Picon

Sesar Aktif Baribis Dilupakan? - Re: [Senyum-ITB] Re: [sinergi-ia-itb] Waduk gedebage [6 Attachments]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Mangga para ahli geologi silahkan membahasnya, ini bahan2 yg Mamang dapatkan waktu ketemu Prof Mubiar Purwasasmita, Pak Sobirin, dan Mang Ihin/ Solihin GP di DPKLTS, Dewan Pemerhati Kehutanan Lingkungan Tatar Sunda.

Dari sisi Kabuyutan, Masyarakat Percaya Bukit Pareugreug / Keuyeup Bodas yang akan menjebol bendungan!

Apakah Jokowi mau mengambil resiko menenggelamkan Kabuyutan? Bagaimana kalau ternyata Mithosnya terbukti benar, silahkan saja itu mah pilihan Jokowi hehehe. Mamang hanya menyampaikan informasi sajah.

Sebagai bocoran Mithos2 Jatigede 100% sudah terbukti hehehe... Contohnya Uga Cinambo, Leluhur mengatakan bahwa Cina yang akan membangun bendungan Jatigede jauh sebelum pemerintah menunjuk China sebagai Investor sekaligus Kontraktor hehehe.

Mau menertawakan, tertawalah sepuasnya sekarang karena kalau Jatigede Jebol seluruh dunia akan menangis!!!

Hanya untuk orang2 yg beriman bisa membaca Surat Al Fiil, bagaimana Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi Kabuyutannya dengan menurunkan Burung yg bisa melemparkan Batu Api Pijar utk menghalau Pasukan Gajah, nah di Kabuyutan Cipaku, Alloh SWT mengirimkan "Keuyeup Bodas"/ Sesar Baribis yang akan menjebol bendungan, untuk menunjukan eksistensinya dan mengingatkan kita semua bahwa Beliau itu ada lho :). Di Kabuyutan Cipaku, Situs Cipeueut Aji Putih ada Batu Tunggal simbol keberadaannya, dan disanalah masyarakat Kabuyutan belajar tentang Ilmu Tauhid :) Tafakur, Tasyakur, Tadzakur :).

Lemah Sagandu Diganggu Balai Sadunya, Kabuyutan Dirusak Bencana Bagi Dunia.

Apa yg tidak bisa dilakukan oleh Nu Kawasa, Nu Ngersakeun, Nu Maha Murbeng Alam!!

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com

On Dec 3, 2014 4:20 PM, "oentoeng dalil oensts <at> yahoo.com [Senyum-ITB]" <Senyum-ITB <at> yahoogroups.com> wrote:
 

Maaf judulnya Gedebage? Gedebage mah di Bandung. Saya kira Jati Gede namanya kalau di Sumedang-Majalengka mah.
Kalau benar ada SESAR, apakah tidak diketahui oleh Ahli Geologi (ITB, UNPAD di Jabar)? Atau Sesarnya dianggap tidak berbahaya.
 
Salam
Oentoeng SD/SI-77


On Tuesday, December 2, 2014 8:44 PM, "Mang Aska dkabayan <at> gmail.com [Senyum-ITB]" <Senyum-ITB <at> yahoogroups.com> wrote:


 
Singkaaap hehehe
Jatigede Rawan Ambrol dan sudah ada Uga nya/ Ramalannya kalau Jatigede digenangi maka akan "ngahudangkeun keuyeup bodas anu ngabobol bendungan", membangunkan kepiting putih yg akan menjebol bendungan.
Keuyeup Bodas ~ Sesar Baribis.
Bandung Heurin Ku Tangtung, Sumedang Ngarangrangan, Kadipaten Kapapatenan, Cirebon Kabongbodasan.
nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com
On Dec 2, 2014 8:13 PM, "Taufiqur Rahman taufiq.tara <at> gmail.com [Senyum-ITB]" <Senyum-ITB <at> yahoogroups.com> wrote:
 
Yg concern Mamang di milis senyum.

Tara

On Tuesday, December 2, 2014, tebetnunuk <at> yahoo.com [sinergi-ia-itb] <sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com> wrote:

Nah itu, apakah benar lokasinya di atas sesar (?) Bahayakah (?) Apakah akan menimbulkan bencana geologi? Japri ya

Salam,
Laras TK85



Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "basuki suhardiman basuki <at> itb.ac.id [sinergi-ia-itb]" <sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com>
Sender: sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com
Date: Tue, 02 Dec 2014 17:06:16
To: <sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com>
Reply-To: sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [sinergi-ia-itb] Waduk gedebage

kayaknya jadi tuh mbak
dengar dengar dari pelaksana di lapangan ,
ada 1000 Ha yg akan di 'tenggelamkan'
aku diajak jalan2 sebelum mulai di tenggelamkan , diisi air , bulan juli
2015

On 12/2/2014 5:09 PM, tebetnunuk <at> yahoo.com [sinergi-ia-itb] wrote:
> Concern thd jadi tidaknya bendungan tsb. Berkaitan dgn lokasinya yg terletak di atas sesar (?)
>
> Salam,
> Laras TK85
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
> -----Original Message-----
> From: "basuki suhardiman basuki <at> itb.ac.id [sinergi-ia-itb]" <sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com>
> Sender: sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com
> Date: Tue, 02 Dec 2014 16:41:23
> To: <sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com>
> Reply-To: sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com
> Subject: Re: [sinergi-ia-itb] Waduk gedebage
>
> concern apanya mbak ?
>
> On 12/2/2014 3:59 PM, tebetnunuk <at> yahoo.com [sinergi-ia-itb] wrote:
>> Punten, saya ada baca alumni yg concern thd waduk gedebage (?). Bisa hubungi saya japri?
>>
>> Salam,
>> Laras TK85
>>
>> Sent from my BlackBerry®
>> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>>
>> ------------------------------------
>>
>> ------------------------------------
>>
>> Salurkan Dana Sosial Untuk sesama Alumni ke Rekening an Ikatan Alumni
>> ITB  rek no 070 000 412 8687 Bank Mandiri Gatot Subroto
>>
>> Milis Sinergi-ia-itb dikelola PP IA-ITB. Kirim e-mail ke sinergi-ia-itb-subscribe <at> yahoogroups.com untuk bergabung
>> Website : http://ia-itb.org  twitter : <at> sinergi_iaitb  Facebook : http://on.fb.me/R4kNNJ  live streaming : http://www.useetv.com/iaitb  Sekretariat : Jl. Hang Lekiu II no 40, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Koordinat : -6.235581,106.792849
>> ------------------------------------
>>
>> Yahoo Groups Links
>>
>>
>>
>
>
> ------------------------------------
>
> ------------------------------------
>
> Salurkan Dana Sosial Untuk sesama Alumni ke Rekening an Ikatan Alumni
> ITB  rek no 070 000 412 8687 Bank Mandiri Gatot Subroto
>
> Milis Sinergi-ia-itb dikelola PP IA-ITB. Kirim e-mail ke sinergi-ia-itb-subscribe <at> yahoogroups.com untuk bergabung
> Website : http://ia-itb.org  twitter : <at> sinergi_iaitb  Facebook : http://on.fb.me/R4kNNJ  live streaming : http://www.useetv.com/iaitb  Sekretariat : Jl. Hang Lekiu II no 40, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Koordinat : -6.235581,106.792849
> ------------------------------------
>
> Yahoo Groups Links
>
>
>
>
>
> ------------------------------------
>
> ------------------------------------
>
> Salurkan Dana Sosial Untuk sesama Alumni ke Rekening an Ikatan Alumni
> ITB  rek no 070 000 412 8687 Bank Mandiri Gatot Subroto
>
> Milis Sinergi-ia-itb dikelola PP IA-ITB. Kirim e-mail ke sinergi-ia-itb-subscribe <at> yahoogroups.com untuk bergabung
> Website : http://ia-itb.org  twitter : <at> sinergi_iaitb  Facebook : http://on.fb.me/R4kNNJ  live streaming : http://www.useetv.com/iaitb  Sekretariat : Jl. Hang Lekiu II no 40, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Koordinat : -6.235581,106.792849
> ------------------------------------
>
> Yahoo Groups Links
>
>
>



------------------------------------

------------------------------------

Salurkan Dana Sosial Untuk sesama Alumni ke Rekening an Ikatan Alumni
ITB  rek no 070 000 412 8687 Bank Mandiri Gatot Subroto

Milis Sinergi-ia-itb dikelola PP IA-ITB. Kirim e-mail ke sinergi-ia-itb-subscribe <at> yahoogroups.com untuk bergabung
Website : http://ia-itb.org  twitter : <at> sinergi_iaitb  Facebook : http://on.fb.me/R4kNNJ  live streaming : http://www.useetv.com/iaitb  Sekretariat : Jl. Hang Lekiu II no 40, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Koordinat : -6.235581,106.792849
------------------------------------

Yahoo Groups Links





------------------------------------

------------------------------------

Salurkan Dana Sosial Untuk sesama Alumni ke Rekening an Ikatan Alumni
ITB  rek no 070 000 412 8687 Bank Mandiri Gatot Subroto

Milis Sinergi-ia-itb dikelola PP IA-ITB. Kirim e-mail ke sinergi-ia-itb-subscribe <at> yahoogroups.com untuk bergabung
Website : http://ia-itb.org  twitter : <at> sinergi_iaitb  Facebook : http://on.fb.me/R4kNNJ  live streaming : http://www.useetv.com/iaitb  Sekretariat : Jl. Hang Lekiu II no 40, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Koordinat : -6.235581,106.792849
------------------------------------

Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sinergi-ia-itb/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sinergi-ia-itb/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    sinergi-ia-itb-digest <at> yahoogroups.com
    sinergi-ia-itb-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    sinergi-ia-itb-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/





__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

4 of 4 Photo(s)


__,_._,___
Picon

Re: [ALUMNI-IPB] Ujian Terbesar Jokowi, Si Cepot Jadi Raja? [2 Attachments]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Terima kasih Um Dimas, insya Alloh Yang Maha Kuasa akan tetap memberkati masyarakat Kabuyutan :).

alhamdulillah mereka masih memegang teguh Katukuhan Cipaku, walaupun besok akan ditenggelamkan mereka tetap giat bekerja menanam padi untuk menjadikan Indonesia menjadi Swasembada Pangan hehehe

hal tersebut sesuai hadits Rosul walaupun besok akan kiamat dan hari ini masih memegang biji kurma maka tanam lah :).

terlampir foto2 dari Kampung kiriman dari Kabuyutan :).

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com

On Dec 1, 2014 10:10 PM, "Dimas dims_stk36 <at> yahoo.com [ALUMNI-IPB]" <ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com> wrote:
 

Semoga Allah memberikan yang terbaik buat masyarakat Sunda...

Wassalamu'alaikum 

Sent from my iPad

Pada 1 Des 2014, pukul 20.55, "Mang Aska dkabayan <at> gmail.com [ALUMNI-IPB]" <ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com> menulis:

 

Ujian terbesar yang akan dihadapi pertama kali oleh Jokowi adalah Masalah Jatigede :) Disini Jokowi akan terlihat watak aslinya apakah dia Si Cepot yg menjadi Raja yg nakal cuman bersenda gurau saja dan hanya akan menjabat sebentar / tidak lama karena hanya main2 saja. Nah atau Jokowi akan menjadi Si Cepot berjiwa Semar yg menjadi ratu adil yg membawa kemakmuran bagi masyarakat.

Mamang kasi bocoran aja ya buat Jokowi xixixi... Ujiannya di Jatigede ini kalau Jokowi terjebak menandatangani Kepres Jatigede dan menenggelamkan Kabuyutan Cipaku maka Jokowi adalah Si Cepot jadi Raja yg hanya akan menjabat sebentar sesuai dengan Wangsit Siliwangi "Nanti di Lebak Cawene akan ada Telaga yg Jebol" hehehe naaah Telaga manakah yg akan jebol mana lagi kalau bukan Bendungan Jatigede yg sudah ada Uganya, begitu bendungan diairi sampai menenggelamkan Kabuyutan Cipaku maka volume air yg tergenang adalah 1 milyar m3, di dekat fisik bendungan itu ada Sesar Aktif Baribis nah sesuai Uga nya apabila digenangi sampai Kabuyutan Cipaku maka akan "ngahudangkeun keuyeup bodas nu bakal ngabobol bendungan", akan membangunkan kepiting putih yg akan menjebol bendungan! " tong melang da nu matak reugreug na mah aya Pareugreug", untuk warga Kabuyutan jangan khawatir, yg membikin tenang itu karena ada bukit Pareugreug, (Reugreug itu tenang), Karuhun Cipaku/ Nenek Moyang Kabuyutan Cipaku memberi nama bukit yg ada persis didepan fisik bendungan adalah Bukit Pareugreug dan bukit itu adalah Sesar Aktif Baribis yg menurut DPKLTS setiap waktu akan menjebol bendungan :).

Kenapa Jokowi kalau menandatangani Kepres Jatigede dan menenggelamkan Kabuyutan akan menjadi bumerang buat Jokowi yg menyebabkan tidak lama menjadi Presidennya? Pertama Jokowi sudah berhasil mendesign BENCANA secara Masif, Terstruktur, dan Sistematis, apalagi Mamang baru dapat info di FB dari orang yg menjadi konsultan di Proyek Jatigede ternyata SONDIR TANAH nya pun banyak yg NGARANG!!! otomatis perhitungan struktur dll-nya juga tidak VALID dan otomatis akan sangat menbahayakan!!!

Mamang juga dapat info dari Pensiunan PU yang jujur bahwa tahun 1970an Jatigede sudah dibuat Feasibility Study dan hasilnya TIDAK LAYAK!!! oleh karenanya Asian Development Bank dan World Bank tidak mau mendanai karena tidak layak. Telah dibuat berbagai cara sedemikian sehingga dari tadinya Tidak Layak menjadi Layak hanya demi Menambah Hutang dari China :( dan China tidak peduli proyek itu layak atau tidak yg penting bisa memberi pinjaman dapat bunga dan terlebih lagi uang kembali lagi ke China karena Kontraktornya juga dari China yaitu Sinohydro.

Nah karena telah terjadi banyak manipulasi bahkan Karuhun Cipaku sudah bisa meramalkan bahwa nanti yg akan membendung Jatigede adalah China melalui Uga Cinambo ~ China Bodo, isinya adalah China Kabobodo, jadi China pikir bisa berhasil membendung Jatigede dan untung tapi justru akan menimbulkan masalah/ bencana. Sudah diramalkan bahwa Bendungan Jatigede akan dibangun dengan urugan batuan dari bukit yg namanya Gorowong, nah menurut leluhur mah seharusnya itu bukit habis dipakai membendung Cimanuk namun kenyataannya batu2nya tidak habis dan malah dijualin oleh pihak2 yg tidak berkepentingan :( jadi kualitas dan kekuatan bendungan pun diragukan hehehe. Seharusnya Bukit Gorowong batunya habis dipake bendungan ini masih banyak sisanya artinya Volume Fisik Bendungan sangat2 mengkhawatirkan apalagi yg namanya Produk2 China kualitasnya memang sangat mengkhawatirkan, silahkan cek dari mulai Motor China, Bus China, HP China, dll kurang tahan lama dan kualitasnya buruk walopun harganya murah. Apakah ada pemangkasan biaya dari seharusnya karena Indonesia secara Transparansi / Good Governance sangat lemah terlihat index persepsi korupsi yg buruk sekali? Kalau terjadi korupsi pengurangan biaya yg berdampak penurunan kualitas Maka Mega Dams Jatigede akan sangat membahayakan! apabila digenangi selain akan memicu Sesar Aktif Bukit Pareugreug yg akan membuat gempa dahsyat ditambah kekuatan bendungan yang lemah maka sesuai Uga Jatigede akan Jebol, Sumedang Ngarangrangan, Kadipaten Kapapatenan, Cirebon Kabongbodasan.

Siapa yg akan kena batunya tentu saja Jokowi maka kemudian Jokowi akan bernasib seperti Suharto yg juga menandatangani Kepres Jatigede juga Pembebasan Tanah tahun 1996 dan 2 tahun setelahnya 1998 diturunkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Nah kalau 2014 Jokowi menandatangani Kepres Jatigede maka menurut Historical Database dari Kronologi Karma Jatigede, Beuki Tarik Beuki Deukeut kira2 tahun 2016 dua tahun kemudian akan diturunkan oleh seluruh Rakyat Indonesia. Lalakon Si Cepot Jadi Raja terjadi.

Nah bagaimana awalnya kejadiannya dimulai dari Kepres, masyarakat Kabuyutan akan diusir mungkin secara Paksa, tahun 2015 akan digenangi dan tidak lama kemudian setelah penuh dan menggenangi Kabuyutan Lempeng Baribis yg tadinya stabil/ seimbang mendapatkan tekanan / beban berat sebesar 1milyar m3 maka akan merubah kestabilan lempeng tersebut :). Lalu sesuai Wangsit Siliwangi ~ Lebak Cawene / Lemah Sagandu Kabuyutan Cipaku, telaga yang ada disana yaitu Bendungan Jatigede akan Jebol oleh pergerakan Sesar Aktif Baribis :). Keuyeup Bodas  / Bukit Pareugreug "Hudang"/ Bangun. Warga Indramayu, Kadipaten, dan Cirebon siap2 sajah yah. Begitu Jatigede digenangi dan terdengar suara gemuruh dari sebelah selatan segera lah lari soalnya Talaga di Lebak Cawene telah Jebol " Omat Ulah Talangke"/ ingat harus cepat2, Jig geura narindak jeung tong ngalieuk ka tukang/ cepat pergi dan jangan melihat kebelakang!

Selain jebolnya telaga di Lebak Cawene maka akan disusul oleh meletusnya 7 Gunung dan ini dipicu oleh Sesar Aktif Baribis yang telah hilang keseimbangannya akibat ditekan/ diberi beban 1milyar m3. Mungkin sempat ingat bencana Tsunami Aceh itu terjadi karena pergerakan lempeng Burma yg bertubrukan dengan lempeng hindia, lalu dari sana timbul kepermukaan yg sebelumnya tenggelam yaitu Lempeng Pasundan :). Oleh karenanya Karuhun Cipaku/ Nenek Moyang Kabuyutan Cipaku berfatwa "Lemah Sagandu Diganggu Balai Sadunya", Lebak Cawene diganggu bencana bagi dunia, Sesar Baribis itu bisa mengaktifkan Sesar Lembang, dll. Lempeng bumi ini satu dengan lainnya saling bertumpu dan bergerak apabila kestabilannya/ keseimbangannya diganggu maka dia akan mencari keseimbangan baru, ketika itulah lempeng2 itu bergerak, bisa bertubrukan dan menimbulkan gempa / bencana.

Setelah itu maka akan berganti Zaman, si Cepot Jadi Raja telah usai dan datanglah Budak Angon, Zaman Baru akan datang :). Cimanuk akan marigi deui hehehe Cimanuk akan kembali seperti semula, bendungan Jebol, akan menyisakan tanah sedimentasi / lumpur yg subur utk lahan pertanian.

Nah Uga di atas bisa di cegah kalau Jokowi mau belajar seperti SBY tidak menandatangani Kepres Jatigede, saat ini SBY bisa tenang, aman tentram. Jokowi sekarang masih 50:50 antara dihujat dan dipuja. Ujiannya ada di Jatigede! Mamang pernah nongton filem layar lebar Jokowi yg digambarkan Jokowi belajar tentang Kasemaran oleh Kakeknya yg hobby Wayang, nah inilah saatnya Jokowi mengamalkannya dengan Menjadi Semar, pemimpin yg Bijaksana. Walaupun si Cepot kalau berjiwa Semar yg bijaksana menyelamatkan Kabuyutan maka  Bencana tidak akan terjadi dan Jokowi akan terus menjabat sampai 2 periode, namanya akan tetap harum.

Kalau mau mencari tahu Siapa Semar~Ismaya~Iswara ada di Kabuyutan Cipaku, Situs Cipeueut Aji Putih Padepokan Semar, menurut Sewaka Darma, Disebelah Timur yaitu Mandala Aji Putih bersimbol Perak adalah tempat bersemayamnya Dewa Iswara ~ Ismaya ~ Semar, merupakan tempat Karesian/ Padepokan untuk berkontemplasi / Bertapa kepada Yang Maha Kuasa :).

Hehehe nah dalam cerita Pewayangan mah Si Cepot Jadi Raja nanti akan diturunkan oleh Bapaknya yaitu Semar hehehe. Nah begitu juga Jokowi kalau nakal seperti si Cepot nanti akan disentil oleh Semar :). Jokowi akan bertindak NAKAL Minggu ini dengan menandatangani Kepres Jatigede yg akan menenggelamkan dan Merusak Situs Aji Putih/ Iswara/ Semar siap2 aja Jokowi bakal kena sentil hehehe

Wallohualam, nanti kita lihat saja yah ;) Lemah Sagandu Diganggu Balai Sadunya! Save Kabuyutan, Save The World! Save Jatigede! http://facebook.com/savejatigede/

Berikut ini berita dari Koran Pikiran Rakyat tentang tanggapan masyarakat akan Kepres yg akan diterbitkan oleh Jokowi yg konon akan ditandatangani minggu ini. Masyarakat katanya menolak dan akan menyiapkab Gerakan Bambu Runcing hehehe.

Sekedar informasi di Kabuyutan Cipaku saat ini masyarakat sedang sibuk menanam Padi karena bulan2 sekarang adalah musim tanam padi hehehe... jadi walopun target penggenangan katanya Desember 2014 ini masyarakat tetap menanam padi.

Saat ini selain Komunitas Kabuyutan yg terus berusaha menyelamatkan Kabuyutan, mulai bermunculan gerakan2 Masyarakat seperti Komunitas Intelektual Muda Jatigede, dll.

Mengutip Lagu Siliwangi Squad, "URANG SUNDA GEURA HUDANG!!! Panceg Dina Galur Ngajaga Lembur Cadu Mundur Najan Awak Lebur, Urang Sunda Tandang Makalangan"

Prung aaaah... pun sapun kaluluhuran.

Masalah Terberat Jatigede, Ketika Pembebasan Lahan 82-86

Sabtu, 29/11/2014 - 07:39

http://www.pikiran-rakyat.com/node/306517

SUMEDANG, (PRLM).-Masalah terberat dari dampak sosial dan lingkungan pada pembangunan Waduk Jatigede, yakni ketika pembebasan lahan, bangunan dan tanaman tahun 1982-1986 yang hingga kini masih menyisakan masalah krusial. Bahkan permasalahannya seperti benang kusut.

Masalah tersebut, terutama lahan dan bangunan warga yang terlewat pembebasan lahan, terjadinya salah ukur, salah klasifikasi tanah bahkan terjadi salah bayar. Permasalahan itu lah yang memicu terjadinya gelombang aksi demontrasi warga yang terkena dampak sosial Jatigede.

“Dari hasil inventarisasi dan verifikasi permasalahan Jatigede oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jabar, tercatat ada 12.423 jenis komplain dari warga OTD (orang terkena dampak) Jatigede. Oleh karena itu, pemasalahan dampak sosial Jatigede ini benar-benar jelimet,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Sumedang, H. Zaenal Alimin di kantor Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Pemkab Sumedang, Jln. Prabu Gajah Agung, Sumedang, Jumat (28/11/2014).

Ia menyebutkan, 12.423 jenis komplain warga OTD pada pembebasan tanah, bangunan dan tanaman tahun 1982-1986, permasalahannya beraneka ragam.

Ada yang tanahnya belum dibayar, terjadi salah ukur, salah klasifikasi kelas tanah hingga terjadi salah bayar. Permasalahan tersebut mesti diselesaikan oleh Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Penanganan Dampak Sosial dan Lingkungan Pembangunan Waduk Jatigede (PDSLPWJ).

Warga yang terkena dampak pembebasan lahan1982-1986 itu, mereka yang harus direlokasi dan dibangunkan rumah baru, diberikan lahan untuk berkebun serta jaminan hidup. Hal itu, seperti digariskan dalam Permendagri No. 15 tahun 1975.

”Jadi, masalah terberat dari dampak sosial Jatigede, yaitu menyelesaikan 12.423 komplain tersebut. Penyelesaiannya harus simultan,” ujarnya.

Meski permasalahan pembebasan lahan tahun 1982-1986 sangat jelimet, kata Zaenal, upaya inventarisasi dan identifikasi masalah terus dilakukan oleh Samsat PDSLPWJ dibantu Pemkab Sumedang.

Bahkan disyukuri ada kepala desa yang memiliki dokumen pembebasan lahan tahun 1982-1986 saat pemerintahan Bupati Sumedang Sutardja.

“Inventarisasi dan identifikasi permasalahannya, sampai sekarang terus berproses dan akan ditelusuri lebih mendalam,” tutur Zaenal Alimin.

Namun demikian, penyelesaian dampak sosial tidak semuanya bisa diselesaikan dengan pemberian uang, seperti halnya kebijakan pemerintah pusat yang akan memberikan uang tunai berupa uang ganti rugi dan kerahiman,

Sebab, ada beberapa desa yang tetap ingin direlokasi. Seperti halnya warga OTD di Desa Cipaku, Kec. Darmaraja. Mereka ingin direlokasi ke Desa Sakurjaya, Kec. Ujungjaya.

Lebih jauh Zaenal Alimin menjelaskan, penyelesaian dampak sosial terutama masalah tanah, akan terus diupayakan melalui musyawarah mufakat sehingga bisa menguntungkan semua pihak.

Diharapkan, antara Samsat dengan warga OTD saling memahami sehingga permasalahannya bisa cepat diselesaikan dengan sukses tanpa ekses.

“Kami berharap, dalam penyelesaiannya nanti bisa saling memahami sehingga persoalannya cepat selesai,” katanya.

Sementara itu, ketika dihubungi melalui telefon, Kepala Desa Leuwihideung, Kec. Darmaraja, Amid Sunara mengatakan, pemberian uang ganti rugi maupun kerahiman dari pemerintah pusat, dipastikan akan ditolak oleh warga OTD.

Selain karena nominalnya sangat kecil, juga bukan keinginan masyarakat. Warga OTD khususnya di Desa Leuwihideung, tetap menuntut hak-hak mereka ketika pembebasan lahan tahun 1982-1986.

Mereka tetap ingin semua permasalahan tanah diselesaikan secara tuntas. Dari mulai tanah yang terlewat pembebasan lahan, salah ukur, salah klasifikasi tanah termasuk salah bayar. Sebab, permasalahan tersebut terkait harta benda dan kekayaan mereka.

Terlebih kepemilikan lahan, bangunan dan tanaman warga OTD di Desa Leuwihideung, tak hanya ada di desa itu saja, melainkan tersebar di wilayah desa lainnya di daerah genangan Jatigede. Warga OTD Leuwihideung yang mengalami masalah tersebut sekitar 100 orang.

“Saya tekankan, warga OTD ingin mendapatkan hak-haknya. Sebab, harta benda dan kekayaan mereka terampas ketika pembebasan lahan 1982-1986. Saat itu banyak terjadi manipulasi bahkan penipuan terhadap warga. Apa gunanya uang kerahiman Rp 29 juta dan uang ganti rugi Rp 108 juta? Hak-hak mereka nilainya jauh lebih besar ketimbang uang tersebut! Kalau pemerintah pusat dan provinsi mau menyelesaikan masalah Jatigede, berikan hak-hak mereka yang tahun ’82-’86. Itu saja,” ucap Amid.

Apabila pemerintah pusat dan provinsi tetap memaksakan kehendak dengan memberikan uang ganti rugi dan kerahiman, warga OTD di beberapa desa sudah menyiapkan gerakan “bambu runcing” . Gerakan itu sebagai bentuk protes terhadap pemerintah.

“Bahkan saya sendiri sebagai Pokja Jatigede dan tergabung dalam tim Penanganan Masalah Jatigede Kab. Sumedang, akan menolak 100 persen apabila diminta menyosialisasikan masalah pemberian uang ganti rugi dan kerahiman kepada warga OTD. Kecuali, kalau sosialisasinya bertujuan untuk memberikan hak-hak mereka pada pembebasan lahan ’82-’86,” tuturnya. (Adang Jukardi/A-89)***

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

2 of 2 Photo(s)

Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Ujian Terbesar Jokowi, Si Cepot Jadi Raja?



Ujian terbesar yang akan dihadapi pertama kali oleh Jokowi adalah Masalah Jatigede :) Disini Jokowi akan terlihat watak aslinya apakah dia Si Cepot yg menjadi Raja yg nakal cuman bersenda gurau saja dan hanya akan menjabat sebentar / tidak lama karena hanya main2 saja. Nah atau Jokowi akan menjadi Si Cepot berjiwa Semar yg menjadi ratu adil yg membawa kemakmuran bagi masyarakat.

Mamang kasi bocoran aja ya buat Jokowi xixixi... Ujiannya di Jatigede ini kalau Jokowi terjebak menandatangani Kepres Jatigede dan menenggelamkan Kabuyutan Cipaku maka Jokowi adalah Si Cepot jadi Raja yg hanya akan menjabat sebentar sesuai dengan Wangsit Siliwangi "Nanti di Lebak Cawene akan ada Telaga yg Jebol" hehehe naaah Telaga manakah yg akan jebol mana lagi kalau bukan Bendungan Jatigede yg sudah ada Uganya, begitu bendungan diairi sampai menenggelamkan Kabuyutan Cipaku maka volume air yg tergenang adalah 1 milyar m3, di dekat fisik bendungan itu ada Sesar Aktif Baribis nah sesuai Uga nya apabila digenangi sampai Kabuyutan Cipaku maka akan "ngahudangkeun keuyeup bodas nu bakal ngabobol bendungan", akan membangunkan kepiting putih yg akan menjebol bendungan! " tong melang da nu matak reugreug na mah aya Pareugreug", untuk warga Kabuyutan jangan khawatir, yg membikin tenang itu karena ada bukit Pareugreug, (Reugreug itu tenang), Karuhun Cipaku/ Nenek Moyang Kabuyutan Cipaku memberi nama bukit yg ada persis didepan fisik bendungan adalah Bukit Pareugreug dan bukit itu adalah Sesar Aktif Baribis yg menurut DPKLTS setiap waktu akan menjebol bendungan :).

Kenapa Jokowi kalau menandatangani Kepres Jatigede dan menenggelamkan Kabuyutan akan menjadi bumerang buat Jokowi yg menyebabkan tidak lama menjadi Presidennya? Pertama Jokowi sudah berhasil mendesign BENCANA secara Masif, Terstruktur, dan Sistematis, apalagi Mamang baru dapat info di FB dari orang yg menjadi konsultan di Proyek Jatigede ternyata SONDIR TANAH nya pun banyak yg NGARANG!!! otomatis perhitungan struktur dll-nya juga tidak VALID dan otomatis akan sangat menbahayakan!!!

Mamang juga dapat info dari Pensiunan PU yang jujur bahwa tahun 1970an Jatigede sudah dibuat Feasibility Study dan hasilnya TIDAK LAYAK!!! oleh karenanya Asian Development Bank dan World Bank tidak mau mendanai karena tidak layak. Telah dibuat berbagai cara sedemikian sehingga dari tadinya Tidak Layak menjadi Layak hanya demi Menambah Hutang dari China :( dan China tidak peduli proyek itu layak atau tidak yg penting bisa memberi pinjaman dapat bunga dan terlebih lagi uang kembali lagi ke China karena Kontraktornya juga dari China yaitu Sinohydro.

Nah karena telah terjadi banyak manipulasi bahkan Karuhun Cipaku sudah bisa meramalkan bahwa nanti yg akan membendung Jatigede adalah China melalui Uga Cinambo ~ China Bodo, isinya adalah China Kabobodo, jadi China pikir bisa berhasil membendung Jatigede dan untung tapi justru akan menimbulkan masalah/ bencana. Sudah diramalkan bahwa Bendungan Jatigede akan dibangun dengan urugan batuan dari bukit yg namanya Gorowong, nah menurut leluhur mah seharusnya itu bukit habis dipakai membendung Cimanuk namun kenyataannya batu2nya tidak habis dan malah dijualin oleh pihak2 yg tidak berkepentingan :( jadi kualitas dan kekuatan bendungan pun diragukan hehehe. Seharusnya Bukit Gorowong batunya habis dipake bendungan ini masih banyak sisanya artinya Volume Fisik Bendungan sangat2 mengkhawatirkan apalagi yg namanya Produk2 China kualitasnya memang sangat mengkhawatirkan, silahkan cek dari mulai Motor China, Bus China, HP China, dll kurang tahan lama dan kualitasnya buruk walopun harganya murah. Apakah ada pemangkasan biaya dari seharusnya karena Indonesia secara Transparansi / Good Governance sangat lemah terlihat index persepsi korupsi yg buruk sekali? Kalau terjadi korupsi pengurangan biaya yg berdampak penurunan kualitas Maka Mega Dams Jatigede akan sangat membahayakan! apabila digenangi selain akan memicu Sesar Aktif Bukit Pareugreug yg akan membuat gempa dahsyat ditambah kekuatan bendungan yang lemah maka sesuai Uga Jatigede akan Jebol, Sumedang Ngarangrangan, Kadipaten Kapapatenan, Cirebon Kabongbodasan.

Siapa yg akan kena batunya tentu saja Jokowi maka kemudian Jokowi akan bernasib seperti Suharto yg juga menandatangani Kepres Jatigede juga Pembebasan Tanah tahun 1996 dan 2 tahun setelahnya 1998 diturunkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Nah kalau 2014 Jokowi menandatangani Kepres Jatigede maka menurut Historical Database dari Kronologi Karma Jatigede, Beuki Tarik Beuki Deukeut kira2 tahun 2016 dua tahun kemudian akan diturunkan oleh seluruh Rakyat Indonesia. Lalakon Si Cepot Jadi Raja terjadi.

Nah bagaimana awalnya kejadiannya dimulai dari Kepres, masyarakat Kabuyutan akan diusir mungkin secara Paksa, tahun 2015 akan digenangi dan tidak lama kemudian setelah penuh dan menggenangi Kabuyutan Lempeng Baribis yg tadinya stabil/ seimbang mendapatkan tekanan / beban berat sebesar 1milyar m3 maka akan merubah kestabilan lempeng tersebut :). Lalu sesuai Wangsit Siliwangi ~ Lebak Cawene / Lemah Sagandu Kabuyutan Cipaku, telaga yang ada disana yaitu Bendungan Jatigede akan Jebol oleh pergerakan Sesar Aktif Baribis :). Keuyeup Bodas  / Bukit Pareugreug "Hudang"/ Bangun. Warga Indramayu, Kadipaten, dan Cirebon siap2 sajah yah. Begitu Jatigede digenangi dan terdengar suara gemuruh dari sebelah selatan segera lah lari soalnya Talaga di Lebak Cawene telah Jebol " Omat Ulah Talangke"/ ingat harus cepat2, Jig geura narindak jeung tong ngalieuk ka tukang/ cepat pergi dan jangan melihat kebelakang!

Selain jebolnya telaga di Lebak Cawene maka akan disusul oleh meletusnya 7 Gunung dan ini dipicu oleh Sesar Aktif Baribis yang telah hilang keseimbangannya akibat ditekan/ diberi beban 1milyar m3. Mungkin sempat ingat bencana Tsunami Aceh itu terjadi karena pergerakan lempeng Burma yg bertubrukan dengan lempeng hindia, lalu dari sana timbul kepermukaan yg sebelumnya tenggelam yaitu Lempeng Pasundan :). Oleh karenanya Karuhun Cipaku/ Nenek Moyang Kabuyutan Cipaku berfatwa "Lemah Sagandu Diganggu Balai Sadunya", Lebak Cawene diganggu bencana bagi dunia, Sesar Baribis itu bisa mengaktifkan Sesar Lembang, dll. Lempeng bumi ini satu dengan lainnya saling bertumpu dan bergerak apabila kestabilannya/ keseimbangannya diganggu maka dia akan mencari keseimbangan baru, ketika itulah lempeng2 itu bergerak, bisa bertubrukan dan menimbulkan gempa / bencana.

Setelah itu maka akan berganti Zaman, si Cepot Jadi Raja telah usai dan datanglah Budak Angon, Zaman Baru akan datang :). Cimanuk akan marigi deui hehehe Cimanuk akan kembali seperti semula, bendungan Jebol, akan menyisakan tanah sedimentasi / lumpur yg subur utk lahan pertanian.

Nah Uga di atas bisa di cegah kalau Jokowi mau belajar seperti SBY tidak menandatangani Kepres Jatigede, saat ini SBY bisa tenang, aman tentram. Jokowi sekarang masih 50:50 antara dihujat dan dipuja. Ujiannya ada di Jatigede! Mamang pernah nongton filem layar lebar Jokowi yg digambarkan Jokowi belajar tentang Kasemaran oleh Kakeknya yg hobby Wayang, nah inilah saatnya Jokowi mengamalkannya dengan Menjadi Semar, pemimpin yg Bijaksana. Walaupun si Cepot kalau berjiwa Semar yg bijaksana menyelamatkan Kabuyutan maka  Bencana tidak akan terjadi dan Jokowi akan terus menjabat sampai 2 periode, namanya akan tetap harum.

Kalau mau mencari tahu Siapa Semar~Ismaya~Iswara ada di Kabuyutan Cipaku, Situs Cipeueut Aji Putih Padepokan Semar, menurut Sewaka Darma, Disebelah Timur yaitu Mandala Aji Putih bersimbol Perak adalah tempat bersemayamnya Dewa Iswara ~ Ismaya ~ Semar, merupakan tempat Karesian/ Padepokan untuk berkontemplasi / Bertapa kepada Yang Maha Kuasa :).

Hehehe nah dalam cerita Pewayangan mah Si Cepot Jadi Raja nanti akan diturunkan oleh Bapaknya yaitu Semar hehehe. Nah begitu juga Jokowi kalau nakal seperti si Cepot nanti akan disentil oleh Semar :). Jokowi akan bertindak NAKAL Minggu ini dengan menandatangani Kepres Jatigede yg akan menenggelamkan dan Merusak Situs Aji Putih/ Iswara/ Semar siap2 aja Jokowi bakal kena sentil hehehe

Wallohualam, nanti kita lihat saja yah ;) Lemah Sagandu Diganggu Balai Sadunya! Save Kabuyutan, Save The World! Save Jatigede! http://facebook.com/savejatigede/

Berikut ini berita dari Koran Pikiran Rakyat tentang tanggapan masyarakat akan Kepres yg akan diterbitkan oleh Jokowi yg konon akan ditandatangani minggu ini. Masyarakat katanya menolak dan akan menyiapkab Gerakan Bambu Runcing hehehe.

Sekedar informasi di Kabuyutan Cipaku saat ini masyarakat sedang sibuk menanam Padi karena bulan2 sekarang adalah musim tanam padi hehehe... jadi walopun target penggenangan katanya Desember 2014 ini masyarakat tetap menanam padi.

Saat ini selain Komunitas Kabuyutan yg terus berusaha menyelamatkan Kabuyutan, mulai bermunculan gerakan2 Masyarakat seperti Komunitas Intelektual Muda Jatigede, dll.

Mengutip Lagu Siliwangi Squad, "URANG SUNDA GEURA HUDANG!!! Panceg Dina Galur Ngajaga Lembur Cadu Mundur Najan Awak Lebur, Urang Sunda Tandang Makalangan"

Prung aaaah... pun sapun kaluluhuran.

Masalah Terberat Jatigede, Ketika Pembebasan Lahan 82-86

Sabtu, 29/11/2014 - 07:39

http://www.pikiran-rakyat.com/node/306517

SUMEDANG, (PRLM).-Masalah terberat dari dampak sosial dan lingkungan pada pembangunan Waduk Jatigede, yakni ketika pembebasan lahan, bangunan dan tanaman tahun 1982-1986 yang hingga kini masih menyisakan masalah krusial. Bahkan permasalahannya seperti benang kusut.

Masalah tersebut, terutama lahan dan bangunan warga yang terlewat pembebasan lahan, terjadinya salah ukur, salah klasifikasi tanah bahkan terjadi salah bayar. Permasalahan itu lah yang memicu terjadinya gelombang aksi demontrasi warga yang terkena dampak sosial Jatigede.

“Dari hasil inventarisasi dan verifikasi permasalahan Jatigede oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jabar, tercatat ada 12.423 jenis komplain dari warga OTD (orang terkena dampak) Jatigede. Oleh karena itu, pemasalahan dampak sosial Jatigede ini benar-benar jelimet,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Sumedang, H. Zaenal Alimin di kantor Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Pemkab Sumedang, Jln. Prabu Gajah Agung, Sumedang, Jumat (28/11/2014).

Ia menyebutkan, 12.423 jenis komplain warga OTD pada pembebasan tanah, bangunan dan tanaman tahun 1982-1986, permasalahannya beraneka ragam.

Ada yang tanahnya belum dibayar, terjadi salah ukur, salah klasifikasi kelas tanah hingga terjadi salah bayar. Permasalahan tersebut mesti diselesaikan oleh Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Penanganan Dampak Sosial dan Lingkungan Pembangunan Waduk Jatigede (PDSLPWJ).

Warga yang terkena dampak pembebasan lahan1982-1986 itu, mereka yang harus direlokasi dan dibangunkan rumah baru, diberikan lahan untuk berkebun serta jaminan hidup. Hal itu, seperti digariskan dalam Permendagri No. 15 tahun 1975.

”Jadi, masalah terberat dari dampak sosial Jatigede, yaitu menyelesaikan 12.423 komplain tersebut. Penyelesaiannya harus simultan,” ujarnya.

Meski permasalahan pembebasan lahan tahun 1982-1986 sangat jelimet, kata Zaenal, upaya inventarisasi dan identifikasi masalah terus dilakukan oleh Samsat PDSLPWJ dibantu Pemkab Sumedang.

Bahkan disyukuri ada kepala desa yang memiliki dokumen pembebasan lahan tahun 1982-1986 saat pemerintahan Bupati Sumedang Sutardja.

“Inventarisasi dan identifikasi permasalahannya, sampai sekarang terus berproses dan akan ditelusuri lebih mendalam,” tutur Zaenal Alimin.

Namun demikian, penyelesaian dampak sosial tidak semuanya bisa diselesaikan dengan pemberian uang, seperti halnya kebijakan pemerintah pusat yang akan memberikan uang tunai berupa uang ganti rugi dan kerahiman,

Sebab, ada beberapa desa yang tetap ingin direlokasi. Seperti halnya warga OTD di Desa Cipaku, Kec. Darmaraja. Mereka ingin direlokasi ke Desa Sakurjaya, Kec. Ujungjaya.

Lebih jauh Zaenal Alimin menjelaskan, penyelesaian dampak sosial terutama masalah tanah, akan terus diupayakan melalui musyawarah mufakat sehingga bisa menguntungkan semua pihak.

Diharapkan, antara Samsat dengan warga OTD saling memahami sehingga permasalahannya bisa cepat diselesaikan dengan sukses tanpa ekses.

“Kami berharap, dalam penyelesaiannya nanti bisa saling memahami sehingga persoalannya cepat selesai,” katanya.

Sementara itu, ketika dihubungi melalui telefon, Kepala Desa Leuwihideung, Kec. Darmaraja, Amid Sunara mengatakan, pemberian uang ganti rugi maupun kerahiman dari pemerintah pusat, dipastikan akan ditolak oleh warga OTD.

Selain karena nominalnya sangat kecil, juga bukan keinginan masyarakat. Warga OTD khususnya di Desa Leuwihideung, tetap menuntut hak-hak mereka ketika pembebasan lahan tahun 1982-1986.

Mereka tetap ingin semua permasalahan tanah diselesaikan secara tuntas. Dari mulai tanah yang terlewat pembebasan lahan, salah ukur, salah klasifikasi tanah termasuk salah bayar. Sebab, permasalahan tersebut terkait harta benda dan kekayaan mereka.

Terlebih kepemilikan lahan, bangunan dan tanaman warga OTD di Desa Leuwihideung, tak hanya ada di desa itu saja, melainkan tersebar di wilayah desa lainnya di daerah genangan Jatigede. Warga OTD Leuwihideung yang mengalami masalah tersebut sekitar 100 orang.

“Saya tekankan, warga OTD ingin mendapatkan hak-haknya. Sebab, harta benda dan kekayaan mereka terampas ketika pembebasan lahan 1982-1986. Saat itu banyak terjadi manipulasi bahkan penipuan terhadap warga. Apa gunanya uang kerahiman Rp 29 juta dan uang ganti rugi Rp 108 juta? Hak-hak mereka nilainya jauh lebih besar ketimbang uang tersebut! Kalau pemerintah pusat dan provinsi mau menyelesaikan masalah Jatigede, berikan hak-hak mereka yang tahun ’82-’86. Itu saja,” ucap Amid.

Apabila pemerintah pusat dan provinsi tetap memaksakan kehendak dengan memberikan uang ganti rugi dan kerahiman, warga OTD di beberapa desa sudah menyiapkan gerakan “bambu runcing” . Gerakan itu sebagai bentuk protes terhadap pemerintah.

“Bahkan saya sendiri sebagai Pokja Jatigede dan tergabung dalam tim Penanganan Masalah Jatigede Kab. Sumedang, akan menolak 100 persen apabila diminta menyosialisasikan masalah pemberian uang ganti rugi dan kerahiman kepada warga OTD. Kecuali, kalau sosialisasinya bertujuan untuk memberikan hak-hak mereka pada pembebasan lahan ’82-’86,” tuturnya. (Adang Jukardi/A-89)***

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Re: [Urang Sunda] Filosofi Parama Lenyep



konsep Mang Don Febi eta ceuk kasepuhan Cipaku eta anu disebut Sumedang Larang atawa Aji Putih, Aji ~ Elmu, Putih ~ Bersih. Elmu ngabersihan hate tina sagala kokotor ;).

sumedang larang ~ su : hade, medang : lapang, larang : unggul/ tanpa tanding/ utama.

matakna lamun ngelmu aji putih / kasumedangan... Ora kena Lara, Ora kena pati... moal bisa paeh moal bisa teurak ku panyakit, nyakitu singketna nga-Hyang ;).

Mang Ilen dina milis sabeulah pernah nyelok yen jelema anu pang ikhlasna teh nyaeta jelema "atheist" soalna ngalakukeun kahadean tanpa hayang balesan Surga anu dijerona ceunah aya 40 bidadari anu bakal parawan wae tiap ngeus beres dipacek ku urang :).

padahal sabenerna ngeunahan Jaher ~ Janda Maher hehehe anu geus Maher gutak gitek gual geol ti jurus gereyem nilem, santok bogo, caringin rungkad, entep sendok, ajul gedang, entog mabox, anjing edan, jojodog reyod, jeung sajabana....nepika urang bisa peupeureudeuyan. Parawans mah cape euy... urang anu kudu ngalatih heula moal apaleun kumaha ari gereyem nilem wkkkkk.

hayu Mang Don Febi urang diajar kasumedangan / aji putih :).

nuhuuuns,
mang asep kabayan
www.dkabayan.com

On Nov 24, 2014 7:49 PM, "Ahmad Hazairin don_febi <at> yahoo.de [urangsunda]" <urangsunda <at> yahoogroups.com> wrote:
 

Baraya sadayana,
Kuring hayang ngabahas filosofi Parama Lenyep leuwih jero. Kuring googling, geus loba anu ngabahas Parama Lenyep tapi ampir kabeh ngan ngabahas saliwat, malahan loba anu salah persepsi.  Kuring sanajan lain ahli sajarah Sunda ngawanikeun maneh nganyatakeun ampir kabeh salah tafsir kana masalah Parama Lenyep.

Ku kuring dipikiran kunaon pada salah tafsir, ieu pamanggih kuring (kamungkinannana):

1.  Budaya Sunda kiwari geus jauh tina konsep Parami Lenyep jadi geus teu kabayang filosofina.
2.  Agama anu ayeuna aya di dunya ieu kabehanana beda jeung konsep filosofi Parami Lenyep kacuali hiji ajaran: ajaran Buddha.  Dina hal ieu lain agama Buddha, kulantaran agama Buddha oge geus campur jeung tradisi.  Anu dimaksud ku kuring nyaeta ajaran Buddha Gotama anu eusina filosofi jeung etika, oge metafisika; lain aturan agama.

Agama anu ayeuna aya di dunya ampir kabeh ngabogaan konsep aya hiji sosok Tuhan anu nyadiakeun alam manusa, alam siksa (naraka), alam nikmat (sawarga), jeung alam setan.  Para dewa hirup di sawarga.  Jalma anu loba kalakuan hade saenggeus paeh bakal asup ka sawarga, anu loba gorengna bakal asup kana naraka.

Ku konsep umum di luhur, atuh Jatiniskala teh dipersepsikeun alam pang-endah-na, ngaleuwihan alam Surga.  Nyaeta alam tempat Tuhan anu Esa ayana di Jatiniskala.

Konsep di luhur teu tepat. Disebut lamun jalma anu geus ngarealisasi Parami Lenyep bakal nga-hiyang, moal kabawa ka alam sorga, moal kabawa ku para dewa, moal bakal dilahirkeun deui, tapi bakal nga-hiyang ka Jatiniskala.  Nga-hiyang sabenerna lain indit ka hiji alam.  Jatiniskala teu bisa disebut alam.  Jatiniskala teh teu bisa dideskripsikeun, teu terkondisi, leupas tina ruang jeung waktu.  Tapi pikeun ngagambarkeun ka jalma awam disebut yen Jatiniskala: bagja tanpa sangsara, beurang tanpa peuting, hirup tanpa paeh, endah tanpa wujud, jadi hyang tanpa jadi dewa.

Perhatikeun:
"endah tanpa wujud"
"jadi hyang tanpa jadi dewa"

Konsep di luhur teu kabayang ku lolobana penerjemah atawa ahli sajarah, kulantaran maranehna can pernah manggihan konsep jiga kitu.  Ieu konsep sajati.  Hyang beda jeung jadi dewa.  Jadi hyang nyaeta leupas tina eksistensi.  Ari eksistensi: jadi hewan, jadi manusia, jadi setan, jadi makhluk raksasa, jadi dewa (malaikat).  Jadi hyang (nga-hyang) di luar kabeh konsep DIRI eta kabeh.

Parami Lenyep nyaeta kondisi di mana hiji makhluk (boh jalma boh manusia) geus mampu ngabersihan batin nepi ka sampurna.  Dina batin geus euweuh sifat melekat (kahayang, rakus) kana objek naon wae (objek materi, objek seksual, konsep status sosial etc); oge teu nolak (ambek, ngewa) kana objek naon wae.  Oge geus euweuh delusi (tipuan pikiran) anu bisa nipu, pikiran jeung batin bengras bisa ningali hakekat kabeh fenomena di alam raya, geus euweuh hahalang (kabodoan, ilusi, delusi) anu bisa nipu pikiran jeung batin.  Makhluk anu geus ngarealisasi Parami Lenyep jiga kitu geus teu boga alesan pikeun ngajadi.  Boh ngajadi hirup di alam manusa, boh ngajadi hirup di alam dewa (malaikat) nyaeta sawarga, komo deui ngajadi di alam naraka geus moal bisa.  Makhluk anu geus ngarealisasi Parami Lenyep bakal nga-hyang, nyaeta moal ngajadi (moal lahir deui di salah sahiji alam), atuh disimbolkeun nempatan Jatiniskala.  Eta sebutan nempatan Jatiniskala pikeun ngagampangkeun umat awam; karna sabenerna Jatiniskala lain alam.

Kunaon Jatiniskala lain alam?
Kulantaran alam teh tina materi.  Ari materi muncul jeung luruh tiap waktu (teori atom mekanik oge teori atom kuantum).  Padahal Jatiniskala euweuh luruh ngan muncul teuing ti iraha awalna, langgeng (kekal).  Jatiniskala moal bisa dikonsepkeun, urang kudu ngarealisasi Parama Lenyep kakara bisa nyaho Jatiniskala.

Dina konsep ieu lain teu percaya ka Tuhan atawa atheis.  Tapi ieu konsep anu paling luhur, yen Tuhan teh moal pernah dipikanyaho.  Tuhan geus ngamparkeun:

- Hukum Fisika
- Hukum Kimia
- Hukum Biologi
- Hukum Lahir jeung Maot
- Hukum Sebab Akibat (hade ngabuah hade, goreng ngabuah goreng)
- Jeung hukum lainna

Eta hukum anu ngampar sarua prosesna boh di alam manusia, naraka, setan, atawa sawarga.  Moal aya makhluk anu diistimewakeun naon wae ngaku label agamana naon.  Perhatikeun hukum fisika:  jalma anu agama A anu ngaku monotheisme bakal maot lamun luncat ti puncak monas, oge jalma anu agama B anu ngaku politheisme bakal maot lamun luncat ti manara monas.  Tah hukum hade babales hade, goreng babales goreng, oge sarua rek agama A atawa agama B.  Moal aya Tuhan agama A bakal ngabelaan, atawa Tuhan agama B bakal ngabelaan.  The game is fair play...  Tiap jalma bakal nanggung hasil kalakuanana sorangan.  Euweuh maehan anu jadi hade.  Euweuh ngabenci anu jadi hade!

Parama = Utama, unjul, leuwih luhur
Lenyep = Kasadaran pikiran jeung batin

Aya ngaran Paramitha Rusadi.  Paramitha bahasa Pali, bahasa Sangsakertana Paramartha; artina luhur, mulia.

Dina konsep ieu, lain artina moal aya anu asup surga atawa naraka.  Bakal aya.  Tapi asup sawarga lain tujuan utama.  Moal kabawa kahayang ka sawarga, moal kababawa ku para dewa (malaikat).  Jalma anu geus ngarealisasi Parami Lenyep bakal jadi tempat diajar para dewa/malaikat.  Malaikat bakal sujud menta diajar kabijaksanaan ka makhluk anu geus ngarealisasi Parami Lenyep.  Anu bisa ngarealisasi Parami Lenyep nyaeta manusa atawa dewa.  Setan, raksasa, makhluk naraka, binatang, moal mampu ngarealisasi Parami Lenyep kulantaran kondisi pikiran jeung batin-na terlalu gundah gulana (setan, raksasa, makhluk naraka), terlalu menderita; ari binatang terlalu bodo loba molohok ngan ngilu kana insting.  Lamun makhluk naraka geus nebus kasalahan, setan jeung raksasa bisa mupuk kalakuan hade, binatang (walau kamungkinana leutik pisan) bisa boga amal hade; terus saenggeus paeh atuh ngajadi deui sabagai eksistensi manusa atawa dewa/malaikat, kakara bisa diajar soson-soson pikeung ngarintis Parami Lenyep.

Mangga sakitu heula nyanggakeun.  Ulah panas hate lamun teu sarua jeung kaimanan.  Panas hate malah ngahasilkeun benih-benih pinarakaeun.  Sok ngala elmu.  Sok diskusi ku kabijaksanaan jeung kadaek milampah hakekat.

Febi
===

 



__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

SBY, Jatigede, dan Jokowi Si Cepot Jadi Raja?



Sampurasun rekan2 semua... lama tidak bersua via milist dan digarewahkeun/ dibangunkan oleh berita di Detik.com dibawah ini :(.

Sebelumnya Mamang mau mengucapkan selamat dan terima kasih kepada SBY karena sampai akhir masa pemerintahan beliau Bendungan Jatigede belum digenangi dan SBY tidak menandatangani Kepres Jatgede, seperti yg Mamang sampaikan insya Alloh tidak akan katulah ku Jatigede dan Anaknya SBY dalam hal ini Agus Harimurti mungkin kelak bisa melanjutkan kepemimpinan SBY apabila konsisten mengambil jalan kebaikan. Mohon diingat dan silahkan di cek kronologinya kalau tidak percaya Suharto Tumbang setelah menandatangani Kepres Pembebasan Tanah Jatigede. Dani Setiawan ditangkap KPK dan kalah pilgub setelah menandatangani persetujuan Jatigede. Bupati Sumedang meninggal dunia setelah menandatangani persetujuan relokasi Situs2 di Jatigede bahkan kucennya pun kena Stroke setelah ikut menandatangani persetujuan relokasi :(. Bupati Sumedang pengganti sekarang sudah menjadi tersangka.

Mamang juga mengucapkan selamat kepada Jokowi JK dimana Mamang salah satu pendukung setia sampai dihujat beberapa teman baik di FB maupun forum yg lainnya termasuk Kasepuhan Cipaku di TPS Kampung Babakan Desa Cipaku tempat para kasepuhan memilih Jokowi menang mutlak.

Namun membaca berita di detik dan juga gerak gerik dari Pak Menko Perekonomian yg merupakan orang dekat JK, menteri daur ulang sebenernya :( bukan yg benar2 fresh dan spektakuler seperti Ceu Susi Air yg membahana mengukir prestasi. Sepertinya Pak Menko telah terhasut atau juga memang dengan sengaja menutu p mata entahlah yg jelas sangat bersemangat sekali mengusir masyarakat Kabuyutan dan menggenangi Jatigede, semoga Pak Menko tidak tahu disana ada Kabuyutan yg akan ditenggelamkan, ada 800.000 pohon yg akan ditebang, 1310ha hutan, ribuan Ha sawah subur, kampung buhun, dan puluhan Situs Cagar Budaya :(.

Perjuangan penyelamatan Kabuyutan dan Geo Park Jatigede akan semakin berat karena Pemerintahan Jokowi yg diharapkan bisa menjadi "New Hope" seperti yg disampaikan oleh Majalah Time sepertinya jauh panggang dari api :( Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Jalil dan Juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sepertinya telah dibutakan oleh "kecantikan" semu Bendungan Jatigede :( malah dibeberapa berita hutan seluas 1310Ha dengsn 800.000 pohon pun sudah set uju untuk ditebang? :(... Masyarakat yg sudah menderita sekian lama pun dihinakan dan dituduh sebagai masyarakat yg "menduduki" lahan Bendungan Jatigede dikesankan mereka sebagai "penyerobot" padahal masih banyak yg belum mendapatkan haknya :((, bagi pembebasan lahannya yg dibayarkan baru2 ini dan sudah dibayar sepenuhnya mungkin memang tidak memiliki hak utk tinggal di tanah yg sudah dibayar tersebut, tapi bagi masyarakat Kabuyutan Cipaku yg pembebasan lahannya tahun 80-an penuh dengan masalah konflik agraria, mereka baru menerima 1/14 dari pembayaran yg seharusnya alias baru dibayar DP karena seharusnya dibaya Rp. 7000-an per m2 ternyata yg diterima hanya 7000 per bata atau per 14m2 :(. Mereka baru menerima pembayaran 1/14 dari yg seharusnya diterima :( itupun klasi fikasi tanah dan harganya jauuuuh dari harga pasar yg seharusnya :(. Tahun 80an tidak ada yg berani menentang pemerintah karena Order Baru yg kuat didukung oleh aparat.

Ujian bagi masyarakat Kabuyutan dan daerah genangan juga semakin berat karena akan "dicombo"/ dirayu oleh uang pengusir yg nilainya katanya mulai 29jt - 108jt entah benar entah tidak, tapi pasti makin banyak oknum yg bermain dgn uang pengusir ini :( entah apakah cukup untuk mengganti rumah yg mereka tinggali saat ini dan sawah yg mereka garap, kebon, juga ternak yg mereka pelihara? Sepertinya masyarakat akan semakin dipecah belah. Ini memang ujian untuk KATUKUHAN Cipaku apakah masyarakat akan tetap tukuh, "cicingkeun, pageuhkeun, kukuhkeun" tetap persistent menjaga Kabuyutan atau rela terusir da ri Kabuyutannya dengan dikasi uang pengusir sebagai "pangbeberah"/ "panyombo".

Kami Komunitas Kabuyutan terus berusaha walaupun perjuangan semakin berat tetapi selama air belum sampai menggenangi Situs Cipeueut Aji Putih maka perjuangan akan terus dilanjutkan, semoga Pemerintah danJokowi dibukakan mata hati dan pikiran utk tidak menenggelamkan 1310ha hutan perhutani dgn 800.000 pohon, laboratorium kebumian cinambo , kampung buhun, sawah subur, dan situs-2 cagar budaya bernilai luhur!

Fatwa Leluhur mah sudah jelas Lemah Sagandu Diganggu Balai Sadunya, Kabuyutan Cipaku diganggu bencana bagi dunia! Semoga Jokowi bukan Si Cepot Jadi Raja yg hanya bercanda dan ngaheureuyan saja... semoga Jokowi si Cepot jadi Raja dengan Teori Bapa / Semar yg bijaksana mau me ndengarkan aspirasi masyarakat Kabuyutan.

Pun sapun kaluluhuran... ini mah hanya peringatan bahwa sudah ada Uga-nya apabila Cimanuk jadi dibendung dan digenangi sampai menenggelamkan Kabuyutan maka akan membangunkan "Keuyeup Bodas" yg akan menjebol bendungan Jatigede sehingga akan menimbulkan bencana tsunami dahsyat bagi masyarakat dihilir bendungan dan setelahnya Cimanuk bakal margi deui.

Wallohualam bishawab... Amanah Galunggung Resi Guru Darmasiksa, "Pemimpin yg tidak bisa menjaga Kabuyutan" lebih hina dari kulit musang yg dibuang ke tempat sampah". Amanah Sri Jayabupati Prasasti Citatih Sukabumi, "Mati bagi para perusak Kabuyutan".

http://m.detik.com/finan ce/read/2014/11/20/180123/2754564/4/

Jakarta - Pemerintah akhirnya menyepakati uang ganti rugi relokasi lahan dan uang kerohiman bagi 11.469 kepala keluarga (KK) yang menduduki lahan proyek Waduk Jatigede, Sumedang (Jawa Barat). Berapa nilainya?

"Ada 11.469 KK yang dibagi 2 kelompok. Untuk kelompok A sebanyak 4.514 KK mendapat ganti rugi Rp 108.191.200 per KK dan kelompok B sebanyak 6.955 KK mendapat ganti rugi Rp 29.360.192 per KK. Kalau yang ini uang sosial lah," ungkap Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/11/2014).

Aher, sapaan Ahmad Heryawan, mengatakan perbedaan ganti kerugian ini karena kelompok A belum mendapatkan lahan dan rumah pengganti. Sedangkan kelompok B sudah mendapatkan lahan dan r umah pengganti, namun waktu itu harga per meter pembebasan lahannya terlalu kecil.

"Ini perjuangan. Setelah rapat berkali-kali, akhirnya rapat kali ini ces-pleng. Kita akan kawal mereka agar uang ini tidak habis dihambur-hamburkan, melainkan mereka dapat lahan dan rumah baru serta dapat pekerjaan yang layak," jelasnya.

Aher mengatakan, dengan total dana pembebasan lahan untuk proyek Waduk Jatigede mencapai Rp 692,5 miliar. Dana ini akan diambil dari APBN 2015.

"Total dana APBN 2015 yang digunakan untuk pembebasan lahan dan rumah masyarakat mencapai Rp 692,5 miliar. Rp 488,3 miliar untuk kelompok A dan Rp 204,2 miliar," tuturnya.

__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Angkutan Umum Bakal Mogok Nasional



Tah geuning para pangusaha angkutan umum ngararambek.....

http://beritatrans.com/2014/11/18/organda-angkutan-umum-mogok-operasi-mulai-rabu-pukul-0000-wib/



__._,_.___
Posted by: aliyudinsofyan <at> yahoo.com


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Wacana "Jawa Barat" Ganti Ngaran?



Meunang beja ti hiji forum, cenah dina minggu-minggu ieu rek aya diskusi ngabahas "Jawa Barat" ganti ngaran. Ieu beja teh asa kungsi maca sataun kaliwat dina Kompas. Jigana wae ayeuna haneut deui. Meureun rek jiga Sulawesi Selatan, nu jadi Makasar, atawa Irian Barat nu jadi Papua.

Cing mun "Jawa Barat" ganti ngaran, ngaran naon tah nu pantes?

===
Sejumlah Tokoh Jabar Usul Ganti Nama "Jawa Barat"
Jumat, 8 Maret 2013 | 20:55 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com — Sejumlah tokoh di Provinsi Jawa Barat mengusulkan pergantian nama "Jawa Barat" dengan kata yang berjati diri Sunda. Usulan itu mengemuka dalam diskusi Forum "Nyaah ka Dulur" di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Bandung, Jumat (8/3/2013).




__._,_.___
Posted by: Ki Hasan <khs579 <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

TEST 1



TEST 1


__._,_.___
Posted by: Ki Hasan <khs579 <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Re: Sikap Final NU Atas Sistem Khilafah | Situs Resmi Nahdlatul Ulama | Bahasa Indonesia



Subhanalloh kiai2 NU memang juara (y) alfatihah untuk Gusdur :).

Minggu, 02 November 2014, 'Hirmen Syofyanto' hirmens <at> yahoo.com [ALUMNI-IPB] <ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com> menulis:
> Sebuah sikap  yg meneguhkan buat pencinta Republik.
>
> Hi
>
> http://m.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,55481-lang,id-c,nasional-t,Sikap+Final+NU+Atas+Sistem+Khilafah-.phpx
>
> px
> Nasional
> (Ahad, 02/11/2014 13:03)
> MUNAS-KONBES NU 2014
> Sikap Final NU Atas Sistem Khilafah
>
> Jakarta, NU Online
> Peserta Musyawarah Nasional Alim Ulama NU 2014 memandang Islam sebagai agama mewajibkan umatnya untuk membentuk sebuah pemerintahan dan mengangkat pemimpin yang menegakkan hukum agar tidak terjadi chaos (nashbul imamah). Namun, Islam tidak menunjuk satu bentuk negara dan sistem pemerintahan tertentu.
>
> Berkaca pada khazanah sumber hukum dan sejarah Islam, agama Islam memberikan wewenang penuh kepada umatnya untuk mengatur dan merancang sistem pemerintahan sesuai kondisi zaman, tempat, dan kesiapan pranatanya.
>
> “Bagi Islam, negara dan pemerintahan dianggap sah bukan karena bentuknya, tetapi substansinya. Dengan kata lain, Islam mengukur keabsahan bentuk sebuah negara sejauhmana negara secara konstitusional dan pemerintah sebagai penyelenggara negara melindungi dan menjamin warganya mengamalkan ajaran agamanya,” kata Rais Syuriyah PBNU KH Ishomuddin, pemimpin sidang komisi Diniyah yang membacakan hasil musyawarah sedikitnya 40 kiai NU yang datang dari setiap provinsi di Indonesia, Sabtu (1/11) malam.
>
> Forum ini juga membahas hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan khilafah. Mereka menyangsikan kualitas hadits tersebut. “Mengingat hadits ini diriwayatkan oleh Habib bin Salim, seorang rawi yang kredibiltasnya diragukan di kalangan ahli hadits,” kata Katib Aam PBNU Malik Madani.
>
> Forum para kiai ini juga menegaskan, Islam melihat substansi negara dengan teritorialnya sebagai tempat yang kondusif bagi kemakmuran, kesejahteraan, dan keadilan bagi warganya. Mereka menggunakan ungkapan, Al-‘ibratu bil Jauhar la bil Mazhhar (Yang menjadi pegangan pokok adalah substansi, bukan simbol atau penampakan lahiriyah).
>
> Khilafah itu memang fakta sejarah, pernah dipraktikkan di masa Al-Khulafa’ur Rasidyun yang sesuai dengan eranya di mana kehidupan manusia belum berada di bawah naungan negara bangsa (nation state).
>
> “Pasalnya, perangkat pemerintahan dan kesiapan masyarakat saat era khilafah masih sederhana. Pada saat itu belum ada birokrasi yang tersusun rapi seperti sekarang, sehingga dibutuhkan orang dengan kemampuan lebih dalam pelbagai hal untuk menjadi khalifah. Sementara sekarang, kondisi masyarakat dan kesiapan pranata pemerintahan yang terus berkembang, menuntut bentuk pemerintahan yang berbeda lagi,” kata Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Mas’udi dalam forum.
>
> Peserta musyawarah menegaskan, upaya memperjuangkan khilafah sebagai bentuk masyarakat ideal menjadi sebuah utopia. Dengan demikian, memperjuangkan tegaknya nilai-nilai substantif ajaran Islam seperti keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran dalam sebuah bentuk apapun negara, jauh lebih penting daripada memperjuangkan tegaknya simbol-simbol negara Islam yang bersifat partikular.
>
> Untuk itu. Dalam konteks bentuk pemerintahan Indonesia, peserta musyawarah mendorong pemerintah dan mewajibkan umat Islam untuk menangkal setiap jalan dan upaya munculnya gerakan yang mengancam NKRI. (Alhafiz K)
>
> Hi
>
> ------------------------------------
>
> ------------------------------------
>
> Memperkuat Silaturahmi dan Informasi Alumni IPB
>
> Mencari dan Memberi yang Terbaik
>
>
> To unsubscribe from this group, send an email to:
>     ALUMNI-IPB-unsubscribe <at> yahoogroups.com
> ------------------------------------
>
> Yahoo Groups Links
>
> <*> To visit your group on the web, go to:
>     http://groups.yahoo.com/group/ALUMNI-IPB/
>
> <*> Your email settings:
>     Individual Email | Traditional
>
> <*> To change settings online go to:
>     http://groups.yahoo.com/group/ALUMNI-IPB/join
>     (Yahoo! ID required)
>
> <*> To change settings via email:
>     ALUMNI-IPB-digest <at> yahoogroups.com
>     ALUMNI-IPB-fullfeatured <at> yahoogroups.com
>
> <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
>     ALUMNI-IPB-unsubscribe <at> yahoogroups.com
>
> <*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
>     https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/
>
>

__._,_.___
Posted by: Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com>


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

teu ngarti



Ngirim warta tilu, ngareplay warta nu aya ngan asup ukur hiji. Teu kaharti modus nu ieu! Kunaon nya? Aya nu apal?



__._,_.___
Posted by: rsyaifoel <at> yahoo.com


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Picon

Cara Ngarobah Kahirupan?

Baraya, cik kumaha lamun hayang ngarobah kahirupan? Gampang,  ropea we
gambar porno ku jalan ngaganti beungeut pamaenna ku beungeut presiden atawa
tokoh sejenna, asupkeun weh kana facebook atawa med-sos sejenna,  dijamin
sumbangan bakal murudul ......

Dapat Sumbangan Banyak, Mungkin Arsyad Tak Akan Lagi Jadi Tukang Sate
Rini Friastuti - detikNews

 
Jakarta - Muhammad Arsyad (23) mungkin tak akan lagi menjadi tukang tusuk
sate. Keluarga memiliki rencana menggunakan uang sumbangan antara lain dari
Iriana Jokowi dan Fadli Zon untuk modal usaha Arsyad.

"Ada rencana keluarga mau buka usaha," kata juru bicara keluarga,
Fakhrurrohman, Senin (3/11/2014).

http://news.detik.com/read/2014/11/03/091204/2736917/10/dapat-sumbangan-bany
ak-mungkin-arsyad-tak-akan-lagi-jadi-tukang-sate

-----
Tidak ditemukan virus dalam pesan ini.
Diperiksa oleh AVG - www.avg.com
Versi: 2015.0.5315 / Basis Data Virus: 4189/8499 - Tanggal Rilis: 02/11/2014

------------------------------------
Posted by: "Waluya" <waluya2006 <at> yahoo.co.id>
------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]
------------------------------------

Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/


Gmane