > pang pang na wae hehehe.
>> > > >
>> > > > Ceuk ceunah tak kenal maka tak sayang lin... atuh rek kumaha nyaho
>> > > > jeung Nu
>> > > > Kawasa ari panggih wae acan hehehe... kumaha cara manggihan Nu
>> > > > Kawasa teh
>> > > > atuh? Tah eta anu rudet jeung riweuh da manusa teuing bisa kahontal
>> > > > teuing
>> > > > henteu hehehe.... anu ngaku2 geus panggih nya loba... bener henteu
>> > > > na nya
>> > > > wallohualam hehehe.
>> > > >
>> > > > hanupis,
>> > > > mang kabayan
>> > > > #SaveJatigede
>> > > > On Jan 18, 2016 6:13 PM, "Ahmad Hazairin don_febi <at> yahoo.de
>> > > > [urangsunda]" <
>> > > > urangsunda <at> yahoogroups.com> wrote:
>> > > >
>> > > >>
>> > > >>
>> > > >> Masalah katuhanan geus ngaliwatan waktu anu panjang, pinuh ku debat
>> > > >> filosofis, tapi
>> > > >> teu jarang oge nepi ka peperangan.
>> > > >>
>> > > >> Para filsuf Kristen awal (di dieu can dipisahkeun antara Katolik
>> > > >> jeung
>> > > >> Krsiten Protestan),
>> > > >> geus ngadebatkeun wujud Tuhan, alam raya, teori emanasi (platonis),
>> > > >> pikeun
>> > > >> leuwih bisa
>> > > >> ngarti kana hakekat Tuhan. Debat saperti asal mula alam raya, naha
>> > > >> alam
>> > > >> raya teh kekal,
>> > > >> atawa teu kekal tapi aya tina euweuh (ex nihilio). Para pemikir
>> > > >> Kristen
>> > > >> awal nolak yen
>> > > >> alam raya teh kekal, kulantaran lamun alam raya kekal artina alam
>> > > >> raya
>> > > >> nyaruaan Tuhan.
>> > > >> Tapi para filsuf Kristen oge nolak yen alam raya muncul tina
>> > > >> euweuh;
>> > > >> kuduna alam raya teh
>> > > >> diciptakeun ku Tuhan. Tapi kumaha wujud Tuhan, jeung kumaha
>> > > >> hubunganana
>> > > >> jeung Yesus Kristus?
>> > > >>
>> > > >> Arius vs Athanasius
>> > > >> ===================
>> > > >> Di Iskandariah abad ka 4 masehi, kajadian puncak debat jeung
>> > > >> perbedaan
>> > > >> ngeunaan theologi
>> > > >> Kristiani. Arius, salah sahiji cendekia ngora Kristen harita, boga
>> > > >> pendapat yen Allah
>> > > >> teh maha tunggal. Arius ngaku yen Yesus memang boga sifat2 ilahiah,
>> > > >> tapi
>> > > >> sifat ilahiah eta
>> > > >> kulantaran Yesus diangkat ku Allah kana darajat ilahiah. Tapi Yesus
>> > > >> tetep
>> > > >> makhluk, nyaeta
>> > > >> makhluk anu dipikanyaah ku Allah, dianggap anak ku Allah. Jadi
>> > > >> lamun
>> > > >> umat
>> > > >> Kristen ngilu
>> > > >> kana jalan hirup Yesus, maka kabeh umat Kristen bisa jadi anak-anak
>> > > >> Allah
>> > > >> oge. Dina
>> > > >> pandangan Arius, Allah teh maha tunggal, teu boga anak jeung oge
>> > > >> teu
>> > > >> dilahirkeun, jeung
>> > > >> oge euweuh anu sabanding jeung Allah.
>> > > >>
>> > > >> Athanasius, oge cendekia Kristen harita, ngabogaan pandangan yen
>> > > >> pendapat
>> > > >> Arius teh bisa
>> > > >> bahaya. Pandangan Arius bisa ngajadikeun Allah teh ngan saukur
>> > > >> 'Dewa
>> > > >> pang
>> > > >> kawasana'.
>> > > >> Allah saperti 'makhluk lain', tapi anu pang kawasana, anu bisa
>> > > >> mikanyaah,
>> > > >> oge bisa ambek,
>> > > >> bisa mere kabagjaan, tapi oge bisa nyiksa. Sifat2 Allah anu
>> > > >> digambarkeun
>> > > >> ku Arius teu beda
>> > > >> jeung 'raja dewa' anu pangkawasana dina kapercayaan lila saperti
>> > > >> kapercayaan ngeunaan dewa Zeus di Yunani atawa dewa Odin di
>> > > >> Skandinavia;
>> > > >> ngan Allah dicitrakeun ku cara leuwih global, geus henteu kasukuan.
>> > > >> Tapi
>> > > >> Allah tetep pilih kasih, ngan saukur mere kabagjaan kanu nyembah,
>> > > >> jeung
>> > > >> bisa murka lamun teu disembah.
>> > > >>
>> > > >> Athanasius boga pendapat, yen Yesus kudu ditingali sebagai Tuhan.
>> > > >> Lain
>> > > >> artina fisik Yesus
>> > > >> anu teu kekal bisa ancur teh Tuhan. Tapi dina diri Yesus memang aya
>> > > >> nilai-nilai katuhanan
>> > > >> anu luhur. Allah teu bisa ditingali sacara pisah tina diri Yesus
>> > > >> atawa
>> > > >> pisah tina sagala
>> > > >> anu aya di alam raya ieu. Athansius ngajarkeun yen Allah lain ngan
>> > > >> saukur
>> > > >> 'hal lain' anu
>> > > >> mahakawasa. Naon anu ku manusa bisa didefinisikeun teh ngan sau



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___

Gmane