Mang Aska | 26 Feb 05:09 2014
Picon

Kunjungi Situs Gunung Padang, SBY Naiki 700 Anak Tangga



Bravo SBY, Alhamdulillah di akhir masa Jabatannya SBY mulai peduli terhadap pelestarian Situs- situs Cagar Budaya & Spiritual Nusantara (y). Sebagai bagian dari Komunitas yang peduli akan kelestarian fungsi sumberdaya alam, kelestarian budaya lokal, kelestarian situs- situs cagar budaya, dan keluhuran nilai-nilai spiritualitas masyarakat di Indonesia… Mamang sangat mendukung n’ mengapresiasi SBY yang sudah mau meneliti Situs Gunung Padang mudah-2an kedepan bisa mengungkap secara mendalam ilmu pengetahuan dan sejarah yang terkandung di dalam Situs tersebut.

 

Semoga kedepan SBY dan pemimpin-2 Bangsa Indonesia semakin sadar betapa pentingnya menghargai Sejarah dan Situs- situs Cagar Budaya & Spiritual yang diwariskan oleh para leluhur untuk dapat kita jaga kelestariannya dan tentunya kedepan bisa dijadikan sumber potensi regional economic development terutama dalam bidang Pariwisata, “Facing Globalization By Local Empowering”, dalam hal ini Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif bisa dilibatkan untuk menciptakan nilai tambah agar Indonesia semakin jaya dengan memperkaya kearifan lokal yang ada.

 

Besar harapan Mamang dan masyarakat Kabuyutan Cipaku juga SBY bisa menyelamatkan Lemah Sagandu Situs Cipeueut Punden Berundak Megalitikum Aji Putih yang menurut Mamang lebih tua dari Situs Gunung Padang, hal tersebut perlu diteliti lebih lanjut dari sisi Carbon Dating, dlsb. Sebagai warisan peradaban dunia tentunya sudah sepatutnya Situs Cipeueut Aji Putih Kabuyutan Cipaku diselamatkan bukan malah direndam oleh Proyek Bendungan Jatigede. Membangun bendungan bisa dimana saja tidak harus menenggelamkan Situs-2 Cagar Budaya & Spiritual yang bernilai luhur, Kampung Buhun, Hutan Rimbun, dan Lahan yang subur.

 

Saat ini dunia sudah didera berbagai bencana… hal tersebut sesuai dengan Uga Leluhur, “Lemah Sagandu Diganggu, Balai Sadunya”… “Lemah Sagandu Kabuyutan Cipaku diganggu, Bencana Bagi Dunia”. Situs Cipeueut Kabuyutan Cipaku belum ditenggelamkan dunia sudah mulai didera berbagai bencana, bahkan Jakarta dan daerah lain pun terendam banjir.

 

Alhamdulillah ternyata masih ada kepedulian masyarakat Indonesia terhadap pelestarian Situs-2 Cagar Budaya & Spiritual Lemah Sagandu Kabuyutan Cipaku, saat ini https://www.facebook.com/savejatigede sudah di LIKE oleh 325 orang… tidak terasa semakin banyak yang meng-klik LIKE karena mungkin semakin sadar betapa pentingnya menjaga keseimbangan alam, agar jangan sampai IBU PERTIWI tanah kabuyutan ini dirusak semena- mena. Semoga gerakan Budaya & Moral yang diusung Save Jatigede ini dapat menyadarkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Kepala Bappeda-nya Denny Juanda untuk merubah fungsi Bendungan Jatigede dari yang sebelumnya akan menenggelamkan Kabuyutan & Situs-2 Cagar Budaya menjadi menurunkan volume penggenangannya dan melestarikan Situs- 2 Cagar budaya & Kabuyutan Masyarakat dan justru mengembangkannya menjadi Pusat Pendidikan Moral & Spiritual Nusantara dengan Konsep Taman Budaya untuk Mental Reform & Character Building menuju Masyarakat Indonesia yang memiliki Budi Luhur, Beragama, Berbudaya, dan Berpendidikan; Nyantri, Nyunda, Nyakola; Cageur, Bageur, Bener, Singer, Pinter, Tanjeur, Teger, & Wanter J. Amiiiin ya Alloh ya robbal alamin.

 

Kunjungi Situs Gunung Padang, SBY Naiki 700 Anak Tangga

Selasa, 25 Februari 2014 | 16:07 WIB

KOMPAS IMAGES/ANDREAN KRISTIANTO
Situs Megalitik Gunung Padang yang dikelilingi keindahan alam pegunungan di kawasan Cianjur, Jawa Barat, Jumat (15/3/2013).

CIANJUR, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono mengunjungi situs purba Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (25/2) siang.

Kedatangan Presiden SBY, seperti dikutip situs Sekretariat Kabinet, disambut oleh Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam Andi Arief, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Kapolda Jabar Irjen M Iriawan.

Ikut hadir Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, Menko Kesra Agung Laksono, putra bungsu Presiden Edhi Baskoro Yudhoyono.

Di situs purba ini Presiden dan rombongan disambut marching band dari SMK Cempaka Kabupaten Cianjur. Sebelum menaiki sekitar 700 anak tangga menuju situs Gunung Padang, tekanan darah Presiden dan Ibu Negara beserta rombongan diukur lebih dulu oleh tim kesehatan.

SBY kemudian memimpin peregangan otot diikuti seluruh peserta rombongan, yang dilanjutkan dengan memimpin doa. "Semoga niat baik kita diridhoi Allah," kata Presiden SBY.

Bukti mahakarya arsitektur purba

Tim Peneliti Mandiri Terpadu Gunung Padang, yang difasilitasi kantor Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, menemukan struktur bangunan batu buatan manusia di bawah situs purba Gunung Padang.

Hasil survei Tim, yang melakukan penggalian arkeologi dan survei geolistrik pada lereng timur bukit pada Maret 2013, menemukan susunan batu kolom andesit dengan posisi mendekati horizontal memanjang barat-timur.

“Dari posisi horizontal batu-batu kolom andesit dan arah lapisannya, dapat disimpulkan dengan pasti bahwa batu-batu kolom atau "columnar joints” ini bukan dalam kondisi alamiah,” kata Danny H Natawidjaja, Koordinator Tim Peneliti Mandiri Terpadu G Padang di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Tim arkeologi yang dipimpin oleh DR Ali Akbar dari Universitas Indonesia dalam penggaliannya menemukan bukti yang mengonfirmasi hipotesa tim bahwa di bawah tanah Gunung Padang terdapat struktur bangunan buatan manusia. Struktur bangunan tersebut sama seperti struktur teras batu yang sudah tersingkap dan dijadikan situs budaya di atas bukit.

Penggalian juga menemukan material pengisi di antara batu-batu kolom, bahkan di antaranya ada batu kolom yang sudah pecah berkeping-keping, tetapi ditata dan disatukan lagi oleh material pengisi sebagai semen purba.

Semen purba ini juga sudah ditemukan pada tebing undak antara teras satu dan dua dan juga pada sampel inti bor dari kedalaman 1 sampai 15 meter dari pengeboran yang dilakukan oleh tim pada tahun  2012 di atas situs.

Ahli geologi tim dan juga pembina pusat Ikatan Ahli Geologi Indonesia pusat, DR Andang Bachtiar, menemukan fakta yang lebih mengejutkan lagi. Material semen ini mempunyai komposisi utama 45 persen mineral besi dan 41 persen mineral silika. Sisanya adalah 14 persen mineral lempung dan juga terdapat unsur karbon.

“Ini adalah komposisi yang bagus untuk semen perekat yang sangat kuat, barangkali menggabungkan antara konsep membuat resin atau perekat modern dari bahan baku utama silika dan penggunaan konsentrasi unsur besi yang menjadi penguat bata merah,” kata Danny H Natawidjaja.

Tingginya kandungan silika mengindikasikan bahwa semen ini bukan hasil pelapukan dari batuan kolom andesit di sekelilingnya yang miskin silika. Kemudian, kadar besi di alam, bahkan batuan  di pertambangan mineral bijih sekalipun umumnya tidak lebih dari 5 persen kandungan besinya sehingga kadar besi "semen Gunung Padang” ini berlipat kali lebih tinggi dari kondisi alamiah. 

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa material di antara batu-batu kolom andesit ini adalah adonan semen buatan manusia.

Jadi, teknologi masa itu kelihatannya sudah mengenal metalurgi. Satu teknik yang umum untuk mendapatkan konsentrasi tinggi besi adalah dengan melakukan proses pembakaran dari hancuran bebatuan dengan suhu sangat tinggi. Mirip dengan pembuatan bata merah, yaitu membakar lempung kaolinit dan illit  untuk menghasilkan konsentrasi besi tinggi pada bata tersebut, jelas Andang.

Indikasi adanya teknologi metalurgi purba ini lebih diperkuat lagi dengan temuan segumpal material seperti logam sebesar 10 sentimeter oleh tim Ali Akbar pada kedalaman 1 meter di lereng timur Gunung Padang. Material logam berkarat ini mempunyai permukaan kasar berongga-rongga kecil dipermukaannya. 

Diduga, material ini adalah adonan logam sisa pembakaran (“slug”) yang masih bercampur dengan material karbon yang menjadi bahan pembakarnya, bisa dari kayu, batu bara atau lainnya. Rongga-rongga tersebut kemungkinan terjadi akibat pelepasan gas CO2 ketika pembakaran. Tim akan melakukan analisa lab lebih lanjut untuk meneliti hal ini lebih jauh.

Hasil analisis radiometrik dari kandungan unsur karbonnya pada beberapa sampel semen di bor inti dari kedalaman 5-15 meter yang dilakukan pada tahun 2012 di Laboratorium bergengsi BETALAB,  Miami, USA, pada pertengahan tahun 2012 menunjukan umur dengan kisaran 13.000 sampai 23.000 tahun lalu.

Sebelumnya, hasil carbon dating yang dilakukan di laboratorium BATAN dari pasir dominan kuarsa yang mengisi rongga di antara kolom-kolom andesit di kedalaman 8-10 meter di bawah Teras lima juga menunjukkan kisaran umur yang sama, yaitu sekitar 13.000 tahun lalu.

Dari data pengeboran yang dilakukan oleh DR Andang Bachtiar dan juga analisis mikroskopik batuan dari sampel inti bor yang dilakukan oleh DR Andri Subandrio, ahli geologi batuan gunung api dari Lab Petrologi  ITB dapat dipastikan bahwa tubuh batuan dengan resistivitas tinggi ini adalah batuan lava andesit, sama seperti tipe batu kolom dari situs Gunung Padang.

 

 

nuhuuuns,

mang asep kabayan

www.dkabayan.com

 

 



__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
ahsa | 25 Feb 01:49 2014
Picon

Bedah Ilmiah Bercita Rasa Takfiri di Bandung

Pagi itu, hawa Bandung terasa dingin, diliputi cuaca mendung. Sejak
pukul 8 pagi, orang-orang sudah berdatangan ke dalam Masjid At-Taqwa
di KPAD Bandung. Mereka berniat menghadiri acara bertajuk 'Bedah
Ilmiah Syiah dan Liberal'. Tepat pukul 08:30 acara pun dimulai,
sekitar 70 orang memenuhi masjid. Hadirin pria dan peserta wanita
dipisah dengan sekat kayu. Peserta pria di sebelah kanan, dan peserta
wanita di sebelah kiri. Terlihat, jumlah peserta seminar didominasi
oleh peserta pria.
Tidak seperti bedah buku anti-Syiah yang telah terselenggara di Bogor
maupun Banjarmasin, atau di kota-kota lain yang gratis dan berhadiah
buku panduan 'terbitan' MUI, seminar kali ini berbayar. Peserta
diharuskan membayar infak pendaftaran Rp 50.000, dengan fasilitas
snack, makalah, kupon makan siang, plus sertifikat.
Awalnya, acara ini akan diselenggarakan di Daarut Tauhid, pesantren
yang biasanya memberi keteduhan hati bagi kaum muslimin, dengan
khutbah-khutbah Aa Gym dan Teh Ninih yang menyejukkan hati dan
mendorong umat untuk terus membersihkan hati dari berbagai kotoran.
Entah dengan alasan apa, acara dipindahkan ke Masjid Taqwa.
 Hadir sebagai narasumber adalah Dr. Wendi Zarman M.Si, Dr. Wendi
Zarman M.Si., dan empat asatidz muda dari PKU Gontor. Acara utama
sebenarnya adalah peluncuran buku berjudul 'Mencari Titik Temu
Sunni-Syiah' karya Ustadz Saiful Mubarak. Menurut panitia (dari
organisasi bernama MAQDIS dan PIMPIN), acara ini bertujuan untuk
memberikan informasi ilmiah tentang apa itu Syiah dan liberalisme
sehingga masyarakat dapat mengerti cara untuk menghadapinya.
Awalnya, acara seminar memang terasa ilmiah ketika Dr. Wendi Zarman
M.Si. (Pimpin, Bandung) dan Dr. Dinar Dewi Kania (Aktivis Muslimah CGS
Jakarta) memaparkan presentasi mereka. Kedua narasumber ini membahas
tentang liberalisme dan feminisme yang didukung oleh data ilmiah yang
lengkap juga berimbang, serta telah teruji keabsahannya. Namun
berikutnya, aroma sektarian mulai tercium ketika tampil tampil empat
orang asatidz muda dari PKU Gontor. Satu orang berperan sebagai
moderator dan yang lainnya sebagai narasumber. Sama sekali tidak ada
narasumber pembanding dari pihak Syiah yang dihadirkan. Ibarat jurnal,
tidak ada peer-review yang dilakukan, diskusi berjalan satu arah.
 Hadi Faturrizka membahas makalah berjudul "Kritik Konsep Ahlul Bait
Dalam Pandangan Syiah Imamiyah." Pembicara terlihat tidak mendalam
menguasai materi dan hanya tahu sisi buruk Syiah saja.Hadi berkutat
membahas Kitab Biharul Anwar. Menurutnya, kitab tersebut
menjelek-jelekkan keluarga Ali ra.
Sementara dua pembicara lainnya, Lukman Hakim dan Sahidi Mustofa
masing-masing membahas tentang feminisme dan pluralisme, namun
pembahasannya terasa sangat kurang garam, bila dibandingkan dengan
pemaparan yang bagus dan cerdas dari Dr. Wendi Zarman M.Si. dan Dr.
Dinar Dewi Kania.
 Lalu tibalah pada acara puncak, yaitu bedah buku 'Mencari Titik Temu
Syi'ah dan Sunni' yang dibawakan langsung oleh penulisnya, KH. Dr.
Saiful Islam Mubarak M.Ag., dimoderatori oleh Ustadz Roni dari Daarut
Tauhid. Pembicara menyuguhi data-data yang didapat dari Google dan
Youtube, misalnya, ada video yang menunjukan bahwa Ahmadinejad sedang
berdikusi dengan Rabbi Yahudi dan bertukar cenderamata. Seperti
biasanya, video ini ditampilkan untuk menyampaikan frasa yang sering
diulang-ulang di jejaring sosial: inilah buktinya Israel bersekutu
dengan Iran. Agaknya pembicara perlu menelaah lagi, bahwa ada beda
antara Yahudi, dan Zionis. Bahwa ada kumpulan Rabi Yahudi yang anti
Zionis, mereka membentuk organisasi bernama Neturei Karta. Mereka
inilah yang diundang bertemu dengan Presiden Ahmadinejad.
Ustadz Saiful menekankan bahwa Syiah adalah mazhab yang menyimpang,
sesuai data dari (lagi-lagi) Biharul Anwar dan menyebut kelakuan
Yassir Habib yang disebut sebagai ulama Syiah. Habib memang 'tenar' di
internet dengan pernyataannya yang mencaci istri Nabi Muhammad. Tak
heran bila Ustadz Roni kemudian menyimpulkan bahwa mencari titik temu
antar Sunni dan Syiah sangatlah sulit.
Dr. Muhammad Anis, pakar Politik Islam dari UIN Sunan Kalijaga,
Yogyakarta, yang diwawancarai Liputan Islam dalam rangka tabayun,
menyatakan sebaliknya. Menurutnya, mencari titik temu antara Syiah dan
Sunni justru sangat mudah. Apalagi di Indonesia yang mayoritasnya NU.
"Seperti kita ketahui, NU adalah representasi mazhab Syafi'i di
Indonesia, dan tradisi Syafi'i adalah yang paling dekat dengan tradisi
Syiah, seperti: maulid, haul, ziarah kubur, tawasul, dan sebagainya.
Yang sulit itu adalah mencari titik temu antara Syiah dengan kaum
takfiri. Bahkan bukan hanya Syiah, Sunni pun sulit bertemu dengan
takfiri, karena kaum takfiri selalu menganggap diri merekalah yang
benar dan selain mereka adalah sesat," ujar Anis.
Mengenai Yassir Habib, Anis memberikan informasi, bahwa kedok Yasir
Habib sudah cukup lama terungkap. Dia adalah orang bayaran Inggris
dalam rangka memecah-belah Muslimin. Inggris telah memberikan suaka
kepadanya sesaat setelah ia bebas dari penjara Kuwait (berkat campur
tangan Inggris). Saat ini ia hidup nyaman di London dan memimpin
beberapa lembaga dan media.

Dr. M. Anis, pakar politik Islam, UIN Suka
"Sudah banyak ulama Syiah yang mengecam ulah Yasir Habib yang merusak
citra Syiah itu, seperti Syaikh Amri, Syaikh Husain Ma'tuq, Syaikh
Hasan Shaffar, Syaikh Ali Alumuhsin, Syaikh Abduljalil Samin, Syaikh
Namir, Sayid Hasyim Salman, dan sebagainya. Bahkan Pemimpin Tertinggi
Iran, Ayatullah Ali Khamenei, segera berfatwa, "Pelecehan terhadap
simbol-simbol saudara kita Ahlusunnah, termasuk terhadap istri Nabi
saw, adalah haram," jelas Anis.
Ada hal menarik yang perlu digarisbawahi dari pemaparan penulis buku
ini, yaitu dorongan untuk menjauhi sejarah. Menurut Ustadz Saiful,
sejarah terbukti penuh dongeng, jadi kita tidak tahu siapa yang
sebenarnya membunuh Al Hussain. "Pandangan hidup kita akhirnya
terpengaruh oleh dongeng khurafat dan minim manfaat itu," ujarnya. Dia
berulang-ulang menekankan agar umat Islam jangan membaca sejarah,
karena sejarah tersebut adalah buatan manusia. "Jangan pernah beriman
pada sejarah, cukup Al Quran saja yang menjadi petunjuk," katanya.
Menanggapi hal ini Dr. Anis menjawab panjang lebar, "Memang benar
bahwa Al-Qur'an adalah rujukan utama bagi umat Islam. Namun demikian,
Al-Qur'an tidak bisa berbicara sendiri, melainkan manusialah yang
berbicara melalui Al-Qur'an. Artinya, perlu penafsiran dan penjelasan
mengenai apa yang terkandung di dalam Al-Qur'an. Untuk itulah, Allah
SWT mengutus Nabi Muhammad saw sebagai penjelas pesan-Nya. Dengan kata
lain, Nabi Muhammad saw merupakan representasi Al-Qur'an."
Anis melanjutkan, "Karena kita tidak hidup di masa Nabi saw, maka
peran hadis amat diperlukan di sini. Demikian halnya dengan tarikh
(sejarah), yang di dalamnya juga mengandung riwayat-riwayat. Bahkan di
dalam hadis pun banyak kita jumpai laporan-laporan sejarah, termasuk
di dalam Hadis Bukhari-Muslim. Dengan demikian, ketika kita menolak
tarikh, maka konsekuensinya kita mesti menolak banyak sekali hadis,
termasuk hadis Bukhari-Muslim."
Terkait pembunuhan Sayidina Husain dan siapa pelakunya, Anis
mengatakan, "Banyak sekali sumber-sumber tarikh dan hadis yang
meriwayatkannya dari jalur Ahlusunnah mu'tabar. Bahkan Asyura pun
telah menjadi tradisi abadi di Nusantara sejak ratusan tahun yang
lalu."
Anis menutup penjelasannya, "Sekali lagi, memahami Al-Qur'an tentu
memerlukan penafsiran. Fakta juga membuktikan bahwa banyak sekali
ragam penafsiran sejak dulu hingga kini. Dengan kata lain, tidak ada
homogenitas dalam penafsiran. Masing-masing juga mengklain bahwa
mereka mendapat petunjuk melalui penafsiran mereka. Oleh sebab itu,
sikap toleran dan tidak memaksakan satu penafsiran sangat diperlukan.
Namun sayangnya, sikap ini tidak pernah dikenal oleh kaum takfiri."
Dalam sesi tanya jawab, ada yang menarik karena peserta bertanya
tentang sikap Kerajaan Arab Saudi kepada Syiah karena selama ini juga
beredar informasi banyaknya mazhab Syiah yang berhaji ke Mekkah.
Narasumber menjawab bahwa siapapun yang mengucapkan syahadat maka dia
adalah muslim maka tidak mungkin KSA mengusirnya.
Lalu, ada yang menanyakan, "Apa kaitan Syiah dengan liberalisme?"
Narasumber menjawab, "Yang berpaham liberal itu dari Syiah banyak, dan
dari Sunni juga banyak."
Di akhir acara, Ustadz Saiful meminta agar kaum muslimin berbaik hati
dan bersikap lemah lembut kepada Syiah. "Sikap kita kepada saudara
Syiah adalah seperti sikap kita kepada anak kecil yang hendak
menyeberang jalan. Bila masih di pinggir, kita ingatkan pelan-pelan
dan kita bimbing bersama menyeberang. Tapi bila sudah di tengah dan
hampir ketabrak mobil, kita langsung tarik agar dia selamat," katanya.
Diskusi ditutup dengan do'a bersama dengan memohonkan hidayah untuk
para pemeluk Syiah. Ustadz Saiful terdengar terisak menangis. Namun
tak ada air mata yang menetes di pipinya.(am/af/dw/LiputanIslam.com)

-- 
https://groups.yahoo.com/neo/groups/pengajianahad/info

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    http://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

sikupukupu | 21 Feb 12:48 2014
Picon

Fwd: Belajar/ Mengajar Bahasa Inggris dengan Instan? Bisaaa!



info bagus .. kalo tertarik jangan reply saya  tapi langsung aja email dibawah !

----- Original Message -----
From: farahlie (farahlie <at> mail.com)
Sent: Monday,Februari 7 2014 01:30 AM
Subject: Belajar / Mengajar Bahasa Inggris dengan Instan? Bisaaa!

Anda ingin belajar bahasa Inggris? Tapi tidak ada waktu buat kursus? Ingin beli buku tapi buku yang dikarang penulis Indonesia kurang memuaskan? Anda guru? Kesulitan mencari buku2 berkualitas? Ingin menghemat waktu? Selamanya TIDAK lagi menjadi masalah.

Well, be afraid no more. Dengan DVD e-book buku-buku terbitan Longman, Cambridge, Oxford Univ. Press, Barron, MacMillan, McGraw-Hill, dll, kita bisa belajar bahasa Inggris sendiri. Plus kita juga bisa latihan listening dengan MP3 audio files. Buku-buku ini dija min berkualitas. Buat para guru bahasa Inggris, buku ini dapat dijadikan buku referensi, tinggal di-print saja. Menghemat banyak waktu! Paket Tutorial ini menggunakan bahasa Inggris & Indonesia.

Paket EnglishDVD :
----------------------------
Paket 1 - DVD English Grammar (Rp. 100.000)
Paket 2 - DVD English for Children, Vocabulary, Dictionary (Rp. 100.000)
Paket 3 - DVD English Certificates, Toefl , Reading & Writing (Rp. 100.000)
Paket 4 - DVD Conversation (Rp. 100.000)
Paket 5 - DVD Business English (Rp. 100.000)
Paket 6 - DVD Tell Me More (Rp. 100.000)

SPECIAL PROMO DISC42% : Paket 7 - Berisi Paket 1-2-3-4-5-6 + FREE BONUS 1 DVD Listening 

Saat ini kami memberikan promo penawaran khusus berupa discount 42% untuk pemesanan PAKET 7 seharga Rp. 349.000 dengan bonus dan ongkos kirim tetap gratis.

Untuk pembelian Paket 7, dapatkan bonus 1 DVD Listening berisi file-file SWF (Flash), mp3, novel, komik dan flv (video youtube). DVD Listening ini merupakan bonus yang tidak kami perjual-belikan.

Untuk spesifikasi dan cover screenshot masing-masing paket produk silahkan anda mengunjungi etalase online saya di situs http://paketenglishdvd.blogspot.com

Paket ini juga cocok untuk dijadikan sebagai hadiah untuk teman atau anak anda.
 
Bagi yang berminat memesan dapat menghubungi saya di: farahlie <at> gmail.com atau farahlie <at> mail.com

mohon forward email ini pada teman-teman lain yang memerlukan :)

Salam,
Farrah
farahlie <at> gmail.com
Website: http://paketenglishdvd.blogspot.com
HP:  081221089520 (sms only)
YM: lady.photographer
add fb : http://www.facebook.com/farahlie.online
add twitter : http://www.twitter.com/farahlie


e-books novel/komik yang juga disertakan dalam DVD bonus :

andersen's fairy tales - hans christian andersen
angels and demons - dan brown
angels and demons - dan brown - versi indonesia
anna karenina - leo tolstoy
around the world in 80 days - jules verne
asterix and cleopatra
asterix in belgium
asterix in britain
asterix in corsica
asterix in spain
asterix in switzerland
asterix the gladiator
dark arena - mario puzo
deception point
digital fortress - dan brown
digital fortress - dan brown - versi indonesia
empress orchid - anchee min
fifth country - es itofools die - mario puzo
frankenstein - mary shelley
godfather - mario puzo
harry potter and the deathly hallows
harry potter and the order of phoenix
i know this much is true - wally lamb
into zero point - agatha christie
last don - mario puzo
lolita - vladimir nabokov
lord of the ring - silmarillion
lord of the ring - the fellow ship of the ring
lord of the ring - the hobbit
lord of the ring - the return of the king
lord of the ring - the two tower
moby dick or the whale - herman melville
money, a memoir - liz perle
murder on the links - agatha christie
musashi - eiji yoshikawa
otori clan story 1 - across the nightingale floor.jar - lian hearn
otori clan story 2 - grass for his fillow - lian hearn
otori clan story 3 - brillia nce of the moon - lian hearn
penthouse magazine - march
playboy - hot shots
playboy magazine - april
playboy magazine - march
playboy magazine - may
playboy magazine - september
rich dad - robert t kiyosaki
robinson crusoe - daniel defoe
samurai castle - noriko saka
secret of the secrets
shogun - james clavell
sicilian - mario puzo
snow - orhan pamuk
the 47 ronin story - john allyn
the adventure of tom sawyer - mark twain
the adventures of huckleberry finn - mark twain
the adventures of robin hood - howard pyle
the book of the thousand nights and a night - richard f burton
the clocks - agatha christie
the davinci code - dan brown
the divine message of the dna - kazuo murakami
the last of the mohicans - james fenimore coope r
the murder of roger acryod - agatha christie
the prince - nicolo machiavelli
the scarlett letter - nathaniel hawthorne
the works of edgar allan poe - volume 1 - raven edition
tintin - cigars of the pharaoh
tintin - flight 714
tintin - land of black gold
tintin - prisoners of the sun
tintin - the black island
twilight 1 - stephenie meyer
twilight 2 - new moon - stephenie meyer
twilight 3 - eclipse - stephenie meyer
twilight 4 - breaking dawn - stephenie meyer
vanity fair - william makepeace thackeray
why didnt they ask evan - agatha christie
why don't penguins feet freeze - mick o hare
why men don't listen - alan barbara pease
you can choose to be rich - robert t kiyosaki



.

__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Mang Aska | 21 Feb 00:12 2014
Picon

Re: Robot anti bohong

Yang ada ditempelengin semuanya Pak De Kar ;)).

Seperti kata Abah Pondok bahwa memang diperlukan "selecting cutting method" utk pemberantasan Korupsi
di Indonesia, karena kalau diberantas semua maka siapa lagi yang akan duduk di atas sanah :((.

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com


-----Original Message-----
From: kartono_plne <at> yahoo.com
Sender: Senyum-ITB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 20 Feb 2014 22:59:22 
To: B ITB Sinergi<sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com>; B ITB Senyum<Senyum-ITB <at> yahoogroups.com>
Reply-To: Senyum-ITB <at> yahoogroups.com
Subject: [Senyum-ITB] Robot anti bohong


Semangat pagi! 

Rekans ysh, 

Cerita dr temen yg itb75 mesin mantan PT. IPTN dan kerasan di Boeing sampe punya cucu kelahiran USA kirim
berita sbb: 

"Seorang bapak membeli sebuah robot yg bisa menempeleng orang jika dia berbohong.
Si bapak memutuskan untuk mencoba kemampuan robot itu kepada si anak lelakinya pada saat mereka makan sore…
 
“Kemana aja kamu pergi tadi malem?”
“Aku pergi ke perpustakaan, pak” Si Robot menempeleng si anak.
“Okay, aku pergi ke rumah temen, pak”
“Ngapain aja kamu di rumah temen?”
“Nonton film, Toy Story, pak” Si Robot menempeleng si anak.
“Okay, nonton film saru, pak” jawab si anak.
Si Bapak marah, “Apa?, waktu bapak seumurmu, bapak nggak pernah tau yang namanya film porno!” Si Robot
nempeleng si Bapak.
Si Ibu langsung ketawa terbahak bahak dan berkata, “Dia betul betul anakmu, pak!” si Robot nempeleng
si Ibu."

Info bagus buat karta robot pinter anti bohong dg uji coba para koruptor saat ini. Jika berhasil, kita coba
kepada para Lawyer dan anggota DPR di acara TV One itu, kumaha?
 
Salam
Kar m75



Powered by Telkomsel BlackBerry®

------------------------------------

***

Senyum-ITB wow! Ajak teman-teman bergabung. Klik http://bit.ly/1agLZ4y :-)
Mudah kok! Manajemen email di milis Senyum-ITB ada di bawah. Dicoba deh :)

Anggota: 9.670                        Diperbarui: 3 Agustus 2013
============================================================
                     *** Senyum-ITB ***
            - Kerjasama merajut Prestasi Dunia -
          Interaksi akrab Masyarakat dan Alumni ITB
   Persahabatan, Ide, Iptek, Desain, Seni, Bisnis, & Kerjasama
           Milis Senyum-ITB: http://yhoo.it/10uohvb
           Portal Senyum-ITB: http://bit.ly/Z1IVsp
        Facebook: Senyum-ITB      Twitter: Senyum-ITB

 Managed by: Senyum-ITB & 99Venus International ( http://yhoo.it/fYDB7B )
============================================================

Mengatur mode terima email dengan ganti-ganti 3 cara terima berikut : 
1. Senyum-ITB-normal <at> yahoogroups.com = email terima normal (individual emails)
2. Senyum-ITB-digest <at> yahoogroups.com = email terima ringkasan (daily digest)
3. Senyum-ITB-nomail <at> yahoogroups.com = cuti sementara / baca di web Senyum-ITB

Ganti email / Cara berlangganan :
1. Senyum-ITB-subscribe <at> yahoogroups.com = email berlangganan milis Senyum-ITB
Untuk ganti email, silahkan kirim dari alamat email baru Anda
2. Senyum-ITB-unsubscribe <at> yahoogroups.com = email berhenti dari milis Senyum-ITB
Untuk ganti email, silahkan kirim dari alamat email lama Anda

Manajemen email di milis Senyum-ITB yang lengkap di http://bit.ly/och0xktYahoo Groups Links

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    http://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Mang Aska | 18 Feb 13:30 2014
Picon

Re: Eksistensi Alam Raya



Woooow hade Bah Willy,
Lajengkeun euy... Mun bisa ulah saeutik rada legaan hehehe.

Konsep awalna ti titik tea mirip jeung konsep penciptaan semesta Ala Kabuyutan Kanekes hehehe... Anu tadina suwung kosong terus ti suwung jadi cair... Lila-2 tina cair ieu mengeras jadi sagede cariu hehehe... Sakabeh proses eta kajadian di Sasaka Domas tea.

Konsep ieu oge mirip jeung pamikiran Kabuyutan Cipaku ngeunaan Lemah Sagandu tea... Matakna disebut Cipeueut tea... Ari Cipeueut teh manis anu pang manis-2na ceunah... Ari Cipaku mah nganalogikeun jeung proses nyieun Gula Sagandu anu tadina cair terus heuras jadi gula sagandu tea.
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: "Waluya" <waluya2006 <at> yahoo.co.id>
Sender: urangsunda <at> yahoogroups.com
Date: Tue, 18 Feb 2014 19:20:31 +0700
To: <urangsunda <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: urangsunda <at> yahoogroups.com
Subject: RE: [Urang Sunda] Eksistensi Alam Raya

 

Upami nu dimaksud ku Don Febi, alam raya teh alam semesta (universe), umurna tos diitung, kurang leuwih 13,7 Milyar tahun. Carana ngitung? Astrofisika jeung Astronomi ilmu sains, jadi ngitungna didasarkeun ku pengamatan. Geus kanyahoan ti baheula keneh, yen benda-benda langit teh gerak saling ngajauhan (kanyahoanana tina ngamati spektrum cahaya bentang-bentang jeung galaksi, make prinsip efek doppler). Kulantaran saling ngajauhan, hartina alam semesta teh ngabeukahan (muai). Tah upama ngabeukahan, meureun asalna mah padeukeut pisan, hal ieu tepi kana kacindekan yen alam semesta teh asalna ngan mangrupakeun TITIK. Ku hasil pengamatan gerak ngajauhan bentang / galaksi, bisa diitung gancangna (kecepatan) alam semesta ngabeukahan. Tah ku kanyahoanana gancangna ngabeukahan, bisa diitung mundur tepi ka titik nu jadi awal. Hasilna kurang leuwih 13,7 milyar taun ......  

 

Makhluk halus, sawarga, naraka, malaikat jst .......hal nu gaib, teu tiasa “diamati” ku panca indera, ku kituna teu mungkin aya di alam semesta (universe), sabab ari sifat alam semesta mah tiasa diamati ku panca indera, jadi sanes hal nu gaib.

 

Samentawis kitu tanggapan sim kuring.

 

WLY  

 

From: urangsunda <at> yahoogroups.com [mailto:urangsunda <at> yahoogroups.com] On Behalf Of Ahmad Hazairin
Sent: Tuesday, February 18, 2014 5:02 PM
To: kisunda <at> yahoogroups.com; urangsunda <at> yahoogroups.com
Subject: [Urang Sunda] Eksistensi Alam Raya

 




Mangga nyanggakeun...
Tangtosna bakal seueur anu teu sapagodos...

Eksistensi Alam Raya
====================

Alam raya ieu geus aya ti dituna. Tina waktu anu teu kahingga.  Euweuh hiji makhluk anu nyaho iraha ieu alam raya
teh mimiti ayana.  Enya oge aya teori fisika modern ayeuna anu geus boga hipotesa ngeunaan kajadian asal mula
alam raya, tapi sabenerna fisika modern oge can bisa mastikeun watesan alam raya teh sakumaha, di mana tungtungna,
sakumaha volume-na.

Di alam raya ieu aya milyaran galaxy anu pikeun jelema mah geus teu kahingga gedena galaxy oge.  Dina eta tiap
galaxy loba kahirupan.  Salian ti eta, loba alam kahirupan anu teu katingali ku panon manusa.  Di lapisan atmosfer
planet bumi wae geus loba alam kahirupan: alam manusa, alam binatang, alam makhluk halus.  Tapi kaayaan makhluk
halus ditolak ku para ilmuwan (saintis) kulantaran memang teu katingali ku panon manusa.

Di luar atmosfer planet bumi, masih loba keneh alam kahirupan lain.  Malahan aya bentuk alam kahirupan anu dimensina
lain jeung dimensi alam manusa. Tah, alam surga jeung naraka teh saenyana kaasup alam kahirupan anu aya di alam
raya ieu.  Surga jeung naraka oge kaasup alam kahirupan anu dimensina lain jeung dimensi alam kahirupan manusa
di planet bumi (oge beda jeung kahirupan di planet lain).

Alam naraka teh alam kasusahan. Jenis alamna loba pisan. Jenis kasusahna loba pisan. Lamun rek make referensi kana
kitab suci agama mangga, tiasa wae memang jiga kitu. Oge kitu alam surga teh alam dimensi anu pinuh ku kasenangan.
Bentuk kasenangan-na loba pisan. Oge bisa ngareferensi ka kitab suci agama, kumaha jenis kasenangan-na.  Ngan anu
jelas, eta alam surga jeung naraka teh lain alam ghaib anu ayeuna can aya, can eksis. Dina kitab suci agama, saakan
surga naraka teh can aya, ayana engke saenggeus kiamat.  Padahal alam surga jeung naraka teh sabentuk alam anu
dimensina beda jeung kahirupan manusa tapi ayeuna geus aya jeung geus aya kahirupan di jerona.

Ti awal ayana alam raya anu teu dipikanyaho iraha awalna, nya oge iraha mimiti aya makhluk hirup euweuh anu nyaho.
Makhluk hirup teh geus aya ti waktu anu lila pisan.  Ti rebuan atawa jutaan 'aeon' (mangga googling naon ari arti
'aeon' teh; geus aya alam raya, geus aya makhluk hirup; malahan geus ti jaman aeon-aeon anu artina ti jaman waktu
anu teu dipikanyaho, teu terhingga lilana di waktu anu katukang.

Conto leutik kahirupan, nyaeta kahirupan di planet bumi.  Kahirupan di planet bumi teh geus lila pisan, milyaran
taun. Geus loba makhluk hirup sajinis manusa hirup di planet bumi; tumpur beak, terus ngajadi deui makhluk jinis
manusa anu lian deui.  Dedegan makhluk jinis manusa bisa beda dina ukuran jeung tampilan, tapi ngabogaan ciri fisik
jeung intelektual (pikiran/batin) anu mirip atawa sarua.  Kukituna loba kapanggih aya artefak atawa paninggalan
fosil anu bentukna misalna bentuk suku manusa tapi ukuranna gede pisan, anu ukurana raksasa lamun dibandingkeun
jeung ukuran jelema jaman ayeuna.

Dina Al-Quran surat Al-Baqoroh disebutkeun yen Malaikat protes ka Gusti Pangeran: "Apakah Engkau akan menjadikan
seorang yang akan membuat kerusakan di dalamnya dan menumpahkan darah, sedangkan kami senantiasa bertasbih dengan
memuji-Mu dan menyucikan-Mu?” (Al-Baqarah 30).  Eta teh ayat sabenerna simbolik, da Malaikat moal bisa protes ka
Gusti Pangeran.  Tapi eta ayat oge ningalikeun yen Malaikat teh geus nyaksian kalakuan kahirupan makhluk sajinis
manusia saencan Adam.  Iraha ayana Adam? Kuring oge teu nyaho, ngan lamun ceuk para ahli kitab suci mah Adam kakara
kamari, kakara rebuan taun katukang ayana.

Dina sajarah alam raya, sajarah makhluk hirup di alam raya ieu, anu waktuna geus lila pisan teu kahingga.  CAN AYA
HIJI MAKHLUK OGE ANU MANGGIHAN TUHAN/GUSTI PANGERAN/GOD/ALLAH SACARA FISIK, ATAWA NGOMONG, KOMUNIKASI KU CACARITA.

Anu aya oge,makhluk anu ngabogaan pikiran jeung batin teh kontemplasi, yen pasti aya hiji kakuatan anu nyebabkeun
ieu alam raya teh ngajadi; eksis.  Eta kakuatan teh pasti kakuatan absolut.  Tina kontemplasi eta ngamimitian
makhluk hirup teh boge konsep ngeunaan Gusti Pangeran.

Yeuh, jadi moal aya engke saenggeus urang maot, dibangkitkeun terus panggih jeung Gusti Pangeran; terus urang
ngabaris nungguan giliran narima buku amal ti leungeun Gusti Pangeran sorangan. Lamun amal hadena loba, narima buku
ku leungeun katuhu urang, lamun amalan gorengna loba, narima buku ku leungeun kenca urang.  Moal aya anu kitu, eta
simbolik.

Dina Al-Quran disebutkeun:
"Dan (ingatlah),ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil
kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman),'Bukankah Aku ini Tuhanmu?' Mereka menjawab,'Betul
(Engkau Tuhan kami),kami bersaksi.'(Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan,
'Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lemah terhadap ini (keesaan Tuhan),"(QS Al-Araf 7:172).

Tah ari urang inget teu ayeuna pernah 'bersaksi' saperti disebutkeun dina Al-Quran surat Al-Araf 172?
Moal aya anu inget.  Kulantaran eta 'persaksian' teh simbolik.  Lain urang di alam ruh ngomong ku ucapan jiga kitu,
lain.  Tapi urang sacara kondisi memang tunduk kana aturan Gusti Pangeran.  Sarua lamun para tasauf ngomong yen
batu jeung gunung tunduk, dzikir ka Gusti Pangeran.  Lain artina gunung bisa ngomong ngadereskeun dzikir, tapi eta
gunung dina kondisina tunduk kana aturan alam (physical phenomena) anu geus ditangtukeun ku Gusti Pangeran.

Engke lamun urang paeh, sakedret netra urang bakal pindah alam.  Moal aya alam pangadilan jiga dicaritakeun dina
kitab suci.  Gusti Pangeran diuk jadi hakim. Loba saksi. Urang divonis hade jeung goreng.  Moal aya anu kitu, eta
kabeh simbolik.  Anu bakal aya, saenggeus paeh urang bakal pindah alam, otomatis.  Lamun loba kahadean urang
sakedret netra saenggeus paeh bakal hirup deui ku jasad anyar di alam surga.  Lamun urang loba kagorengan nya
saenggeus paeh bakal sakedret netra pindah alam ka alam naraka.  Eta 'proses pangadilan' teh geus jalan otomatis
sacara adil ku ukuran anu geus diamparkeun saperti hukum alam geus ngampar ti dituna, geus jalan tidituna.  Eta
pangadilah, ukuran hade jeung goreng, geus aya katanem dina diri urang. Saha anu nanem binih kahadean dina diri
eta bakal ngahasilkeun kahadean, sing saha anu nanem binih kagorengan dina diri eta bakal ngahasilkeun kagorengan.
Itunganana geus aya dina diri urang.  Kitab catetan hade jeung goreng geus aya dina diri urang.

Di alam surga urang lila pisan.  Pangeusi alam surga teh ku agama hindu/buddha disebut dewa. Jadi di hindu/buddha
mah jelema paeh lamun loba amal hade bakal jadi dewa.  Tapi di islam mah posisi malaikat teh lain deui. Saakan
malaikat teh para pembatu Gusti nu Maha Suci.  Ngabantu naon?  Da moal aya hiji malaikat oge anu geus pernah
panggih jeung Gusti Pangeran.  Lamun aya malaikat anu tugasna ngajaga langit planet bumi, bisa jadi.  Eta tugas
ti Gusti Pangeran?  Bisa jadi mun rek diartikeun kitu, saperti pagawean sim kuring ayeuna dina kahirupan ieu oge
dianggap geus katangtuan ti Gusti Pangeran. Tapi enya kitu sim kuring narima eta pagawean sacara langsung ti Gusti
Pangeran?  henteu, ngan ngaliwatan proses takdir weh.  Kitu oge tugas tiap-tiap malaikat, ngaliwatan proses
kahirupan di alam malaikat; maranehna teu panggih langsung jeung Gusti Pangeran.

Makhluk di alam surga umurna panjang pisan dibanding umur manusa di planet bumi. Umur makhluk surga bisa jutaan taun
atawa aya oge anu milyaran taun lamun diukur ku ukuran waktu alam manusa di planet bumi.  Kukituna, loba makhluk
alam surga oge anu teu ngarti jadi nyangka diri maraneh na teh kekal. Moal bisa paeh. Eta kulantaran aya makhluk
surga anu boga pandangan salah.

Makhluk alam surga teh lain-lain kamampuanana. Alamna oge loba, lain-lain.  Aya makhluk surga anu boga kakuatan
supra natural, sanggup pindah dimensi alam; kaasup pindah asup ka alam manusa, ka langit manusa, ka planet manusa.
Bisa kitu kulantaran boga kakuatan supranatural/energi anu gede.  Kukituna kacaritakeun aya para dewa anu manggihan
jelema. Atawa malaikat manggihan jelema. Utamana di jaman kuno. Di jaman modern geus langka kacaritakeun aya
dewa/malaikat ngadatangan manusa, walau eta mungkin keneh.

Manusa anu teu ngarti kana alam-alam kahirupan, lamun di datangan ku malaikat nya teu ngarti yen malaikat/dewa oge
ngan saukur makhluk jiga urang. Mungkin memang loba malaikat anu boga kabijaksanaan luhur, jauh di luhureun
kabijaksanaan manusa.  Tapi tong boroning didatangan malaikat/dewa, pan loba manusa anu didatangan ku bangsa jin
(jin istilah arab), terus eta jin mere bewara ka eta jalma.  Atuh jalma eta bisa boga pangaweruh dina hiji widang.
Ari jin teh makhluk halus anu hirupna ngahiji di alam manusa, lamun dewa/malaikat boga alam sorangan misal ti alam
manusa, nyaeta alam surga.

Manusa anu didatangan ku wangsa jin, narima bewara, sok jadi muja eta jin.  Kitu oge jalma didatangan ku para dewa/
malikat sok muja eta para dewa. Makana di sababaraha agama saperti Hindu sok muja para dewa.  Eta lain bohong, eta
lain hayalan. Saenyana memang para dewa eta teh aya.  Aya keneh nepi ka ayeuna. Saperti misalna batara Indra, eta
teh raja dewa di salah sahiji alam surga. Batara Indra memang boga kabijaksanaan luhur. Tapi nya ari kuring mah
mandang eta batara Indra tetep weh makhluk, teu patut disembah. Lamun dipihormat meureunan patut.  Istilah dewa
ieu di arab mah disebutna malaikat. Di Barat disebut angle.  Pandangan ka para dewa/malaikat/angel teh beda-beda
dina unggal budaya; nya teu heran da tiap budaya boga persepsi masing-masing.

Sok aya jelema anu rajin dzikir, rajin misahkeun diri tina karamean hirup jelema, terus manehna meunang 'ilapat'
atawa ilham.  Terus eta jelema nyebut yen manehne 'meunang ilapat/ilham ti Gusti Pangeran'.  Eta artina lain
eta jelema panggih jeung Gusti Pangeran sacara fisik; tapi aya 'ilmu yang bijaksana' timbul dina pikiran/batin
eta jelema.  Nya rek disebut ti Gusti Pangeran mangga wae, da sagala anu aya di alam raya itu boh fisik boh batin
nya ti Gusti Pangeran.  Tapi kitu oge lamun aya dewa/malaikat nyebutkeun narima bewara/wahyu ti Gusti Pangeran,
tong diartikeun eta dewa/pangeran panggih atawa cacarita jeung Gusti Pangeran.  Eta dewa/malaikat pastina oge bisa
meunang 'ilmu yang bijaksana' sarua jeung manusa anu meunang ilapat/ilham bijaksana.

Alam raya ieu geus aya ti dituna. Euweuh anu nyaho iraha ieu alam raya ngajadi. Manusa euweuh nu nyaho, dewa/malaikat
oge euweuh nu nyaho, jin oge euweuh nu nyaho, komo binatang mah moal nyahoeun. Oge euweuh hiji makhluk ti mimiti
alam raya ngajadi tepi ka poe ieu anu pernah panggih jeung Gusti Pangeran atawa cacaraita jeung Gusti Pangeran.
Kulantaran Gusti Pangeran lain sosok, beda jeung makhluk.  Ngan aya sababara makhluk anu boga kabijaksanaan luhur,
meunang ilapat/ilham/wahyu mangrupa kabijaksanaan anu luhur.  Kabijaksanaan anu luhur direferensikeun ka Gusti
Pangeran.  Walau sabenerna sagala kabijaksanaan jeung kagorengan di alam raya ieu geus aya aturanna diamparkeun
aturan eta ku Gusti Pangeran.  Jadi di 'mata' Gusti Pangeran mah bijaksana jeung goreng teh sarua, ngan saukur
tata nilai anu diamparkeun aturan maenna.

Bagian alam raya bisa ancur.  Lamun aya collapse (keruntuhan) bagian galaxy kulantaran aya ka-teu-saimbangan energi,
eta bagian galaxy bisa runtuh.  Atuh tata surya mah leutik, pasti kabawa runtuh lebur. Geus teu kacaritakeun planet
bumi oge pastina ancur moal nyesa.  Ancurna bagian alam raya geus remen kajadian dina milyaran taun nepi ka waktu
anu teu dipikanyaho ka tukang. Lain artina alam raya berakhir, terus kabeh parindah ka 'akhirat'.  Da akhirat oge
bagian tina alam raya dina dimensi anu beda jeung alam manusa.  Alam raya mah geus biasa nyaimbangkeun energi
kucara ngabeledug bagian anu padet (gas padet), kilatan kosmis anu maha gede pisan, jeung sajenisna.  Eta teh kiamat.
Tapi kahirupan terus muncul deui, teuing nepi ka iraha.  Moal aya anu nyaho.

Jalma hade, bakal lahir deui di alam dewa/malaikat, nyaeta surga.  Malaikat/dewa bisa paeh?  Bisa, lamun maranehna
paeh oge bisa dilahirkeun di alam sangsara atawa di alam bagja, anu nangtukeun teh amalna.  Tah atuh kaharti ayeuna
mah ngeunaan Adam anu turun ti surga ka bumi teh naon hartina.  Adam tadina hirup di surga salaku malaikat terus
paeh jeung lahir deui sabagai manusa.  Ari manusa fisikna tina taneuh (kadaharana tina naon anu aya di bumi anu tina
taneuh).

Makhluk-makhluk anu boga kabijaksanaan luhur, boh ti kalangan malaikat atawa manusa, geus sapantesna ku urang
dipihormat, dijadikeun pamingpin dina kahirupan.  Pamingpin anu dituturkeun jeung diturutkeun dawuhna.  Kulantaran
kitu, anu bakal nyalametkeun diri tiap makhluk teh kabijaksanaan anu bisa ngabuahkeun elmu kabajikan.  Anu nyilakakeun
makhluk hirup teh nyaeta 'kegelapan batin' anu nyebabkeun makhluk jadi rakus, benci, teu ngarti kana papasten hade
jeung goreng.


Febi
====




 






__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Mang Aska | 18 Feb 11:36 2014
Picon

Re: Eksistensi Alam Raya



Hade pisan pamikiran teh Kang Febi.... Lanjutkaan (y).
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: Ahmad Hazairin <don_febi <at> yahoo.de>
Sender: kisunda <at> yahoogroups.com
Date: Tue, 18 Feb 2014 10:01:53 +0000 (GMT)
To: kisunda <at> yahoogroups.com<kisunda <at> yahoogroups.com>; urangsunda <at> yahoogroups.com<urangsunda <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: kisunda <at> yahoogroups.com
Subject: [kisunda] Eksistensi Alam Raya

 

Mangga nyanggakeun...
Tangtosna bakal seueur anu teu sapagodos...

Eksistensi Alam Raya
====================

Alam raya ieu geus aya ti dituna. Tina waktu anu teu kahingga.  Euweuh hiji makhluk anu nyaho iraha ieu alam raya
teh mimiti ayana.  Enya oge aya teori fisika modern ayeuna anu geus boga hipotesa ngeunaan kajadian asal mula
alam raya, tapi sabenerna fisika modern oge can bisa mastikeun watesan alam raya teh sakumaha, di mana tungtungna,
sakumaha volume-na.

Di alam raya ieu aya milyaran galaxy anu pikeun jelema mah geus teu kahingga gedena galaxy oge.  Dina eta tiap
galaxy loba kahirupan.  Salian ti eta, loba alam kahirupan anu teu katingali ku panon manusa.  Di lapisan atmosfer
planet bumi wae geus loba alam kahirupan: alam manusa, alam binatang, alam makhluk halus.  Tapi kaayaan makhluk
halus ditolak ku para ilmuwan (saintis) kulantaran memang teu katingali ku panon manusa.

Di luar atmosfer planet bumi, masih loba keneh alam kahirupan lain.  Malahan aya bentuk alam kahirupan anu dimensina
lain jeung dimensi alam manusa. Tah, alam surga jeung naraka teh saenyana kaasup alam kahirupan anu aya di alam
raya ieu.  Surga jeung naraka oge kaasup alam kahirupan anu dimensina lain jeung dimensi alam kahirupan manusa
di planet bumi (oge beda jeung kahirupan di planet lain).

Alam naraka teh alam kasusahan. Jenis alamna loba pisan. Jenis kasusahna loba pisan. Lamun rek make referensi kana
kitab suci agama mangga, tiasa wae memang jiga kitu. Oge kitu alam surga teh alam dimensi anu pinuh ku kasenangan.
Bentuk kasenangan-na loba pisan. Oge bisa ngareferensi ka kitab suci agama, kumaha jenis kasenangan-na.  Ngan anu
jelas, eta alam surga jeung naraka teh lain alam ghaib anu ayeuna can aya, can eksis. Dina kitab suci agama, saakan
surga naraka teh can aya, ayana engke saenggeus kiamat.  Padahal alam surga jeung naraka teh sabentuk alam anu
dimensina beda jeung kahirupan manusa tapi ayeuna geus aya jeung geus aya kahirupan di jerona.

Ti awal ayana alam raya anu teu dipikanyaho iraha awalna, nya oge iraha mimiti aya makhluk hirup euweuh anu nyaho.
Makhluk hirup teh geus aya ti waktu anu lila pisan.  Ti rebuan atawa jutaan 'aeon' (mangga googling naon ari arti
'aeon' teh; geus aya alam raya, geus aya makhluk hirup; malahan geus ti jaman aeon-aeon anu artina ti jaman waktu
anu teu dipikanyaho, teu terhingga lilana di waktu anu katukang.

Conto leutik kahirupan, nyaeta kahirupan di planet bumi.  Kahirupan di planet bumi teh geus lila pisan, milyaran
taun. Geus loba makhluk hirup sajinis manusa hirup di planet bumi; tumpur beak, terus ngajadi deui makhluk jinis
manusa anu lian deui.  Dedegan makhluk jinis manusa bisa beda dina ukuran jeung tampilan, tapi ngabogaan ciri fisik
jeung intelektual (pikiran/batin) anu mirip atawa sarua.  Kukituna loba kapanggih aya artefak atawa paninggalan
fosil anu bentukna misalna bentuk suku manusa tapi ukuranna gede pisan, anu ukurana raksasa lamun dibandingkeun
jeung ukuran jelema jaman ayeuna.

Dina Al-Quran surat Al-Baqoroh disebutkeun yen Malaikat protes ka Gusti Pangeran: "Apakah Engkau akan menjadikan
seorang yang akan membuat kerusakan di dalamnya dan menumpahkan darah, sedangkan kami senantiasa bertasbih dengan
memuji-Mu dan menyucikan-Mu?” (Al-Baqarah 30).  Eta teh ayat sabenerna simbolik, da Malaikat moal bisa protes ka
Gusti Pangeran.  Tapi eta ayat oge ningalikeun yen Malaikat teh geus nyaksian kalakuan kahirupan makhluk sajinis
manusia saencan Adam.  Iraha ayana Adam? Kuring oge teu nyaho, ngan lamun ceuk para ahli kitab suci mah Adam kakara
kamari, kakara rebuan taun katukang ayana.

Dina sajarah alam raya, sajarah makhluk hirup di alam raya ieu, anu waktuna geus lila pisan teu kahingga.  CAN AYA
HIJI MAKHLUK OGE ANU MANGGIHAN TUHAN/GUSTI PANGERAN/GOD/ALLAH SACARA FISIK, ATAWA NGOMONG, KOMUNIKASI KU CACARITA.

Anu aya oge,makhluk anu ngabogaan pikiran jeung batin teh kontemplasi, yen pasti aya hiji kakuatan anu nyebabkeun
ieu alam raya teh ngajadi; eksis.  Eta kakuatan teh pasti kakuatan absolut.  Tina kontemplasi eta ngamimitian
makhluk hirup teh boge konsep ngeunaan Gusti Pangeran.

Yeuh, jadi moal aya engke saenggeus urang maot, dibangkitkeun terus panggih jeung Gusti Pangeran; terus urang
ngabaris nungguan giliran narima buku amal ti leungeun Gusti Pangeran sorangan. Lamun amal hadena loba, narima buku
ku leungeun katuhu urang, lamun amalan gorengna loba, narima buku ku leungeun kenca urang.  Moal aya anu kitu, eta
simbolik.

Dina Al-Quran disebutkeun:
"Dan (ingatlah),ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil
kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman),'Bukankah Aku ini Tuhanmu?' Mereka menjawab,'Betul
(Engkau Tuhan kami),kami bersaksi.'(Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan,
'Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lemah terhadap ini (keesaan Tuhan),"(QS Al-Araf 7:172).

Tah ari urang inget teu ayeuna pernah 'bersaksi' saperti disebutkeun dina Al-Quran surat Al-Araf 172?
Moal aya anu inget.  Kulantaran eta 'persaksian' teh simbolik.  Lain urang di alam ruh ngomong ku ucapan jiga kitu,
lain.  Tapi urang sacara kondisi memang tunduk kana aturan Gusti Pangeran.  Sarua lamun para tasauf ngomong yen
batu jeung gunung tunduk, dzikir ka Gusti Pangeran.  Lain artina gunung bisa ngomong ngadereskeun dzikir, tapi eta
gunung dina kondisina tunduk kana aturan alam (physical phenomena) anu geus ditangtukeun ku Gusti Pangeran.

Engke lamun urang paeh, sakedret netra urang bakal pindah alam.  Moal aya alam pangadilan jiga dicaritakeun dina
kitab suci.  Gusti Pangeran diuk jadi hakim. Loba saksi. Urang divonis hade jeung goreng.  Moal aya anu kitu, eta
kabeh simbolik.  Anu bakal aya, saenggeus paeh urang bakal pindah alam, otomatis.  Lamun loba kahadean urang
sakedret netra saenggeus paeh bakal hirup deui ku jasad anyar di alam surga.  Lamun urang loba kagorengan nya
saenggeus paeh bakal sakedret netra pindah alam ka alam naraka.  Eta 'proses pangadilan' teh geus jalan otomatis
sacara adil ku ukuran anu geus diamparkeun saperti hukum alam geus ngampar ti dituna, geus jalan tidituna.  Eta
pangadilah, ukuran hade jeung goreng, geus aya katanem dina diri urang. Saha anu nanem binih kahadean dina diri
eta bakal ngahasilkeun kahadean, sing saha anu nanem binih kagorengan dina diri eta bakal ngahasilkeun kagorengan.
Itunganana geus aya dina diri urang.  Kitab catetan hade jeung goreng geus aya dina diri urang.

Di alam surga urang lila pisan.  Pangeusi alam surga teh ku agama hindu/buddha disebut dewa. Jadi di hindu/buddha
mah jelema paeh lamun loba amal hade bakal jadi dewa.  Tapi di islam mah posisi malaikat teh lain deui. Saakan
malaikat teh para pembatu Gusti nu Maha Suci.  Ngabantu naon?  Da moal aya hiji malaikat oge anu geus pernah
panggih jeung Gusti Pangeran.  Lamun aya malaikat anu tugasna ngajaga langit planet bumi, bisa jadi.  Eta tugas
ti Gusti Pangeran?  Bisa jadi mun rek diartikeun kitu, saperti pagawean sim kuring ayeuna dina kahirupan ieu oge
dianggap geus katangtuan ti Gusti Pangeran. Tapi enya kitu sim kuring narima eta pagawean sacara langsung ti Gusti
Pangeran?  henteu, ngan ngaliwatan proses takdir weh.  Kitu oge tugas tiap-tiap malaikat, ngaliwatan proses
kahirupan di alam malaikat; maranehna teu panggih langsung jeung Gusti Pangeran.

Makhluk di alam surga umurna panjang pisan dibanding umur manusa di planet bumi. Umur makhluk surga bisa jutaan taun
atawa aya oge anu milyaran taun lamun diukur ku ukuran waktu alam manusa di planet bumi.  Kukituna, loba makhluk
alam surga oge anu teu ngarti jadi nyangka diri maraneh na teh kekal. Moal bisa paeh. Eta kulantaran aya makhluk
surga anu boga pandangan salah.

Makhluk alam surga teh lain-lain kamampuanana. Alamna oge loba, lain-lain.  Aya makhluk surga anu boga kakuatan
supra natural, sanggup pindah dimensi alam; kaasup pindah asup ka alam manusa, ka langit manusa, ka planet manusa.
Bisa kitu kulantaran boga kakuatan supranatural/energi anu gede.  Kukituna kacaritakeun aya para dewa anu manggihan
jelema. Atawa malaikat manggihan jelema. Utamana di jaman kuno. Di jaman modern geus langka kacaritakeun aya
dewa/malaikat ngadatangan manusa, walau eta mungkin keneh.

Manusa anu teu ngarti kana alam-alam kahirupan, lamun di datangan ku malaikat nya teu ngarti yen malaikat/dewa oge
ngan saukur makhluk jiga urang. Mungkin memang loba malaikat anu boga kabijaksanaan luhur, jauh di luhureun
kabijaksanaan manusa.  Tapi tong boroning didatangan malaikat/dewa, pan loba manusa anu didatangan ku bangsa jin
(jin istilah arab), terus eta jin mere bewara ka eta jalma.  Atuh jalma eta bisa boga pangaweruh dina hiji widang.
Ari jin teh makhluk halus anu hirupna ngahiji di alam manusa, lamun dewa/malaikat boga alam sorangan misal ti alam
manusa, nyaeta alam surga.

Manusa anu didatangan ku wangsa jin, narima bewara, sok jadi muja eta jin.  Kitu oge jalma didatangan ku para dewa/
malikat sok muja eta para dewa. Makana di sababaraha agama saperti Hindu sok muja para dewa.  Eta lain bohong, eta
lain hayalan. Saenyana memang para dewa eta teh aya.  Aya keneh nepi ka ayeuna. Saperti misalna batara Indra, eta
teh raja dewa di salah sahiji alam surga. Batara Indra memang boga kabijaksanaan luhur. Tapi nya ari kuring mah
mandang eta batara Indra tetep weh makhluk, teu patut disembah. Lamun dipihormat meureunan patut.  Istilah dewa
ieu di arab mah disebutna malaikat. Di Barat disebut angle.  Pandangan ka para dewa/malaikat/angel teh beda-beda
dina unggal budaya; nya teu heran da tiap budaya boga persepsi masing-masing.

Sok aya jelema anu rajin dzikir, rajin misahkeun diri tina karamean hirup jelema, terus manehna meunang 'ilapat'
atawa ilham.  Terus eta jelema nyebut yen manehne 'meunang ilapat/ilham ti Gusti Pangeran'.  Eta artina lain
eta jelema panggih jeung Gusti Pangeran sacara fisik; tapi aya 'ilmu yang bijaksana' timbul dina pikiran/batin
eta jelema.  Nya rek disebut ti Gusti Pangeran mangga wae, da sagala anu aya di alam raya itu boh fisik boh batin
nya ti Gusti Pangeran.  Tapi kitu oge lamun aya dewa/malaikat nyebutkeun narima bewara/wahyu ti Gusti Pangeran,
tong diartikeun eta dewa/pangeran panggih atawa cacarita jeung Gusti Pangeran.  Eta dewa/malaikat pastina oge bisa
meunang 'ilmu yang bijaksana' sarua jeung manusa anu meunang ilapat/ilham bijaksana.

Alam raya ieu geus aya ti dituna. Euweuh anu nyaho iraha ieu alam raya ngajadi. Manusa euweuh nu nyaho, dewa/malaikat
oge euweuh nu nyaho, jin oge euweuh nu nyaho, komo binatang mah moal nyahoeun. Oge euweuh hiji makhluk ti mimiti
alam raya ngajadi tepi ka poe ieu anu pernah panggih jeung Gusti Pangeran atawa cacaraita jeung Gusti Pangeran.
Kulantaran Gusti Pangeran lain sosok, beda jeung makhluk.  Ngan aya sababara makhluk anu boga kabijaksanaan luhur,
meunang ilapat/ilham/wahyu mangrupa kabijaksanaan anu luhur.  Kabijaksanaan anu luhur direferensikeun ka Gusti
Pangeran.  Walau sabenerna sagala kabijaksanaan jeung kagorengan di alam raya ieu geus aya aturanna diamparkeun
aturan eta ku Gusti Pangeran.  Jadi di 'mata' Gusti Pangeran mah bijaksana jeung goreng teh sarua, ngan saukur
tata nilai anu diamparkeun aturan maenna.

Bagian alam raya bisa ancur.  Lamun aya collapse (keruntuhan) bagian galaxy kulantaran aya ka-teu-saimbangan energi,
eta bagian galaxy bisa runtuh.  Atuh tata surya mah leutik, pasti kabawa runtuh lebur. Geus teu kacaritakeun planet
bumi oge pastina ancur moal nyesa.  Ancurna bagian alam raya geus remen kajadian dina milyaran taun nepi ka waktu
anu teu dipikanyaho ka tukang. Lain artina alam raya berakhir, terus kabeh parindah ka 'akhirat'.  Da akhirat oge
bagian tina alam raya dina dimensi anu beda jeung alam manusa.  Alam raya mah geus biasa nyaimbangkeun energi
kucara ngabeledug bagian anu padet (gas padet), kilatan kosmis anu maha gede pisan, jeung sajenisna.  Eta teh kiamat.
Tapi kahirupan terus muncul deui, teuing nepi ka iraha.  Moal aya anu nyaho.

Jalma hade, bakal lahir deui di alam dewa/malaikat, nyaeta surga.  Malaikat/dewa bisa paeh?  Bisa, lamun maranehna
paeh oge bisa dilahirkeun di alam sangsara atawa di alam bagja, anu nangtukeun teh amalna.  Tah atuh kaharti ayeuna
mah ngeunaan Adam anu turun ti surga ka bumi teh naon hartina.  Adam tadina hirup di surga salaku malaikat terus
paeh jeung lahir deui sabagai manusa.  Ari manusa fisikna tina taneuh (kadaharana tina naon anu aya di bumi anu tina
taneuh).

Makhluk-makhluk anu boga kabijaksanaan luhur, boh ti kalangan malaikat atawa manusa, geus sapantesna ku urang
dipihormat, dijadikeun pamingpin dina kahirupan.  Pamingpin anu dituturkeun jeung diturutkeun dawuhna.  Kulantaran
kitu, anu bakal nyalametkeun diri tiap makhluk teh kabijaksanaan anu bisa ngabuahkeun elmu kabajikan.  Anu nyilakakeun
makhluk hirup teh nyaeta 'kegelapan batin' anu nyebabkeun makhluk jadi rakus, benci, teu ngarti kana papasten hade
jeung goreng.


Febi
====








__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Mang Aska | 18 Feb 08:57 2014
Picon

Re: Mulih ka Jati Mulang ka Asal Ibu Tasrianah Danasasmita



Inalillahi wa ina ilaihi rojiun, mugia kulawargi anu ditinggalkeun dipasihan kakiatan, kasabaran, tur kaikhlasan :(.

Pa Saleh Danasasmita, Sajarawan Bogor n' Indonesia urang Sumedang, anu ngadamel Tugu Kujang.
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: hadi darajat <hdarajat <at> yahoo.com>
Sender: urangsunda <at> yahoogroups.com
Date: Tue, 18 Feb 2014 15:54:16 +0800 (SGT)
To: urangsunda <at> yahoogroups.com<urangsunda <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: urangsunda <at> yahoogroups.com
Subject: [Urang Sunda] Mulih ka Jati Mulang ka Asal Ibu Tasrianah Danasasmita

 

Inalilahiwainalilahirojiun, parantos mulih ka jati mulang ka asal ngadeuheus ka nu Maha Welas asih Allah SWT, Ibu Tasrianah Danasasmita (Bu Oneh), Istrina alm Drs.Saleh Danasasmita, penulis buku sejarah Bogor. Mugi ditampi Iman Islamna dihapus sagala kalepatanana, Amin


__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]



Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
Mang Aska | 17 Feb 03:17 2014
Picon

Save Jatigede Tembus 302 Like - RE: [kabuyutan] Re: Agama lokal vs agama dunya



Kang AD nulis, “Siga masalah Jatigede nu jadi kahariwang urang Cipaku, geus jadi perhatian loba pihak dina waktu relatif singkat, melalui SMS, email, jeung media informasi sejena. Sanajan susulumputan, seseleke, ngagerenyem, persis siga Keuyeup Apu, Keuyeup Bodas.”

 

Hatur nuhuuuuns Kang AD dan rekan- rekan semuanya, alhamdulillah per 17 Februari 2014 ini Save Jatigede <at> Facebook, http://www.facebook.com/savejatigede/ sudah menembu angka 302 yang Like. Mamang dan Kasepuhan Kabuyutan Cipaku mengucapkan terima kasih banyak kepada rekan- rekan yang telah berkenan meluangkan waktu untuk me- Like page Save Jatigede. Tak terasa sudah mencapai 302 orang, hal ini tentunya menunjukan bukti bahwa masih ada masyarakat yang peduli akan Kelestarian Kabuyutan, Kelestarian fungsi sumber daya alam dan lingkungan, kelestarian situs- situs Cagar Budaya & Spiritual Masyarakat, Keluhuran Nilai- nilai yang terkandung dalam budaya masyarakat tentunya di atas kepentingan apapun baik finansial maupun yang lainnya.

 

Semoga saja kedepan bisa menginspirasi para pemimpin negeri ini untuk membuat kebijakan- kebijakan dalam hal pembangunan ataupun lainnya yang lebih bijak dan menghargai kearifan lokal serta tentunya menghargai masyarakat dan lingkungannya sebagai unsur yang paling penting bagi terselenggaranya suatu negara. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Yang Mengatur Alam Semesta ini memberkati rekan- rekan semuanya.

 

Sekali lagi kami Komunitas Kabuyutan bukan sedang menghalang- halangi pembangunan dan anti pembangunan, namun apabila pembangunan merusak / menghancurkan Situs- situs Cagar Budaya & Spiritual Masyarakat tentunya harus diprotest dan dihentikan. Ibarat Sangkuriang yang merupakan anak kandung dari Dahyang Sumbi yang ingin menikahi Wanita Cantik yang ternyata Ibu Kandung-nya sendiri. Menikahi wanita cantik itu sangat baik tapi kalau wanita cantik itu adalah Ibu sendiri tentu sangat tidak bijak, apakah kita akan membiarkan perkawinan Ibu dan Anak ini terjadi? Apa yang membedakan manusia dengan hewan adalah karena manusia memiliki Norms n’ Values yang menjadi aturan moral yang disepati bersama. Secara universal, norms n’ values di masyarakat dunia menikahi Ibu kandung sendiri merupakan perbuatan yang sangat Nista. Begitu juga dengan Jatigede, membangun bendungan dengan menenggelamkan Situs- situs Cagar Budaya & Spiritual Masyarakat itu sangat tidak bijak!

 

Ketika ada argumen bahwa proyek Jatigede yang biaya pembangunannya konon sekitar 4 Trilyun, rugi kalau tidak dilanjutkan, coba bandingkan dengan bail out CENTURY yang menguap 6 Trilyun dan masih nambah, apalagi BLBI yang ratusan Trilyun/ 700 Trilyun? Setiap tahunnya bunga Bank BLBI 80 Trilyun harus ditanggung rakyat Indonesia sampai 2033 menyebabkan tersendatnya pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan oleh rakyat Indonesia. Siapa yang menikmati dana BLBI itu ya hanya para konglomerat / Company- company beserta kroni-2nya :(… Rakyat harus ikhlas ikutan membayar bunganya dari kekayaan negara yang seharusnya bisa dialokasikan untuk membiayai pendidikan dan kesehatan masyarakat.

 

Belum lagi kerugian atas hilangnya Situs-2 Cagar Budaya & Spiritual Masyarakat, lebih besar mana ruginya? Apalagi kalau Uga Jatigede kejadian bahwa nantinya bendungannya akan Jebol, berapa kerugian akibat dampak Jebolnya bendungan Jatigede yang akan menghancurkan 3 Kabupaten yaitu, Majalengka, Cirebon, dan Indramayu? Berapa korban jiwa yang akan melayang, infrastruktur yang rusak, dlsb.

 

 

nuhuuuns,

mang asep kabayan

www.dkabayan.com

 

From: kabuyutan <at> yahoogroups.com [mailto:kabuyutan <at> yahoogroups.com] On Behalf Of Ahmad Dimyati
Sent: Sunday, February 16, 2014 9:49 PM
To: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [kabuyutan] Re: Agama lokal vs agama dunya

 

 

Punten lami teu ngiring paguneman, tilelep urusan kantor. Hayoh deuih kapegat beledug Kedul aeh ........Kelud. Ayeuna tos rada rineh libur di Bandung, bari ngantosan giliran direfleksi, ngurut urut anjeucleu 18 jam dina kareta api Malang-Surabaya-madiun-Solo-Yogya-Purwokerto-Cirebon-Cimahi. Kahiji kedah dijentrekeun heula makna lokal jeung dunya dina konteks baheula jeung ayeuna. Ayeuna mah agama lokal teh geus jadi agama global, istilahna non-organizaed religion, agama nu teu terorganisir. Percaya ayana pangeran, ngudag bebeneran hakiki, tapi teu ngarujuk ka kitab suci, teu ngandelkeun nabi ututsan Pangeran. Jadi meureun ayeuna mah agama lokal teh jadi agama individual nu sifatna global.

Mun ditengetan riwayat Nabi Ibrahim dina Quran, terus oge riwayat Rasulullah Muhammad SAW, agama samawi ge, kaasup Islamna versi Muhammad SAW, asalna mah agama individual, lokal, nu terus ngaglobal. Emut ka hiji pernyataan pelaku agama individual kieu mengenai pembimbing dalam mendekati Tuhan, ngarujuk kana peran mursyid dina thariqah, cenah: ".....kita jadi nabi bagi diri kita masing-masing."

Sajaba ti karakter tukang perang teh, masyarakat nu hirup di daerah kakirangan sumberdaya alam, utamana kakurangan sumberdaya hayati teh, resep dagang, resep wisata, resep ngumbara, ahli loba bahasa, ahli komunikasi jeung negosiasi, sarta oge miboga sistem "kabuyutan" nu ajeg. Geura titenan dina sejarah Arab pra karasulan oge pasca karasulan Muhammad SAW.

Ngaglobalna Islam memang aya kontribusi tina kaahlian perang urang Arab jeung sabudeureunana. Sanajan memang dina perangna teu salawasna karna alasan ekspansi. Jeung oge, teu sakumna ekspansi Islam dirojong ku perang, teu saeutik proses asupna Islam hiji jalma, atawa masyarakat, didorong ku kateladanan, ku diskusi, ku diplomasi, ku negosiasi, malah teu saeutik hidayah nu datangna teu disangka-sangka.

Sim kuring boga kayakinan yen periode saparantos tilarna Rosululloh Muhammad SAW, masyarakat manusa sadunya tos cukup dewasa dina perkembangan budayana, dina perkembangan intelktualitasna, oge dina perkembangan spiritulitasna. Numawi saparantos mantena teu dilungsurkwun deui utusan Alloh nu anyar. Anjeuna tos nyampurnakeun proses revolusi spiritualitas (atanapi proses transformasi besar, great transformation saur  Karen Armstrong mah). Perubahan saterasna diteraskeun ku para ulama, sebagai pewaris para anbiyaa. Nabi Muhammad teras ngabimbing urang ku berbagai cara sareng alat (engke urang bahas langkung intens) sesuai sareng kapasitas manusa masing-masing, sareng kesempatan masing-masing.

Jaman kiwari proses perubahan spiritualitas jeung proses silih simbeuh, silih asuh, dina urusan spiritualitas didukung oge ku kamajuan teknologi informasi, transportasi, komunikasi. Ngaglobalkeun agama lokal, oge sabalikna ngalokalkeun isu global jadi leuwih gampang, leuwih gancang. Oge persoalan peradaban manusa jadi gampang tatalepana, gampang nepana. Kuduna mah gampang oge nyusun cara solusina.

Siga masalah Jatigede nu jadi kahariwang urang Cipaku, geus jadi perhatian loba pihak dina waktu relatif singkat, melalui SMS, email, jeung media informasi sejena. Sanajan susulumputan, seseleke, ngagerenyem, persis siga Keuyeup Apu, Keuyeup Bodas.

 

Salam sono,

 

Ahmad Dimyati

Sent from my iPad



On 15 Feb 2014, at 14.47, dimas wuryanto <dimaswur77 <at> gmail.com> wrote:

 

Eta ngawaaskeun urang arab buhun bedewi tea hahaha, sigana mah tara mandi tah ! memang beda2 budaya tah eta kamekaran bangsa2 teh panginten. Nuhun Mj ; mudah2an tiasa mendak deui data bihari nu langkung pas keur US. Mudah2an

 

2014-02-15 10:45 GMT+07:00 mang jamal <jamal <at> itenas.ac.id>:

 



Aya dua jurusan pikeun maluruh karuhun urang bah aa. 
Cek buku-buku sakola, nenek moyang urang ti yunan cina tea. Cek buku sejen nu kaitung anyar, justru ti balik cenah, ti urang ka wewengkon sejen. Cara atlantis jsb nu netelakeun sundaland atawa nusantara asalna wewengkon nu disebut atlantis benua/peradaban yg hilang tea. 


Kadua, numutkeun kosmologi tiap suku bangsa nu aya di nusantara. Cara sunda baduy. Boga kosmologi sasakala asal muasal manusa. Bisa jadi suku bangsa sejen oge ngabarogaan da biasana sapaket dina sistem kapercayaan/agama asli/lokalna. Memang aya nu detail/rinci aya nu henteu. Dumasar konteks budaya masing-masing. 

Contona kieu: 
Umat Hindu budha di jateng jatim nyarieun candi. Di jabar mah henteu cenah. Aya ge saeutik. Mun ningali cara hirup masing2 masarakat memang eta kitu geus jadi ciri. 

Urang jateng jatim geus lila nganjrek/cicing di hiji tempat. Nu model itu nyawah. Kusabab nganjrek nya bisa nyieun candi jsb. Ari jabar buhun hirup pindah-pindah, ngahuma pakasabanana. 
Nu punduh-pindah kitu tangtu beda cara hirupna. 

Beh dieu kapanggih di karawang loba candi malah tina bata. Nenjo lokasina di basisir mah tangtu masarakatna nyawah. Berarti harita di jabar sunda aya dua model masarakat, di basisir nganjrek permanen, hiji deui sunda gunung nu ngahuma. 

Conto sejen, di budaya baduwin arab nu punduh-pindah, pakasabanan ngangon, teu perlu parabot korsi lomari. Cukup tenda tea diamparan permadani. Beda jeung nu nganjrek di hiji tempat/permanen nu perlu parabot. 

Kitu deui model makam. Budaya nomaden jeung budaya matuh beda, nu terus diwariskeun ka turunana sanajan pola hirupna geus robah matuh 




Powered by du'a indung bapa 

-----Original Message----- 

Date: Sat, 15 Feb 2014 10:14:29 
To: <urangsunda <at> yahoogroups.com
Reply-To: urangsunda <at> yahoogroups.com 
Cc: Kisunda<kisunda <at> yahoogroups.com>; Baraya_Sunda<Baraya_Sunda <at> yahoogroups.com>; Kabuyutan<kabuyutan <at> yahoogroups.com>; Senyum-ITB<Senyum-ITB <at> yahoogroups.com>; Alumni IPB<alumni-ipb <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [Urang Sunda] Re: Agama lokal vs agama dunya 

Eh ke heula Kang Asep, LULUHUR urang ge teu jelas tah ti mana2 na ? 
Pan saur Kang Ruswana ge teu terang tah da teu aya manusa kahiji kadua 
jst ? Jadi urang ti mana atuh ? Boa datangna ka dieu NGAJAJAH oge ? 
saha nu terang pan ? 
Jadi budaya LPKAL ohe teu jelas tah. 


On 2/15/14, Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com> wrote: 
> Wooow nuhuuuns Kang Engkus, hade pisan ulasanna. 

> Memang bangsa kita sekarang teh karesepna serba import hehehe. Sagala rupa 
> diimport dari mulai Pangan, Energi, sampe ke Agama juga import hehehe... 
> Bahkan PSK pun Impoooort... Usbek, Cungko, Mexico, Thailand, Korea hahaha. 

> Kenapa begitu sepertinya betul karena penaklukan-2 itulah maka kemudian 
> bangsa ini kehilangan kepercayaan dirinya dan parahnya bangsa ini pun 
> ditaklukan oleh VOC (Company ~ Duit) hehehe... Sampe sekarang tah bangsa ini 
> juga takluk sama Company- Company yang pabalatak di Indonesia hehehe. 

> Jadi betul kata teman... Perjuangan membangkitkan kearifan lokal dalam 
> rangka mencapai kemajuan bangsa lir ibarat piit ngeundeuk-2 pasir xixixi... 
> Eiiiit kata Mamang teh mentalnya jangan mental piit tapi Kabuyutan Cipaku 
> sudah memberi solusinya mentalnya harus mental "Keuyeup Bodas". Sifat 
> keuyeup itu ibarat rasi bintang CANCER ciri-2 utamanya adalah TEKUN n' ULET. 
> Mamang tahu karakter keuyeup itu terlampir foto Balong Mamang bocooooor wae 
> kehed teh hahaha... Gara-2 keuyeup bikin lobang banyak... Udah ditambal pake 
> semen... Pake batu... Pake plastik... Bisaaa aja dia nyari selah xixixi. 
> Sigana kudu beton pake wiremesh meureun hehehe. Nah bayangkan kalau sifat 
> tekun n' ulet itu dilandasi jiwa yang putih bersih maka sunatulloh berlaku 
> water karacak falling down the stone, slowly-2 become dekok hehehe. 

> Tantangan terbesar bangsa ini sekarang baik agama lokal maupun agama samawi 
> adalah DUIT, CICIS, FULUS, MONEY hehehe. Rata-2 kalahnya tuh sama duit euy 
> hehehe. 

> Tapi kalo PSK Import mah boleh lah hehehe itung-2 balas dendam... Masa 
> wanita kita aja ditumpakan ku habib wae di puncak, trus di batam sama orang 
> Singapur, dlsb... Blom lagi TKW yang disiksa mah... Saatnya balas dendam 
> lah... Mungkin pas make PSK-na kudu dikasi tahu supaya bawa ikat kepala 
> berwarna merah putih hahaha... Tidak lupa berteriak MERDEKA hehehe... Dari 
> pada berteriak ... Oooh God :P. Kata Tuhan teh kurang ajar siah keur maksiat 
> nyebut-2 aing borokokok teh hehehe. 

> Apa mungkin karena itulah artefak jaman dulu patung lingga itu kok mirip-2 
> penis ya? Karena melalui penis itulah bisa menemukan Tuhan hehehe... Oh 
> God!! Beberapa artefak yg berbentuk penis bisa dilihat di buku Kang Herwig 
> kalo ngak salah disimpan di musium nasional artefakna, mudah-2an masih ada 
> dan dirawat ya hehehe. 

> Nuhuuuuns, 
> Mang Asep Kabayan 
www.udarider.com 

> -----Original Message----- 
> From: engkus ruswana <engkusruswana <at> yahoo.com
> Sender: urangsunda <at> yahoogroups.com 
> Date: Sat, 15 Feb 2014 07:23:27 
> To: urangsunda <at> yahoogroups.com<urangsunda <at> yahoogroups.com
> Reply-To: urangsunda <at> yahoogroups.com 
> Subject: Bls: [Urang Sunda] Agama lokal vs agama dunya 

> Mang Jamal, sabenerna ieu teh tibalik, da ari agama teh istilah milik lokal 
> Nusantara (basa kawi). Di urang aya istilah agama jeung drigama. Agama 
> nyaeta tatanan nu kaitan jeung perkara spiritual/Ketuhanan, asal tina kecap 
> Ha-Gama (Ha=aya/Nu Aya=Gusti, Gama=patokan/tatanan....... inget "Nagara 
> Kerta-gama" =nagara nu ngagunakeun patokan tatanan pikeun karaharjaan 
> rahayatna), sedengkeun Drigama nyaeta tatanan nu kaitan jeung perkara 
> kamasarakatan/hubungan antar manusa (drigama asal kecap tina dria-indra, 
> gama=patokan/tatanan). Jadi baheula mah memeh kapercayaan deungeun datang ka 
> Nusantara agama teh euweuh merk-an, disebut we agama. Datang kapercayaan 
> Hindu disebut disebut we ku urang dieu Agama Hindu, datang Budha disebut we 
> Agama Budha,datang kapercayaan Islam disebut Agama Islam, datang kapercayaan 
> Kristen disebut agama Kristen jsb. Tah kulantaran nu datang jeung ngawasa di 
> Nusantara kapercayaan nu boga budaya perang/panaklukan ceuk MJ, nya terus we 
> eta 
> istilah agama teh di-hak ku kapercayaan ti luar, sedengkeun nu bogana 
> (agama lokal Nusantara) teu meunang ngaku agama, nya disebut we kapercayaan. 
> Saterusna dina awal-awal kamerdekaan ku Menteri Agama (Islam) diaku jeung 
> dijieun difinisi anyar liwat Kaputusan Menteri Agama, yen ari agama mah kudu 
> aya Nabi, kudu boga Kitab Suci, kudu boga Kiblat, kudu aya Tuhan. Harita 
> Kaputusan MENAG teh ditolak ku umat Hindu, sabab eta bias agama Samawi dan 
> di Hindu mah teu boga Nabi, nya di Budha ge teu dikenal difinisi Tuhan. Tapi 
> nepi ka ayeuna difinisi agama ieu sok diparake keneh nu antukna Kapercayaan 
> Konghuchu nu hayang jadi agama teu boga "Kitab Suci" ge ngadadak nyieun 
> anyar-anyar ieu Kitab Sucina. Tah arinu bogana agama (agama lokal Nusantara) 
> lian ti teu meunang ngaku agama teh.... terus dicap ku istilah Animisme 
> jeung Dinamisme bari distigmakeun mangrupakeun kapercayaan nu terbelakang, 
> rendah jeung sesat. jeung oge dijadikeun sasaran penaklukan kudu milih 
> salah sahiji kapercayaan deungeun. 

> Padahal mun urang ngagunakeun akal jeung hate nu sehat, urang bisa 
> ngabanding-banding kieu geura: 
> Urang pasti percaya yen karakter jeung budaya hiji masarakat/bangsa pasti 
> dibentuk ku kondisi alam tempat asalna eta masarakat/bangsa. Alam nu gersang 
> jeung tandus bakal nagbentuk karakter jalma/bangsa jeung budaya nu keras, 
> suka berperang jeung nalukkeun masarakat/bangsa sejenna, sabab sumberdayana 
> pikeun kahirupan/survive sangat terbatas (sandang,pangan,papan), nya kudu 
> ngarebut/ngarampas pangaboga batur bila perlu maehan masarakat/bangsa nu 
> direbut/diserangna sangkan ngurangan pesaing dina rebutan sumberdaya eta, 
> atawa nu kuat dijadikeun budak supaya migawe pagawean beurat bari teu kudu 
> mayar, sedengkeun kaum perempuan dijadikeun barang rampasan perang keur 
> muaskeun hawa nafsuna atawa dijadikeun budak. Tah bangsa nu asal ti daerah 
> nu gersang mah kamampuhan jeung kaahlian perang teh diutamakeun sangkan kuat 
> jeung meunang perang. Keur kaperluan perang tangtu nu dibutuhkeun teh kaum 
> lalaki, jadi awewe teu diperhitungkeun, matak pantes bangsa-bangsa nu 
> asal ti daerah gersang/sumber alamna terbatas mah ngalahirkeun budaya nu 
> kurang ngahargaan ka kaum awewe, malah kadang awewe dianggap "barang 
> konsumsi" keur muaskeun nafsuna jeung sok diperjualbeulikeun atawa dipake 
> keur hadiah. Tah karakter/budaya bangsa nu dilahirkeun ku alam lingkungan nu 
> gersang boga sifat tangguh jeung keras, daya juang tinggi, resep jeung 
> pinter perang/ngarebut kakayaan bangsa sejen, sifat mibanda kana kakayaan 
> individual, ngabogaan strata sosial ti Raja/pamingpin nepi ka budak nu ketat 
> aturanna. Tapi lantaran Gusti Maha Adil, tangtu aya hiji-dua mah jalma nu 
> boga hate bersih jeung mibanda rasa kamanusaan, matak pantes lahir nu 
> disebut Nabi ge. Tapi sok sanajan kitu tangtu eta Nabi ge moal bisa leupas 
> sama sakali tina budaya nu dibentuk ku alam tea, jeung tangtu eta ajaran nu 
> ditarimana diluyukeun jeung budaya bangsa jeung kondisi alam lingkunganna. 

> Tah sabalikna budaya masarakat/bangsa nu gumelar di alam subur makmur, 
> kulantaran pikeun hirup survive, alam lingkungan geus nyadiakeun estuning 
> sagala aya tinggal daek ngala teu perlu rebutan atawa perang da nu aya ge 
> moal kadahar, nya ngalahirkeun karakter bangsa nu: teu resep perang; 
> deukeut/mikareueus jeung ngahargaan ka alam lingkungan (boga rasa tumarima 
> ka alam nu geus nyadiakeun pangabutuh hirupna, nu ngalahirkeun budaya 
> sasajen/upacara mulangkeun kanyaah ka alam); ngahargaan jeung nempatkeun 
> kaum awewe leuwih punjul (sabab geus neuleuman yen nu paling berjasa jeung 
> paling gede pengorbanan/jasa keur kalumangsungan kahirupan teh kaum ibu), 
> matak pantes aya istilah Sunan Ambu (ibu Pertiwi), Ibukota, Dewi Sri 
> (Sanghyang Sri), Indung Poe, Indung Leungeun, Indung Suku, jsb; teu 
> mengenal sistim perbudakan; mibanda kakayaan alam teu aya istilah milik 
> pribadi namung kepemilikan kolektif; ramah jeung berehan; teu boga budaya 
> curiga ka bangsa deungeun 
> (da boga anggapan pribadi/sifat bangsa deungen teh teu beda jeung bangsa 
> manehna); toleransi tinggi (geuning dina legenda Ajisaka, eta Abu Sakha nu 
> datang ti Nagri Campa Hindustan kalayan mawa kapercayaan Hindu ku Ratu 
> Dewatacengkar dibere imah/padepokan, dibere sawah/huma, malah kulantaran Abu 
> Skha masih bujangan nya dipangneangankeun pipamajikaneunana, pon kitu deui 
> jaman Majapahit, sok sanajan rek nyebarkeu kapercayaan Islam nu beda jeung 
> Raja Majapahit, eta Raja Brawijaya mere tempat keur para wali di hiji tempat 
> nyaet di Bintara, malah wangunan karaton dipangnyieunkeun.... tapi geuning 
> dina cetetan akhirna Abusakha ngarebut Medangkamulyan, jeung Bintara nyerang 
> ka Majapahit....sabab beda budaya nu dianutna). Tah kulantaran dibentuk ku 
> lam nu subur tadi, kalemahanana teu resep perang, kurang waspada (sabab boga 
> papagon hirup mandang ka diri batur sacara ka dirina pribadi), daya juang 
> kurang..... nu antukna dimana datang bangsa deungeun nu datang ti 
> wewengkon nu gersang/tandus, nya gampang elehna atawa ditalukkeun, jiga 
> bangsa Nusantara ti bihari tepi ka kiwari. 


> Tah kulantaran hirup di alam nu subur mamur loh jinawi jeung di posisi 
> geografis nu kaliwatan garis khatulistiwa, nu lengkep benda-benda langit, 
> lengkep ku rupa-rupa jenis kahirupan (tuuwuhan jeung sasatoan), nya 
> manusiawi mun luluhur bangsa urang aya sabagean nu katarik neuleuman tur 
> teratur alam semesta, jeung nu neuleuman kahirupan kaasup neuleuman dirina 
> nu ngalahirkeun tatanan agama jeung drigama, nu oge teu leupas tina budaya 
> masarakat jeung kondisi alam lingkunganna, nu ceuk istilah kiwari sok 
> disebut "kearifan lokal", nu sakanyaho kuring sanggeus neuleuman ajaran 
> luluhur, geuning leuwih punjul inimbang ajaran nu datang ti luar. Matak 
> weleh teu ngarti mun ajaran atawa agama pituin dianggap euweuh ajenna, tapi 
> ketang..... nya ngamaklum kulantaran can nyarahoeun tea, jeung geus lila 
> teuing tutungkusan luluhur kasidem atawa sok disebut Jati kasilih ku 
> Junti......... pun tabe. 

> Cag heula, geuning teu karasa geus maju ka isuk-isuk, mangga ka para dulur, 
> puntendina ngimeutan ieu tulisan mugia disarengan kalayan kajembaran. 
> Mangga sim kuring mukakeun hate pikeun paguneman ieu perkara, asal 
> dibarengan ku kajembaran. 

> Rampes. 
> Engkus 




> Pada Jumat, 14 Februari 2014 5:57, mang jamal <jamal <at> itenas.ac.id> menulis: 



> Aya nu kaliwat, agama lokal nu diagem ku masyarakat/bangsa nu boga "budaya 
> ngumbara" kaasup perang/penaklukan 


> Powered by du'a indung bapa 

> -----Original Message----- 
> From: "mang jamal" <jamal <at> itenas.ac.id
> Sender: urangsunda <at> yahoogroups.com 
> Date: Thu, 13 Feb 2014 14:25:03 
> To: <urangsunda <at> yahoogroups.com
> Reply-To: urangsunda <at> yahoogroups.com 
> Subject: [Urang Sunda] Agama lokal vs agama dunya 


> Aya batur wawuh saliwat, ,kungsi s3 teknik elektro itb tapi teu terus da 
> lab di itb teu boga pakakas pikeun riset manehna, nu nyarita yen agama teh 
> aslina mah lokal, ngan ninggang ka agama nu diagem ku bangsa nu boga 
> budaya terus nyebar nepi ka diagem ku bangsa sejen utamana nu agama 
> lokalna dianggap teu cukup kumplit sagala rupana. Atawa eleh dina hal 
> kasaktian/kakuatan, jsb. 

> Agama-agama ibrahim (katolik karesten islam) jadi agama besar dunya. Yahudi 
> sanajan teu gede dina populasi tapi pangaruhna kaitung raksasa dunya. 

> Hindu budha oge kaitung gede numutkeun sebaranana nu asalna ti india. Nya ka 
> asia timur jeung tenggara. 

> Agama ibrahim jadi standar agama dunya: aya nabina aya kitab sucina. Agama 
> lokal biasana teu aya nabi oge kitab suci. Jadina ukur asup kapercayaan. 
> Ajaranana ngan make tradisi lisan. 

> Uing kerung tapi ngaenyakeun we. Neangan babandingan atawa analogi di dunya 
> kapitalis: cocacola atawa mcd kfc amrik nu nyebar ka sakuliah dunya. 
> Kusabab urang mah dahar sangu, di mcd ge aya menu sangu, padahal aslina di 
> amrik mah burger wungkul. Hehehehe. 



Sent from my iPad


On 15 Feb 2014, at 09.52, "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com> wrote:

 

Wooow nuhuuuns Kang Engkus, hade pisan ulasanna.

Memang bangsa kita sekarang teh karesepna serba import hehehe. Sagala rupa diimport dari mulai Pangan, Energi, sampe ke Agama juga import hehehe... Bahkan PSK pun Impoooort... Usbek, Cungko, Mexico, Thailand, Korea hahaha.

Kenapa begitu sepertinya betul karena penaklukan-2 itulah maka kemudian bangsa ini kehilangan kepercayaan dirinya dan parahnya bangsa ini pun ditaklukan oleh VOC (Company ~ Duit) hehehe... Sampe sekarang tah bangsa ini juga takluk sama Company- Company yang pabalatak di Indonesia hehehe.

Jadi betul kata teman... Perjuangan membangkitkan kearifan lokal dalam rangka mencapai kemajuan bangsa lir ibarat piit ngeundeuk-2 pasir xixixi... Eiiiit kata Mamang teh mentalnya jangan mental piit tapi Kabuyutan Cipaku sudah memberi solusinya mentalnya harus mental "Keuyeup Bodas". Sifat keuyeup itu ibarat rasi bintang CANCER ciri-2 utamanya adalah TEKUN n' ULET. Mamang tahu karakter keuyeup itu terlampir foto Balong Mamang bocooooor wae kehed teh hahaha... Gara-2 keuyeup bikin lobang banyak... Udah ditambal pake semen... Pake batu... Pake plastik... Bisaaa aja dia nyari selah xixixi. Sigana kudu beton pake wiremesh meureun hehehe. Nah bayangkan kalau sifat tekun n' ulet itu dilandasi jiwa yang putih bersih maka sunatulloh berlaku water karacak falling down the stone, slowly-2 become dekok hehehe.

Tantangan terbesar bangsa ini sekarang baik agama lokal maupun agama samawi adalah DUIT, CICIS, FULUS, MONEY hehehe. Rata-2 kalahnya tuh sama duit euy hehehe.

Tapi kalo PSK Import mah boleh lah hehehe itung-2 balas dendam... Masa wanita kita aja ditumpakan ku habib wae di puncak, trus di batam sama orang Singapur, dlsb... Blom lagi TKW yang disiksa mah... Saatnya balas dendam lah... Mungkin pas make PSK-na kudu dikasi tahu supaya bawa ikat kepala berwarna merah putih hahaha... Tidak lupa berteriak MERDEKA hehehe... Dari pada berteriak ... Oooh God :P. Kata Tuhan teh kurang ajar siah keur maksiat nyebut-2 aing borokokok teh hehehe.

Apa mungkin karena itulah artefak jaman dulu patung lingga itu kok mirip-2 penis ya? Karena melalui penis itulah bisa menemukan Tuhan hehehe... Oh God!! Beberapa artefak yg berbentuk penis bisa dilihat di buku Kang Herwig kalo ngak salah disimpan di musium nasional artefakna, mudah-2an masih ada dan dirawat ya hehehe.

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com

From: engkus ruswana <engkusruswana <at> yahoo.com>

Date: Sat, 15 Feb 2014 07:23:27 +0800 (SGT)

Subject: Bls: [Urang Sunda] Agama lokal vs agama dunya

 

 

Mang Jamal, sabenerna ieu teh tibalik, da ari agama teh istilah milik lokal Nusantara (basa kawi). Di urang aya istilah agama jeung drigama. Agama nyaeta tatanan nu kaitan jeung perkara spiritual/Ketuhanan, asal tina kecap Ha-Gama (Ha=aya/Nu Aya=Gusti, Gama=patokan/tatanan....... inget "Nagara Kerta-gama" =nagara nu ngagunakeun patokan tatanan pikeun karaharjaan rahayatna), sedengkeun Drigama nyaeta tatanan nu kaitan jeung perkara kamasarakatan/hubungan antar manusa (drigama asal kecap tina dria-indra, gama=patokan/tatanan). Jadi baheula mah memeh kapercayaan deungeun datang ka Nusantara agama teh euweuh merk-an, disebut we agama. Datang kapercayaan Hindu disebut disebut we ku urang dieu Agama Hindu, datang Budha disebut we Agama Budha,datang kapercayaan Islam disebut Agama Islam, datang kapercayaan Kristen disebut agama Kristen jsb. Tah kulantaran nu datang jeung ngawasa di Nusantara kapercayaan nu boga budaya perang/panaklukan ceuk MJ, nya terus we eta istilah agama teh di-hak ku kapercayaan ti luar, sedengkeun nu bogana (agama lokal Nusantara) teu meunang ngaku agama, nya disebut we kapercayaan. Saterusna dina awal-awal kamerdekaan ku Menteri Agama (Islam) diaku jeung dijieun difinisi anyar liwat Kaputusan Menteri Agama, yen ari agama mah kudu aya Nabi, kudu boga Kitab Suci, kudu boga Kiblat, kudu aya Tuhan. Harita Kaputusan MENAG teh ditolak ku umat Hindu, sabab eta bias agama Samawi dan di Hindu mah teu boga Nabi, nya di Budha ge teu dikenal difinisi Tuhan. Tapi nepi ka ayeuna difinisi agama ieu sok diparake keneh nu antukna Kapercayaan Konghuchu nu hayang jadi agama teu boga "Kitab Suci" ge ngadadak nyieun anyar-anyar ieu Kitab Sucina. Tah ari nu bogana agama (agama lokal Nusantara) lian ti teu meunang ngaku agama teh.... terus dicap ku istilah Animisme jeung Dinamisme bari distigmakeun mangrupakeun kapercayaan nu terbelakang, rendah jeung sesat. jeung oge dijadikeun sasaran penaklukan kudu milih salah sahiji kapercayaan deungeun.

 

Padahal mun urang ngagunakeun akal jeung hate nu sehat, urang bisa ngabanding-banding kieu geura:

Urang pasti percaya yen karakter jeung budaya hiji masarakat/bangsa pasti dibentuk ku kondisi alam tempat asalna eta masarakat/bangsa. Alam nu gersang jeung tandus bakal nagbentuk karakter jalma/bangsa jeung budaya nu keras, suka berperang jeung nalukkeun masarakat/bangsa sejenna, sabab sumberdayana pikeun kahirupan/survive sangat terbatas (sandang,pangan,papan), nya kudu ngarebut/ngarampas pangaboga batur bila perlu maehan masarakat/bangsa nu direbut/diserangna sangkan ngurangan pesaing dina rebutan sumberdaya eta, atawa nu kuat dijadikeun budak supaya migawe pagawean beurat bari teu kudu mayar, sedengkeun kaum perempuan dijadikeun barang rampasan perang keur muaskeun hawa nafsuna atawa dijadikeun budak. Tah bangsa nu asal ti daerah nu gersang mah kamampuhan jeung kaahlian perang teh diutamakeun sangkan kuat jeung meunang perang. Keur kaperluan perang tangtu nu dibutuhkeun teh kaum lalaki, jadi awewe teu diperhitungkeun, matak pantes bangsa-bangsa nu asal ti daerah gersang/sumber alamna terbatas mah ngalahirkeun budaya nu kurang ngahargaan ka kaum awewe, malah kadang awewe dianggap "barang konsumsi" keur muaskeun nafsuna jeung sok diperjualbeulikeun atawa dipake keur hadiah. Tah karakter/budaya bangsa nu dilahirkeun ku alam lingkungan nu gersang boga sifat tangguh jeung keras, daya juang tinggi, resep jeung pinter perang/ngarebut kakayaan bangsa sejen, sifat mibanda kana kakayaan individual, ngabogaan strata sosial ti Raja/pamingpin nepi ka budak nu ketat aturanna. Tapi lantaran Gusti Maha Adil, tangtu aya hiji-dua mah jalma nu boga hate bersih jeung mibanda rasa kamanusaan, matak pantes lahir nu disebut Nabi ge. Tapi sok sanajan kitu tangtu eta Nabi ge moal bisa leupas sama sakali tina budaya nu dibentuk ku alam tea, jeung tangtu eta ajaran nu ditarimana diluyukeun jeung budaya bangsa jeung kondisi alam lingkunganna.

 

Tah sabalikna budaya masarakat/bangsa nu gumelar di alam subur makmur, kulantaran pikeun hirup survive, alam lingkungan geus nyadiakeun estuning sagala aya tinggal daek ngala teu perlu rebutan atawa perang da nu aya ge moal kadahar, nya ngalahirkeun karakter bangsa nu: teu resep perang; deukeut/mikareueus jeung ngahargaan ka alam lingkungan (boga rasa tumarima ka alam nu geus nyadiakeun pangabutuh hirupna, nu ngalahirkeun budaya sasajen/upacara mulangkeun kanyaah ka alam); ngahargaan jeung nempatkeun kaum awewe leuwih punjul (sabab geus neuleuman yen nu paling berjasa jeung paling gede pengorbanan/jasa keur kalumangsungan kahirupan teh kaum ibu), matak pantes aya istilah Sunan Ambu (ibu Pertiwi), Ibukota, Dewi Sri (Sanghyang Sri), Indung Poe, Indung Leungeun, Indung Suku, jsb;  teu mengenal sistim perbudakan; mibanda kakayaan alam teu aya istilah milik pribadi namung kepemilikan kolektif; ramah jeung berehan; teu boga budaya curiga ka bangsa deungeun (da boga anggapan pribadi/sifat bangsa deungen teh teu beda jeung bangsa manehna); toleransi tinggi (geuning dina legenda Ajisaka, eta Abu Sakha nu datang ti Nagri Campa Hindustan kalayan mawa kapercayaan Hindu ku Ratu Dewatacengkar dibere imah/padepokan, dibere sawah/huma, malah kulantaran Abu Skha masih bujangan nya dipangneangankeun pipamajikaneunana, pon kitu deui jaman Majapahit, sok sanajan rek nyebarkeu kapercayaan Islam nu beda jeung Raja Majapahit, eta Raja Brawijaya mere tempat keur para wali di hiji tempat nyaet di Bintara, malah wangunan karaton dipangnyieunkeun.... tapi geuning dina cetetan akhirna Abusakha ngarebut Medangkamulyan, jeung Bintara nyerang ka Majapahit....sabab beda budaya nu dianutna). Tah kulantaran dibentuk ku lam nu subur tadi, kalemahanana teu resep perang, kurang waspada (sabab boga papagon hirup mandang ka diri batur sacara ka dirina pribadi), daya juang kurang..... nu antukna dimana datang bangsa deungeun nu datang ti wewengkon nu gersang/tandus, nya gampang elehna atawa ditalukkeun, jiga bangsa Nusantara ti bihari tepi ka kiwari.

 

Tah kulantaran hirup di alam nu subur mamur loh jinawi jeung di posisi geografis nu kaliwatan garis khatulistiwa, nu lengkep benda-benda langit, lengkep ku rupa-rupa jenis kahirupan (tuuwuhan jeung sasatoan), nya manusiawi mun luluhur bangsa urang aya sabagean nu katarik neuleuman tur teratur alam semesta, jeung nu neuleuman kahirupan kaasup neuleuman dirina nu ngalahirkeun tatanan agama jeung drigama, nu oge teu leupas tina budaya masarakat jeung kondisi alam lingkunganna, nu ceuk istilah kiwari sok disebut "kearifan lokal", nu sakanyaho kuring sanggeus neuleuman ajaran luluhur, geuning leuwih punjul inimbang ajaran nu datang ti luar. Matak weleh teu ngarti mun ajaran atawa agama pituin dianggap euweuh ajenna, tapi ketang..... nya ngamaklum kulantaran can nyarahoeun tea, jeung geus lila teuing tutungkusan luluhur kasidem atawa sok disebut Jati kasilih ku Junti.........  pun tabe.

 

Cag heula, geuning teu karasa geus maju ka isuk-isuk, mangga ka para dulur, puntendina  ngimeutan ieu tulisan mugia disarengan kalayan kajembaran. Mangga sim kuring mukakeun hate pikeun paguneman ieu perkara, asal dibarengan ku kajembaran.

 

Rampes.

Engkus

 

Pada Jumat, 14 Februari 2014 5:57, mang jamal <jamal <at> itenas.ac.id> menulis:

 


Aya nu kaliwat, agama lokal nu diagem ku masyarakat/bangsa nu boga "budaya ngumbara" kaasup perang/penaklukan


Powered by du'a indung bapa

-----Original Message-----
From: "mang jamal" <jamal <at> itenas.ac.id>
Sender: urangsunda <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 13 Feb 2014 14:25:03
To: <urangsunda <at> yahoogroups.com>
Reply-To: urangsunda <at> yahoogroups.com
Subject: [Urang Sunda] Agama lokal vs agama dunya


Aya batur wawuh saliwat, ,kungsi s3 teknik elektro itb tapi teu terus da lab di itb teu boga pakakas pikeun riset manehna, nu nyarita yen agama teh aslina mah lokal, ngan ninggang ka agama nu diagem ku bangsa nu boga budaya terus nyebar nepi ka diagem ku bangsa sejen utamana nu agama lokalna dianggap teu cukup kumplit sagala rupana. Atawa eleh dina hal kasaktian/kakuatan, jsb.

Agama-agama ibrahim (katolik karesten islam) jadi agama besar dunya. Yahudi sanajan teu gede dina populasi tapi pangaruhna kaitung raksasa dunya.

Hindu budha oge kaitung gede numutkeun sebaranana nu asalna ti india. Nya ka asia timur jeung tenggara.

Agama ibrahim jadi standar agama dunya: aya nabina aya kitab sucina. Agama lokal biasana teu aya nabi oge kitab suci. Jadina ukur asup kapercayaan. Ajaranana ngan make tradisi lisan.

Uing kerung tapi ngaenyakeun we. Neangan babandingan atawa analogi di dunya kapitalis: cocacola atawa mcd kfc amrik nu nyebar ka sakuliah dunya. Kusabab urang mah dahar sangu, di mcd ge aya menu sangu, padahal aslina di amrik mah burger wungkul. Hehehehe.



Powered by du'a indung bapa

-----Original Message-----
From: Ahmad Hazairin <don_febi <at> yahoo.de>
Sender: urangsunda <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 13 Feb 2014 12:46:40
To: <kisunda <at> yahoogroups.com>; <urangsunda <at> yahoogroups.com>
Reply-To: urangsunda <at> yahoogroups.com
Subject: [Urang Sunda] Adam jrrd.

Kadang sok kapikiran:

1. Naha Jibril ngan nunutur wae katurunan Ibrahim. Teu kacaritakeun Jibril ngadatangan orang Mongolia atawa orang India

2. Boa-boa Adam teh leluhur orang Arab jeung Yahudi; da anu ngapopulerkeun Adam+Hawwa teh Kitab Suci Yahudi, Nasrani jeung Islam. Kadang anu disebut 'dunya' teh nya sarua jeung 'wawasan'. Saperti World War I jeung II, saenyana anu perang teh urang eropa, lain sadunya. Kukituna pan urang Baduy oge boga wawasan (dunya) sorangan, jeung cenah luluhur jalma anu pang mimitina teh di Baduy (heueuh eta cocok lamun maksudna luluhur baduy, lain luluhur urang Eskimo).

3. Urang sok ngepaskeun sagala sasakala manusa jeung kajadian Adam anu aya dina kitab Suci. Lain sabalikna; urang kudu ngarti heula, kudu boga pangaweruh ngeunaan planet bumi di waktu kaliwat (milyaran taun) tepi ka ayeuna; geus kitu urang teundeun posisi Adam dina sejarah bumi teh di mana. Ieu mah lain, sajarah planet bumi anu geus lumayan kolot, rumit, mungkin geus sabaraha kali ganti makhluk anu sajinis manusa (boga kacerdasan); dipaksakeun kudu cocok jeung carita Adam.

4. Aing jadi hayang panggih jeung Jibril. Kumaha manehna caritana panggih jeung Tuhan? Pasti Jibril geus kolot pisan, misalna umurna 200jt taun, jadi jibril apal pisan atuh sajarah manusa jeung kana sagala adat istiadatna.

5. Mun aya makhluk hiber kakalayangan boga jangjang ngadatangan uing, terus ngomong manehna utusan Tuhan; jigana uing bakal ngomong: kumaha sia, balik siah ka alam sia, sembah weh ku sorangan raja maneh.

6. Kadang sok kapikir aing teh geus murtad.


Febi
===



------------------------------------

ngala dollar >> http://profitclickers.info/buburuh-ngeklik.php?urang=sundaYahoo Groups Links





------------------------------------

ngala dollar >> http://profitclickers.info/buburuh-ngeklik.php?urang=sundaYahoo Groups Links


 

<spiritual_culturalheritage-624x487.jpg>

<IMG-20140215-15056.jpg>



__._,_.___


http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Mang Aska | 17 Feb 02:34 2014
Picon

Cipaku aya dimana- 2... di Tasik oge aya



Arca Domas… samemehna maca di internet para ahli mikir Arca Domas teh 800 arca anu aya di Situs-2… tapi diteangan dimana 800 Arca-na euweuh geuningan hehehe… aya anu mikir geus leungit atawa dipaling… aya anu geus dirusak, jrrd.

 

Tah Hipotesis Mamang tea ngeunaan Arca Domas atawa disebut oge Sasaka Domas teh… ternyata nyambung ka Amanat Buyut Baduy anu Nusa 33, 65 Walungan, jeung 25 Nagara… ternyata maksudna 33 teh 1 pusat nyaeta Sunda anu ngalingkup sakabehna terus 32 x 25 = 800 anu jadi wilayah Kabuyutan Tatar Sunda. Jadi Sasaka Domas teh 800 Kabuyutan titinggal karuhun mangrupakeun Tempat Suci anu eusina Kampung Buhun, Leuweung Rimbun / Leuweung Titipan, jeung Situs Budaya-na, tah pusatna dingaranan Cipaku. Kusabab Cipaku teh artina Ci= Cai, Paku = Penis (Sperma) jadi sakabeh jelema asalna ti Cipaku. Walopun tanpa lalaki tapi lamun teu make Cipaku/ Sperma moal jadi orok… sanajan aya lalaki tapi kanyutna teu ngahasilkeun sperma moal bisa jadi budak hehehe.

 

Tah ninggali dua tempat Cipaku di Bogor jeung di Sumedang anu jadi tempat Suci… hipotesis Mamang baheula… long long time ago aya lamun henteu 32 Cipaku di Tatar Sunda… aya 25 .. atawa minimal 8 Cipaku (8 = Mandala) hehehe.

 

Daftar Cipaku di Tatar Sunda anu masih nyesa / masih dipake ngaran nyaeta:

1.       Bandung, Cipaku deukeut Setiabudi didinya aya Kolam Renang Cipaku, suku Gunung Tangkuban Parahu.

2.       Bogor, Cipaku deukeut prasasti Batutulis, Suku Gunung Salak.

3.       Sumedang, Cipaku Darmaraja Jatigede, Suku Gunung Tapa Omas/ Tampomas

4.       Subang, Cipaku kecamatan Cibogo, Suku Gunung?,

5.       Garut, Pasantren Cipaku, Wanaraja?

6.       Ciamis, kecamatan Cipaku, Buni Seuri, aya MTSn oge.

7.       Tasik, Malah di Tasik aya MTS Muhammadiyah Cipaku ceuk link http://tasikmalaya.muhammadiyah.or.id/content-34-sdet-mts-muhammadiyah-cipaku.html ciik naha bener kitu di Tasikmalaya aya Kampung Cipaku?

 

Ciiik ah lamun aya anu apal kondisi Cipaku di masing-2 daerah siga kumaha? Atawa aya info di daerah lain Cipaku anu aya dimana wae?

 

Ceuk H. Tendam, Cipaku/ Pakuan teh mangrupakeun Ibukota Nagara… bisa jadi hipotesis Mamang teh bener hehehe… jadi minimalna aya 8, 25, atawa 32.

 

nuhuuuns,

mang asep kabayan

www.dkabayan.com

 



__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Mang Aska | 15 Feb 03:52 2014
Picon

Re: Agama lokal vs agama dunya [2 Attachments]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Wooow nuhuuuns Kang Engkus, hade pisan ulasanna.

Memang bangsa kita sekarang teh karesepna serba import hehehe. Sagala rupa diimport dari mulai Pangan, Energi, sampe ke Agama juga import hehehe... Bahkan PSK pun Impoooort... Usbek, Cungko, Mexico, Thailand, Korea hahaha.

Kenapa begitu sepertinya betul karena penaklukan-2 itulah maka kemudian bangsa ini kehilangan kepercayaan dirinya dan parahnya bangsa ini pun ditaklukan oleh VOC (Company ~ Duit) hehehe... Sampe sekarang tah bangsa ini juga takluk sama Company- Company yang pabalatak di Indonesia hehehe.

Jadi betul kata teman... Perjuangan membangkitkan kearifan lokal dalam rangka mencapai kemajuan bangsa lir ibarat piit ngeundeuk-2 pasir xixixi... Eiiiit kata Mamang teh mentalnya jangan mental piit tapi Kabuyu tan Cipaku sudah memberi solusinya mentalnya harus mental "Keuyeup Bodas". Sifat keuyeup itu ibarat rasi bintang CANCER ciri-2 utamanya adalah TEKUN n' ULET. Mamang tahu karakter keuyeup itu terlampir foto Balong Mamang bocooooor wae kehed teh hahaha... Gara-2 keuyeup bikin lobang banyak... Udah ditambal pake semen... Pake batu... Pake plastik... Bisaaa aja dia nyari selah xixixi. Sigana kudu beton pake wiremesh meureun hehehe. Nah bayangkan kalau sifat tekun n' ulet itu dilandasi jiwa yang putih bersih maka sunatulloh berlaku water karacak falling down the stone, slowly-2 become dekok hehehe.

Tantangan terbesar bangsa ini sekarang baik agama lokal maupun agama samawi adalah DUIT, CICIS, FULUS, MONEY hehehe. Rata-2 kalahnya tuh sama duit euy hehehe.

Tapi kalo PSK Impor t mah boleh lah hehehe itung-2 balas dendam... Masa wanita kita aja ditumpakan ku habib wae di puncak, trus di batam sama orang Singapur, dlsb... Blom lagi TKW yang disiksa mah... Saatnya balas dendam lah... Mungkin pas make PSK-na kudu dikasi tahu supaya bawa ikat kepala berwarna merah putih hahaha... Tidak lupa berteriak MERDEKA hehehe... Dari pada berteriak ... Oooh God :P. Kata Tuhan teh kurang ajar siah keur maksiat nyebut-2 aing borokokok teh hehehe.

Apa mungkin karena itulah artefak jaman dulu patung lingga itu kok mirip-2 penis ya? Karena melalui penis itulah bisa menemukan Tuhan hehehe... Oh God!! Beberapa artefak yg berbentuk penis bisa dilihat di buku Kang Herwig kalo ngak salah disimpan di musium nasional artefakna, mudah-2an masih ada dan dirawat ya hehehe.
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: engkus ruswana <engkusruswana <at> yahoo.com>
Sender: urangsunda <at> yahoogroups.com
Date: Sat, 15 Feb 2014 07:23:27 +0800 (SGT)
To: urangsunda <at> yahoogroups.com<urangsunda <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: urangsunda <at> yahoogroups.com
Subject: Bls: [Urang Sunda] Agama lokal vs agama dunya

 

Mang Jamal, sabenerna ieu teh tibalik, da ari agama teh istilah milik lokal Nusantara (basa kawi). Di urang aya istilah agama jeung drigama. Agama nyaeta tatanan nu kaitan jeung perkara spiritual/Ketuhanan, asal tina kecap Ha-Gama (Ha=aya/Nu Aya=Gusti, Gama=patokan/tatanan....... inget "Nagara Kerta-gama" =nagara nu ngagunakeun patokan tatanan pikeun karaharjaan rahayatna), sedengkeun Drigama nyaeta tatanan nu kaitan jeung perkara kamasarakatan/hubungan antar manusa (drigama asal kecap tina dria-indra, gama=patokan/tatanan). Jadi baheula mah memeh kapercayaan deungeun datang ka Nusantara agama teh euweuh merk-an, disebut we agama. Datang kapercayaan Hindu disebut disebut we ku urang dieu Agama Hindu, datang Budha disebut we Agama Budha,datang kapercayaan Islam disebut Agama Islam, datang kapercayaan Kristen disebut agama Kristen jsb. Tah kulantaran nu datang jeung ngawasa di Nusantara kapercayaan nu boga budaya perang/panaklukan ceuk MJ, nya terus we eta istilah agama teh di-hak ku kapercayaan ti luar, sedengkeun nu bogana (agama lokal Nusantara) teu meunang ngaku agama, nya disebut we kapercayaan. Saterusna dina awal-awal kamerdekaan ku Menteri Agama (Islam) diaku jeung dijieun difinisi anyar liwat Kaputusan Menteri Agama, yen ari agama mah kudu aya Nabi, kudu boga Kitab Suci, kudu boga Kiblat, kudu aya Tuhan. Harita Kaputusan MENAG teh ditolak ku umat Hindu, sabab eta bias agama Samawi dan di Hindu mah teu boga Nabi, nya di Budha ge teu dikenal difinisi Tuhan. Tapi nepi ka ayeuna difinisi agama ieu sok diparake keneh nu antukna Kapercayaan Konghuchu nu hayang jadi agama teu boga "Kitab Suci" ge ng adadak nyieun anyar-anyar ieu Kitab Sucina. Tah ari nu bogana agama (agama lokal Nusantara) lian ti teu meunang ngaku agama teh.... terus dicap ku istilah Animisme jeung Dinamisme bari distigmakeun mangrupakeun kapercayaan nu terbelakang, rendah jeung sesat. jeung oge dijadikeun sasaran penaklukan kudu milih salah sahiji kapercayaan deungeun.

Padahal mun urang ngagunakeun akal jeung hate nu sehat, urang bisa ngabanding-banding kieu geura:
Urang pasti percaya yen karakter jeung budaya hiji masarakat/bangsa pasti dibentuk ku kondisi alam tempat asalna eta masarakat/bangsa. Alam nu gersang jeung tandus bakal nagbentuk karakter jalma/bangsa jeung budaya nu keras, suka berperang jeung nalukkeun masarakat/bangsa sejenna, sabab sumberdayana pikeun kahirupan/survive sangat terbatas (sandang,pangan,papan), nya kudu ngarebut/ngarampas pangaboga batur bila perlu maehan masarakat/bangsa nu direbut/diserangna sangkan ngurangan pesaing dina rebutan sumberdaya eta, atawa nu kuat dijadikeun budak supaya migawe pagawean beurat bari teu kudu mayar, sedengkeun kaum perempuan dijadikeun barang rampasan perang keur muaskeun hawa nafsuna atawa dijadikeun budak. Tah bangsa nu asal ti daerah nu gersang mah kamampuhan jeung kaahlian perang teh diutamakeun sangkan kuat jeung meunang perang. Keur kaperluan perang tangtu nu dibutuhkeun teh kaum lalaki, j adi awewe teu diperhitungkeun, matak pantes bangsa-bangsa nu asal ti daerah gersang/sumber alamna terbatas mah ngalahirkeun budaya nu kurang ngahargaan ka kaum awewe, malah kadang awewe dianggap "barang konsumsi" keur muaskeun nafsuna jeung sok diperjualbeulikeun atawa dipake keur hadiah. Tah karakter/budaya bangsa nu dilahirkeun ku alam lingkungan nu gersang boga sifat tangguh jeung keras, daya juang tinggi, resep jeung pinter perang/ngarebut kakayaan bangsa sejen, sifat mibanda kana kakayaan individual, ngabogaan strata sosial ti Raja/pamingpin nepi ka budak nu ketat aturanna. Tapi lantaran Gusti Maha Adil, tangtu aya hiji-dua mah jalma nu boga hate bersih jeung mibanda rasa kamanusaan, matak pantes lahir nu disebut Nabi ge. Tapi sok sanajan kitu tangtu eta Nabi ge moal bisa leupas sama sakali tina budaya nu dibentuk ku alam tea, jeung tangtu eta ajaran nu ditarimana diluyukeun jeung budaya bangsa jeung kondisi alam lingkunganna.

Tah sabalikna budaya masarakat/bangsa nu gumelar di alam subur makmur, kulantaran pikeun hirup survive, alam lingkungan geus nyadiakeun estuning sagala aya tinggal daek ngala teu perlu rebutan atawa perang da nu aya ge moal kadahar, nya ngalahirkeun karakter bangsa nu: teu resep perang; deukeut/mikareueus jeung ngahargaan ka alam lingkungan (boga rasa tumarima ka alam nu geus nyadiakeun pangabutuh hirupna, nu ngalahirkeun budaya sasajen/upacara mulangkeun kanyaah ka alam); ngahargaan jeung nempatkeun kaum awewe leuwih punjul (sabab geus neuleuman yen nu paling berjasa jeung paling gede pengorbanan/ jasa keur kalumangsungan kahirupan teh kaum ibu), matak pantes aya istilah Sunan Ambu (ibu Pertiwi), Ibukota, Dewi Sri (Sanghyang Sri), Indung Poe, Indung Leungeun, Indung Suku, jsb;  teu mengenal sistim perbudakan; mibanda kakayaan alam teu aya istilah milik pribadi namung kepemilikan kolektif; ramah jeung berehan; teu boga budaya curiga ka bangsa deungeun (da boga anggapan pribadi/sifat bangsa deungen teh teu beda jeung bangsa manehna); toleransi tinggi (geuning dina legenda Ajisaka, eta Abu Sakha nu datang ti Nagri Campa Hindustan kalayan mawa kapercayaan Hindu ku Ratu Dewatacengkar dibere imah/padepokan, dibere sawah/huma, malah kulantaran Abu Skha masih bujangan nya dipangneangankeun pipamajikaneunana, pon kitu deui jaman Majapahit, sok sanajan rek nyebarkeu kapercayaan Islam nu beda jeung Raja Majapahit, eta Raja Brawijaya mere tempat keur para wali di hiji tempat nyaet di Bintara, malah wangunan karaton dipangnyieunkeun.... tapi geuning d ina cetetan akhirna Abusakha ngarebut Medangkamulyan, jeung Bintara nyerang ka Majapahit....sabab beda budaya nu dianutna). Tah kulantaran dibentuk ku lam nu subur tadi, kalemahanana teu resep perang, kurang waspada (sabab boga papagon hirup mandang ka diri batur sacara ka dirina pribadi), daya juang kurang..... nu antukna dimana datang bangsa deungeun nu datang ti wewengkon nu gersang/tandus, nya gampang elehna atawa ditalukkeun, jiga bangsa Nusantara ti bihari tepi ka kiwari.

Tah kulantaran hirup di alam nu subur mamur loh jinawi jeung di posisi geografis nu kaliwatan garis khatulistiwa, nu lengke p benda-benda langit, lengkep ku rupa-rupa jenis kahirupan (tuuwuhan jeung sasatoan), nya manusiawi mun luluhur bangsa urang aya sabagean nu katarik neuleuman tur teratur alam semesta, jeung nu neuleuman kahirupan kaasup neuleuman dirina nu ngalahirkeun tatanan agama jeung drigama, nu oge teu leupas tina budaya masarakat jeung kondisi alam lingkunganna, nu ceuk istilah kiwari sok disebut "kearifan lokal", nu sakanyaho kuring sanggeus neuleuman ajaran luluhur, geuning leuwih punjul inimbang ajaran nu datang ti luar. Matak weleh teu ngarti mun ajaran atawa agama pituin dianggap euweuh ajenna, tapi ketang..... nya ngamaklum kulantaran can nyarahoeun tea, jeung geus lila teuing tutungkusan luluhur kasidem atawa sok disebut Jati kasilih ku Junti.........  pun tabe.

an>
Cag heula, geuning teu karasa geus maju ka isuk-isuk, mangga ka para dulur, puntendina  ngimeutan ieu tulisan mugia disarengan kalayan kajembaran. Mangga sim kuring mukakeun hate pikeun paguneman ieu perkara, asal dibarengan ku kajembaran.

Rampes.
Engk us


Pada Jumat, 14 Februari 2014 5:57, mang jamal <jamal <at> itenas.ac.id> menulis:
 

Aya nu kaliwat, agama lokal nu diagem ku masyarakat/bangsa nu boga "budaya ngumbara" kaasup perang/penaklukan


Powered by du'a indung bapa

-----Original Message-----
From: "mang jamal" <jamal <at> itenas.ac.id>
Sender: urangsunda <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 13 Feb 2014 14:25:03
To: <urangsunda <at> yahoogroups.com>
Reply-To: urangsunda <at> yahoogroups.com
Subject: [Urang Sunda] Agama lokal vs agama dunya


Aya batur wawuh saliwat, ,kungsi s3 teknik elektro itb tapi teu terus da lab di itb teu boga pakakas pikeun riset manehna, nu nyarita yen agama teh aslina mah lokal, ngan ninggang ka agama nu diagem ku bangsa nu boga budaya terus nyebar nepi ka diagem ku bangsa sejen utamana nu agama lokalna dianggap teu cukup kumplit sagala rupana. Atawa eleh dina hal kasaktian/kakuatan, jsb.

Agama-agama ibrahim (katolik karesten islam) jadi agama besar dunya. Yahudi sanajan teu gede dina populasi tapi pangaruhna kaitung raksasa dunya.

Hindu budha oge kaitung gede numutkeun sebaranana nu asalna ti india. Nya ka asia timur jeung tenggara.

Agama ibrahim jadi standar agama dunya: aya nabina aya kitab sucina. Agama lokal biasana teu aya nabi oge kitab suci. Jadina ukur asup kapercayaan. Ajaranana ngan make tradisi lisan.

Uing kerung tapi ngaenyakeun we. Neangan babandingan atawa analogi di dunya kapitalis: cocacola atawa mcd kfc amrik nu nyebar ka sakuliah dunya. Kusabab urang mah dahar sangu, di mcd ge aya menu sangu, padahal aslina di amrik mah burger wungkul. Hehehehe.



Powered by du'a indung bapa

-----Original Message-----
From: Ahmad Hazairin <don_febi <at> yahoo.de>
Sender: urangsunda <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 13 Feb 2014 12:46:40
To: <kisunda <at> yahoogroups.com>; <urangsunda <at> yahoogroups.com>
Reply-To: urangsunda <at> yahoogroups.com
Subject: [Urang Sunda] Adam jrrd.

Kadang sok kapikiran:

1. Naha Jibril ngan nunutur wae katurunan Ibrahim. Teu kacaritakeun Jibril ngadatangan orang Mongolia atawa orang India

2. Boa-boa Adam teh leluhur orang Arab jeung Yahudi; da anu ngapopulerkeun Adam+Hawwa teh Kitab Suci Yahudi, Nasrani jeung Islam. Kadang anu disebut 'dunya' teh nya sarua jeung 'wawasan'. Saperti World War I jeung II, saenyana anu perang teh urang eropa, lain sadunya. Kukituna pan urang Baduy oge boga wawasan (dunya) sorangan, jeung cenah luluhur jalma anu pang mimitina teh di Baduy (heueuh eta cocok lamun maksudna luluhur baduy, lain luluhur urang Eskimo).

3. Urang sok ngepaskeun sagala sasakala manusa jeung kajadian Adam anu aya dina kitab Suci. Lain sabalikna; urang kudu ngarti heula, kudu boga pangaweruh ngeunaan planet bumi di waktu kaliwat (milyaran taun) tepi ka ayeuna; geus kitu urang teundeun posisi Adam dina sejarah bumi teh di mana. Ieu mah lain, sajarah planet bumi anu geus lumayan kolot, rumit, mungkin geus sabaraha kali ganti makhluk anu sajinis manusa (boga kacerdasan); dipaksakeun kudu cocok jeung carita Adam.

4. Aing jadi hayang panggih jeung Jibril. Kumaha manehna caritana panggih jeung Tuhan? Pasti Jibril geus kolot pisan, misalna umurna 200jt taun, jadi jibril apal pisan atuh sajarah manusa jeung kana sagala adat istiadatna.

5. Mun aya makhluk hiber kakalayangan boga jangjang ngadatangan uing, terus ngomong manehna utusan Tuhan; jigana uing bakal ngomong: kumaha sia, balik siah ka alam sia, sembah weh ku sorangan raja maneh.

6. Kadang sok kapikir aing teh geus murtad.


Febi
===



------------------------------------

ngala dollar >> http://profitclickers.info/buburuh-ngeklik.php?urang=sundaYahoo Groups Links





------------------------------------

ngala dollar >> http://profitclickers.info/buburuh-ngeklik.php?urang=sundaYahoo Groups Links







__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

2 of 2 Photo(s)


__,_._,___
putimelati1990 | 14 Feb 11:21 2014
Picon

Fwd: Belajar/ Mengajar Bahasa Inggris dengan Instan? Bisaaa!



info bagus .. kalo tertarik jangan reply saya  tapi langsung aja email dibawah !

----- Original Message -----
From: farahlie (farahlie <at> mail.com)
Sent: Monday,Februari 7 2014 01:30 AM
Subject: Belajar / Mengajar Bahasa Inggris dengan Instan? Bisaaa!

Anda ingin belajar bahasa Inggris? Tapi tidak ada waktu buat kursus? Ingin beli buku tapi buku yang dikarang penulis Indonesia kurang memuaskan? Anda guru? Kesulitan mencari buku2 berkualitas? Ingin menghemat waktu? Selamanya TIDAK lagi menjadi masalah.

Well, be afraid no more. Dengan DVD e-book buku-buku terbitan Longman, Cambridge, Oxford Univ. Press, Barron, MacMillan, McGraw-Hill, dll, kita bisa belajar bahasa Inggris sendiri. Plus kita juga bisa latihan listening dengan MP3 audio files. Buku-buku ini dija min berkualitas. Buat para guru bahasa Inggris, buku ini dapat dijadikan buku referensi, tinggal di-print saja. Menghemat banyak waktu! Paket Tutorial ini menggunakan bahasa Inggris & Indonesia.

Paket EnglishDVD :
----------------------------
Paket 1 - DVD English Grammar (Rp. 100.000)
Paket 2 - DVD English for Children, Vocabulary, Dictionary (Rp. 100.000)
Paket 3 - DVD English Certificates, Toefl , Reading & Writing (Rp. 100.000)
Paket 4 - DVD Conversation (Rp. 100.000)
Paket 5 - DVD Business English (Rp. 100.000)
Paket 6 - DVD Tell Me More (Rp. 100.000)

SPECIAL PROMO DISC42% : Paket 7 - Berisi Paket 1-2-3-4-5-6 + FREE BONUS 1 DVD Listening 

Saat ini kami memberikan promo penawaran khusus berupa discount 42% untuk pemesanan PAKET 7 seharga Rp. 349.000 dengan bonus dan ongkos kirim tetap gratis.

Untuk pembelian Paket 7, dapatkan bonus 1 DVD Listening berisi file-file SWF (Flash), mp3, novel, komik dan flv (video youtube). DVD Listening ini merupakan bonus yang tidak kami perjual-belikan.

Untuk spesifikasi dan cover screenshot masing-masing paket produk silahkan anda mengunjungi etalase online saya di situs http://paketenglishdvd.blogspot.com

Paket ini juga cocok untuk dijadikan sebagai hadiah untuk teman atau anak anda.
 
Bagi yang berminat memesan dapat menghubungi saya di: farahlie <at> gmail.com atau farahlie <at> mail.com

mohon forward email ini pada teman-teman lain yang memerlukan :)

Salam,
Farrah
farahlie <at> gmail.com
Website: http://paketenglishdvd.blogspot.com
HP:  081221089520 (sms only)
YM: lady.photographer
add fb : http://www.facebook.com/farahlie.online
add twitter : http://www.twitter.com/farahlie


e-books novel/komik yang juga disertakan dalam DVD bonus :

andersen's fairy tales - hans christian andersen
angels and demons - dan brown
angels and demons - dan brown - versi indonesia
anna karenina - leo tolstoy
around the world in 80 days - jules verne
asterix and cleopatra
asterix in belgium
asterix in britain
asterix in corsica
asterix in spain
asterix in switzerland
asterix the gladiator
dark arena - mario puzo
deception point
digital fortress - dan brown
digital fortress - dan brown - versi indonesia
empress orchid - anchee min
fifth country - es itofools die - mario puzo
frankenstein - mary shelley
godfather - mario puzo
harry potter and the deathly hallows
harry potter and the order of phoenix
i know this much is true - wally lamb
into zero point - agatha christie
last don - mario puzo
lolita - vladimir nabokov
lord of the ring - silmarillion
lord of the ring - the fellow ship of the ring
lord of the ring - the hobbit
lord of the ring - the return of the king
lord of the ring - the two tower
moby dick or the whale - herman melville
money, a memoir - liz perle
murder on the links - agatha christie
musashi - eiji yoshikawa
otori clan story 1 - across the nightingale floor.jar - lian hearn
otori clan story 2 - grass for his fillow - lian hearn
otori clan story 3 - brillia nce of the moon - lian hearn
penthouse magazine - march
playboy - hot shots
playboy magazine - april
playboy magazine - march
playboy magazine - may
playboy magazine - september
rich dad - robert t kiyosaki
robinson crusoe - daniel defoe
samurai castle - noriko saka
secret of the secrets
shogun - james clavell
sicilian - mario puzo
snow - orhan pamuk
the 47 ronin story - john allyn
the adventure of tom sawyer - mark twain
the adventures of huckleberry finn - mark twain
the adventures of robin hood - howard pyle
the book of the thousand nights and a night - richard f burton
the clocks - agatha christie
the davinci code - dan brown
the divine message of the dna - kazuo murakami
the last of the mohicans - james fenimore coope r
the murder of roger acryod - agatha christie
the prince - nicolo machiavelli
the scarlett letter - nathaniel hawthorne
the works of edgar allan poe - volume 1 - raven edition
tintin - cigars of the pharaoh
tintin - flight 714
tintin - land of black gold
tintin - prisoners of the sun
tintin - the black island
twilight 1 - stephenie meyer
twilight 2 - new moon - stephenie meyer
twilight 3 - eclipse - stephenie meyer
twilight 4 - breaking dawn - stephenie meyer
vanity fair - william makepeace thackeray
why didnt they ask evan - agatha christie
why don't penguins feet freeze - mick o hare
why men don't listen - alan barbara pease
you can choose to be rich - robert t kiyosaki



.

__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___

Gmane