Picon

Resensi buku: Misteri Wasiat Nabi

Judul                   : Misteri Wasiat Nabi
Penyusun           : Dr. KH. Jalaluddin Rakhmat
Penerbit              : Misykat
Tahun 		:2015

Ketika menulis resensi ini, ingatan saya terbang pada pertanyaan teman
di kuliah hadis. Saat itu sedang membahas biografi Abu Hurairah yang
paling banyak meriwayatkan hadis. Dalam profesinya sebagai periwayat
hadis, Abu Hurairah banyak dicela oleh sahabat besar lainnya seperti
Khalifah ‘Umar dan Imam Ali. Lalu muncullah pertanyaan teman saya
tadi, “Dengan kondisi Abu Hurairah yang memiliki problem, mengapa
masih saja dipakai dalam rujukan hadis ?” Dosen menjawab “Kalau tidak
diterima, maka hancurlah bangunan keislaman ini”.
Apa yang dikatakan oleh dosen tadi tentu saja bukan main-main. Abu
Hurairah merupakan orang yang meriwayatkan lebih dari 5300 hadis. Coba
bandingkan dengan Siti Aisyah, istri Nabi yang meriwayatkan 2200
hadis. Imam Ali bin Abi Thalib, yang merupakan menantu, sahabat dan
pintu ilmu nubuwah hanya meriwayatkan 500-an Hadis saja.
Untuk mengamankan bangunan Islam itu, maka dibuatlah satu ide sakti
bernama “keadilan Sahabat” inilah pagar pengaman agar bangunan Islam
itu tidak runtuh. Syekh Utsaimin mengatakan, “Adapun kita dilarang
menyebut kesalahan salah satu di antara mereka, karena kesalahan
mereka itu sedikit, sedangkan kebaikan mereka banyak sekali, dan
kesalahannya adalah sebab ijtihadnya yang diampuni oleh Alloh”
Kesalahan sahabat tidak boleh disebut, apalagi dikritik. Bahkan para
sahabat mendapat privilege tersendiri ketika mereka berijtihad. Jika
ijtihad sahabat salah maka itu diampuni Allah. Pagar seperti ini
sedemikian sakral, yang melanggar pagar ini dalam bentuk kritik bisa
dituduh sesat, kafir dan halal darahnya.
Dalam bangunan tasyri’ Islam, sunnah sahabat menjadi satu pilar
(Continue reading)

Picon

Biokonversi Sampah Organik Dgn Lalat



Tayangan di SCTV - Alhamdulillah, kegiatan riset biokonversi sampah organik oleh Lalat Tentara Hitam (Black Soldier Fly) terpilih sebagai salah satu finalis Sosok SCTV.

Kegiatan dan hasilnya akan ditayangkan di SCTV dgn skedul berikut:
1) Senin, tgl 4/5 di berita liputan 6 sore, jam 16.00 atau jam 16.30 sampai jam 17.00.
2) Liputan 6 pagi tgl 5 Mei jam 4.30- 6.00
3) Liputan 6 siang tgl 5 Mei jam 12.00 - 12.30.

Apabila terjadi perubahan, akan kami informasikan. Mohon perkenan Bapak/Ibu/teman2 semua dapat menontonnya dan sharing untuk mengembangkannya.

Terima kasih.
Salam kami:
Agus Pakpahan.

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Mencari Layang Jamus Kalimushada



<at> MGI Bus Bogor Bandung, menuju kantor LBH Surapati Cikutra Bandung, neangan Layang Jamus Kalimushada untuk menyelamatkan Lemah Sagandu Kabuyutan Cipaku, yuuu aaah mari kita hayuuu Save Kabuyutan, Save The World, Save Jatigede... bertemu rekan2 seperjuangan YLBHI, Gerak Indonesia, <at> [Komunitas Intelektual Muda Se-Jatigede], Paguyuban Keuyeup Bodas, dll... colek Walhi Jawa Barat dan Dpklts Indonesia :).

Banyak yg bertanya apakah masih bisa dibatalkan proyek yg 2 bulan lagi akan digenangi? Masalahnya adalah bukan bisa atau tidak bisa, tapi mau atau tidak kita berusaha mencegah terjadinya bencana Dahsyat Jebolnya Jatigede, sudah tersurat dalam Uga Jatigede akan Jebol dan sudah 3 Ahli Geologi yg menyatakan posisi Jatigede berada di Sesar Aktif Baribis, lihat lah Gempa Nepal menewaskan lebih dari 4000 jiwa melayang, apakah kita akan diam saja kalau tahu dan yakin Jatigede akan menjadi Mesin Pembunuh yang Sempurna bagi Warga dihilir bendungan yaitu sodara kita di Majalengka, Cirebon, dan Indramayu.

Sekarang bukan waktunya membahas ganto rugi atau untung sekarang bicaranya bagaimana mencegah terjadi Catastrophic/ Bencana dahsyat itu terjadi! Satu kata saja Bismillah dan Man jada wa jadda... Ketika Alloh SWT sudah berkehendak jangankan 2 bulan, 1 hari saja sebelum digenangi bisa batal!

Kalo ada waktu temen2 Bandung hayu ngariung ah... jam 10.00 sd selesai, minggu 3 Mei 2015 :).

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Akibat Patahan Gempa Kathmandu Terangkat 1m, Mitigasi Bencana Jatigede?



Analisa sembulan / kenaikan yg terjadi juga terdapat dalam analisa nya Pak Ir. Sobirin DPKLTS bahwa bendungan Jatigede akan kena gempa akan terjadi sembulan akibat patahan baribis selain itu juga akan ada rekahan akibat pergeseran-2 dan itu yg berpotensi besar menjebol bendungan apalagi Bendungan hanya menggunakan metoda Urugan Batu Konvensional Biasa, walaupun safety faktor sudah tinggi tapi kalau sudah berhadapan dengan bencana alam tidak akan berpengaruh! Apalagi yang dibendung hanya di muka sungainya saja sementara dinding tebing disampingnya dibiarkan tanah labil saja. Amerika sudah meninggalkan Bendungan dengan Urugan Batu dan menggantinya dengan Beton Prestress.

Potensi Bencana Akibat Patahan Baribis jangan dipandang sebelah mata apalagi ternyata korban gempa nepal saja mencapai 3600-an lebih. Belum korban materil dan non materil berapa nilainya. Bisa dibayangkan apabila Majalengka, Cirebon, dan Indramayu tersapu Tsunami? Majalengkan penduduknya 1juta jiwa lebih, Indramayu 2jt jiwa, Cirebon 2jt jiwa, sangat padat penduduk.

http://sains.kompas.com/read/2015/04/29/20071841/Terkuak.Kathmandu.Naik.1.Meter.akibat.Gempa.Hebat.Nepal

Hasil analisis interferogram menunjukkan bahwa area seluas 120 x 50 kilometer di sekitar Kathmandu mengalami kenaikan akibat gempa. Kenaikan itu bervariasi, tetapi paling tinggi sebesar 1 meter.

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Tribunnews: Warga Karedok Was Was Bendungan Jatigede Jebol



Warga Karedok yang tinggal di bawah / di hilir Bendungan Jatigede mulai was was  takut kena Tsunami kalau Bendungan Jatigede Jebol, apalagi kajian Ahli Geologi menyatakan potensi bahayanya cukup besar karena lokasi bendungan berada di Episentrum Gempa dan Berada di Patahan Baribis. “Sebetulnya dari tatanan geologi tidak memungkinkan infrastruktur sebesar itu dibangun di situ (Jatigede). Tektoniknya aktif (di tempat tersebut),” kata  Dr Ir Emi Sukiyah MT, dosen di Fakultas Teknik Geologi (FTG) Unpad, Selasa (7/4). Itulah yang menjadi penelitian dan kajian para akademisi dari Fakultas teknik Geologi (FTG) Universitas Padjadjaran. Dari penelitian yang dilakukan oleh Nana Sulaksana dan kawan-kawannya itu, diketahui bahwa pembuatan waduk Jatigede merupakan sebuah proyek yang beresiko. “Pembangunan ini banyak kendalanya,” kata Emi. Tektoniknya aktif (di tempat tersebut). Bukan hanya dekat episentrum gempa, di bawah tempat itu ada aktif fault yang melintas di situ. Dikatakan Emi, karena jejak tektonik berupa sesar aktif (aktif fault), maka proyek bendungan ini berbahaya.

Sumber: http://jabar.tribunnews.com/2015/04/28/warga-karedok-waswas

SUMEDANG, TRIBUN – Warga Desa Karedok, Kecamatan Jatigede saat ini mulai waswas dengan akan mulai digenangnya Waduk Jatigede. Pasalnya Desa Karedok ini persis lokasinya ada di bawah Waduk Jatigede.

Warga mulai waswas karena lokasi Dam Waduk Jatigede berada di lajur sumber gempa bumi (LSGB) di Jawa Barat. Lajur gempa bumi itu dikenal dengan nama patahan Sumedang-Majalengka atau dikenal patahan Baribis. Patahan ini terus bersmabung sampai Cilacap disebelah timur dan kearah barat bersambung dengan Bogor dan Purwakarta.

Sehingga jika terjadi gempa bumi akibat tektonik aktif maka Dam bisa jebol dan satu milyar kubik air bisa menyapu Karedok yang berada di bawah waduk. Bahkan air bisa menerjang sampai ke Tomo, Ujungjaya sampai Kadipaten, Majalengka.

“Warga Karedok sangat waswas sekali karena desa mereka ada di bawah Waduk Jatigede dan kalau terjadi gempa kemudian dam jebol maka karedok tersapu banjir,” kata Dede Suwarman anggota DPRD Sumedang asal daerah pemilihan Tomo, Jatigede, Conggeang, Paseh dan Ujungjaya.

Menurutnya, banyak warga yang memilih untuk pindah dari Karedok. “Warga juga meminta pemerintah untuk merelokasi desa Karedok karena lokasi desa ini berada dibawah waduk dan sangat berbahaya,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

Hal yang sama disampaikan Edi Askhari, mantan ketua Pansus Jatigede di DPRD. “Seharusnya dibawah waduk atau bendungan itu tak boleh ada perkampungan karena sangat berbahaya dan Desa Kredok itu harusnya direlokasi termausk sebagai warga di Desa Kadujaya yang juga lokasinya da di bawah waduk,” kata Edi yang kini anggota Komisi B DPRD.

Ia menyebutkan, tak salah Pangeran Soeriaatmadja yang menjadi Bupati Sumedang (1886-1919) memberi nama desa itu Karedok. “Karedok itu bisa diartikan hancur digerus seperti membuat makanan sunda karedok,” kata mantan Wakil Ketua DPRD ini.

Kawasan dam Jatigede selain tercatat dalam data geologi juga beberapa penelitian sudah dilakukan berbagai universitas dan menyimpulkan kawasan bendungan Jatigede merupakan daerah episentrum gempa dan ada patahan baribis yang aktif.(*)

Komentar Ibu Dr. Ir. Emi Sukiyah, MT di Republika: http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/04/07/nmfgvy-waduk-jatigede-dibangun-pada-daerah-episentrum-gempa

Waduk Jatigede Dibangun pada Daerah Episentrum Gempa

Selasa, 07 April 2015, 15:28 WIB
Komentar : 4
Waduk Jatigede
REPUBLIKA.CO.ID, JATINANGOR – Lokasi pembangunan Waduk Jatigede, berada dalam wilayah pegunungan dengan tektonik aktif. Bukan hanya dibangun di daerah dekat episentrum gempa, di bawah tempat itu ada aktif fault yang melintas di kawasan tersebut.

“Sebetulnya dari tatanan geologi tidak memungkinkan infrastruktur sebesar itu dibangun di situ (Jatigede). Tektoniknya aktif (di tempat tersebut),” kata  Dr Ir Emi Sukiyah MT, dosen di Fakultas Teknik Geologi (FTG) Unpad, Selasa (7/4). Dia bersama Nana Sulaksana, Achmad Sjafrudin, dan Edi Tri Haryanto melakukan penelitian mengenai karakteristik bentuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk terhadap Waduk Jatigede. Yang mereka teliti adalah pengaruh dari keadaan DAS Cimanuk terhadap tingkat erosi dan pendangkalan di Waduk Jatigede.

Bendungan Jatigede telah direncanakan sejak 46 tahun yang lalu, tepatnya sejak 1967, atau pada zaman Orde Baru. Pada 1982, mulai dilakukan pendataan tanah warga di sekitar proyek bendungan untuk dilakukan proses ganti rugi dengan cara relokasi.

Sayangnya, proses ganti rugi berhenti dan proyek ini mengalami penundaan hingga 45 tahun. Proyek ini baru dilanjutkan kembali pada 1996. Tapi, apakah proyek yang sudah dirancang sejak lama ini sebetulnya aman?

Itulah yang menjadi penelitian dan kajian para akademisi dari Fakultas teknik Geologi (FTG) Universitas Padjadjaran. Dari penelitian yang dilakukan oleh Nana Sulaksana dan kawan-kawannya itu, diketahui bahwa pembuatan waduk Jatigede merupakan sebuah proyek yang beresiko.

“Pembangunan ini banyak kendalanya,” kata Emi. Sebetulnya, ujar dia, dari tatanan geologi tidak memungkinkan infrasturktur sebesar itu dibangun di situ (Jatigede). Tektoniknya aktif (di tempat tersebut). Bukan hanya dekat episentrum gempa, di bawah tempat itu ada aktif fault yang melintas di situ.

Dikatakan Emi, karena jejak tektonik berupa sesar aktif (aktif fault), maka proyek bendungan ini berbahaya. Sesar ini merupakan zona rekahan pada bumi yang mengalami pergeseran-pergeseran. Pergeseran-pergeseran ini, kata dia, yang memengaruhi erosi di DAS Cimanuk yang menuju Jatigede.

Tim ini tertarik meneliti erosi di waduk Jatigede karena melihat tingginya intensitas erosi di daerah hulu sungai. Hasil dari erosi-erosi tersebut, menurut Emi dapat mengganggu kinerja alat-alat yang dipasang di waduk.

“Hal ini juga berhubungan dengan umur waduk. Alih fungsi lahan yang terus berlanjut pun mempengaruhi besaran erosi yang terjadi,” ujarnya.

Menurut Emi, dampak dari erosi ini sudah mulai tampak. Materialnya yang mudah longsor, ditambah daerahnya yang sesar aktif membuat dampaknya bertambah besar. Salah satu contoh dampak yang paling terasa adalah jalan yang menuju ke bendungan hancur dan ambles.

“Dampaknya sudah terlihat. Pernah, jalan yang menuju ke bendungan (Jatigede) hancur. Sekarang jalan tersebut dipindahkan,” lanjut Emi.

Emi menuturkan, tantangan yang paling besar adalah curah hujan yang tidak menentu dan penerimaan hasil penelitian yang hasilnya tidak pas. “Penelitian mengenai erosi, sedimentasi, itu kaitannya dengan curah hujan. Tetapi kadang penelitian itu diterima saat musim kemarau. Jadi, kami menghitung hanya dari rumus, fakta di lapangan pun harus dikompilasi,” keluh Emi.

Selain itu, adanya perbedaan hasil dengan penelitian-penelitian yang dihasilkan pihak lain pun sedikit menyulitkan penelitian yang dilakukannya. Emi berharap, pemerintah bisa lebih transparan ke masyarakat.

Bila pemerintah bisa transparan, masyarakat pun bisa mengantisipasi lebih dini terhadap kemungkinan bencana. “Sosialisasikan bila Waduk Jatigede memang rawan,” katanya. Selain itu, Emi berharap, masyarakat pun bisa ikut memelihara fasilitas yang sudah pemerintah buat.





__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Gempa VII MMI Bangunan Jakarta Ambruk? - Re: [Senyum-ITB] Pray for NEPAL & JATIGEDE, Mitigasi Bencana?



Tepat sekali Mas Ady, Mamang sempat ngobrol dengan Kang Oman Abdurahman Geologi ITB 80an beliau sekarang Kepala Bagian Perencanaan Badan Geologi Bandung, Pemred Geomagz, beliau juga salah satu kasepuhan di Komunitas Kabuyutan, anak buahnya Mbah Rono ;)... dari hasil diskusi beliau dengan para pakar gempa menyampaikan Sunda Megathrust sisi bagian Jawa Barat Selatan kearah Selat Sunda sudah lama belum dilepaskan energinya.

Kalau Sumatera dan Jawa ke arah Tengah/ Timur sudah dilepaskan energinya ada Tsunami Aceh, Gempa Padang, Bengkulu, Jogja, Pangandaran.... nah justru yg belum adalah sisi Jawa Barat ke arah Selat Sunda katanya. Yang MENGHAWATIRKAN lagi sekitar setahun yang lalu coba perhatikan article Kompas April 2014 di bawah ini memperingatkan kita tentang Potensi Bencana Sunda Megathrust  bisa merusak Jakarta!

http://sains.kompas.com/read/2014/04/08/1310451/Gempa.dari.Sunda.Megathrust.Berpotensi.Rusak.Jakarta

"Jangankan VIII MMI, untuk skala VII MMI, menurut penelitian awal kami, kebanyakan bangunan di Jakarta ambruk. Beberapa variabel penelitian meliputi usia bangunan, bentuk, dan fungsi,” katanya. Penelitian itu, kata Udrekh, akan diperdalam lagi. ”Untuk Lampung dan Banten, ancaman selain gempa, tentu tsunami,” ujarnya.

Nah sudahkah pemerintah tanggap akan bencana? Sudahkah bangunan2 tinggi yg ada di Jakarta memenuhi standard ketahanan terhadap gempa?

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com

On Apr 27, 2015 1:37 AM, "Ady Wicaksono ady.wicaksono <at> gmail.com [Senyum-ITB]" <Senyum-ITB <at> yahoogroups.com> wrote:
 

Konon yang tidak kalah berbahaya adalah Sunda Megathrust




2015-04-26 18:33 GMT+04:00 Mang Aska dkabayan <at> gmail.com [Senyum-ITB] <Senyum-ITB <at> yahoogroups.com>:
[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Dear All,
Turut berduka cita yang sedalam2nya untuk para korban gempa Nepal yg menurut info dari Kompas, korbannya 2300 jiwa :(.

http://lipsus.kompas.com/topikpilihanlist/3571/1/Gempa.Nepal.7.9.SR

Sesuatu yg menarik dibahas adalah bahwa karakter gempa Nepal ini memungkinkan terjadi di Indonesia beberapa daerah berada di lokasi bekas danau purba sehingga labil dan berada di lempeng tektonik aktif, salah satunya Kota Bandung dan sebenernya yg luput dibahas oleh Kompas dan sebelumnya muncul di Republika adalah Bendungan Jatigede yang lokasinya berada persis di episentrum gempa/ lempeng tektonik Baribis. Menurut Dr. Emi Sukiah, Dosen Geologi Unpad tidak seharusnya infrastruktur sebesar Bendungan Jatigede dibangun disana. Pakar DPKLTS Indonesia Ir. Sobirin Ahli Geologi dan Ahli Bendungan pensiunan PU malah menyampaikan di Kompas Bahwa JATIGEDE RENTAN AMBROL!

Semoga Pak Jokowi mengkaji kembali Bendungan Jatigede! Segera membatalkan Perpres dan menghentikan penggenangan demi menyelamatkan ribuan nyawa masyarakat di hilir bendungan dan trilyunan aset negara yg akan hancur terkena tsunami apabila Bendungan Jatigede jebol! Salah satu aset yg sangat berharga adalah KILANG MINYAK BALONGAN INDRAMAYU!

Pak Jokowi silahkan undang ahli geologi yang benar kompeten dibidangnya untuk memastikan, jangan sampai hanya demi PROYEK tapi ribuan nyawa dipertaruhkan! Mesti diingat Proyek Jalan Rusak akibatnya tidak separah kalau Bendungan Jebol! Belum lagi gempa yg mungkin terjadi bisa meluluh lantahkan kawasan disekitar Lempeng Aktif Baribis itu! Lempeng Baribis juga berhubungan dengan Lempeng Lembang, dan Lempeng Cimandiri Sukabumi! Sangat mengerikan apabila semuanya menimbulkan gempa dahsyat! Walaupun skala kecil tapi dampaknya luar biasa karena tanah yg labil!

Semoga Bangsa Indonesia dijauhkan dari Bencana! Leluhur Kabuyutan Cipaku menamakan daerah genangan Jatigede adalah Lemah Sagandu, dan tidak semata2 tanpa sebab mereka meletakan/ membuat 33 Situs Punden Berundak disana kalau tidak ada SESUATU! Sudah jelas disana ada Sesar Baribis yg bentuknya mirip Keuyeup Bodas/ Kepiting! Leluhur menyampaikan, "LEMAH SAGANDU DIGANGGU BALAI SADUNYA"! Kabuyutan Cipaku diganggu bencana bagi dunia! Bendungan Jatigede Dikeueum Bakal Ngahudangkeun Keuyeup Bodas! Bendungan Jatigede digenangi akan memBANGUNKAN Kepiting Putih/ Sesar Baribis!

Kalau ada rekan2 yg dapat membantu mendapatkan akses ke Jokowi untuk mempresentasikan hal ini, mohon kabari Mamang!

Save Kabuyutan, Save The World, Save Jatigede!

http://www.facebook.com/savejatigede

Yang akan terjadi apabila memaksakan Jatigede digenangi menurut Uga adalah:

Bandung Heurin Ku Tangtung
Sumedang Ngarangrangan
Kadipaten Kapapatenan
Cirebon Kabongbodosan
Indramayu Kalalayuan
Tomo Totolomoan
Ujung Jaya Ujung Kajayaan
Warung Peti Tempat Mayit

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com






--
Regards,

Ady Wicaksono



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Re: [IndoEnergy] Gempa Nepal adalah Gejala Mekanisme Pembentukan Himalaya, [3 Attachments]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Pak Le Rovicky terimakasih informasinya, sangat mencerahkan, di gambar yg dibuat di sekitar Indonesia ada Zona Subduksi juga ya yg berpotensi menimbulkan bencana? Sunda Megathrust?

Bagian selatan Jawa Barat dan Selat Sunda energi nya masih tersimpan dan belum dilepaskan, sudahkah pemerintah mengantisipasinya? Mitigasi Bencana? Di Jawa Barat ada lempeng Cimandiri Sukabumi, Lempeng Lembang Bandung, dan Lempeng Baribis Majalengka.

Dr. Ir. Emi Sukiyah, MT, Dosen Geologi Unpad menyampaikan di Bendungan Jatigede yg saat ini sedang dibangun pemerintah seluas 4800Ha dengan volume air 1Milyar M3 melintas Patahan Aktif dan seharusnya di daerah tersebut tidak bisa dibangun infrastruktur sebesar itu. Secara kasat mata terlihat amblesan dan longsoran dibeberapa tempat. Jangan sampai Pemerintah salah melangkah berharap ingin mendapatkan manfaat dari "manis" nya bendungan, namun justru yg didapat malah bencana yg menewaskan ribuan jiwa + rusaknya infrstruktur yg berada di hilir bendungan Jatigede, diantaranya ada Kilang Minyak Balongan dan PLTU Indramayu :(.

Sepertinya dalam proyek-2 besar pemerintah kurang memperhatikan kajian dari sisi geologis :(. Padahal secara ilmiah sudah jelas bahayanya.

Secara Kearifan Lokal, Leluhur Kabuyutan Cipaku, Darmaraja, Sumedang meletakan 33 Situs Punden Berundak, Megalitikum, tentunya mereka tidak asal membuat situs disana pasti ada "Sesuatu WARNING", dan sudah ada dalam Uga, bahwa apabila bendungan Jatigede sampai digenangi akan membangkitkan Keuyeup Apu/ Keuyeup Bodas, Kepiting Putih, masyarakat awam menyebutnya daerah Jatigede terbentuk dari batuan cadas aron ketika tidak kena air kuat tapi begitu kena air lembek dan hancur.

Dalam Uga Jatigede juga disampaikan dampaknya apabila tetap memaksa mebangun bendungan disana:
"Bandung Heurin Ku Tangtung,
Sumedang Ngarangrangan,
Kadipaten Kapapatenan,
Cirebon Kabongbodosan,
Indramayu Kalalayuan,
Tomo Totolomoan,
Ujung Jaya Ujung Kajayaan,
Warung Peti Tempat Mayit".

Uga sekarang banyak dicemooh oleh sebagian masyarakat modern karena tidak ada dasar ilmiah namun hendaknya juga jangan prejudice karena Leluhur Tidak Bodoh, mereka telah berinteraksi dengan alam sekian lamanya dan tentunya kearifan lokal nya diperoleh dengan berinteraksi dengan alam tersebut.

Kita bisa saja menutup mata dan mengabaikan Uga tersebut namun secara geologis kenyataannya dapat dibuktikan secara ilmiah bahwa memang Bendungan Jatigede sangat membahayakan.

Berikut tulisan Dr. Ir. Emi Sukiyah MT, Dosen Geologi UNPAD di Republika:

Waduk Jatigede Dibangun pada Daerah Episentrum Gempa | Republika Online Mobile
http://m.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/04/07/nmfgvy-waduk-jatigede-dibangun-pada-daerah-episentrum-gempa

Itulah yang menjadi penelitian dan kajian para akademisi dari Fakultas teknik Geologi (FTG) Universitas Padjadjaran. Dari penelitian yang dilakukan oleh Nana Sulaksana dan kawan-kawannya itu, diketahui bahwa pembuatan waduk Jatigede merupakan sebuah proyek yang beresiko.

“Pembangunan ini banyak kendalanya,” kata Emi. Sebetulnya, ujar dia, dari tatanan geologi tidak memungkinkan infrasturktur sebesar itu dibangun di situ (Jatigede). Tektoniknya aktif (di tempat tersebut). Bukan hanya dekat episentrum gempa, di bawah tempat itu ada aktif fault yang melintas di situ.

Dikatakan Emi, karena jejak tektonik berupa sesar aktif (aktif fault), maka proyek bendungan ini berbahaya. Sesar ini merupakan zona rekahan pada bumi yang mengalami pergeseran-pergeseran. Pergeseran-pergeseran ini, kata dia, yang memengaruhi erosi di DAS Cimanuk yang menuju Jatigede.

Barangkali para ahli geologi yg lain dapat mengkaji sehingga pemerintah lebih mendengar dan mau bersifat transparan utk mengkaji ulang bendungan tersebut. Jangan sampai justru pemerintah dengan sengaja menciptakan bencana untuk masyarakat.

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com

On Apr 26, 2015 10:31 PM, "Rovicky Dwi Putrohari rovicky <at> Gmail.com [IndoEnergy]" <IndoEnergy <at> yahoogroups.com> wrote:
 

Patahan-patahan naik yang ada di Pegunungan Himalaya inilah yang menjadi pusat-pusat gempa. Pengangkatan dengan terpatahkan atau tersesarkan ini mampu mengangkat hingga ketinggian tertinggi di Puncak Everest setinggi 29,029 kaki (8,848m).

selengkapnya disini :
http://rovicky.wordpress.com/2015/04/26/nepal-negara-diatas-tubrukan-dua-lempeng-benua/

Semoga membantu menjelaskan.

--
"Kebanggaan sejati muncul dari kontribusi anda yang positip".


__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

3 of 3 Photo(s)

Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Pray for NEPAL & JATIGEDE, Mitigasi Bencana? [4 Attachments]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Dear All,
Turut berduka cita yang sedalam2nya untuk para korban gempa Nepal yg menurut info dari Kompas, korbannya 2300 jiwa :(.

http://lipsus.kompas.com/topikpilihanlist/3571/1/Gempa.Nepal.7.9.SR

Sesuatu yg menarik dibahas adalah bahwa karakter gempa Nepal ini memungkinkan terjadi di Indonesia beberapa daerah berada di lokasi bekas danau purba sehingga labil dan berada di lempeng tektonik aktif, salah satunya Kota Bandung dan sebenernya yg luput dibahas oleh Kompas dan sebelumnya muncul di Republika adalah Bendungan Jatigede yang lokasinya berada persis di episentrum gempa/ lempeng tektonik Baribis. Menurut Dr. Emi Sukiah, Dosen Geologi Unpad tidak seharusnya infrastruktur sebesar Bendungan Jatigede dibangun disana. Pakar DPKLTS Indonesia Ir. Sobirin Ahli Geologi dan Ahli Bendungan pensiunan PU malah menyampaikan di Kompas Bahwa JATIGEDE RENTAN AMBROL!

Semoga Pak Jokowi mengkaji kembali Bendungan Jatigede! Segera membatalkan Perpres dan menghentikan penggenangan demi menyelamatkan ribuan nyawa masyarakat di hilir bendungan dan trilyunan aset negara yg akan hancur terkena tsunami apabila Bendungan Jatigede jebol! Salah satu aset yg sangat berharga adalah KILANG MINYAK BALONGAN INDRAMAYU!

Pak Jokowi silahkan undang ahli geologi yang benar kompeten dibidangnya untuk memastikan, jangan sampai hanya demi PROYEK tapi ribuan nyawa dipertaruhkan! Mesti diingat Proyek Jalan Rusak akibatnya tidak separah kalau Bendungan Jebol! Belum lagi gempa yg mungkin terjadi bisa meluluh lantahkan kawasan disekitar Lempeng Aktif Baribis itu! Lempeng Baribis juga berhubungan dengan Lempeng Lembang, dan Lempeng Cimandiri Sukabumi! Sangat mengerikan apabila semuanya menimbulkan gempa dahsyat! Walaupun skala kecil tapi dampaknya luar biasa karena tanah yg labil!

Semoga Bangsa Indonesia dijauhkan dari Bencana! Leluhur Kabuyutan Cipaku menamakan daerah genangan Jatigede adalah Lemah Sagandu, dan tidak semata2 tanpa sebab mereka meletakan/ membuat 33 Situs Punden Berundak disana kalau tidak ada SESUATU! Sudah jelas disana ada Sesar Baribis yg bentuknya mirip Keuyeup Bodas/ Kepiting! Leluhur menyampaikan, "LEMAH SAGANDU DIGANGGU BALAI SADUNYA"! Kabuyutan Cipaku diganggu bencana bagi dunia! Bendungan Jatigede Dikeueum Bakal Ngahudangkeun Keuyeup Bodas! Bendungan Jatigede digenangi akan memBANGUNKAN Kepiting Putih/ Sesar Baribis!

Kalau ada rekan2 yg dapat membantu mendapatkan akses ke Jokowi untuk mempresentasikan hal ini, mohon kabari Mamang!

Save Kabuyutan, Save The World, Save Jatigede!

http://www.facebook.com/savejatigede

Yang akan terjadi apabila memaksakan Jatigede digenangi menurut Uga adalah:

Bandung Heurin Ku Tangtung
Sumedang Ngarangrangan
Kadipaten Kapapatenan
Cirebon Kabongbodosan
Indramayu Kalalayuan
Tomo Totolomoan
Ujung Jaya Ujung Kajayaan
Warung Peti Tempat Mayit

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

4 of 4 Photo(s)


__,_._,___
Picon

Tatapa Di Guha Hiro



Baraya,
Lain euy lamun di episod pilem mah pan samodel Superman aya kamari genre na Superman Begin tea... anu nyaritakeun Superman mimiti jaman manehna make kolor tibalik di luar tea hehehe

Tah dina episod Rosul kumaha caritana Muhammad Begin?

Cik aya nu apal kunaon samemeh jadi Rosul Muhammad bet resep tatapa di guha hiro? Eta manehna mun teu salah rek umur 40-an? Eta pan umur mun dina siklus manusa mah menjelang mapan atawa geus ampir mapan... tah kunaon bet kalahka nyalingkur ka guha menekung mujas medi diditu nepika bisa narima wangsit atawa wahyu tea?

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Resensi Buku Spiritual Traveller, Sebuah Kisah Pencarian Makna

Makna kehidupan tak cukup dihayati hanya dengan "katanya dan kata
orang". Dalam banyak hal, manusia memiliki tanggungjawab pribadi untuk
mencarinya sendiri. Tentu, pencarian seperti ini membawa kita melewati
banyak pertanyaan, keraguan, penolakan, bahkan tantangan.

Buku ini mengajak kita menelaah perjalanan intelektual dan spiritual
seorang manusia, membuka kembali wawasan yang pernah dimiliki,
menggugah lagi keyakinan yang pernah diimani. Kisah-kisahnya akan
membawa Anda melakukan safari rohani, dialog sejarah, hingga wisata
logika yang bernas.

Meski terjemahan, buku ini memiliki kedalaman dan kepadatan
informasinya disampaikan dengan gaya bahasa yang ringan, mudah
dicerna, dan nyaman dibaca. Karena penulisnya, Dr Muhammad Tijani
Al-Samawi, seorang intelektual Islam dari Tunisia yang memiliki
kedalaman ilmu-ilmu Islam.

Melalui buku ini, Tijani menuliskan pengalaman spiritual hingga
menemukan kebenaran yang diyakininya. Karena itu, sangat perlu untuk
dibaca dan dipahami: mengapa dan bagaimana Tijani menemukan kebenaran
dalam beragama?

Judul                     : Spiritual Traveller, Sebuah Kisah Pencarian Makna
Penulis                 : Muhammad Tijani Samawi
Penerbit              : Misykat & Marja
Tahun                   : 2015
Halaman              : 252

http://misykat.net/article/155861/spiritual-traveller-sebuah-kisah-pencarian-makna.html

------------------------------------
Posted by: Ahmad <ahmadsahidin12 <at> gmail.com>
------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]
------------------------------------

Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Picon

Hidup Normal? One Life Live It!



<at> All sadayana semuanya... wilujeng morniiing,
Seperti kita ketahui bahwa sebagai seorang spiritualist kita diperintahkan oleh Tuhan Nu Kawasa Nu Ngersakeun Nu Maha Murbeng Alam untuk mengikuti jejak2 para Rosul dan Nabi nya :). Konon kabarnya tingkatan iman itu ada 3:
1. Paling tinggi berani bertindak
2. Sedang berani berbicara
3. Rendah mengutuk dalam hati.

Nah kalau memperhatikan Kisah2 Spiritualist yg tertera dalam berbagai Kitab Suci maka dapat kita peroleh suatu realita bahwa para Nabi dan Rosul itu hidup jauh dari kata Normal yang menjalani RUTINITAS seperti biasa makan, ibadah, bekerja dan tutup mata tutup telinga tidur nyenak... 60 atau 80 tahun meninggal dunia, paling lama 100tahun saja sudah bersyukur banget.

Kita ambil contoh random aja ya kan susah kalau semua kita bahas :
1. Adam dan Hawa sudah enak di Surga tapi mereka melakukan sesuatu yg tidak Normal sehingga turun ke bumi dan akhirnya beranak pinak.

2. Nabi Nuh sangat tidak normal bahkan disebut gila karena membangun bahtera/ perahu besar di atas bukit pada musim kemarau dan bilang akan ada banjir bandang yg akan membunuh semuanya. Kata orang jaman dulu mungkin komentarnya eta si Nuh geloooo sugan bikin parahu di atas bukit ... bikin perahu mah di sungai atau dipantai wkkkk.

3. Nabi Musa sudah enak jadi Anak Raja dengan segala kenormalan dan kebahagiaannya tapi malah memilih membantu orang Yahudi yg dijadikan Budak oleh Orang Mesir, Membebaskan mereka dan memimpin hijrah dengan berbagai luka liku laki laki nya hehehe. Geloooooo pisan pan udah enak jadi Raja malah milih turun kasta sebangsa budak belian.

4. Nabi Isa lahir dari wanita tidak normal masih perawan tidak ada Bapaknya dan memilih berkoban disalib demi menanggung dosa umatnya. Ini gila pisan... menanggung dosa umatnya... beuuuuh dahsyat.

5. Nabi Muhammad yatim piatu ketika Nabi Muhammad menikah tidak seperti orang normal memilih menikah Janda Lebih Tua 25 Tahun Umurnya (Lelaki Normal memilih ABG lebih muda 5 tahun xixixi), ketika berdagang yg lain mengurangi timbangan dan mengambil untung sebesar2nya beliau malah mencukupkan bahkan menambahkan timbangan :)... untung ditentukan sendiri yg beli dengan menyampaikan harganya segini asalnya mangga mau ngasi lebih berapa? Berani tampil BEDA! Ditengah kemapanan mendekati usia 40an malah rajin bertapa/ berkontemplasi di Gua Hira, dapat wahyu dan menyebarkannya merubah dari tadinya masyarakat menyembah 360 Dewa, di Ka'bah itu ada 360 batu konon kabarnya yg disembah dijadikan dewa oleh masyarakat Arab kala itu, Nabi Muhammad SAW malah berkoar2 menceritakan bahwa Tuh an itu Satu, malah menghidupkan ajaran Tauhid leluhurnya Ibrahim yg sudah dilupakan. Atuh bayangkan saja ditertawakan, dianggap gila, bahkan mau dibunuh. Sampai begitu besarnya tekanan penolakan sampai beliau memutuskan untuk berhijrah menyusun kekuatan dan kembali pada akhirnya mengakuisi Mekah... Ka'bah yg tadinya ada 360 batu dewa dihilangkan batu2 yg tidak berharga yg lainnya dan menyisakan hanya satu batu yg merupakan peninggalan dari leluhurnya Ibrahim yaitu Batu Tauhid Hajar Aswad, sampai2 kemudian Rosululloh menciumnya karena kalau beliau tidak menciumnya beliau bilang Manusia tidak akan mengingat Batu Tauhid itu, dengan beliau menciumnya maka orang akan mengikutinya dan akan mengingat keberadaan Batu Tauhid itu :). Saking tidak normalnya Nabi Muhammad SAW maka Umatnya diproy eksi tahun 2030 akan tebesar di seluruh jagatraya.... dan saking tidak normalnya Value dari Kawasan Batu Tauhid tersebut bisa menghasilkan Streaming Income per tahun 802 Trilyun dari kegiatan Haji, Umrah, dlsb, dahsyaaaat bukan multiplier effect nya?

Itu versi Spiritualist orang2 yg tidak Normal karena mendapatkan perintah Tuhan dan menjadi Messenger of God :). Coba kita lihat manusia biasa yg tidak Normal juga yg masih hidup Abad ini atau baru meninggal :).

1. Bill Gates the richest man.... DO dari kuliahnya ngak normal banget, milih bikin Microsoft memulai dari garasinya.

2. Warren Buffet.... Orang kaya kedua tapi juga orang yg tidak normal yg lain punya jet pribadi dia tetep pake pesawat umum, mobilnya masih mobil lama, rumahnya juga rumah lamanya dll... sangat tidak normal gokil bin gila pisan.

3. Steve Jobs... dari filem nya aja kelihatan tidak normal banget sampai bisa bikin Apple... Kata2 nya yg paling gak Normal itu... Stay foolish, Stay Hungry :).

4. Mark Zuckerberg... Facebook... hidupnya juga sama jauuuh dari kata normal... tapi malah menjadi pemuda kaya raya xixixi.

5. Bob Sadino... sangat tidak normal memilih menjadi petani pakai kolor aja dan bisnisnya yg luar biasa ketika beliau di undang oleh salah satu perguruan tinggi beliau malah menganjurkan jangan kuliah hahaha karena kuliah membuat otak menjadi pegawai dan terkotak2 kaku... hilang kreatifitas hehehe.

Ada yg mau menambahkan?

Nah jadi kita bisa saja berfikir untuk menyia-nyiakan hidup untuk hidup secara normal, makan, ibadah, kerja, dan tidur... 60 tahun atau 70 tahun dikubur xixixi.... atau terserah mau bagaimana :).

Kalau Mamang.... Life is too short to be NORMAL, let's go crazy xixixi.... One Life Live It!

Mamang sangat tidak normal... mobil aja milih land rover... dan land rover hanya dimiliki oleh orang kaya banget atau orang gila banget wkkkk. Mamang bukan orang kaya... karena orang kaya pastinya belinya Rangerover dan Defender Terbaru yg diatas 1 Ember harganya... Mamang pakai Old Land Rover dan malah memutuskan keluar dari pekerjaan menjadi Supir Land Rover memberikan tamu kepuasan Ber Adventure bersama Land Rover, bahasa ngetrendnya Ngojeg ;)... Part timer Mamang suka diundang Ngamen utk bantu presentasi ke Investor, Project Owner, dlsb terutama bidang Tourism n' Property :)... selain Ngojeg, Ngamen, juga Ngacapruk dimana2 dan Kongres bersama teman2... ngawangkong teu beres2 :). Ternyata alhamdulillah Mamang masih bisa hidup, enjoy pisan, capital alhamdulillah nambah t erus dan juga yg lebih penting bisa membantu Masyarakat Tanah Kelahiran Mamang mempertahankan Kabuyutannya dan mudah2an lebih gila lagi bisa mengembangkannya semoga bisa kedepan 100 Trilyun setahun :D. Turn carbon into diamonds.... Let's go crazy... tentunya 100 trilyun setahun itu mungkin 100 tahun yg akan datang atau 1000 thn kalau tetap persistent dan consistent sesuai prinsip Katukuhan Cipaku, Tukuh, Pengkuh, Cicingkeun, Pageuhkeun, Kukuhkeun :).

Batu Tauhid di Ka'bah tidak terbayangkan sebelumnya nileynya bisa 802 Trilyun setahun, tapi karena terus digosok, diminyaki, sampai kemudian mengkilat dan berwarna hitam karena itulah disebut Batu Hajjar Aswad... Batu Hitam Mengkilap :). Mengkilap karena digosok dan diminyaki :). Batu Tauhid Aji Putih Sumedang masih polos sederhana masih dianggap batu kali makanya mau dipindahkan dan ditenggelamkan, belum digosok dan diminyaki, belum jadi Hajjar Aswad tapi kalau sudah ada yg berani menggosok dan meminyaki maka akan menjadi Hajjar Aswad Batu Hitam Mengkilap, baru kalau sudah hitam mengkilap Niley Ekonomi Nya bisa lah 100 Trilyun setahun mah :). Batu Tauhid Aji Putih bisa 100 Trilyun per tahun nileynya kalau tetap berada di koordinatnya yg sekarang dan tidak tenggelam enak b anget ngegosoknya secara DeFacto Batu Tauhid 50 tahun lebih belum ada satu president pun yg bisa menenggelamkannya... Jatigede menjadi bendungan terlama sejagat raya! Suharto dengan ABRI nya waktu itu yg sangat represif saja tidak mampu menenggelamkan Batu Tauhid Aji Putih :).

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___

Gmane