Picon

Bupati Sumedang Ditahan! Karma Perusak Kabuyutan!



Sesuai Amanah Galunggung (Galuh Hyang Agung), Resi Guru Darmasiksa Abad ke-12, uyutnya Raden Wijaya Pendiri Majapahit, "Pemimpin Yang Tidak Bisa Menjaga Kabuyutannya Lebih Hina Dari Kulit Musang Yang Dibuang Ke Tempat Sampah!".

Bupati Sumedang menandatangani persetujuan Jatigede, menenggelamkan Situs Kabuyutan, Batu Tunggal Simbol Monotheismeu Nusantara Purba! Tanda keberadaan Alloh SWT! Bupati Sumedang Pertama Stroke dan Meninggal Di Jatigede, Bupati Sumedang Pengganti/ Wabup sekarang sudah ditahan!

Next... Gubernur Jabar yg menandatangani Persetujuan Penggenangan dan juga yg bersemangat ingin menenggelamkan Kabuyutan! Pernah masuk Cover Majalah Tempo terkait BJB, Bansos, dll.

Lemah Sagandu Diganggu Balai Sadunya, Kabuyutan Cipaku Diganggu Bencana Bagi Dunia! Cari Tahu di Sumedang? Ada apa? Ada Batu Tunggal Simbol Keberadaan Alloh SWT! Itulah Patok atau Paku Tuhan yang luar biasa kuatnya hanya Tuhan saja yg bisa menyabutnya! Ci Paku... Cai dipaku, Paku alam... Alam dipaku, Karangpakuan... batu karang dipaku... Paku Tuhan YME yg maha dahsyat yg bisa memaku air, alam, dan batu karang!

Jatigede bendungan terlama sejagat raya, bendungan sudah 100% belum juga digenangi, kalau bukan Kuasa Alloh SWT sudah jadi dari dulu! Sunda Mega Thrust Menanti untuk diaktivasi oleh Bendungan Jatigede, Wilayah Jawa Barat dan Selat Sunda belum dilepaskan energinya. Silahkan tanya ke Pakar Gempa! Sumatera sudah dengan Tsunami Aceh, Gempa Padang, Bengkulu, dll. Jawa Barat dan Selat Sunda menanti moment yg tepat!

https://kabuyutansunda.wordpress.com/2015/03/27/save-kabuyutan-cipaku/#more-284

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Kunjungan Kang Usep Romli Abdul Hamid, Wartawan Senior [1 Attachment]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Alhamdulillah dan hatur nuhun pisan salah satu Inohong dan Kasepuhan Sunda Kang Usep Romli Abdul Hamid sudah berkenan berkunjung ke Kabuyutan Cipaku yang akan ditenggelamkan oleh Bendungan Jatigede.

Bendungan Jatigede ibarat Sasakala Sangkuriang dimana Sangkuriang berniat menikahi ibunya yang cantik jelita namun Yang Maha Kuasa tidak mengizinkan pernikahan ibu dan anak itu terjadi. Menikahi wanita cantik itu baik namun kalau wanita cantik jelita itu Ibu kandung sendiri?

Membangun bendungan itu ibarat mau menikahi wanita cantik kesan akan manfaatnya begitu menggoda baik itu utk pengairan, listrik, dll... namun apabila yg akan ditenggelamkan itu Kabuyutan dan Situs2 Cagar Budaya Leluhur Sunda Sumedang, Ibu Pertiwi? Apakah kita anak cucu nya itu tega merusak tatanan sejarah, budaya, yg seharusnya menjadi alat untuk belajar, berintrospeksi diri, dan mengenal peradaban leluhur kita? Apakah tidak ada tempat lainnya membangun bendungan sedemikian sehingga harus menenggelamkan suatu peninggalan peradaban leluhur yg seharusnya menjadi Pusaka Warisan Budaya Bangsa?

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

1 of 1 Photo(s)

Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Konten ISIS dalam Buku PAI SMA

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menduga beredarnya
buku Pendidikan Agama Islam yang mencantumkan materi radikal akibat
persiapan penyusunannya terburu-buru. Bahan ajar Kurikulum 2013 yang
kontennya dimasukkan dalam materi pelajaran kelas XI SMA itu memang
tak pantas. Sebab, di dalamnya menyebutkan orang yang tidak menyembah
Allah bisa dibunuh karena kafir.

"Ini contoh bila buku ditulis secara tergesa-gesa dan belum disiapkan
dengan baik," kata Anies Baswedan sambil menunjukan buku bersampul
hijau itu kepada wartawan di Gedung E Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Jakarta, Jumat, 20 Maret 2015.

Anies juga menduga proses pembuatan buku tidak dikaji dengan benar.
Para penyusunnya hanya fokus untuk menyelesaikan sesuai target dan
cepat didistribusikan ke seluruh Indonesia. "Akhirnya kualitas buku
yang dikompromikan. Sebanarnya itu tidak boleh," ujar mantan Rektor
Universitas Paramadina Jakarta ini.

Anies mengaku sudah melihat konten buku yang menuai kecaman banyak
kalangan ini. Ia juga mencorat coret serta menandakan halaman yang
dinilainya tidak pantas dan memiliki konten mengkhawatirkan untuk
dibaca oleh anak sekolah. "Saya saja sampai kaget membaca isinya,"
katanya.

Persiapan yang tergesa-gesa itu juga yang menjadi salah satu alasan
Anies untuk menerapkan Kurikulum 2013 pada sebagian kecil sekolah.
Anies sangat khawatir konten buku pada mata pelajaran lain juga berisi
materi yang salah. "Ini karena buku agama yang banyak dibaca yang baru
ketahuan. Bagaimana dengan buku matematika atau fisika?," katanya.

Buku yang bermasalah itu berjudul Pendidikan Agama Islam dan Budi
Pekerti kelas XI SMA itu ditemukan di salah satu SMA di Jombang, Jawa
Timur. Buku yang disusun Musyawarah Buru Mata Pelajaran tersebut pada
halan 78 tertulis, orang yang tidak menyembah Allah adalah nonmuslim
dan kafir boleh dibunuh. Dalam buku itu juga menceritakan tentang
romantisme sepasang manusia.

Anies memerintahkan untuk menarik peredaran buku itu di seluruh
Indonesia. Ia juga meminta untuk mengkaji lebih dalam substansi yang
diajarkan buku itu. Tempo telah membandingkan materi dalam buku
Kumpulan Lembar Kerja Peserta Didik dengan Pendidikan Agama Islam dan
Budi Pekerti, dan hasilnya sama persis. Dalam buku terbitan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, materi kontroversial itu
terdapat pada halaman 170. Sedangkan dalam buku Kumpulan Lembar Kerja
terletak pada halaman 78.

-- 
http://ahmadsahidin12.blogspot.com/

------------------------------------
Posted by: Ahmad <ahmadsahidin12 <at> gmail.com>
------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]
------------------------------------

Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Picon

Exodus, Gods & Kings



Selalu senang utk mengenal pemikiran2 orang lain dari belahan dunia lain tentang bagian dari sistem Religi kita. Exodus Gods & Kings menceritakan tentang Nabi Musa yg ingin membebaskan budak dimana yg menjadi budaknya adalah bangsa Israel yg diperbudak oleh bangsa Mesir. Kenapa ingin membebaskan budak karena Nabi Musa ternyata bukan bangsa Mesir tapi dari bangsa Israel yg menjadi budak bangsa Mesir.

Walaupun filem ini mendapatkan banyak kontroversi tapi sesuatu yg menarik bagi Mamang adalah mengenai fenomena belahnya laut kalau gambaran dulu waktu Pak Ustad ngasi tahu mah dibelah jadi seperti ada dinding pembatas yg mana rada tidak masuk akal hehehe. Nah versi film ini lautnya tidak dibelah melainkan surut akibat dari Tsunami. Konon Tsunami nya terjadi akibat gempa di Italia?

10 wabah yg menyerang Mesir juga menjadi kontroversi, versi filem ini sungai menjadi berdarah karena hadirnya buaya yg lapar kemudian membunuh manusia para nelayan di sungai dan buaya pun kemudian saling bunuh sehingga air sungai menjadi penuh darah. Yg bodor adalah ritual memanggil para Dewa Mesir utk merubah air sungai xixixi.

Yang menarik juga negosiasi melepas perbudakan antara Moses Vs Ramses dua "saudara" tidak seibu dan seayah. Bapak Ramses malah lebih memilih Moses utk menjadi pemimpin sebenernya hanya saja secara garis keturunan harus ke Ramses... Nah ketika Moses menuntut pembebasan budak, kata Ramses, tidak mungkin secara ekonomi budak2 itu dibebaskan dan Moses tahu itu katanya hehehe.

Di filem ini juga memuat kekhawatiran Moses bahwa bangsa yg sebegini besar apa yg akan terjadi ketika bangsa ini berhenti berjalan/ exodus atau ketika sudah menetap apa yg akan terjadi hehehe. Khawatir nya ya jadi kayak Mesirnya Ramses juga. Dari sanalah kemudian muncul 10 perintah Tuhan.

Selengkapnya berikut ini :

Sumber: http://en.m.wikipedia.org/wiki/Exodus:_Gods_and_Kings

In 1300 BCE, Moses, a general and member of the royal family, prepares to attack the Hittite army with Prince Ramesses. A High Priestess divines a prophecy from animal intestines, which she relates to Ramesses' father, Seti I. He tells the two men of the prophecy, in which one (of Moses and Ramesses) will save the other and become a leader. During the attack on the Hittites, Moses saves Ramesses' life, leaving both men troubled. Later, Moses is sent to the city of Pithom to meet with the Viceroy Hegep, who oversees the Hebrew slaves. Upon his arrival, he encounters the slave Joshua and is appalled by the horrific conditions of the slaves. Shortly afterwards, Moses meets Nun, who informs him of his true lineage; he is the child of Hebrew parents who was sent by his sist er Miriam to be raised by Pharaoh's daughter. Moses is stunned at the revelation and leaves angrily. However, two Hebrews also overhear Nun's story and report their discovery to Hegep.

Seti dies soon after Moses' return to Memphis, and Ramesses becomes the new Pharaoh (Ramesses II). Hegep arrives to reveal Moses' true identity, but Ramesses is conflicted about whether to believe the story. At the urging of Queen Tuya, he interrogates the servant Miriam, who denies being Moses' sister. When Ramesses threatens to cut off Miriam's arm, Moses comes to her defense, revealing he is a Hebrew. Although Tuya wants Moses to be put to death, Ramesses decides to send him into exile. Before leaving Egypt, Moses meets with his birth mother and Miriam, who refer to him by his birth name of Moishe. Following a journey into the desert, Moses comes to Midian where he meets Zipporah and her father, Jethro. Moses becomes a shepherd, marries Zipporah and has a so n Gershom.

Nine years later, Moses gets injured during a rockslide. He comes face to face with a burning bush and a boy called Malak, who serves as a representation of God. While recovering, Moses confesses his past to Zipporah and reveals what God has asked him to do. This drives a wedge between the couple, because Zipporah fears he will leave their family. After he arrives in Egypt, Moses reunites with Nun and Joshua, as well as meeting his brother Aaron for the first time. Moses returns to confront Ramesses, demanding the Hebrews be released from servitude. Ramesses refuses to listen, insisting that to free the slaves would be economically impossible. Upon Moses threatening Ramesses life, Ramesses orders the death of Moses, executing random Hebrew families until he his found. Using hi s military skills, he trains the slaves in the art of war. The Hebrews start attacking the Egyptians, prompting Ramesses to raid slave villages. Malak appears to Moses and explains that ten plagues will affect Egypt. All the water in the land turns to blood, and the Egyptians are further afflicted by the arrival of frogs, lice, and flies. The plagues of the death of livestock, boils, hail and thunder, locusts, and darkness continue to affect the Egyptians. While conversing with Malak, Moses is horrified at learning the tenth plague will be the death of all firstborn children. The Hebrews protect themselves by covering their doors with the blood of lambs, as instructed by Moses. Ramesses is devastated over his son's death and relents, telling Moses and the Hebrews to leave.

During the exodus from Egypt, the Hebrews follow Moses' original path through the desert and towards the Red Sea. Still grieving for his son, Ramesses decides to go after the Hebrews with his army. After making their way through a dangerous mountain pass, Moses and the Hebrews arrive at the edge of the sea, uncertain about what to do. Moses flings his sword into the water, which begins to recede. Ramesses and his army pursue the Hebrews, but Moses stays behind to confront them. The Red Sea reverts to its normal state, drowning the majority of the Egyptians (crossing the Red Sea). Moses survives and makes his way back to the Hebrews. Ramesses is revealed to have survived, but he is distraught over the destruction of his army. Moses leads the Hebrews back to Midian, where he reunites with Zipporah and Gershom. At Mount Sinai, after seeing Malak's displeasure at the Hebrews' construction of the Golden Calf, Moses transcribes the Ten Commandments. Years later, an elderly Moses riding with the Ark of the Covenant sees Malak walking with the Hebrews through the desert.

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Wilujeng Nyepi, Damai di Bumi [1 Attachment]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Wilujeng Nyepi untuk rekan2 yg beragama Hindu dan wilujeng liburan untuk kita semua :). Semoga bumi kita semakin damai dan kita semua dirahmati serta diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa, amin.

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

1 of 1 Photo(s)

Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Gerakan Anti Korupsi, Jokowi senasib dgn Suharto? [1 Attachment]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Logo GAK : Gerakan Anti Korupsi terlampir mirip dengan logo reformasi tahun 1998, berupa telapak tangan berwarna merah, ketika Mahasiswa berdemonstrasi menurunkan Suharto. Dimulai dengan Suharto menandatangani Kepres Jatigede, tahun 1996 Pembebasan Tahap ke-2 Jatigede dimulai, Dollar meroket naik sampai Rp. 17.000 an, harga2 naik, kerusuhan dan berakhir Suharto lengser.

Tahun 2015 Jokowi menandatangani Perpres Jatigede, Dollar sudah naik tertinggi dari sejak krismon 1998 dan diprediksi naik terus, Mahasiswa sudah mulai menyusun kekuatan. Apakah kejadian Suharto akan  terjadi juga pada Jokowi?

Kita lihat nanti, Amanah Galunggung, Sanghyang Siksa Kandang Karesian, Resi Guru Darmasiksa Abad ke-12, "Pemimpin yang tidak bisa menjaga kabuyutannya lebih hina dari kulit musang yg dibuang ke tempat sampah!". "Pemimpin yang menjaga kabuyutannya akan jaya perang dan mendapatkan kemakmuran serta nama baik".

Wallohualam.

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com

Amanah Galunggung
Sumber: https://menjawabdenganhati.wordpress.com/2010/07/10/amanah-galunggung/

Raja yang tidak bisa mempertahankan kabuyutan di wilayah kekuasaannya lebih hina ketimbang kulit musang yang tercampak di tempat sampah’. Demikian salah satu isi dari Amanat Galunggung.

Naskah atau koropak 632 ini sekarang disimpan di Perpustakaan Nasional Jakarta. Naskah memuat pula tentang tata politik pada jaman dahulu. Sedangkan pusat-pusat kegiatan intelektual dan keagamaan ditempatkan pada kedudukan yang sangat penting. Dari naskah ini diketahui juga peran Kabuyutan (liat fungsi Kabuyutan pada thread lainnya), bukan hanya sebagai tempat pemujaan, melainkan dijadikan sebagai salah satu cara penopang integritas terhadap negara, sehingga tempat itu dilindungi oleh raja dan disakralkan.

Amanat Galunggung bukan suatu judul naskah yang langsung ditulis demikian, namun disebutkan bagi sekumpulan naskah yang ditemukan di Kabuyutan Ciburuy Garut. Penamaan terhadap kumpulan naskah menjadi ‘Amanat Galunggung’ diberikan oleh Saleh Danasasmita, yang turut mengkaji naskah ini pada tahun 1987.

Naskah yang dikatagorikan sebagai salah satu naskah tertua di Nusantara ini diperkirakan disusun pada abad ke-15, ditulis pada daun lontar dan nipah, menggunakan bahasa Sunda kuno dan aksara Sunda, berisi nasehat perihal budi pekerti, disampaikan Rakyan Darmasiksa, Raja kerajaan Sunda ke-25, Penguasa Galunggung, kepada puteranya, yakni Ragasuci atau Sang Lumahing Taman. Sehingga didalam nalaroza weblog menyebut pula sebagai ‘Amanat Galunggung Prabu Guru Darmasiksa’.

Siapakah Prabugru Darmasiksa

Didalam naskah Carita Parahyangan diceritakan, Darmasiksa, atau ada juga yang menyebut Prabu Sanghyang Wisnu memerintah selama 150 tahun. Sedangkan di dalam naskah Wangsakerta menyebut angka 122 tahun, yakni sejak tahun 1097 – 1219 Saka atau 1175 – 1297 M. konon kabar sebagai bahan perbandingan ada 10 penguasa di Jawa Pawathan yang sejaman dengan masa pemerintahannya. Ia naik tahta 16 tahun pasca Prabu Jayabaya (1135 – 1159) M, penguasa Kediri Jenggala Wafat, iapun memiliki kesempatan menyaksikan lahirnya Kerajaan Majapahit (1293 M).

Menurut Pustaka Nusantara II/2, Prabuguru Darmasiksa pernah memberikan peupeujeuh – nasehat kepada cucunya, yakni Wijaya, pendiri Majapahit, sebagai berikut :

Haywa ta sira kedo athawamerep ngalindih Bhumi Sunda mapan wus kinaliliran ring ki sanak ira dlaha yan ngku wus angemasi. Hetunya nagaramu wu agheng jaya santosa wruh ngawang kottman ri puyut kalisayan mwang jayacatrumu, ngke pinaka mahaprabhu. Ika hana ta daksina sakeng hyang Tunggal mwang dumadi seratanya.

Ikang sayogyanya rajyaa Jawa rajya Sunda parasparopasarpana atuntunan tangan silih asih pantara ning padulur. Yatanyan tan pratibandeng nyakrawartti rajya sowangsong. Yatanyan siddha hitasukha. Yan rajya Sunda duhkantara. Wilwatika sakopayanya maweh caranya : mangkana juga rajya Sunda ring Wilwatika.

Inti dari nasehatnya tersebut menjelaskan tentang larangan untuk tidak menyerang Sunda karena mereka bersaudara. Jika masing-masing memerintah sesuai dengan haknya maka akan mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang sempurna.

Jika diurut bibit buit Rakyan Darmasiksa maka ditemukan muasal leluhurnya dari Kendan. Jika kita menyoal masalah Kendan tentunya tidak dapat dilepaskan dari Galuh, sehingga tak heran jika banyak masyarakat kita yang menafsirkan Amanat Galunggung ini terkait erat dengan nilai-nilai yang berlaku umum di Galuh pada waktu itu.

Sama halnya dengan alur Carita Parahyangan yang mengisahkan Galuh, dibuat pada abad ke 16, satu abad pasca Amanat Galunggung, naskah yang diberi nama Amanat Galunggung ini memulai ceritanya dari alur Kerajaan Saunggalah I (Kuningan) yang diperkirakan telah ada pada awal abad 8M.

Masa tersebut tentunya terkait dengan kisah perebutan tahta Galuh oleh sesama keturunan Wretikandayun, yakni antara anak-anak mandi minyak disatu pihak dan anak dari Sempak Waja dan Jantaka. Sehingga secara politis, Sanggalah merupakan alternatif untuk menyelesaikan pembagian kekuasaan diantara keturunan Wretikandayun, bahkan naskah ini menjelaskan sisi dan perkembangan keturunan Wretikandayun diluar Galuh.

Didalam naskah Wangsakerta Bab Pustaka Pararatwan I Bhumi Jawadwipa, diketahui nama Raja Saunggalah I bernama Resiguru Demunawan. Kedudukan sebagai penguasa di wilayah tersebut diberikan oleh ayahnya, yakni Sempak Waja, putra dari Wretikandayun (pendiri Galuh). Resiguru Demunawan merupakan kakak kandung dari kakak kandung Purbasora, yang pernah menjadi raja di Galuh pada 716-732M. Eksistensi dari Resi Demunawan, Sempak Waja dan Wretikandayun banyak di ceritakan didalam Carita Parahyangan, bahkan seangkatan dengan Sanjaya dan Balangantrang.

Memang Demunawan, leluhur Prabuguru Darmasiksa memiliki keistimewaan dari saudara-saudara lainnya, baik sekandung maupun dari seluruh teureuh Kendan. Karena sekalipun tidak pernah menguasai Galuh secara fisik, namun ia mampu memperoleh gelar Resi Guru. Suatu Gelar yang tidak sembarangan bisa didapat oleh siapapun, sekalipun oleh raja-raja terkenal, tanpa memilik sifat Satria Minandita, bahkan pasca Salakanagara dan Tarumanagara, gelar ini hanya diperoleh Resiguru Manikmaya, pendiri Kendan, Resiguru Darmasiksa dan Resiguru Niskala Wastu Kancana, Raja di Kawali.

Prabuguru Darmasiksa pertama kali memerintah di Saunggalah I (Kuningan) kemudian memindahkan ke Saunggalah 2, di daerah Tasik. Menurut kisah Bujangga Manik pad abadi ke 15, lokasi lahan tersebut terletak di daerah Tasik selatan sebelah barat, bahkan kerajaan ini mampu mempertahankan kehadirannya setelah Pajajaran dan Galuh runtuh. Pada abad ke 18 nama kerajaan tersebut masih ada, namun setingkat Kabupaten, dengan nama Kabupaten Galunggung, berpusat di Singaparna. Mungkin sebab alasan sejarah penduduk Kampung Naga Salawu Tasik enggan menyebut Singaparna, merekapun tetap menyebut Galungung untuk istilah Singaparna.

Kemudian Darmasiksa diangkat menjadi Raja di Kerajaan Sunda (Pakuan), sedangkan Saunggalah diserahkan kepada puteranya, yakni Ragasuci atau Sang Lumahing Taman.

Naskah Amanat Galunggung

Saripati dari naskah tersebut pada intinya berisi tentang tetekon hirup, yakni :

1. Keharusan untuk menjaga dan mempertahankan tanah kabuyutan dari gangguan orang asing, bahkan tanah kabuyutan sangat di sakralkan. Iapun mentebutkan, bahwa : lebih berharga kulit lasum (musang) yang berada ditempat sampah dari pada putra raja yang tidak mampu mempertahankan tanah airnya.

2. Memotifasi agar keturunannya untuk tetap mempertahan Galunggung. Dengan cara mendudukan Galunggung maka siapapun akan memperoleh kesaktian, jaya dalam berperang, dan akan mewariskan kekayaan sampai turun temurun.

3. Agar berbakti kepada para pendahulu yang telah mampu mempertahan tanah air pada jamannya masing-masing.

Amanat Galunggung intinya merupakan ajaran atau visi yang harus dimilik setiap ‘Urang Sunda’, terutama dalam cara hirup kumbuhna. Sehingga dapat membentuk diri sebagai pribadi yang positif dan mencerminkan kesejatian manusia.

Berikut dibawah ini Ringkasan ‘Amanat Galunggung’, yang disarikan dari nalaroza.wodpress.com Dalam tulisan ini sengaja hanya ditampilkan terjemaahan dari koropak 632 oleh Saleh Danasamita (1987), naum tidak pada analisanya ataupun pendapatnya. Hal ini semata-mata agar diketahui keaslian dan universalitasnya ajaran Sunda Buhun.

Halaman 1 :

Prabu Darmasiksa menjelaskan tentang nama-nama raja leluhurnya. Iapun memberikan amanat atau nasihat kepada: anak, cucu, umpi (turunan ke-3), cicip (ke-4), muning (ke-5), anggasantana (ke-6), kulasantana (ke-7), pretisantana (ke-8), wit wekas ( ke-9, hilang jejak), sanak saudara, dan semuanya.

Halaman 2 :

Pegangan Hidup :

Perlu mempunyai kewaspadaan akan kemungkinan dapat direbutnya kemuliaan (kewibawaan dan kekuasaan) serta kejayaan bangsa sendiri oleh orang asing.

Tentang perilaku negatif yang dilarang : Jangan merasa diri yang paling benar, jaling jujur, paling lurus, Jangan menikah dengan saudara, Jangan membunuh, yang tidak berdosa, Jangan merampas hak orang lain. Jangan menyakiti orang yang tidak bersalah. Jangan saling mencurigai.

Halaman 3 :

Pegangan Hidup

· Harus dijaga kemungkinan orang asing dapat merebut kabuyutan (tanah yang disakralkan).

· Siapa saja yang dapat menduduki tanah yang disakralkan (Galunggung), akan beroleh kesaktian, unggul perang, berjaya, bisa mewariskan kekayaan sampai turun temurun.

· Bila terjadi perang, pertahankanlah kabuyutan yang disucikan itu.

· Cegahlah kabuyutan (tanah yang disucikan) jangan sampai dikuasai orang asing.

· Lebih berharga kulit lasun (musang) yang berada di tempat sampah dari pada raja putra yang tidak bisa mempertahankan kabuyutan/tanah airnya.

· Perilaku yang dilarang, yakni jangan memarahi orang yang tidak bersalah ;
Jangan tidak berbakti kepada leluhur yang telah mampu mempertahankan tanahnya (kabuyutannya) pada jamannya.

Halaman 4

Pegangan Hidup

· Hindarilah sikap tidak mengindahkan aturan, termasuk melanggar pantangan diri sendiri.

· Orang yang melanggar aturan, tidak tahu batas, tidak menyadari akan nasihat para leluhurnya, sulit untuk diobati sebab diserang musuh yang “halus”.

· Orang yang keras kepala, yaitu orang yang ingin menang sendiri, tidak mau mendengar nasihat ayah-bunda, tidak mengindahkan ajaran moral (patikrama). Ibarat pucuk alang-alang yang memenuhi tegal.

Halaman 5

Pegangan Hidup

· Orang yang mendengarkan nasihat leluhurnya akan tenteram hidupnya, berjaya.

· Orang yang tetap hati seibarat telah sampai di puncak gunung.

· Bila kita tidak saling bertengkar dan tidak merasa diri paling lurus dan paling benar, maka manusia di seluruh dunia akan tenteram, ibarat gunung yang tegak abadi, seperti telaga yang bening airnya; seperti kita kembali ke kampung halaman tempat berteduh.

· Peliharalah kesempurnaan agama, pegangan hidup kita semua.

· Jangan kosong (tidak mengetahui) dan jangan merasa bingung dengan ajaran keutamaan dari leluhur.

· Semua yang dinasihatkan ini adalah amanat dari Rakeyan Darmasiksa.

Halaman 6

Pegangan Hidup

Sang Raja Purana merasa bangga dengan ayahandanya (Rakeyan Darmasiksa), yang telah membuat ajaran/pegangan hidup yang lengkap dan sempurna.

Bila ajaran Darmasiksa ini tetap dipelihara dan dilaksanakan maka akan terjadi :

· Raja pun akan tenteram dalam menjalankan tugasnya;

· Keluarga/tokoh masyarakat akan lancar mengumpulkan bahan makanan.

· Ahli strategi akan unggul perangnya.

· Pertanian akan subur.

· Panjang umur.

· SANG RAMA (tokoh masyarakat) bertanggung jawab atas kemakmuran hidup ; SANG RESI (cerdik pandai, berilmu), bertanggung jawab atas kesejahteraan ; SANG PRABU (birokrat) bertanggung jawab atas kelancaran pemerintahan.

Perilaku yang dilarang, yakni : Jangan berebut kedudukan ; Jangan berebut penghasilan ; Jangan berebut hadiah.

Perilaku yang dianjurkan, yakni harus bersama- sama mengerjakan kemuliaan, melalui : perbuatan, ucapan dan itikad yang bijaksana.

Halaman 7

Pegangan Hidup

Akan menjadi orang terhormat dan merasa senang bila mampu menegakkan ajaran/agama ; akan menjadi orang terhormat bila dapat menghubungkan kasih sayang/silaturahmi dengan sesama manusia. Itulah manusia yang mulia.

Dalam ajaran patikrama (etika), yang disebut bertapa itu adalah beramal/bekerja, yaitu apa yang kita kerjakan. Buruk amalnya ya buruk pula tapanya, sedang amalnya ya sedang pula tapanya; sempurna amalnya/kerjanya ya sempurna tapanya. Kita menjadi kaya karena kita bekerja, berhasil tapanya. Orang lainlah yang akan menilai pekerjaan/tapa kita.

Perilaku yang dianjurkan : Perbuatan, ucapan dan tekad harus bijaksana.

Harus bersifat hakiki, bersungguh-sungguh, memikat hati, suka mengalah, murah senyum, berseri hati dan mantap bicara.

Perilaku yang dilarang : Jangan berkata berteriak, berkata menyindir-nyindir, menjelekkan sesama orang dan jangan berbicara mengada-ada.

Halaman 8.

Pegangan Hidup :

· Bila orang lain menyebut kerja kita jelek (maksudnya bukan jelek fisik/tubuh), yang harus disesali adalah diri kita sendiri.

· Tidak benar, karena takut dicela orang, lalu kita tidak bekerja/bertapa.

· Tidak benar pula bila kita berkeja hanya karena ingin dipuji orang.

· Orang yang mulia itu adalah yang sempurna amalnya, dia akan kaya karena hasil tapanya itu.

· Camkan ujaran para orang tua agar masuk surga di kahiyangan.

· Kejujuran dan kebenaran itu ada pada diri sendiri.

· Itulah yang disebut dengan kita menyengaja berbuat baik.

Perilaku yang dianjurkan :

Harus cekatan, terampil, tulus hati, rajin dan tekun, bertawakal, tangkas, bersemangat, perwira – berjiwa pahlawan, cermat, teliti, penuh keutamaan dan berani tampil. Yang dikatakan semua ini itulah yang disebut orang yang BERHASIL TAPANYA, BENAR-BENAR KAYA, KESEMPURNAAN AMAL YANG MULIA.

Halaman 9

Pegangan Hidup :

Perlu diketahui bahwa yang mengisi neraka itu adalah manusia yang suka mengeluh karena malas beramal ; banyak yang diinginkannya tetapi tidak tersedia di rumahnya; akhirnya meminta-minta kepada orang lain.

Perilaku yang dilarang :

Arwah yang masuk ke neraka itu dalam tiga gelombang, berupa manusia yang pemalas, keras kepala, pander – bodoh, pemenung, pemalu, mudah tersinggung – babarian, lamban, kurang semangat, gemar tiduran, lengah, tidak tertib, mudah lupa, tidak punya keberanian – pengecut, mudah kecewa, keterlaluan/luar dari kebiasaan, selalau berdusta, bersungut-sungut, menggerutu, mudah bosan, segan mengalah, ambisius, mudah terpengaruh, mudah percaya padangan omongan orang lain, tidak teguh memegang amanat, sulit hat, rumit mengesalkan, aib dan nista

Halaman 10

Pegangan Hidup :

· Orang pemalas tetapi banyak yang diinginkannya selalu akan meminta dikasihani orang lain. Itu sangat tercela.

· Orang pemalas seperti air di daun talas, plin-plan namanya. Jadilah dia manusia pengiri melihat keutamaan orang lain.

· Amal yang baik seperti ilmu padi makin lama makin merunduk karena penuh bernas.
Bila setiap orang berilmu padi maka kehidupan masyarakat pun akan seperti itu.
Janganlah meniru padi yang hampa, tengadah tapi tanpa isi.

· Jangan pula meniru padi rebah muda, hasilnya nihil, karena tidak dapat dipetik hasilnya.

Halaman 11

Pegangan Hidup

· Orang yang berwatak rendah, pasti tidak akan hidup lama.

· Sayangilah orang tua, oleh karena itu hati-hatilah dalam memilih isteri, memilih hamba agar hati orang tua tidak tersakiti.

· Bertanyalah kepada orang-orang tua tentang agama hukum para leluhur, agar hirup tidak tersesat.

· Ada dahulu (masa lampau) maka ada sekarang (masa kini), tidak akan ada masa sekarang kalau tidak ada masa yang terdahulu.

· Ada pokok (pohon) ada pula batangnya, tidak akan ada batang kalau tidak ada pokoknya.

· Bila ada tunggulnya maka tentu akan ada batang (catang)-nya.

· Ada jasa tentu ada anugerahnya. Tidak ada jasa tidak akan ada anugerahnya.
Perbuatan yang berlebihan akan menjadi sia-sia.

Halaman 12

Pegangan Hidup:

· Perbuatan yang berlebihan akan menjadi sia- sia, dan akhirnya sama saja dengan tidak beramal yang baik.

· Orang yang terlalu banyak keinginannya, ingin kaya sekaya-kayanya, tetapi tidak berkarya yang baik, maka keinginannya itu tidak akan tercapai.

· Ketidak-pastian dan kesemerawutan keadaan dunia ini disebabkan karena salah perilaku dan salah tindak dari para orang terkemuka, penguasa, para cerdik pandai, para orang kaya; semuanya salah bertindak, termasuk para raja di seluruh dunia.

· Bila tidak mempunyai rumah/kekayaan yang banyak ya jangan beristri banyak.

· Bila tidak mampu berproses menjadi orang suci, ya jangan bertapa.

HALAMAN 13
Pegangan Hidup:

· Keinginan tidak akan tercapai tanpa berkarya, tidak punya keterampilan, tidak rajin, rendah diri, merasa berbakat buruk. Itulah yang disebut hidup percuma saja.

· Tirulah wujudnya air di sungai, terus mengalir dalam alur yang dilaluinya. Itulah yang tidak sia-sia. Pusatkan perhatian kepa cita-cita yang diinginkan. Itulah yang disebut dengan kesempurnaan dan keindahan.

· Teguh semangat tidak memperdulikan hal-hal yang akan mempengaruhi tujuan kita.

Perilaku yang dianjurkan:

· Perhatian harus selalu tertuju/terfokus pada alur yang dituju.

· Senang akan keelokan/keindahan.

· Kuat pendirian tidak mudah terpengaruh.

· Jangan mendengarkan ucapan-ucapan yang buruk.

· Konsentrasikan perhatian pada cita-cita yang ingin dicapai.

Cag heula. Pamuga aya nungoreksi sangkan panggih jeung bebeneranana.

Disarikan oleh : Agus Setiya Pernana



__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

1 of 1 Photo(s)

Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Geng Motor Telanjangi & Arak Polisi :(



Revolusi Mental udah sampai manakah? Kalau polisi yg punya senjata saja sampai dibegitukan apalagi masyarakat kecil :(.

http://m.tribunnews.com/regional/2015/03/16/geng-motor-telanjangi-dan-arak-seorang-polisi-keliling-cirebon

Kemarin sore istri cerita di jalanan komplek deket rumah ada tawuran anak SMK ada sekitar 20an motor yg kemudian saling serang antara dua kubu. Akhirnya dilerai oleh Pak Ugan Satpam komplek perumahan.

Yang Mamang ngak habis pikir itu bagaimana ya pendidikan bangsa ini seperti kehilangan roh nya gitu... Tawuran Remaja, Anak Dibully, Geng Motor, Narkoba Merajalela, dlsb.

Agama dimana kah peran untuk memperbaiki ahlak para remaja ini, orang tua juga?

Kalau kata kasepuhan di Kabuyutan mah, atuh Kabuyutan yg merupakan tempat karesian/ pendidikan moral dan spiritual saja mau ditenggelamkan ya sudah jelas bagaimana kan nasibnya bangsa ini.

Yang suka Mamang takutkan mah jangan sampai Bangsa ini benar2 menjadi Bangsa ATLANTIS :(. Lemah Sagandu Diganggu Balai Sadunya, Nilai2 Kebaikan Semakin Tenggelam Seiring Dengan Akan Ditenggelamkannya Kabuyutan.

Jatigede Sasakala Sangkuriang Kabeurangan, Tuhan mencegah pernikahan Ibu dan Anak. Bendungan Jatigede tetep saja dibangun dan dipaksakan akan ditenggelamkan, demi memuaskan nafsu Sangkuriang yg ingin menikahi Ibu sendiri. Anak ingin menikahi Ibunya sendiri... Anak-2 ingin menenggelamkan Ibu Pertiwi Kabuyutan Peninggalan Leluhurnya demi suatu nafsu Perut Kenyang, Sungut Samutut & Beuteung Budayut :(.

Sasakala Sangkuriang merupakan tolak ukur bezatnya moral dimana anak menikah dengan ibunya sudah hilang rasa kemanusiaan yg ada hanyalah tubuh2 dipenuhi nafsu :( dan itu terjadi pada anak2 dan remaja calon penerus bangsa Indonesia. Semoga jangan sampai Alloh SWT memberikan Adzab, karena Adzab yg diberikan tanpa pandang bulu :(. Nu Kawin Dilebak Cawene Jadi, Ngaguruh ti kidul (Sunda Mega Thrust), Talaga Bedah (Gempa & Tsunami), Disusul Ku Bitu Tujuh Gunung :(. ATLANTIS jilid 2?

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Zaman Edan



Ceunah dina jaman edan, mun urang teu milu edan, tangtu moal kabagean, tapi lamun milu edan, tangtu kaleungitan iman.

Lantaran ari anu edan, boro-boro eling ka pangeran, boro-boro eling kana aturan, nu puguh mah mawa karep sorangan, kalakuan sakarep isun.

Ceunah dina jaman edan, loba anu kokomoan, loba anu popohoan, ngudag-ngudag kasenangan, kalakuan siga setan.

Pabaliut silih setut, silih dudut, silih catut, nu penting sungut samutut, nu penting beuteung budayut, awak segut gede hitut.

Kongkalikong gede bohong, paheuras-heuras genggerong, pasea patorong-torong, itu negong ieu negong, kalakuan kawas bagong.

Benteng ahlak didarumpak, pager iman paburantak, setan surak sing cakakak, setan ribut silih sepak, nu balageur ditalipak.

Ceunah dina jaman di edan, sa untung-untung nu edan, untung keneh nu ariman, muntang eling ka pangeran, sieun ka bawakeun edan.

Ya Alloh robbi pangeran, panto eling pang mukakeun, panto edan pang nutup keun, ditutup kasobaran, dikonci ku kaimanan.

Artinya:
Katanya di jaman edan, kalau kita tidak ikut edan, tentu ngak akan kebagian, tapi kalau ikut edan, tentu bakal kehilangan iman.

Karena kalau yang edan, boro-boro ingat ke Tuhan, boro-boro ingat ke aturan, yang penting keinginannya tercapai, perilaku semau gue.

Katanya di jaman edan, banyak yang mentang-mentang, banyak yang lupa diri, mengejar-ngejar kesenangan, kelakuan seperti setan.

Ruwet saling pukul, saling sikat, saling catut, yang penting mulut penuh, yang penting perut buncit, badan gendut besar kentut.

Kongkalikong gede bohong, berteriak saling mengeraskan suaranya, saling bertengkar ngak mau kalah, itu sombong ini sombong, kelakuan seperti bagong.

Benteng ahlak banyak dirusak, pagar iman berantakan, setan bersorak sorai, setan ribut saling tendang, yang baik budi pekerti ditendang.

Katanya di jaman edan, seuntung-untung yang edan, lebih untung yang beriman, berserah diri ke Tuhan YMK, takut terbawa edan.

Ya Alloh Tuhanku, tolong bukakan pintu kesadaran, pintu edan tolong tutup, ditutup oleh kesabaran, dikunci oleh keimanan.

Video: http://youtu.be/xYH8xy-Bhx8

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Tanggul Sungai Cimanuk Jebol, Jalur Pantura Lumpuh



Alloh SWT sudah memberikan tanda2nya, Cimanuk kalau dibendung bakal Jebol sesuai Uga Jatigede, Jatigede Dikeueum Ngahudangkeun Keuyeup Bodas Nu Bakal Ngabobol Bendungan, Lemah Sagandu Diganggu Balai Sadunya, Jebol oleh Sesar Aktif Baribis. Volumenya 1 Milyar m3, 100x jebolnya situ gintung?

Sesar Baribis Nyambung ke Sesar Lembang dan Sesar Cimandiri Sukabumi. Apakah nantinya kemudian akan mengaktifkan Sunda Mega Thrust yg bentuknya ternyata seperti Keuyeup kita lihat nanti ya. Mamang juga penasaran apakah Uga Karya Leluhur Sunda hanya omong kosong atau terbukti 100%. Scientist pan perlu bukti, mungkin harus dibuktikan juga dicoba digenangi walaupun resikonya entah berapa ratus ribu nyawa yg akan hilang.

Bandung Heurin Ku Tangtung, Sumedang Ngarangrangan, Kadipaten Kapapatenan, Tomo Totolomoan, Cirebon Kabongbodosan, Ujung Jaya Ujung Kajayaan, Warung Peti Tempat Mayit.

Tanggul Sungai Cimanuk Jebol, Jalur Pantura Lumpuh :: Okezone Mobile - http://m.okezone.com/read/2015/03/16/340/1119092/tanggul-sungai-cimanuk-jebol-jalur-pantura-lumpuh

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Ada 6 Lokasi Permintaan Sumbangan Masjid di Tengah Jalan Pantura Subang



Rarasa mah acan pernah ningali agama lain anu "ngamen" di tengah jalan jiga kieu kuer ngawangun tempat ibadahna. Kumaha tah hukumna nya, neangan sumbangan jiga kieu...

http://beritatrans.com/2015/03/16/ada-6-lokasi-permintaan-sumbangan-masjid-di-tengah-jalan-pantura-subang/



__._,_.___
Posted by: aliyudinsofyan <at> yahoo.com


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Ini Dia Syarat & Cara Ikut Seleksi Calon Taruna BPSDM Perhubungan



Mangga nyanggakeun bilih aya murangkalih, saderek, tatanggi, rerencangan anu hoyong janten pilot atanapi nakhoda

http://beritatrans.com/2015/03/12/ini-dia-syarat-cara-ikut-seleksi-calon-taruna-bpsdm-perhubungan-kemenhub/



__._,_.___
Posted by: aliyudinsofyan <at> yahoo.com


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___

Gmane