Mang Aska | 29 Mar 02:44 2014
Picon

Mental Bangsa Terjajah - RE: [ALUMNI-IPB] Re: Brand Management Ala Kabuyutan [1 Attachment]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Menarik Bang… masuk akal euy… nah Mamang jadi terpikir mohon dikoreksi Bang… kalau tidak salah satu- satunya Negara di Asia Tenggara yang tidak pernah terjajah adalah Thailand/ Muangthai? Jepang juga belum pernah dijajah kan… malah menjajah diantaranya Indonesia dan Korea hehehe. Vietnam sepertinya Independent ya… walopun sempet bagian dari komunis tapi pan tidak pernah dijajah dalam artian seperti Indonesia? Nah yang menarik ya… Vietnam ini punya fighting spirit yang ajiiib ketika berperang melawan Amrik.

 

Apakah ada hubungannya ya… Mental Bangsa Terjajah seperti Indonesia dan Philipina ini yang menganggap bahwa hal- hal yang dari luar lebih baik dari yang dimiliki sendiri?

 

Thailand itu sekarang merajai Pangan… contohnya ya Charoen Pokphand Bang :)…. http://en.wikipedia.org/wiki/Charoen_Pokphand

The Charoen Pokphand Group (CP),[3] is one of Asia's largest conglomerates. It consists of three core businesses that operate in the agribusiness and food, retail and distribution, and the telecommunications industries with investment in over 20 countries. Founded in 1921, the CP Group currently employs, through its subsidiaries, over 300,000 people with offices and factories located worldwide. It is the largest shareholder in one of the world's largest life insurance companies, Ping An, with a market capitalization of over $70 billion.

 

Jepang sudah tidak perlu di bahas lah hehehe.

 

Korea ini unik nih… pernah di Jajah… tapi mungkin tidak separah dan selama Indonesia ya?... yang jelas Mamang pernah baca bahwa Korea mampu membangkitkan semangat sebagai bangsa yang terjajah oleh Jepang ingin mengalahkan Jepang. Ya sekarang Korea luar biasa ya… KPOP sudah mulai merasuki segala macam… Ujung-2nya ya Samsung, LG, Hyundai, KIA, dlsb… laku dipasaran :).

 

Nah sepertinya Mental Bangsa Kita ini masih lemaaah Bang… Jago Kandang sih mending… ini dikandang sendiri pun KO haduuuuuh…. Ini terlampir bagaimana Inggris bisa menjajah India… ternyata yang percaya dihancurkan adalah SELF ESTEEM/ Kepercayaan Diri Bangsanya… Supaya menganggap bahwa yang berasal dari diri sendiri adalah HINA dan TERBELAKANG…. Dan Yang Baru dari LUAR adalah BAGUS, MAJU, ADVANCE, dlsb.

 

Mamang sebagai penggiat Kabuyutan ini berusaha coba menyadarkan semuanya agar mulai lagi tumbuh kepercayaan diri sebagai Bangsa Indonesia yang memiliki sesuatu lah… supaya ya tadi itu PeDe menggunakan dan memakai produk-2 bangsa sendiri… biar benefit/ manfaat lebih besar untuk bangsa sendiri. Jangan berfikir seperti Jepang dan Thailand dulu lah…. Membuat produk mereka diekspor kemana-mana… kita mulai menggunakan produk kita sendiri dulu lah.

 

Mudah-2an lah Bang Jokowi yang menang… dia punya geliat menurut Mamang menghargai Kearifan Lokal dan Menghargai Produk-2 Indonesia… contohnya kan dia mau pake EsEmKa walopun Esemka ngak disupport pemerintah :((.

 

nuhuuuns,

mang asep kabayan

www.dkabayan.com

 

From: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com [mailto:ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com] On Behalf Of Tito Pranolo
Sent: Thursday, March 27, 2014 8:19 AM
To: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [ALUMNI-IPB] Re: Brand Management Ala Kabuyutan - Re: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

 

Mang...
Bangsa yg bisa mem'branding"kan budayanya adalah bangsa yg mengkonsumsi budayanya sendiri. 
Jepang korea vietnam mampu menjual budaya kulinernya karena mereka sendiri adalah konsumennya.
Kita agak kurang mengkonsumsi budaya sendiri (kecuali batik) kita mungkin spt filipina lebih suka mengkonsumsi budaya asing.

Pulang sekolah dari Amrik jadi bule pulang haji jadi arab.
TP

On Mar 26, 2014 7:45 PM, "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com> wrote:

 

Leres pisan... Betul sekali Kang AP :(. Sedih pisan Bangsa ini sudah benar-2 lupa kacang pada kulitnya... Kata si Cepot mah lupa ka Purwadaksina :(.

Indomie... Oooh Indomie... Terigunya Impooort poooort :((. Kemandirian Pangan? Wallohualam hehehe.

Waaaah Pak Siswono ini sangat berkesan kepada Mamang... Ketika tahun 1996 Mamang pertama kali menginjakan Kampus ITB, disambut oleh Pidato Pak Siswono yang waktu itu kalo ngak salah jadi Menteri PU? :). Beliau menggebu-2 menceritakan tentang spirit/ Kinerja Bangsa Indonesia :). Waktu itu Mamang inget betul cerita beliau tentang Tatang Korea :).

Hiks hiks... Tah eta Terigu IMPORT malah disubsidi... MOCAF yang produk Indonesia malah dibeubeutkeun :((.

Ini baru saja Mamang lihat Fesbuk ternyata Indonesia sudah bisa memproduksi Bus berbahan bakar CNG (Compressed Natural Gas) yang dipakai oleh Transjakarta diproduksi oleh PT. INKA... Sedihnya itu cuman satu-2nya hiks hiks hiks... Kenapa musti IMPORT kalau kita bisa produksi sendiri :((. Alasan lebih murah? Lihat sapi sekarang... Yang murah-2 lama-2 jadi MAHAL juga setelah kita benar-2 tidak bisa produksi sendiri :((.

Nah leres pisan... UBI Cilembu harusnya bisa mendunia tah sebagai Diversifikasi Pangan yah... Karbohidrat juga pan? Korea dan Jepang pesen Ubi dalam bentuk Pasta, dll ke Indonesia. Ada Perusahaan dari Kuningan Jabar yang Export ke Jepun n' Korea... Indonesia? Lebaaaaay ah :((.

Eat, Pray, Love tea Kang... Sanes Demi Moore tapi Julia Robert xixixi. Salah satu paporit Mamang tah Ceuceu Julia xixixi.

Singkaaap Kang... By The Spirit Of Ngeureuyeuh... Kita tularkan spirit ke Generasi Muda, biar terbuka pikiran... Saatnya bangkit dan menunjukan kepada dunia... Indonesia Bisa!!!

Kata Kang Tantan masih ada 6 Kelas lagi yang akan berkunjung ka Balong untuk mendengarkan Mamang ngacapruk xixixi.

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com

Date: Wed, 26 Mar 2014 07:40:47 +0000

Subject: Re: Brand Management Ala Kabuyutan - Re: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

 


Kalau saya ke desa2 sekarang maka yg hilang sdh banyak. 50 tahun yl saya bisa menyaksikan keasyikan tersendiri di dapur-dapur, apalagi kalau menjelang lebaran. Sekarang sudah tidak begitu lagi. Ibu2 di desa2 sdh tdk memasak karena sudah tersedia hidangan siap saji seperti indomie. Untuk persiapan lebaran kalau dulu ibu2-bapak2 rame di dapur mulai dari menumbuk ketan, membuat minyak kelapa, memotong kayu bakar, ambil nira enau, dll. Sekarang, tinggal beli di toko2 yg serba mart, kue2 yg entah dimana dibuatnya kita tak tahu lagi.

Jadi, sdh ada perubahan besar dalam pola konsumsi kita. Perubahan yang menakutkan: bagaimana resep2 karuhun akan hilang, seperti jampi2, dengan resep2 asing entah darimana datangnya atau entah cocok atau tidak dengan fisiologi tubuh kita.

Tetapi dunia selalu berputar dan kita sekarang sedang di bawah, termasuk dalam budaya rasa, rasa asing lebih hebat, lebih enak. Rasa itu didik juga, seperti pendidikan makan indomie. Yang gila, kata Pak Siswono tadi, impor terigu tarifnya dinolkan dan PPN ditanggung negara. Lha kok bisa begitu ya? Kalau tidak, mocaf (modified cassava flour) bisa memenangkan persaingan dgn terigu. Ini kasus "iklan" kekuasaan yg luar biasa, menghancurkan sistem produksi pangan di negeri kita.

Kasus tak ada iklan, tak didukung kekuasaan, hanya berjalan sendiri saja banyak juga. Di antaranya, misalnya, ubi Cilembu. Ke Medan, ke Bali, bahkan di Taiwan sekalipun ternyata ada ubi Cilembu. Artis2 belum ada yg mengiklankannya. Kalau ada rumor:"Itu 'kan manisnya disuntik gula". Walahu alam...

Film apa tuh...Eat ....and Pray..yg dibintangi Demi More (?) Dan shootingnya di Bali berdampak besar thd turisme asing ke Bali. Sayang orang tdk banyak tahu Bali itu bagian Indonesia. Intinya, kita harus banyak teman orang luar kalau produk kita mau laku di luar. Mentalitas di dalam juga harus setara dgn yg di luar sana. Yang sering terjadi kita kagum sama luar, luar tidak, karena salah kita sendiri :).

Silahkan yg muda2 explore bagaimana makanan kita bisa mendapat tempat di samping yg sudah banyak masuk ke tanah air.

Wass:

AP

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>

Date: Wed, 26 Mar 2014 03:35:08 +0000

Subject: Brand Management Ala Kabuyutan - Re: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

 

Singkaaap Kang AP... Kalo menurut Mamang mah image-2 itu teh dibangun ya... Sebenernya mah kita bisa buat image apapun apakah itu sehat, modern, trandisional, groovy, pop, classic, vintage, praktis, dinamis, Spicy, Unique, Instant, organic, dlsb.

Tinggal dipilih saja tema apa yang pas n' cocok :). Yang penting konsisten dan persistent aja :).

Nah sebenernya kalau melihat Indonesia yang begitu Rich with Cultural Traditions maka kalo Mamang itu yang diangkat :). Bagaimana membawa itu ke kota dan kemana-2 ya tinggal membuat kemasannya yang ajiiib surajib :).

Kalo kita mau belajar pada Kabuyutan Kanekes Baduy Banten, mereka sangat konsisten n' persistent membangun brand-nya contohnya yang paling konsisten dan persisten adalah Baduy Dalam, Brand Imagenya jelaaaaas pisan, contohnya yang ditanamkan:
- Dress Code: Baju Putih Putih termasuk iket putih
- Kemana-2 Jalan Kaki
- Organik Lifestyle
- Rada Vegetarian
- dlsb.
Berbeda sama Baduy Luar yang lebih Open ke Public/ Transisi antara yang pure vs yg agak gado-2 :). Kalo di Mobil mah Ibarat Avanza Vs Land Rover... Avanza dijalan konvoi terus kemana-2 barengan alias banyaaaaaak xixixi. Kalo Land Rover satu dua tapi special ;). Jarang konvoi dijalan raya kecuali pas ada event.

Nah ini juga pan pilihan ya apakah Brand kita itu mau yg segmented atau mau yang umum dimana biasanya ngejar volume. Semua pilihan-2 itu ya tergantung strategy kita. Simpelnya kita ngak mungkin menjual berlian di pasar becek kan? Juga tidak mungkin menawarkan berlian asli terlalu murah. Nanti disangka palsu. Nah kesemua pilihan-2 itu diramu sedemikian sehingga produk n' jasa yang kita jual itu bisa laku. Semuanya ya kembali bagaimana memahat persepsi masyarakat luas itu supaya tertarik thd produk yg kita jual.

Kalau di stadiun sepak bola penonton ada urang baduy maka tentunya tidak terlalu sulit untuk menemukannya karena ya mereka different, unique/ distinctive tea :). Blue Ocean Strategy tea kitu?

Tentunya tidak mudah membangun brand makanya the spirit of ngeureuyeuh itu harus dielaborasikan agar brand tersebut semakin dikenal ke publik dan lama-2 awareness akan brand tersebut muncul.

Marketing Konsep pan secara teori banyak pisan... STP tea... 5P... 7P... Dlsb... Bisa dielaborasikan utk secara konsisten n' persistent membangun brand tersebut. Yang penting menurut Mamang adalah adanya Passion dulu ya... Ada Spirit atau Cemunguuuuudh tea itu yg penting ibarat lari marathon kudu pandai-2 ngatur napas :).

Kadang kebanyakan di kita adalah menjual dgn harga semurah-2nya padahal kan bukan itu sebenernya buktinya kan Nike yang harganya selangit bisa lebih digemari dibanding Bata atau Piero ato Precise, dlsb. Mereka pandai mengelola brand. Jagonya barat itu ya itu dalam hal propaganda/ marketing :).

Oh iya kita lihat studi kasus Korea ya... KPOP ini sekarang sedang melanda Indonesia... Acara YKS tadi malam aja anak kecil sudah keranjingan KPOP haduuuuuh please deh :((. Nah mengapa Korea bersemangat menanamkan budayanya karena ternyata sekarang hasilnya SAMSUNG semakin merajai penjualan smartphone di Indonesia. Berbagai cara melalui iklan apapun mereka lakukan utk menanamkan brand-nya :).

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com

Date: Wed, 26 Mar 2014 01:02:36 +0000

Subject: Re: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

 

Mang Kabayan, upami trade mark makanan Jepang: Sehat. Image makanan Barat: Modern, hebat! Kalau trademark or image makanan kita kira2 apa ya yg bisa kalahkan trade mark/image makanan Jepang dan Barat di atas?

Nuhuns,

AP

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>

Date: Wed, 26 Mar 2014 00:55:48 +0000

Subject: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

 

Hahaha singkaaaap nuhuuuuns Teteh... Kamari salah satu topik yang dibahas teh... Kunaon Hoka Hoka Bento ti Jepun bisa dijual di Indonesia padahal secara budaya merubah pola makan Bangsa ini... Kudu pake sumpit, dlsb. Salah satunya adalah Kemampuan Dalam Mengemas Produk mereka negara-2 maju itu lebih baik.

Nah kenapa produk-2 Budaya Indonesia ini tidak berkembang? Mamang belum melihat Gudeg Jogja Buka Di Tokyo... Lotek Buka di New York, Liwet Buka di Londong? Knapa? Kurang Pede? Kurang Bisa Mengemas?

Mamang bilang Pemerintah itu tidak pernah mempromosikan produk-2 bangsa kita secara serius!!!!

Pernah Ngak Gudek Jogja atau Liwet atau Bajigur dipromosikan oleh Nabila JKT 48? Atau sama Nikita Willy sedemikian sehingga mulai timbul persepsi bahwa produk-2 Indonesia itu tidak terbelakang :(. Ini mah yang promosiin produk-2 di TV yang muncul aki-aki n' nini-nini pejabat di kementriannya sekalian kampanye.... Haduuuuuuh pleaaaaase deeeech aaaah!!! Kalo mau promosi ya pake atuh artist-2 yg lagi ngetrend!!!

Kemasan juga menentukan simpel saja sebenernya rumusnya AIDA tea... Attention, Interest, Desire, Action... Bagemana Kemasan yang kita bangun meng-grab attention/ mencuri perhatian, bisa dibayangkan misal display di super market ribuan produk, kalau kemasan kita loyo ya sellingnya mejuuuus xixixi. Kalo mencuri perhatian minimal akan bertanya-2 apaan tuh? Setelah itu ya menarik minat dimana kemasan harus bisa menjelaskan secara jelas sederhana tapi bermakna apa sih manfaatnya/ fiturnya, dll... Baru kemudian orang akan berfikir ooooh iya ya... Timbulah hasrat utk membeli/ menggunakan... Lalu ya action membeli produknya... Setelah itu ya.... Kesan pertama begitu menggoda... Kalau sudah puas tentunya akan beli lagi :).

Nah kenapa Bangsa Ini selalu LEMAAAH dalam segala hal... Terdominasi oleh bangsa lain.... Ya karena itu The Spirit of Kabuyutan tidak dipahami... Yang pertama harus dilakukan adalah menumbuhkan kembali Kepercayaan Diri Bangsa Ini, bahwa kita bukan BUDAK, kita bukan bangsa cemen, kita adalah Winner bukan Looser yang mengemis-2 minta kenaikan UMR :((. Kita bisa menentukan masa depan kita sendiri.

Setelah timbul kepercayaan diri maka mulailan Problem Solving mengembangkan Produk-2 tentunya Ber-EVOLUSI ya tidak Instant.... Brand Management atau Brand Making itu tidak Instant tapi perlu dibangun dengan tadi itu Memahat Persepsi Masyarakat luas bahwa Produk / Jasa yang kita jual itu punya nilai tambah, punya benefit, dlsb..

Mamang beberapa waktu lalu membantu temen Mamang dalam branding Home Made Chicken Nugget yang alami tanpa pengawet... Dia membuat Brand Happy Family Chicken Nugget... Kata Mamang teh bagus tapi itu brand sudah pabalatak ada dimana-mana...di google aja... Nah Mamang bilang kamu kan lulusan teknologi pertanian IPB, istri kami D3 Gizi... Sok elaborate itu... Make Your Own Brand... Bingung-2 nyari brand pake aja nama anak pertama kamu yang baru satu tahun... Terus buat brand itu yang mudah diucapkan ngak ribet dlsb... Akhirnya nurut jadinya dia terpikir Azzam Fast Food Corner... Waduh kata Mamang teh kusyuuut keneh... Make it simple... Azzam Food aja :). Buat design logonya kata Mamang teh... Buat blognya... Ceritakan sejujurnya proses pembuatannya... Walopun Home Made tapi produk kamu bukan Ece-ece... Kamu Lulusan IPB... Istri kamu mengerti tentang Gizi jadi paham HACCP (Kesehatan dan Keselamatan Pangan)... Jadi kamu Harus PEDE... Ulah eleh sama aki-aki Tujuh Pulud yang bikin Kentucky Fried Chicken :).

Nah cucok rowo nih kata Mamang kamu menamakan anak pertama kamu utk produk pertama yg kamu kembangin, nah sekarang peliharalah dan sayangilah produk pertama kamu ini ibarat anak kamu sendiri. Sing telaten ngerawatnya... Pakein baju yang bagus, didik dengan nilai-2 kejujuran, kebaikan, dlsb... Kalau sakit meriang segera obati, kalo nangis cepet kamu semangati dlsb. Sampe ngak terasa nanti kamu punya anak yang besar dan mandiri bisa bermanfaat untuk nusa dan bangsa :).

Begitulah... Mudah-2an Azzam Food... 10 tahun yang akan datang berkibar :).

Temen Mamang itu menjual Nugget-nya door to door dan ke jaringannya di pengajian-2 dlsb :). Kata Mamang teh kamu ngak usah gengsi... Kalo korupsi/ maling itu gengsi/ malu... Kalo jualan, ngembangin produk mah JUARA (y). Kapal Api... Sidomuncul ge mimitina dagang nguriling hehehe.

Satu lagi the most powerfull Spirit of Kabuyutan adalah the Spirit of NGEUREUYEUH... Ngak ada yang instant... Ngak ada yang ujug-ujug... Natural Law n' Order... Easy Come Easy Go... Yang step by step... Ngeureuyeuh... Lebih long lasting, sustainable menghadapi berbagai tantangan, badai, dlsb.

Terlampir logo Azzam Food-nya temen Mamang :).

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com

From: "Rinrin Jamrianti" <rinrin.jamrianti <at> gmail.com>

Date: Tue, 25 Mar 2014 23:49:49 +0000

Subject: Re: [KOTA-BOGOR] OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

 

A Asep, kereeeen pisan.., kebayang para mahasiswi eh mahasiswa juga hehe, terpesona sama yg empunya balong sambil senyum2 bin ketawa2 :D

Jadi terinspirasi nyandak barudak ka balong.., tapi upami jurusan teknik kemasan nyambunginnya ke sebelah mana nya ya hehe..,

Baktos,
Rinrin

From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>

Date: Tue, 25 Mar 2014 09:55:32 +0000

Subject: [KOTA-BOGOR] OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

 

Alhamdulillah hari ini mendadak kedatangan para Mahasiswi n' Mahasiswa UIN Jakarta, murid-2 Kang Tantan Kasepuhan dari Kusnet/ Komunitas Urang Sunda di Internet, Doktor Pilsapat yg ngajar tentang Ekologi Manusia pada Jurusan Program Pemberdayaan Masyarakat :).

Mamang ngacapruk menceritakan tentang konsep-2 / the values of Kabuyutan yang merupakan peninggalan leluhur namun selama ini dilupakan dan malah dilaksanakan oleh negara-2 maju seperti Negara Skandinavia, New Zealand, dan Bahkan Singapur :).

Intinya adalah menyadarkan kita semua terutama mahasiswi-2 yg lebih tua dari Mamang... Mamang bilang Mamang paling muda disini xixixi... Baru minggu lalu sweetsepentinan... Jadi jangan manggil Pak wkkkk. Mari kita sharing n' diskusi tentang betapa Kabuyutan, Tanah, Air, dan Nilai-2 Budaya Luhur Bangsa ini telah tergadaikan oleh hal-2 yang kemudian membuat dunia ini tidak Balance/ Seimbang. Pada akhirnya Indonesia hanya menjadi konsumen/ pasar/ market dari berbagai produk/ jasa bangsa lain. Saatnya kita bangkit dgn menumbuhkan kepercayaan diri dimulai dari diri sendiri, dimulai dari hal yg kecil, dan mulai sekarang juga. Jangan terus-2an kita diigelan/ dinariin jaman tapi kita harus ngigelan jaman. Masa depan bangsa ini jangan sampai ditentukan oleh bangsa lain tapi kita harus menentukan sendiri apa yg terbaik utk kita.

Masa kita beli bawang, beli migas, dlsb... Dari Singapur? Memangnya Singapur punya lapangan migas, kebun bawang, dlsb? Orang Bodoh pun akan mentertawakan bangsa kita hehehe. Tidak ada kemandirian utk Pangan, Energi, Air, dlsb.

Kabuyutan itu terdiri dari Tangible/ Fisik yaitu Tanah, Air, Tempat, dlsb... Intangible-nya adalah Values yang selama ini dilupakan. Contoh Amanah Buyut mengajarkan "Gunung Teu Meunang Dilebur, Lebak Teu Meunang Dirusak, Buyut Teu Meunang Dirempak, Lojor Teu Meunang Dipotong, Pondok Teu Meunang Disambung, Nu Lain kudu dilainkeun, nu enya kudu dienyakeun". Artinya Gunung tidak boleh dihancurkan, sungai tidak boleh dirusak, aturan tidak boleh dilanggar, kejujuran apa adanya, yang benar katakan benar, yg salah katakan salah" wkkkk. Mereka terkejut si Mamang ngomong apa sih kali hahaha. Tapi kelihatannya cukup anthusias mendengarkan sampe ngak terasa 3 jam ngacaprux sambil ditemani suara gemericik air xixixi.

Hatur nuhuuuns pisan Kang Tantan wakakakak.. Mudah-2an murid-2nya ngak kebawa gelo kayak Mamang wkkkk.
Tapi kata "Pak Ustad" juga.... Life is too short to be normal, let's go crazy wkkkk.

Kalau Oms n' Tanteus punya murid baik SD, SMP, SMA, maupun Kuliah welcome utk datang ke Balong utk sharing tentang Ekologi Manusia Ala Kabuyutan :). Facing Gombalization By Local Empowering, bagai mana menumbuhkan semangat agar bangsa ini bangkit tidak hanya menjadi Pasar/ Konsumen dari Produk dan Jasa Bangsa Lain!!! Saatnya multiplier effect n' benefit lebih banyak untuk bangsa kita!!! Sampai kapan Tanah, Air, Ibu Pertiwi ini digadaikan utk bangsa lain? Sementara sebagian besar rakyat kita jadi buruh dan mengemis-2 saja minta kenaikan UMR :((.

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com

[Non-text portions of this message have been removed]



__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

1 of 1 Photo(s)


__,_._,___
Ahmad Sahidin | 28 Mar 08:32 2014
Picon

Jalaluddin Rakhmat Memiliki Daya Tolak

KH Jalaluddin Rakhmat (Kang Jalal) tidak hanya memiliki daya tarik,
juga daya tolak. Banyak orang yang terkagum-kagum dengan kecerdasan
dan karya-karya Kang Jalal, juga ada yang terus-terusan menghina dan
mencaci maki. Segala hal yang berkaitan dengan Kang Jalal disikapi
dengan buruk. Dicurigai sebagai penistaan agama karena melakukan
kajian kritis.

Dari masalah mazhab sampai urusan ijazah pun dipersoalkan. Dari
masalah desertasi sampai pencalonan menjadi anggota legislatif juga
muncul upaya-upaya pencegalan.
Dalam sebuah pertemuan di Bandung, Kang Jalal bercerita bahwa pihak
KPU (Komisi Pemilihan Umum) memanggilnya. Ketika tiba di tempat,
langsung Kang Jalal bilang bahwa ada isu dari Makassar tentang
dirinya. Pihak KPU pun membenarkan. Setelah dijelaskan mereka
mengerti.

Kemudian oleh segelintir orang dari ormas yang berhaluan Wahabisme,
Kang Jalal disebut sebagai orang sesat dan tidak boleh dipilih saat
pemilihan umum. Sejumlah ustad dalam khutbah jumat dan pengajian
ibu-ibu di Kabupaten Bandung menyatakan tidak boleh memilih Kang
Jalal. Saya sendiri langsung mendengarkan seorang ustad ternama di
Bandung dalam khutbah jumat meyebut Kang Jalal sudah murtad dan harus
bertobat kemudian masuk Islam kembali.

Saya kira masalah larangan memilih Jalaluddin Rakhmat dalam pemilihan
umum pastinya ada pesan politik dari rival PDIP (Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan) dan orang-orang yang tidak menghendaki sosok
Kang Jalal menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
(DPR RI).

Mungkin hal itu ada kaitannya dengan Islam (mazhab) Syiah yang dianut
Kang Jalal. Hampir setiap saya baca berita atau artikel di internet
yang berkaitan dengan Jalaluddin Rakhmat senantiasa negatif (tanpa ada
konfirmasi langsung kepada orangnya).
Memang ada yang menulis dengan baik. Namun kalah banyak dibandingkan
dengan menyesatkan Kang Jalal. Saya yakin Kang Jalal jauh dari tuduhan
dan fitnah yang disebarkan orang-orang takfiri. Mungkin lagi musim
pemilu, jigana mah engkin mun atos pamilu mah eureun.
Nah, itulah yang mungkin disebut daya tolak dari Kang Jalal. Meski
demikian, saya yakin mereka yang memusuhi Kang Jalal itu karena belum
tercerahkan dan tidak mengenal dengan baik. Coba kalau sering
interaksi pasti akan berubah seratus persen.

Apalagi alasan yang diusung Kang Jalal masuk politik praktis (dari
PDIP no.1 daerah pilihan Kabupaten Bandung dan Bandung Barat) adalah
untuk melindungi nasib kaum minoritas melalui jalur politik. Suatu
cita-cita mulia dan harus didukung. Insya Allah, abdi salaku warga
Kabupaten Bandung bade ngarojong ku doa sareng ngabantosan Pangersa
Guru (satiasa-tiasa).

http://misykat.net/article/138090/jalaluddin-rakhmat-juga-memiliki-daya-tolak.html

-- 
http://ahmadsahidin12.blogspot.com/
http://www.kompasiana.com/ahmad_sahidin

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Ahmad Sahidin | 28 Mar 08:20 2014
Picon

Penjelmaan Amal

http://misykat.net/article/138506/penjelmaan-amal-khdrjalaluddin-rakhmat.html

Pada suatu hari Muadz bin Jabal duduk di dekat Nabi Saw di rumah Ayub
Al-Anshari. Muadz bertanya: "Ya Rasulullah, apa yang dimaksud dg ayat:
Pada suatu hari ditiupkan sangkakala dan kalian datang dalam
bergolong-golongan?" (QS. 78:18).

Beliau menjawab: "Hai Muadz, kamu bertanya tentang suatu yang berat.

"Beliau memandang jauh seraya berkata: "Umatku akan dibangkitkan
menjadi sepuluh golongan. Tuhan memilah mereka dr kaum muslimin dan
mengubah bentuk mereka, sebagian mereka berbentuk monyet, sebagian
lagi berbentuk babi, sebagian lagi berjalan terbalik dengan kaki di
atas dan muka dibawah lalu diseret-seret, sebagian lagi buta
merayap-rayap, sebagian lagi tuli bisu tdk berpikir, sebagian lagi
menjulurkan lidahnya yang mengeluarkan cairan menjijikkan semua orang,
sebagian lagi mempunyai tangan yang terpotong, sebagian lagi
disalibkan pd tonggak-tonggak api, sebagian lagi punya bau yang lebih
menyengat dr bangkai, sebagian lagi yang mengoyak-koyakkan kulitnya.

"Adapun orang yang berbentuk monyet adalah para penyebar fitnah yang
memecah belah masyarakat. Yang berbentuk babi adalah pemakan harta
haram (seperti koruptor). Yang kepalanya terbalik adalah pemakan riba.
Yang buta adalah penguasa yang zalim. Yang buta dan tuli adalah yang
takjub dg amalnya sendiri. Yang menjulurkan lidahnya dg sangat
menjijikkan adalah para ulama atau hakim yang bertentangan dg
omongannya. Yang dipotong kaki dan tangannya adalah orang yang
menyakiti tetangga. Yang disalibkan pd tonggak api adalah para
pembisik penguasa yang menjelekkan manusia yang lain. Yang baunya
menyengat dr bangkai adalah orang yang pekerjaannya hanya
mengejar-ngejar kesenangan jasmaniah dan tidak membayarkan hak Allah
dalam hartanya. Yang dicekik oleh pakaiannya sendiri adalah orang yang
sombong dan takabur."

Hadis diatas dikutib dari kitab Tafsir Majma Al-Bayan 10:43
mengisahkan wujud manusia pd hari kiamat nanti. Menurut Saikh Al-Akbar
Ibnu Arabi, semua makhluk berasal dr Tuhan, apel kembali sebagai apel,
kambing kembali sebagai kambing dan manusia... belum tentu sebagai
manusia lagi. Anda datang sebagai manusia, teteai boleh jadi kembali
kepada-Nya sebagai babi, monyet, anjing atau manusia dalam bentuk
penampilannya.

Apa yang menentukan bentuk manusia ketika ia kembali kepada Tuhan?
Menurut hadis diatas, seperti yang diperkuat oleh banyak ayat
Al-Quran, yang menentukan kita sekarang dan juga nanti adalah
amal-amal kita.

Siapa kita sebenarnya akan kita ketahui ketika ketika kita
menghembuskan nafas terakhir. Tuhan berfirman: "Maka kami singkapkan
tirai yang menutup matamu dan tiba-tiba matamu hari ini menjadi amat
tajam."(QS. 50:22).

KH.Dr.Jalaluddin Rakhmat adalah Caleg DPR-RI DAPIL II JABAR No. Urut 1
- PDI Perjuangan, daerah pemiliha Kab,Bandung dan Bandung Barat

-- 
http://ahmadsahidin12.blogspot.com/
http://www.kompasiana.com/ahmad_sahidin

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Ahmad Sahidin | 28 Mar 05:44 2014
Picon

Fwd: Membaca (Masa Depan) Parpol Islam -

Membaca (Masa Depan) Parpol Islam.

Senin, 24/3/2014

Dosen di Universitas Negeri -
Yogyakarta (UNY) &
Peneliti di Ma'arif Institute

Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 kian dekat.
Partai politik (parpol) sudah mulai saling sikut dan serang. Mereka
saling mencari titik lemah. Semua juru kampanye dan pengurus parpol
mengaku parpolnya mampu memenangi hajatan akbar lima tahunan ini.

Saat semua saling klaim menang dengan saling melontarkan kritik,
kegaduhan politik tidak terhindarkan. Kegaduhan itu muncul sebagai
akibat kurang dewasanya calon pemimpin bangsa dalam bersikap.

Mereka tidak lagi menyerang simbol partai, namun kualitas diri pun
menjadi bahan ejekan. Perang survei seakan menggenapi kegaduhan itu.
Namun, di tengah semua itu ada yang menarik perhatian. Yaitu, semakin
melemahnya suara parpol Islam dalam memperebutkan suara rakyat.

Hasil survei Lembaga Survei Jakarta (LSJ) pada akhir Januari 2014
menunjukkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) punya tingkat
keterpilihan 19,83 persen; Partai Golongan Karya (Golkar) 17,74
persen,

Kemudian, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 12,58 persen;
Partai Nasional Demokrat (Nasdem) 6,94 persen; Partai Hati Nurani
Rakyat (Hanura) 6,85 persen; Partai Demokrat 6,12 persen; Partai
Persatuan Pembangunan (PPP) 4,83 persen.

Selanjutnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 4,67 persen; Partai
Amanat Nasional (PAN) 4,51 persen; Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
3,87 persen; Partai Bulan Bintang (PBB) 1,2 persen; dan Partai
Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 0,24 persen.

Pada Februari 2014, Indonesia Network Elections Survei (INES) merilis
hasil survei elektabilitas. Hasil survei menyatakan PDIP punya tingkat
keterpilihan 26,7 persen; Partai Gerindra 26,6 persen; Partai Golkar
14,8 persen; Partai Hanura 7,5 persen: Partai Nasdem 6,9 persen;
Partai Demokrat 4,3 persen;  PPP 3,6 persen; PAN 2,6 persen; PKB 2,6
persen; PKS 2,1 persen; PBB 1,2  persen; dan PKPI 1,1 persen.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei terakhir CIRUS pada 1
Februari-8 Maret 2014, secara keseluruhan parpol Islam hanya mendapat
dukungan dari total 24,67 persen responden dengan rincian PKB sebanyak
7,82 persen, PPP 7,26 persen, PAN 4,93 persen, PKS 3,78 persen, dan
PBB 0,83 persen.

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah mengapa elektabilitas parpol
Islam rendah, padahal bangsa ini dihuni mayoritas penduduk muslim?

Posisi Minoritas

Pada Pemilu 1955, jumlah perolehan total suara parpol berbasis Islam
sebesar 43,5 persen. Pada Pemilu 1999, jumlah total perolehan suara
hanya 36,7 persen. Pada Pemilu 2004 sempat mengalami kenaikan menjadi
38,3 persen dan pada Pemilu 2009 mengalami penurunan kembali menjadi
29,2 persen.

Catatan jumlah perolehan suara parpol Islam dari pemilu ke pemilu
tersebut sepertinya masih meneguhkan apa yang pernah dirumuskan Deliar
Noer mengenai realitas relasi Islam dan politik di negeri ini, bahwa
Islam adalah mayoritas secara sosiologis, tetapi minoritas secara
politik (Syamsuddin Haris, 2011).

Dengan kata lain, meskipun hampir 85 persen jumlah penduduk Indonesia
merupakan pemeluk Islam, dalam realitas politik hampir selalu dalam
posisi minoritas (Ridho Imawan Hanafi, 2013).

Parpol Islam seakan tidak bertaji berhadapan dengan parpol berbasis
nasionalis. Temuan itu pun seakan mengamini apa yang dilontarkan
Nurcholish Madjid: Islam Yes, Partai Islam No.

Posisi minoritas semakin diperparah oleh jargon-jargon parpol Islam
yang hanya asal tempel. Artinya, parpol Islam tidak kreatif dalam
membingkai seruan. Parpol Islam masih terjebak pada religiositas yang
pada gilirannya umat malah tidak bersimpati.

Umat menganggap parpol Islam hanya pantai penyitir ayat yang pada
gilirannya dipergunakan untuk kepentingan pragmatis. Ironisnya,
pragmatisme itu semakin mengerdilkan fungsi kepedulian dan pemanusiaan
sebagaimana ayat itu diturunkan.

Skeptisisme

Kecilnya perolehan suara parpol berbasis Islam dalam pandangan Vedi
Hadiz (2011) sebagai imbas dari marginalisasi dan ketimpangan kelas
yang merupakan akibat kebijakan rezim.

Marginalisasi dan ketimpangan kelas saat ini telah menyeret arus utama
umat Islam untuk tidak memilih parpol Islam sebagai penyaluran
aspirasi. Bagi mereka, parpol Islam dan bukan parpol Islam sama saja.

Parpol Islam dan bukan parpol Islam sama-sama korup, tidak peduli
terhadap rakyat kecil, dan mementingkan kepentingan pribadi legislator
yang terpilih. Watak "asli" legislator itulah yang menimbulkan
skeptisisme umat untuk memilih parpol Islam.

Parpol Islam belum mampu tampil beda dan membela realitas kemanusiaan
sebagaimana ancangan Islam. Seakan, parpol Islam malah mengerdilkan
Islam di kancah politik praktis.

Maka dari itu, jika parpol Islam masih ingin mendapat tempat di hati
masyarakat Indonesia sudah selayaknya membuktikan diri. Membuktikan
bahwa ia amanah dalam mengembang aspirasi rakyat.

Amanah itu berwujud dalam perilaku keseharian yang jauh dari sifat
hedonis dan glamor, sehingga mampu terbebas dari belenggu korupsi.
Jika parpol Islam masih saja terbelenggu arus utama korupsi, parpol
itu akan semakin ditinggalkan umat.

Umat akan semakin muak dan bosan melihat tingkah laku mereka. Ketika
umat sudah demikian, tingkat partisipasi dalam pemilu akan semakin
turun dari tahun ke tahun.

Keengganan masyarakat memilih parpol Islam di bilik suara dalam pemilu
merupakan senja kala kekalahan umat Islam dalam berpolitik. Islam
seakan hanya menjadi alat pendulang suara tanpa pemaknaan.

Nilai-nilai Islam yang mulia pun semakin luntur di tengah
ketidakmampuan mengejawantahkan cita-cita besar itu. Pada akhirnya,
Pemilu 2014 seakan menjadi ajang pembuktian diri parpol Islam.

Pembuktian apakah mereka mampu bertahan di jagat politik dengan baju
agama, atau terbenam bersama cita-cita menyejahterakan rakyat banyak.

http://www.solopos.com/2014/03/24/gagasan-membaca-masa-depan-parpol-islam-498320

Sent from Yahoo Mail on Android

Sent from Yahoo Mail on Android

-- 
http://ahmadsahidin12.blogspot.com/
http://www.kompasiana.com/ahmad_sahidin

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Mang Aska | 28 Mar 04:11 2014
Picon

Re: Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik



Hahahaha singkaaap Kang ;)).

Saleresna Kandidat Wapres pilihan Mamang selain JK ada banyak...

Kalo diurutkan secara Prioritas maka:
1. JK, kenapa karena sudah punya trek rekod sebage Wapres n' success menggiring SBY utk naek di dua periode. Kalo Akbar Tanjung mah cocoknya jadi Bapak Bangsa, King Maker lah sami sareng Mega... Mereka cocok jadi Thinker Titanic jadi dalang bukan wayangnya.

2. Hatta Rajasa, nah kenapa Hatta Rajasa masuk nomor dua tidak nomor satu, karena kepentingan PDIP kedepan Kang... Menurut Mamang Megawati pasti mikir rada panjang, karena Hatta Rajasa Masih Muda jadi kemungkinan Pecah Kongsi di 2019 memungkinkan. Makanya prioritasnya jadi No.2... Sebenernya Hatta Rajasa tipical yang loyal ya... Namun sepertinya JK tetep unggulan karena Golkar banding PAN kan lebih kuat golkar.

3. Pramono Edhie Wibowo, Demokrat, menurut Mamang cukup kuat lah... Suara Demokrat ngak jeblok-2 amat, cukup cemerdas SBY memainkan politiknya. Tapi ya itu... Periode ke-2 di 2019 potensi Konflik pasti ada. Yang paling enak ya JK didukung Golkar itu udah ajiiib deuh :).

4. Kang Didin Hafidudin, didukung koalisi Partey Islam PKS, PPP, PKB, PBB... Bisa nendang tah :). Jokowi Didin bisa menang pisan tah... Jawa Sunda ya sudah pasti menang lah hehehe. Kang Didin juga sepertinya tidak terlalu agresif ya... Dalam artian PDIP tidak akan terlalu terancam di 2019, jadi ngak miara uler lah yang sewaktu-2 bisa macok hehehe.

Prabowo sebenernya punya potensi cuman berat euy beliau Anak Petinggi ngak bisa bermain sinetron dia, padahal rakyat Indonesia itu hobby nonton sinetron. Harus ikut training di Balong dulu lah sebulan hahaha... Mamang ajarin yg lebih advance dari John Robert Power... baru dia bisa nendang melawan Jokowi xixixi. Inget Lho... Megawati itu paling Jutek Sejagat Raya... Lha wong dia anaknya Bapaknya... Ratu tea atuh... Tapi She is learning... Coba lihat penampilannya sekarang, communication skill-nya ajiiiiib pisan, penampakan di Foto pun sudah manstraaap pisan, sudah bisa menjual lah kata orang marketing mah :). Luar biasa lah perubahannya menurut Mamang. Prabowo mah berat masih ngak bisa melepaskan diri dari Kudanya hehehe.

Nah Jokowi ini sedang disiksa dgn foto-2 Dewala lah yang idung panjang dlsb... Tapi sebenernya lupa yg membuat negatif campaign itu... Dalam pewayangan mah Dewala jadi Raja itu ngak ada cerita yang ada justru Astrajingga/ Si Cepot... Nah menurut Kasepuhan Cipaku Astrajingga ini bisa menjadi Raja yang baik kalau pakai Teori Bapa/ Kearifan Bapa siapakah Bapaknya siapa lagi kalo bukan SEMAR :). Ajian Kasemaran itu ya Kesederhanaan, Kerakyatan, dlsb. Kalo lihat pilem Jokowi yang diputar maka sangat kental citra Kasemarannya :). Jadi rada kurang pas kalo negatif campaignnya digambarkan Pinokio tukang bohong kayak dawala... Karena Jokowi udah duluan dicitrakan sebagai Semar :).

Tatar Sunda punya Kasepuhan yang ajiiib yaitu Pa Ginanjar Kartasasmita beliau ahli strategi ulung, jago diplomasi, dlsb... Tapi sepertinya beliau cocoknya sebagai Dalang bukan Wayangnya :).

Generasi Muda Sunda siapa ya? Sepertinya belum ada yang nyongcolang... Mang RK masih terlalu belia... Ujiannya di Bandung dulu laaah... Kang Bima Arya baru mau berkiprah, ya harus mulai nabung cari nama lah dari sekarang. Dede Yusuf masih trauma kayaknya.

Aher sebenernya punya potensi ya... Cuman rada nyangkut di BJB nih... Sama Anis Matta ngak ikhlas lah Aher maju mah. PKS sebenernya ngak cocok yah Anis Matta Jadi Presiden-nya... Begini kalau mau jualan agama kan pencitraannya kudu agamis dong... Agamis itu bukan berarti beristri banyak tapi penampakan kudu LUNGGUH, harus halus, sopan, kalem, soleh, ngomong diatur banget... ngak bisa penampakannya "Ngeleyed" mah hehehe. Kalau pernah baca guraoan Gusdur mah... Kenapa Kiai itu menghalalkan poligami ya karena ngak bisa dia pergi ke Diskotik atau ke Masjit ~ Massage n' Pijit xixixi. Nah kalau PKS mau tetep jualan agama maka Leadernya harus dicari yang penampakannya tadi itu kelihatan Soleh, Kalem, Pendidikan Tinggi, Istrinya Satu (selingkuhan boleh banyak asalkan ngak ketahuan aja hahaha... Kalo sampe direkam kamera ya wayahna wkkkk). Itu baru nendang... Sama kayak di awal-2 Aher Maju sama Dede Yusuf lah... HADE... Hade Basana, Hade Budina, Hade Sakolana, dlsb. Kalo ngeleyed siga Anis Matta sekarang haduuuuh beurat lah. Kang Didin Hafidudin itu cucooook banget sebenernya... Kalem, Soleh, Bersahaja, jrrd.

Masa PKS... Agamis pake Jam 70 juta hahaha... Teu nyambung pisan, make teori komunikasi/ pencitraan apapun ato teori marketing pun geus teu nyambung wkkkk. Mamang wae pake Jam QQ sama Digitec harga 200rebu bisa dipake renang n' nyilem nepika 2 meter mah... Aman-2 ajah hahahaha.

Dunia Politik ini panggung sandiwara hanya orang-2 yg mampu mengolahnya lah yang bisa memenangkan pertarungan hehehe. Untuk 2014 mah tadi itu begitu Jokowi naek... Pertandingan udah selesai... Tinggal nyari wakilnya aja.
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: Ahmad Dimyati <ahmaddimyati792 <at> yahoo.com>
Sender: urangsunda <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 19:15:55 -0700 (PDT)
To: urangsunda <at> yahoogroups.com<urangsunda <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: urangsunda <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [Urang Sunda] Re: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 

Hade kang Aska analisana, geus pantes bersanding dengan para Analis Politik seperti Ikrar Nusa Bakti......he he he...Bisa minta tolong Kang MY untuk akses ke media nasional. Tapi sedikit pertanyaan, kenapa tidak mencalonkan Akbar Tanjung saja untuk Wapresnya? Atau Hatta Rajasa, yang kelihatannya turut berperan dalam menangguhkan perendaman Jatigede? Hanjakal urang Sumedang mah belum ada yang manggung di dunia selebritas politik setaraf dengan mereka  nya? 

AD


On Friday, March 28, 2014 6:29 AM, Mang Aska <dkabayan <at> gmail.com> wrote:
 
Mamang pikir Jokowi sengaja Bang... Cerita ngak punya visi karena yg dicitrakan pemimpin yang merakyat Bang :). Rakyat ngak butuh visi dan janji-2 palsu... Rakyat butuh bukti nyata.

Mengenai Visi menurut Mamang Tim-nya Kang Budimanta dan Megawati sudah menyiapkannya.... INDONESIA HEBAT itulah VISI JUARA.... SEDERHANA tapi Bermakna Bang... Tidak ribet... Tidak pusing... Tidak neko-2 :).

Mamang boleh acungkan jempols untuk Tim Komunikasi PDIP (y).

Indonesia Hebat menggema dimana-2 Bang... Ini yang dibutuhkan bangsa ini... Kepercayaan diri Bangsa Bang.... Prof Egum menyampaikan di Indonesia ini semua harga naik... Kecuali Harga Diri!!... Saaatnya Indonesia Bangkit dgn Indonesia Hebat!

Megawati sudah Proven, Konsisten, dan Persisten... Nini-nini ini boleh juga Bang... Menurut Mamang bukan lagi duit yang dicari Megawati.... Kalau nyari duit tawaran koalisi berkali-2 dgn Demokrat pasti diambil... Tapi pan enggak Bang! Megawati berani PUASA walopun Mamang denger dari bawahnya mah elit-2 pendukungnya terus merayu Mega biar ikut Koalisi... Tapi inilah hebatnya Mega dia Keukeuh alias Konsisten... Gosipnya yang Mamang denger... Dia sudah belajar... Dulu dikerjain banyak orang-2 yg dipercayainya tapi ya begitu pada akhirnya ngajongklokeun/ menjatohkan Bang :).

Jadi.... Jokowi dgn Indonesia Hebat sudah ngak terbendung Bang.... Yang lain harus sudah mulai belajar IKHLAS hahahaha... Bisi gering hahaha.
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: "Hirmen Syofyanto" <hirmens <at> yahoo.com>
Sender: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 23:17:02 +0000
To: alumni-ipb <at> yahoogroups.com<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 
Hahaha....visi misi itu hanya statment orientation...yg penting itu kredibilitas, integritas dan jiwa luhur...
Tujuan Republik sdh ada di konstitusi, anak kecil jugak tau...
Hi
From: fadli_2112 <at> yahoo.com
Sender: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 23:02:04 +0000
To: alumni-ipb <at> yahoogroups.com<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 
Saya juga bingung kenapa visi misi musti jadi bahasan besar. Banyak konsultannya yang bisa bikinin. Kan semuanya bisa dipoles abis..

Menurut saya visi dan misi nya sebenarnya sudah dibaca dari rekam jejak yang bersangkutan. Bukan lagi dari janji janji kampanye.



Fadli
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>
Sender: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 22:38:34 +0000
To: Alumni IPB<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 
Ngak bisa.... Jokowi sudah tidak bisa dibendung :). Sama perolehan PDIP sepertinya akan lebih tinggi dari Golkar jadi kan ngak mungkin yang suaranya tinggi jadi wapres :). Jokowi sudah dideclare capres... JK belom :).
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: "Dimas H. Pamungkas" <dims_stk36 <at> yahoo.com>
Sender: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 17:49:47 +0000
To: alumni-ipb <at> yahoogroups.com<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 
Jk presiden jokowi wakil...
Sent from MyBerry®DIM
From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>
Sender: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 16:27:22 +0000
To: Senyum-ITB<Senyum-ITB <at> yahoogroups.com>; Alumni IPB<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>; Kota Bogor<kota-bogor <at> yahoogroups.com>; Baraya_Sunda<Baraya_Sunda <at> yahoogroups.com>; UrangSunda<urangsunda <at> yahoogroups.com>; Kisunda<kisunda <at> yahoogroups.com>; Kabuyutan<kabuyutan <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Subject: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 
Menurut Mamang... Begitu Jokowi dinyatakan ikut nyapres... Maka sudah Game Over utk yg lain hehehe. Yang lain sudah ngak Pede utk ikut kompetisi melawan Jokowi... Maka yang dilakukan adalah Kampanye Negatif... Dari mulai issue-2 yg ditabuh diantaranya Jokowi "Ingkar Janji", "Pembohong", dlsb xixixi. Kroyokan menghajar Jokowi rame-2, termasuk diantaranya dari pendukung Prabowo hehehe. Prabowo tidak seperkasa yang dicitrakannya menunggang kuda harga milyaran hehehe. Prabowo kurang cerdas dalam kampanye di TV.... Ingaaat negara ini suka dgn sinetron... Nunggang kuda harga milyaran sangat tidak merakyat hehehe. Tim komunikasi/ pencitraan Prabowo kurang cerdas ini mah. Mimik Prabowo yang Tentara, terkesan beringas, dan galak pun tidak diolah sedemikian sehingga lebih halus, friendly n' ramah serta lebih merakyat.

Satu hal ... Bravo Megawati... Luar biasa, banyak yg menganggap remeh Megawati tapi ternyata beliau seorang negarawan yang luar biasa (y). Pertama dia konsisten menjadi oposisi, kedua dia tidak egois dan memberikan kesempatan kepada Yang Muda untuk maju. Sukarno pasti tersenyum... Melihat anaknya tumbuh menjadi seorang negarawan (y).

Jokowi tinggal mencari kandidat wakil presiden saja, menurut Mamang mah... Dan dari perenungan Mamang... The Best Candidate utk Wakil Jokowi adalah JK... Walopun Mamang tidak suka sama JK karena pernah menyetujui Jatigede tapi sepertinya karena JK tidak mengerti akan Kabuyutan Cipaku dan Situs Bersejarah disana.... Kalau tahu disana ada situs bersejarah, Mamang yakin JK ngak akan setuju Proyek Jatigede dilanjutkan!!! Minimal itu info yg didapat dari Kang MY. Tidak bisa dipungkuri JK figur yang tepat yang bisa mendampingi Jokowi.... Kenapa?

1. Golkar sudah dipastikan tidak mungkin mendongkrak perolehan Ical lebih tinggi lagi setelah kasus Boneka Maldives, jadi seharusnya Akbar Tanjung segera mengambil alih komando, membuat kongres menunjuk JK sebagai wakil dari Golkar.

2. JK sudah tua jadi periode berikutnya tidak mungkin lagi nyalonin jadi Capres, jadi sangat bagus buat PDIP sehingga Jokowi aman utk bisa memimpin 2 periode.

3. JK cukup kuat jaringannya dengan Komunitas Islam jadi sangat cocok mendampingi Jokowi.

4. JK sudah terbukti berhasil dalam mensupport SBY contohnya dalam konversi Gas, dlsb.

5. Dengan JK didukung Golkar maka Koalisi PDIP dan Golkar akan semakin solid, akan kuat di legislatif.

6. JK relatively tidak memiliki issue-2 negatif yang bisa disandingkan... Tidak seperti Prabowo, Ical, dll... Jadi akan memperkuat Jokowi.

Untuk Ahok... Selain cocok jadi Gubernur DKI juga sangat cocok menjadi Menteri PAN (Pendayagunaan Aparatur Negara)... Biar PNS bekerja secara epektip n' episien xixixi.
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: legowo <at> aol.com
Sender: Senyum-ITB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 04:22:56 -0400 (EDT)
To: <sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com>; <senyum-itb <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: Senyum-ITB <at> yahoogroups.com
Subject: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 
Saya pikir Romo Magnis terlalu cepat kasih komentar ini. Tgl 9 April baru Pil-Leg, belum Pil-Pres, kan? Dalam Pil-Pres bulan Juli nanti baru kita bisa menilai siapa Capres/Cawapres yg punya visi dan misi lebih menarik.  

Tapi disamping visi dan misi itu, saya pikir Pil-Pres 2014 ini ujung-ujungnya itu 'trust.' Siapa yang lebih 'dipercaya' oleh rakyat? Di Solo Jokowi dipilih 90% rakyat. Di Jakarta dipilih 54%. Dan pilihan rakyat Solo dan Jakarta itu lebih pada 'trust.' Debat panjang dan pelik soal visi-misi itu tidak bergema di kalangan rakyat. Mereka milih karena merasa tokohnya bisa mereka 'percaya.' Kalau soal kompetensi sebagai presiden, ya itu sangat tergantung pada tim yang akan dia bentuk nanti. Sekarang kita belum tahu, belum bisa menilai. Salam, Legowo (TA-73).  


-----Original Message-----
From: t_tedjakusuma <t_tedjakusuma <at> yahoo.com>
To: sinergi-ia-itb <sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com>
Sent: Thu, Mar 27, 2014 10:53 am
Subject: [sinergi-ia-itb] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik


Kutipan: "Di mata Romo Magnis, Gubernur DKI Jakarta yang mendeklarasikan diri siap menjadi presiden ini belum memiliki visi dan misi. Di zaman yang serba canggih dan penuh tantangan ini,  bagi rakyat yang menjadi barometer itu visi dn misi. "Bagaimana dia mau memimpin kalau dia tidak punya visi dan misi. Karena pemimpin yang tidak memiliki visi dan misi tidak akan memadai di tahun 2014," pungkasnya."

Ini yang saya lihat kurang (tidak ada) dari Jokowi, visi dan misi.  Yang lain?  Saya baru lihat Prabowo yang punya ini. Salam, Teddy

_,___




__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Mang Aska | 28 Mar 00:29 2014
Picon

Re: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik



Mamang pikir Jokowi sengaja Bang... Cerita ngak punya visi karena yg dicitrakan pemimpin yang merakyat Bang :). Rakyat ngak butuh visi dan janji-2 palsu... Rakyat butuh bukti nyata.

Mengenai Visi menurut Mamang Tim-nya Kang Budimanta dan Megawati sudah menyiapkannya.... INDONESIA HEBAT itulah VISI JUARA.... SEDERHANA tapi Bermakna Bang... Tidak ribet... Tidak pusing... Tidak neko-2 :).

Mamang boleh acungkan jempols untuk Tim Komunikasi PDIP (y).

Indonesia Hebat menggema dimana-2 Bang... Ini yang dibutuhkan bangsa ini... Kepercayaan diri Bangsa Bang.... Prof Egum menyampaikan di Indonesia ini semua harga naik... Kecuali Harga Diri!!... Saaatnya Indonesia Bangkit dgn Indonesia Hebat!

Megawati sudah Proven, Konsisten, dan Persisten... Nini-nini ini boleh juga Bang... Menurut Mamang bukan lagi duit yang dicari Megawati.... Kalau nyari duit tawaran koalisi berkali-2 dgn Demokrat pasti diambil... Tapi pan enggak Bang! Megawati berani PUASA walopun Mamang denger dari bawahnya mah elit-2 pendukungnya terus merayu Mega biar ikut Koalisi... Tapi inilah hebatnya Mega dia Keukeuh alias Konsisten... Gosipnya yang Mamang denger... Dia sudah belajar... Dulu dikerjain banyak orang-2 yg dipercayainya tapi ya begitu pada akhirnya ngajongklokeun/ menjatohkan Bang :).

Jadi.... Jokowi dgn Indonesia Hebat sudah ngak terbendung Bang.... Yang lain harus sudah mulai belajar IKHLAS hahahaha... Bisi gering hahaha.
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: "Hirmen Syofyanto" <hirmens <at> yahoo.com>
Sender: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 23:17:02 +0000
To: alumni-ipb <at> yahoogroups.com<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 

Hahaha....visi misi itu hanya statment orientation...yg penting itu kredibilitas, integritas dan jiwa luhur...
Tujuan Republik sdh ada di konstitusi, anak kecil jugak tau...

Hi
From: fadli_2112 <at> yahoo.com
Sender: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 23:02:04 +0000
To: alumni-ipb <at> yahoogroups.com<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 

Saya juga bingung kenapa visi misi musti jadi bahasan besar. Banyak konsultannya yang bisa bikinin. Kan semuanya bisa dipoles abis..

Menurut saya visi dan misi nya sebenarnya sudah dibaca dari rekam jejak yang bersangkutan. Bukan lagi dari janji janji kampanye.



Fadli

Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>
Sender: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 22:38:34 +0000
To: Alumni IPB<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 

Ngak bisa.... Jokowi sudah tidak bisa dibendung :). Sama perolehan PDIP sepertinya akan lebih tinggi dari Golkar jadi kan ngak mungkin yang suaranya tinggi jadi wapres :). Jokowi sudah dideclare capres... JK belom :).

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: "Dimas H. Pamungkas" <dims_stk36 <at> yahoo.com>
Sender: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 17:49:47 +0000
To: alumni-ipb <at> yahoogroups.com<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 

Jk presiden jokowi wakil...

Sent from MyBerry®DIM
From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>
Sender: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 16:27:22 +0000
To: Senyum-ITB<Senyum-ITB <at> yahoogroups.com>; Alumni IPB<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>; Kota Bogor<kota-bogor <at> yahoogroups.com>; Baraya_Sunda<Baraya_Sunda <at> yahoogroups.com>; UrangSunda<urangsunda <at> yahoogroups.com>; Kisunda<kisunda <at> yahoogroups.com>; Kabuyutan<kabuyutan <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: ALUMNI-IPB <at> yahoogroups.com
Subject: [ALUMNI-IPB] Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 

Menurut Mamang... Begitu Jokowi dinyatakan ikut nyapres... Maka sudah Game Over utk yg lain hehehe. Yang lain sudah ngak Pede utk ikut kompetisi melawan Jokowi... Maka yang dilakukan adalah Kampanye Negatif... Dari mulai issue-2 yg ditabuh diantaranya Jokowi "Ingkar Janji", "Pembohong", dlsb xixixi. Kroyokan menghajar Jokowi rame-2, termasuk diantaranya dari pendukung Prabowo hehehe. Prabowo tidak seperkasa yang dicitrakannya menunggang kuda harga milyaran hehehe. Prabowo kurang cerdas dalam kampanye di TV.... Ingaaat negara ini suka dgn sinetron... Nunggang kuda harga milyaran sangat tidak merakyat hehehe. Tim komunikasi/ pencitraan Prabowo kurang cerdas ini mah. Mimik Prabowo yang Tentara, terkesan beringas, dan galak pun tidak diolah sedemikian sehingga lebih halus, friendly n' ramah serta lebih merakyat.

Satu hal ... Bravo Megawati... Luar biasa, banyak yg menganggap remeh Megawati tapi ternyata beliau seorang negarawan yang luar biasa (y). Pertama dia konsisten menjadi oposisi, kedua dia tidak egois dan memberikan kesempatan kepada Yang Muda untuk maju. Sukarno pasti tersenyum... Melihat anaknya tumbuh menjadi seorang negarawan (y).

Jokowi tinggal mencari kandidat wakil presiden saja, menurut Mamang mah... Dan dari perenungan Mamang... The Best Candidate utk Wakil Jokowi adalah JK... Walopun Mamang tidak suka sama JK karena pernah menyetujui Jatigede tapi sepertinya karena JK tidak mengerti akan Kabuyutan Cipaku dan Situs Bersejarah disana.... Kalau tahu disana ada situs bersejarah, Mamang yakin JK ngak akan setuju Proyek Jatigede dilanjutkan!!! Minimal itu info yg didapat dari Kang MY. Tidak bisa dipungkuri JK figur yang tepat yang bisa mendampingi Jokowi.... Kenapa?

1. Golkar sudah dipastikan tidak mungkin mendongkrak perolehan Ical lebih tinggi lagi setelah kasus Boneka Maldives, jadi seharusnya Akbar Tanjung segera mengambil alih komando, membuat kongres menunjuk JK sebagai wakil dari Golkar.

2. JK sudah tua jadi periode berikutnya tidak mungkin lagi nyalonin jadi Capres, jadi sangat bagus buat PDIP sehingga Jokowi aman utk bisa memimpin 2 periode.

3. JK cukup kuat jaringannya dengan Komunitas Islam jadi sangat cocok mendampingi Jokowi.

4. JK sudah terbukti berhasil dalam mensupport SBY contohnya dalam konversi Gas, dlsb.

5. Dengan JK didukung Golkar maka Koalisi PDIP dan Golkar akan semakin solid, akan kuat di legislatif.

6. JK relatively tidak memiliki issue-2 negatif yang bisa disandingkan... Tidak seperti Prabowo, Ical, dll... Jadi akan memperkuat Jokowi.

Untuk Ahok... Selain cocok jadi Gubernur DKI juga sangat cocok menjadi Menteri PAN (Pendayagunaan Aparatur Negara)... Biar PNS bekerja secara epektip n' episien xixixi.

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: legowo <at> aol.com
Sender: Senyum-ITB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 04:22:56 -0400 (EDT)
To: <sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com>; <senyum-itb <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: Senyum-ITB <at> yahoogroups.com
Subject: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 

Saya pikir Romo Magnis terlalu cepat kasih komentar ini. Tgl 9 April baru Pil-Leg, belum Pil-Pres, kan? Dalam Pil-Pres bulan Juli nanti baru kita bisa menilai siapa Capres/Cawapres yg punya visi dan misi lebih menarik.  


Tapi disamping visi dan misi itu, saya pikir Pil-Pres 2014 ini ujung-ujungnya itu 'trust.' Siapa yang lebih 'dipercaya' oleh rakyat? Di Solo Jokowi dipilih 90% rakyat. Di Jakarta dipilih 54%. Dan pilihan rakyat Solo dan Jakarta itu lebih pada 'trust.' Debat panjang dan pelik soal visi-misi itu tidak bergema di kalangan rakyat. Mereka milih karena merasa tokohnya bisa mereka 'percaya.' Kalau soal kompetensi sebagai presiden, ya itu sangat tergantung pada tim yang akan dia bentuk nanti. Sekarang kita belum tahu, belum bisa menilai. Salam, Legowo (TA-73).  


-----Original Message-----
From: t_tedjakusuma <t_tedjakusuma <at> yahoo.com>
To: sinergi-ia-itb <sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com>
Sent: Thu, Mar 27, 2014 10:53 am
Subject: [sinergi-ia-itb] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik


Kutipan: "Di mata Romo Magnis, Gubernur DKI Jakarta yang mendeklarasikan diri siap menjadi presiden ini belum memiliki visi dan misi. Di zaman yang serba canggih dan penuh tantangan ini,  bagi rakyat yang menjadi barometer itu visi dn misi. "Bagaimana dia mau memimpin kalau dia tidak punya visi dan misi. Karena pemimpin yang tidak memiliki visi dan misi tidak akan memadai di tahun 2014," pungkasnya."

Ini yang saya lihat kurang (tidak ada) dari Jokowi, visi dan misi.  Yang lain?  Saya baru lihat Prabowo yang punya ini. Salam, Teddy

_,___



__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Mang Aska | 27 Mar 17:47 2014
Picon

Saatnya Gunakan Produksi Dalam Negeri!! - Re: [Senyum-ITB] Fwd: Rel Ganda Selesai, Jakarta-Surabaya Lebih Cepat 3 Jam



Mamang selaku Penggiat Kabuyutan selalu menanamkan semangat menggunakan produk-2 lokal bangsa sendiri agar bisa menciptakan dan menumbuhkan kemandirian selain itu juga tentunya kandungan lokal dalam negeri (TKDN) semakin bisa ditingkatkan, multiplier effect-na utk Indonesia.

Dalam hal perkeretaapian... Indonesia punya BUMN PT. INKA yang sudah mampu membangun lokomotif, gerbong, dlsb... Kenapa tidak diberdayakan untuk pengembangan perkeretaapian Indonesia? Mamang dengar-2 gosipnya kok DI yang menteri BUMN kok tidak memberdayakan BUMN-2 yang ada dibawahnya sedemikian sehingga BUMN-2 itu menjadi ujung tombak perekonomian bangsa Indonesia yah? Temasek pan BUMN Singapura.... VOC BUMN Belanda yang menjajah Indonesia... Nah kapan nih BUMN-2 Indonesia ini seperti PT. INKA diberikan kepercayaan utk mengembangkan produk-2 unggulan dan DIPAKAI oleh pemerintah?

Begitu juga PELNI untuk pelayaran, PINDAD utk industri pertahanan dalam negeri. Indonesia seharusnya memberdayakan, memodali BUMN-2 Indonesia agar tumbuh menjadi perusahaan-2 besar yang menciptakan multiplier effect. Singapur saja sangat mendukung BUMN-nya maju.

Jangan sampai Indonesia terus-2an mengandalkan Import, walopun saat ini lebih murah... Contohnya Bus-nya INKA yang dipakai Busway itu 5% lebih mahal tapi lihat partnya... Mesinnya Mercy, dll... Sedangkan yang dari China walopun lebih murah 5% tapi mesinnya China, Chassis-nya China, karatan lagi.

Ingatlah Sapi, Bawang, dlsb... Awalnya memang lebih murah... Kenyataannya kalau sudah tergantung mah ya pada akhirnya dimahalin juga :(. Seharusnya misalnya pada pengadaan Bus... walaupun lebih mahal sedikit apalagi cuman 5% ya gunakan produk Lokal karena dengan produk lokal, kandungan dalam negerinya lebih banyak, tentunya multiplier effectnya lebih banyak yg dari lokal. Pada akhirnya kan perusahaan lokal tersebut bisa bikin MERK sendiri.

Mudah-2an pemerintahan yang akan datang lebih memberdayakan produk-2 lokal Indonesia, sesuai dengan semangat Kabuyutan, "Facing Globalization By Local Empowering".

Ada banyak BUMN yang ada di Indonesia seharusnya dikelola secara professional dan disupport oleh pemerintah secara sepenuhnya untuk menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia.
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: legowo <at> aol.com
Sender: Senyum-ITB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 05:11:59 -0400 (EDT)
To: <Senyum-ITB <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: Senyum-ITB <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [Senyum-ITB] Fwd: Rel Ganda Selesai, Jakarta-Surabaya Lebih Cepat 3 Jam

 

Bener, Morry..."Ini transportasi masal yang terbaik." Dibawah Direktur KAI yang baru sekarang ini sudah hampir semua stasiun KA di Pantura bener-bener sudah berobah jadi aman, bersih dan teratur. Di stasiun sudah nggak ada lagi tumpukan gerbong bekas, kawasan kumuh tempat pelacuran dan glandangan. Dalam stasiun nggak ada lagi tukang catut karcis, nggak ada lagi desak-desakan di stasiun, di stasiun maupun di dalam kereta sudah bersih dan teratur, nggak ada lagi pedagang. Larangan merokok dalam gerbong diterapkan. Dan banyak lagi perbaikan. Salam, Legowo (TA-73)


-----Original Message-----
From: Morry Infra <minfra23 <at> gmail.com>
To: Senyum-ITB <Senyum-ITB <at> yahoogroups.com>
Sent: Thu, Mar 27, 2014 4:01 pm
Subject: [Senyum-ITB] Fwd: Rel Ganda Selesai, Jakarta-Surabaya Lebih Cepat 3 Jam



Alhamdulillah.....
Setelah lebih dari 68 tahun Indonesia (katanya) merdeka.... setelah ratusan jalan tol dengan puluhan ribu km panjangnya jalan tol dibangun... sampe Suramadu dah lama jadi....
Akhirnya... jadi juga rel ganda.....
 
Kalau bisa... semua jalur KA pakai rel ganda... bukan gak bisa... cuma kemauan aja....
Ini transportasi masal yang terbaik kalau bisa di-manage dengan baik.... dan bisa dimonopoli oleh pemerintah.... 'nggak ada yang nyemburuin.....
 
Salam,
Morry Infra
 
 

Rel Ganda Selesai, Jakarta-Surabaya Lebih Cepat 3 Jam

BLORA, KOMPAS.com - Pembangunan fisik rel ganda Jakarta-Surabaya telah selesai. Bulan depan, rel ini beroperasi penuh setelah pemindahan rel tunggal di Jawa Timur dituntaskan dan perbaikan sistem persinyalan. Rel ganda ini selesai setelah 150 tahun jalur kereta api mulai dibangun di Tanah Air.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, di Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah, Rabu (26/3/2014), meresmikan salah satu pemindahan pengoperasian dari rel tunggal ke rel ganda. Dengan demikian, jalur rel ganda Jakarta-Bojonegoro sudah bisa dioperasikan secara penuh.

Dalam waktu dekat, setelah pemindahan rel tunggal ke rel ganda dituntaskan dan perbaikan sistem persinyalan, jalur Jakarta-Surabaya akan beroperasi penuh.

Pembangunan rel sepanjang 727 kilometer dengan biaya Rp 10,5 triliun ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi lagi. ”Keberadaan jalur ganda ini akan meningkatkan frekuensi dan kapasitas kereta di koridor utara Jawa sebesar 200-300 persen,” kata Bambang.

Saat ini, Jakarta-Surabaya ditempuh dalam waktu 11-13 jam. Dengan jalur ganda, bisa ditempuh dalam waktu 8-10 jam. Dari segi waktu tidak terlalu signifikan, tetapi dengan jalur ganda, jadwal kedatangan-keberangkatan kereta menjadi lebih banyak. Dengan demikian, jumlah penumpang atau barang yang bisa diangkut akan lebih banyak.

Rel ganda ini dibangun setelah hampir 150 tahun jalur kereta api dibangun di Pulau Jawa. Pembangunan ditandai dengan pencangkulan lahan rel oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda LAJ Baron Sloet van den Beele pada 1864. Tiga tahun setelah itu, kereta api pertama beroperasi di jalur Kemijen-Tanggung, Jawa Tengah, sepanjang 26 km.

”Saat ini peningkatan kapasitas baru 3-5 persen, tetapi dalam lima tahun akan meningkat 13-15 persen dan akan terus meningkat sejalan dengan ketersediaan armada,” kata Bambang.
Siap dioperasikan

Pembangunan rel ganda itu dibagi dalam empat segmen, yakni Cirebon-Brebes 63 km, Pekalongan-Semarang 90 km, Semarang-Bojonegoro 180 km, dan Bojonegoro-Surabaya 103 km.

”Segmen Cirebon-Brebes dan Pekalongan-Bojonegoro sudah selesai serta sudah dioperasikan. Saat ini yang dioperasikan segmen Semarang-Bojonegoro. Bulan depan kami mengoperasikan segmen Bojonegoro-Surabaya,” kata Bambang.

Segmen Bojonegoro-Surabaya sebenarnya sudah siap dioperasikan. Namun, di daerah Tandes, Surabaya, ada masalah pembebasan lahan untuk pengganti akses warga.

”Kami berharap bulan depan jalur ganda bisa dioperasikan sehingga Jakarta-Surabaya tersambung dengan rel ganda,” kata Bambang.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko mengatakan, dengan pembangunan jalur ganda ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas lintas kereta barang dan penumpang dari sekitar 84 kereta menjadi 200 kereta per hari.

”Frekuensi kereta barang saat ini dari Jakarta-Surabaya sebanyak lima trip per hari dengan kapasitas 160 TEU (twenty foot equivalent units) per hari. Dengan jalur ganda, berpotensi meningkat tiga kali lipat menjadi 15 trip per hari dengan kapasitas 500 TEU per hari,” kata Hermanto.

Penyelesaian jalur ganda ini lebih cepat dari penugasan pertama, tetapi lebih lama dari target yang ditetapkan Wakil Presiden Boediono.

Perencanaan awal pembangunan rel ganda ini semula direncanakan lima tahun. Namun, oleh Wapres Boediono diminta untuk diselesaikan dalam dua tahun, 2012-2013, dengan target pembangunan selesai pada Desember 2013. Nyatanya, jalur ganda di Jawa Tengah baru selesai akhir Maret dan di Jawa Timur akan selesai pertengahan April 2014.

Pembangunan rel ganda ini menyerap hingga dua juta tenaga kerja per hari dan mengerahkan 150 alat berat. Rel ganda ini diperkuat dengan 346.000 bantalan dan wesel 249 unit.

”Yang menarik, sepanjang Jakarta-Surabaya ada tujuh titik melingkar dengan radius 300 meter sehingga kecepatan kereta harus dibatasi hingga 60 km per jam. Sekarang, radius jalan melingkar itu sudah diperbesar hingga 500 meter sehingga kereta tetap melaju 90 km per jam,” kata Bambang.

Penghematan BBM

Berdasarkan data proyek ini diketahui, pada saat jalur ganda sudah beroperasi, frekuensi kereta api barang berpotensi meningkat tiga kali lipat menjadi 15 trip per hari dengan kapasitas 500 TEU per hari. Dengan demikian, beban sebesar 340 TEU dapat dialihkan dari jalan ke kereta api.

Bahan bakar minyak (BBM) yang dapat dihemat dengan pengalihan beban tersebut diperkirakan mencapai 115 kiloliter per hari. Selain itu, pengalihan beban ini juga memungkinkan pengurangan emisi karbon dioksida sebesar 350 ton karbon dioksida per hari.

Dalam satu tahun, penghematan BBM dan pengurangan emisi karbon dioksida oleh pengoperasian jalur ganda akan cukup besar jumlahnya, sebesar 42.000 kiloliter BBM dan 128.000 ton karbon dioksida.

Sementara itu, Presiden Asosiasi Logistik Indonesia Zaldy I Masita mengatakan, penambahan rel ganda itu tidak akan berdampak besar terhadap logistik jika tidak diikuti dengan kesiapan bongkar muat di stasiun.

”Persoalannya tidak hanya di stasiun, tetapi juga perjalanan dari stasiun ke gudang. Layanan kereta api ini agak menyulitkan logistik karena layanannya tidak dari pintu ke pintu. Jadi, biayanya juga tak turun,” ujar Zaldy.

Dia mencontohkan, biaya logistik dengan truk Jakarta-Surabaya sebesar Rp 4 juta-Rp 5 juta dengan waktu tempuh tiga hari. Sementara dengan kereta sekitar Rp 2,5 juta dan waktu hanya satu hari. Namun, waktu bongkar muat bisa dua hari. Sementara biaya dari stasiun ke gudang bisa Rp 1,5 juta. ”Jadi, kalau infrastruktur di stasiun belum ada, dan letak gudang jauh, upaya jalur ganda ini tidak maksimal,” kata Zaldy.

Namun, Bambang Susantono mengatakan, saat ini stasiun sudah disiapkan untuk bongkar muat. ”Tetapi tentunya tidak setiap stasiun bisa dipakai bongkar muat. Stasiun yang disiapkan hanya Stasiun Gudang Kampung Bandan Jakarta, Stasiun Alastuwo Semarang, dan Stasiun Kalimas Surabaya,” ujarnya.

Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia Slamet Suseno Priyanto, ketika dikonfirmasi tentang kesiapan perusahaannya setelah jalur rel ganda beroperasi, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sarana pengangkut barang jika rel ganda pantura siap digunakan. Selain itu, tiga stasiun juga sedang dipersiapkan untuk menampung kapasitas barang lebih besar lagi.

”Stasiun Kalimas di wilayah timur akan diperbesar kapasitasnya sehingga bisa menampung 10.000 TEU. Begitu juga Stasiun Sungai Lagoa di Jakarta yang akan diperbesar kapasitasnya menjadi sekitar 10.000 TEU. Di Semarang, kami mau membuka jalur ke Pelabuhan Tanjung Mas,” kata Slamet. Perluasan kapasitas stasiun diperkirakan rampung tahun depan. Dengan demikian, diharapkan banyak perusahaan berminat.
Kekuatan pantura

Saat ini kekuatan perekonomian pantura 26,5 persen dari perekonomian Indonesia. Adapun ekspor-impor pantura diperkirakan bernilai 38,5 persen dari ekspor-impor nasional. Dalam 20 tahun ke depan, dengan adanya Rencana Induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), perekonomian di pantura akan tumbuh tiga-empat kali lipat.

Dengan dibukanya aksesibilitas berupa jalur ganda di koridor utama Jakarta-Surabaya, diharapkan banyak kawasan industri, perdagangan, dan pergudangan baru akan tumbuh.

Dari Konferensi Sistem Logistik Pangan Berbasis Transportasi Kereta Api yang diadakan di Kantor Bank Indonesia Wilayah Jawa Barat-Banten, di Bandung, disebutkan, tingginya biaya transportasi dan rumitnya mata rantai distribusi kerap memicu gejolak harga pangan dan inflasi.

Untuk itu, penggunaan moda kereta api perlu didorong demi efisiennya distribusi logistik pangan, khususnya di Pulau Jawa. Deputi Gubernur BI Ronald Waas mengatakan, biaya logistik sangat tinggi karena belum efektifnya sistem dan mata rantai logistik. (ART/ARN/JON/MAR)






__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Mang Aska | 27 Mar 17:27 2014
Picon

Jokowi - JK utk 2014? - Re: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik



Menurut Mamang... Begitu Jokowi dinyatakan ikut nyapres... Maka sudah Game Over utk yg lain hehehe. Yang lain sudah ngak Pede utk ikut kompetisi melawan Jokowi... Maka yang dilakukan adalah Kampanye Negatif... Dari mulai issue-2 yg ditabuh diantaranya Jokowi "Ingkar Janji", "Pembohong", dlsb xixixi. Kroyokan menghajar Jokowi rame-2, termasuk diantaranya dari pendukung Prabowo hehehe. Prabowo tidak seperkasa yang dicitrakannya menunggang kuda harga milyaran hehehe. Prabowo kurang cerdas dalam kampanye di TV.... Ingaaat negara ini suka dgn sinetron... Nunggang kuda harga milyaran sangat tidak merakyat hehehe. Tim komunikasi/ pencitraan Prabowo kurang cerdas ini mah. Mimik Prabowo yang Tentara, terkesan beringas, dan galak pun tidak diolah sedemikian sehingga lebih halus, friendly n' ramah s erta lebih merakyat.

Satu hal ... Bravo Megawati... Luar biasa, banyak yg menganggap remeh Megawati tapi ternyata beliau seorang negarawan yang luar biasa (y). Pertama dia konsisten menjadi oposisi, kedua dia tidak egois dan memberikan kesempatan kepada Yang Muda untuk maju. Sukarno pasti tersenyum... Melihat anaknya tumbuh menjadi seorang negarawan (y).

Jokowi tinggal mencari kandidat wakil presiden saja, menurut Mamang mah... Dan dari perenungan Mamang... The Best Candidate utk Wakil Jokowi adalah JK... Walopun Mamang tidak suka sama JK karena pernah menyetujui Jatigede tapi sepertinya karena JK tidak mengerti akan Kabuyutan Cipaku dan Situs Bersejarah disana.... Kalau tahu disana ada situs bersejarah, Mamang yakin JK ngak akan setuju Proyek Jatigede dilanjutkan!! ! Minimal itu info yg didapat dari Kang MY. Tidak bisa dipungkuri JK figur yang tepat yang bisa mendampingi Jokowi.... Kenapa?

1. Golkar sudah dipastikan tidak mungkin mendongkrak perolehan Ical lebih tinggi lagi setelah kasus Boneka Maldives, jadi seharusnya Akbar Tanjung segera mengambil alih komando, membuat kongres menunjuk JK sebagai wakil dari Golkar.

2. JK sudah tua jadi periode berikutnya tidak mungkin lagi nyalonin jadi Capres, jadi sangat bagus buat PDIP sehingga Jokowi aman utk bisa memimpin 2 periode.

3. JK cukup kuat jaringannya dengan Komunitas Islam jadi sangat cocok mendampingi Jokowi.

4. JK sudah terbukti berhasil dalam mensupport SBY contohnya dalam konversi Gas, dlsb.

5. Dengan JK didukung Golkar maka Koalisi PDIP dan Golka r akan semakin solid, akan kuat di legislatif.

6. JK relatively tidak memiliki issue-2 negatif yang bisa disandingkan... Tidak seperti Prabowo, Ical, dll... Jadi akan memperkuat Jokowi.

Untuk Ahok... Selain cocok jadi Gubernur DKI juga sangat cocok menjadi Menteri PAN (Pendayagunaan Aparatur Negara)... Biar PNS bekerja secara epektip n' episien xixixi.
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: legowo <at> aol.com
Sender: Senyum-ITB <at> yahoogroups.com
Date: Thu, 27 Mar 2014 04:22:56 -0400 (EDT)
To: <sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com>; <senyum-itb <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: Senyum-ITB <at> yahoogroups.com
Subject: [Senyum-ITB] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik

 

Saya pikir Romo Magnis terlalu cepat kasih komentar ini. Tgl 9 April baru Pil-Leg, belum Pil-Pres, kan? Dalam Pil-Pres bulan Juli nanti baru kita bisa menilai siapa Capres/Cawapres yg punya visi dan misi lebih menarik.  


Tapi disamping visi dan misi itu, saya pikir Pil-Pres 2014 ini ujung-ujungnya itu 'trust.' Siapa yang lebih 'dipercaya' oleh rakyat? Di Solo Jokowi dipilih 90% rakyat. Di Jakarta dipilih 54%. Dan pilihan rakyat Solo dan Jakarta itu lebih pada 'trust.' Debat panjang dan pelik soal visi-misi itu tidak bergema di kalangan rakyat. Mereka milih karena merasa tokohnya bisa mereka 'percaya.' Kalau soal kompetensi sebagai presiden, ya itu sangat tergantung pada tim yang akan dia bentuk nanti. Sekarang kita belum tahu, belum bisa menilai. Salam, Legowo (TA-73).  


-----Original Message-----
From: t_tedjakusuma <t_tedjakusuma <at> yahoo.com>
To: sinergi-ia-itb <sinergi-ia-itb <at> yahoogroups.com>
Sent: Thu, Mar 27, 2014 10:53 am
Subject: [sinergi-ia-itb] Re: Franz Magnis Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Baik


Kutipan: "Di mata Romo Magnis, Gubernur DKI Jakarta yang mendeklarasikan diri siap menjadi presiden ini belum memiliki visi dan misi. Di zaman yang serba canggih dan penuh tantangan ini,  bagi rakyat yang menjadi barometer itu visi dn misi. "Bagaimana dia mau memimpin kalau dia tidak punya visi dan misi. Karena pemimpin yang tidak memiliki visi dan misi tidak akan memadai di tahun 2014," pungkasnya."

Ini yang saya lihat kurang (tidak ada) dari Jokowi, visi dan misi.  Yang lain?  Saya baru lihat Prabowo yang punya ini. Salam, Teddy

_,___



__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Waluya | 27 Mar 14:13 2014
Picon

Bulan Madu



Neng Eli anyar kawin jeung arek bulan madu di hiji hotel. Manehna ngarasa era lamun kanyahoan ku balarea anyar kawin jeung arek bulan madu. Atuh waktu manehna jeung salakina arek asup ka hotel, manehna nyarita ka salakina: “Kang, kumaha carana nya supaya urang ulah nyirikeun nu anyar kawin, tapi pasangan nu geus  heubeul?”  

Ceuk salakina teh kalem: ”Ah gampang, Engke nu mawa koper Eneng, ulah ku akang!”

 

WLY



__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Mang Aska | 27 Mar 08:08 2014
Picon

Ambon Cerdas, Tukang Nagih Make Cara Caina Herang Laukna Beunang

Bieu Mamang karek balik ti Cimanggis Depok... Ulin ka lokasi proyek babaturan anu menta saran ka Mamang...
Manehna rek nyieun Mini Water Park.

Singket carita di lokasi proyekna eta teh manehna boga "konsultan" kaamanan saurang Haji Ambon
katinggalina cukup mentereng... Gagah make mobil Pajero Sport jeung dipanggil Haji... Nya ari Tato na
mah ngadaplok dina leungeuna ;). Sesa-2 "perjuangan" meureun :D. 

Tah dina sajeroeun obrolan antara babaturan jeung si Pa Haji ieu ngaler ngidul nepi ka bagbagan yen manehna
salain usaha jasa kaamanan didinya oge boga usaha nyaeta tukang nagih hutang. Mamang mah daria weh
ngadengekeun bari nyuruput kopi hideung, bari sakali-2 sakasampeurna mairan. Manehna nyarita jaman
baheula jeung jaman ayeuna beda... Manehna mere training ka anak buahna yen geus teu bisa deui nagih ku
cara nyingsieunan/ ngaintimidasi... Ayeuna mah ceunah nagih ku cara anu hade nyaeta manehna nyieun
semacam SOP pikeun nagih... Mimiti penampakan anak buahna kudu dirubah anu tadina pikasieuneun...
Bararau... Dirubah jadi leuwih komunikatip, sopan, jrrd... Intina ceunah manehna teh pan usaha neangan
duit... Lain hayang konflik nepika gelut... Da ayeuna ceunah lamun anak buahna pikasieuneu
 n nya riweuh... Antukna anu ditagih lapor pulisi... Ditewak weh... Antukna manehna keneh anu kaluar duit
pikeun ngabebaskeun anak buahna barijeung can tangtu nagihna hasil... Kusabab kitu cara-2 nagih kudu
dirobah... Intina mah pan kumaha carana supaya anu ditagih mayar... Naha rek ku cara komunikatip atawa ku
cara ngaintimidasi? 

Tah Mamang cukup kataji ku omongan si Pa Haji ieu... Ceuk babaturan manehna teh Ketua Persatuan Muslim
Ambon... Lumayan boga pangaruh cukup badag. Cerdas oge tah Ambon ieu. Da enya emang kitu kuduna... Bener
pisan manehna pan tujuan utamana mah neangan duit lain rek gelut ceunah... Jadi nya meureun manehna
ngalarapkeun sabenerna metoda Karuhun Sunda tea anu boga teknik..."Caina Herang Laukna Beunang"...
Meunang duit nagih tapi teu nepika nyieun kiruh/ konflik. Jadinya make cara komunikasi, diplomasi,
negosiasi, jrrd... Geus teu make cara-2 heuras jeung intimidasi :).

Mun teu salah cara-2 ieu anu dipake ku Karuhun Sunda... Diantarana nya ku Pa Juanda tea anu nyieun Deklarasi
Juanda tea lin? Bisa negosiasi jeung diplomasi nyieun ZEE tea... Kang AP asana anu pernah nyarita. 

Tah ciiiik ayeuna kumaha Urang Sunda modern naha masih aya keneh nu ngalarapkeun teknik Caina Herang
Laukna Beunang? 

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Waluya | 27 Mar 07:38 2014
Picon

I'm The Bos

Juragan Lamsijan diangkat jadi kapala dikantor tempat digawena. Waktu dina
meeting munggaran Juragan Lamsijan ngarasa staf jeung karyawanna kurang
ngahargaan ka manehna. Kulantaran kitu isuk-isuk manehna ngagantungkeun
stiker "I'm The Bos" dina panto rohanganana, supaya para karyawanana ngarti
saha nu jadi bos ayeuna.  Ngan beurang saentasna manehna dahar beurang
diluar kantor, manehna nempo stikerna teh geus euweuh, diganti ku tempelan
kertas nu aya tulisan : "Punten Pa, tadi Ibu dongkap kadieu, cenah eta
stiker kagungan ibu teh bade dicandak deui ka bumi!"

WLY

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/


Gmane