Waluya | 27 Mar 07:38 2014
Picon

I'm The Bos

Juragan Lamsijan diangkat jadi kapala dikantor tempat digawena. Waktu dina
meeting munggaran Juragan Lamsijan ngarasa staf jeung karyawanna kurang
ngahargaan ka manehna. Kulantaran kitu isuk-isuk manehna ngagantungkeun
stiker "I'm The Bos" dina panto rohanganana, supaya para karyawanana ngarti
saha nu jadi bos ayeuna.  Ngan beurang saentasna manehna dahar beurang
diluar kantor, manehna nempo stikerna teh geus euweuh, diganti ku tempelan
kertas nu aya tulisan : "Punten Pa, tadi Ibu dongkap kadieu, cenah eta
stiker kagungan ibu teh bade dicandak deui ka bumi!"

WLY

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com
(Continue reading)

Mang Aska | 26 Mar 13:45 2014
Picon

Re: Brand Management Ala Kabuyutan - Re: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan



Leres pisan... Betul sekali Kang AP :(. Sedih pisan Bangsa ini sudah benar-2 lupa kacang pada kulitnya... Kata si Cepot mah lupa ka Purwadaksina :(.

Indomie... Oooh Indomie... Terigunya Impooort poooort :((. Kemandirian Pangan? Wallohualam hehehe.

Waaaah Pak Siswono ini sangat berkesan kepada Mamang... Ketika tahun 1996 Mamang pertama kali menginjakan Kampus ITB, disambut oleh Pidato Pak Siswono yang waktu itu kalo ngak salah jadi Menteri PU? :). Beliau menggebu-2 menceritakan tentang spirit/ Kinerja Bangsa Indonesia :). Waktu itu Mamang inget betul cerita beliau tentang Tatang Korea :).

Hiks hiks... Tah eta Terigu IMPORT malah disubsidi... MOCAF yang produk Indonesia malah dibeubeutkeun :((.

Ini baru saja Mamang lihat Fesbuk ternyata Indonesia sudah bisa memproduksi Bus berbahan bakar CNG (Compressed Natural Gas) yang dipakai oleh Transjakarta diproduksi oleh PT. INKA... Sedihnya itu cuman satu-2nya hiks hiks hiks... Kenapa musti IMPORT kalau kita bisa produksi sendiri :((. Alasan lebih murah? Lihat sapi sekarang... Yang murah-2 lama-2 jadi MAHAL juga setelah kita benar-2 tidak bisa produksi sendiri :((.

Nah leres pisan... UBI Cilembu harusnya bisa mendunia tah sebagai Diversifikasi Pangan yah... Karbohidrat juga pan? Korea dan Jepang pesen Ubi dalam bentuk Pasta, dll ke Indonesia. Ada Perusahaan dari Kuningan Jabar yang Export ke Jepun n' Korea... Indonesia? Lebaaaaay ah :((.

Eat, Pray, & Love tea Kang... Sanes Demi Moore tapi Julia Robert xixixi. Salah satu paporit Mamang tah Ceuceu Julia xixixi.

Singkaaap Kang... By The Spirit Of Ngeureuyeuh... Kita tularkan spirit ke Generasi Muda, biar terbuka pikiran... Saatnya bangkit dan menunjukan kepada dunia... Indonesia Bisa!!!

Kata Kang Tantan masih ada 6 Kelas lagi yang akan berkunjung ka Balong untuk mendengarkan Mamang ngacapruk xixixi.
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: aguspak <at> gmail.com
Sender: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Date: Wed, 26 Mar 2014 07:40:47 +0000
To: <kabuyutan <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Subject: Re: Brand Management Ala Kabuyutan - Re: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 


Kalau saya ke desa2 sekarang maka yg hilang sdh banyak. 50 tahun yl saya bisa menyaksikan keasyikan tersendiri di dapur-dapur, apalagi kalau menjelang lebaran. Sekarang sudah tidak begitu lagi. Ibu2 di desa2 sdh tdk memasak karena sudah tersedia hidangan siap saji seperti indomie. Untuk persiapan lebaran kalau dulu ibu2-bapak2 rame di dapur mulai dari menumbuk ketan, membuat minyak kelapa, memotong kayu bakar, ambil nira enau, dll. Sekarang, tinggal beli di toko2 yg serba mart, kue2 yg entah dimana dibuatnya kita tak tahu lagi.

Jadi, sdh ada perubahan besar dalam pola konsumsi kita. Perubahan yang menakutkan: bagaimana resep2 karuhun akan hilang, seperti jampi2, dengan resep2 asing entah darimana datangnya atau entah cocok atau tidak dengan fisiologi tubuh kita.

Tetapi dunia selalu berputar dan kita sekarang sedang di bawah, termasuk dalam budaya rasa, rasa asing lebih hebat, lebih enak. Rasa itu didik juga, seperti pendidikan makan indomie. Yang gila, kata Pak Siswono tadi, impor terigu tarifnya dinolkan dan PPN ditanggung negara. Lha kok bisa begitu ya? Kalau tidak, mocaf (modified cassava flour) bisa memenangkan persaingan dgn terigu. Ini kasus "iklan" kekuasaan yg luar biasa, menghancurkan sistem produksi pangan di negeri kita.

Kasus tak ada iklan, tak didukung kekuasaan, hanya berjalan sendiri saja banyak juga. Di antaranya, misalnya, ubi Cilembu. Ke Medan, ke Bali, bahkan di Taiwan sekalipun ternyata ada ubi Cilembu. Artis2 belum ada yg mengiklankannya. Kalau ada rumor:"Itu 'kan manisnya disuntik gula". Walahu alam...

Film apa tuh...Eat ....and Pray..yg dibintangi Demi More (?) Dan shootingnya di Bali berdampak besar thd turisme asing ke Bali. Sayang orang tdk banyak tahu Bali itu bagian Indonesia. Intinya, kita harus banyak teman orang luar kalau produk kita mau laku di luar. Mentalitas di dalam juga harus setara dgn yg di luar sana. Yang sering terjadi kita kagum sama luar, luar tidak, karena salah kita sendiri :).

Silahkan yg muda2 explore bagaimana makanan kita bisa mendapat tempat di samping yg sudah banyak masuk ke tanah air.

Wass:

AP

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>
Sender: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Date: Wed, 26 Mar 2014 03:35:08 +0000
To: Kabuyutan<kabuyutan <at> yahoogroups.com>; Senyum-ITB<Senyum-ITB <at> yahoogroups.com>; Alumni IPB<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>; Kota Bogor<kota-bogor <at> yahoogroups.com>; Baraya_Sunda<Baraya_Sunda <at> yahoogroups.com>; UrangSunda<urangsunda <at> yahoogroups.com>; Kisunda<kisunda <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Subject: Brand Management Ala Kabuyutan - Re: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

Singkaaap Kang AP... Kalo menurut Mamang mah image-2 itu teh dibangun ya... Sebenernya mah kita bisa buat image apapun apakah itu sehat, modern, trandisional, groovy, pop, classic, vintage, praktis, dinamis, Spicy, Unique, Instant, organic, dlsb.

Tinggal dipilih saja tema apa yang pas n' cocok :). Yang penting konsisten dan persistent aja :).

Nah sebenernya kalau melihat Indonesia yang begitu Rich with Cultural Traditions maka kalo Mamang itu yang diangkat :). Bagaimana membawa itu ke kota dan kemana-2 ya tinggal membuat kemasannya yang ajiiib surajib :).

Kalo kita mau belajar pada Kabuyutan Kanekes Baduy Banten, mereka sangat konsisten n' persistent membangun brand-nya contohnya yang paling konsisten dan persisten adalah Baduy Dalam, Brand Imagenya jelaaaaas pisan, contohnya yang ditanamkan:
- Dress Code: Baju Putih Putih termasuk iket putih
- Kemana-2 Jalan Kaki
- Organik Lifestyle
- Rada Vegetarian
- dlsb.
Berbeda sama Baduy Luar yang lebih Open ke Public/ Transisi antara yang pure vs yg agak gado-2 :). Kalo di Mobil mah Ibarat Avanza Vs Land Rover... Avanza dijalan konvoi terus kemana-2 barengan alias banyaaaaaak xixixi. Kalo Land Rover satu dua tapi special ;). Jarang konvoi dijalan raya kecuali pas ada event.

Nah ini juga pan pilihan ya apakah Brand kita itu mau yg segmented atau mau yang umum dimana biasanya ngejar volume. Semua pilihan-2 itu ya tergantung strategy kita. Simpelnya kita ngak mungkin menjual berlian di pasar becek kan? Juga tidak mungkin menawarkan berlian asli terlalu murah. Nanti disangka palsu. Nah kesemua pilihan-2 itu diramu sedemikian sehingga produk n' jasa yang kita jual itu bisa laku. Semuanya ya kembali bagaimana memahat persepsi masyarakat luas itu supaya tertarik thd produk yg kita jual.

Kalau di stadiun sepak bola penonton ada urang baduy maka tentunya tidak terlalu sulit untuk menemukannya karena ya mereka different, unique/ distinctive tea :). Blue Ocean Strategy tea kitu?

Tentunya tidak mudah membangun brand makanya the spirit of ngeureuyeuh itu harus dielaborasikan agar brand tersebut semakin dikenal ke publik dan lama-2 awareness akan brand tersebut muncul.

Marketing Konsep pan secara teori banyak pisan... STP tea... 5P... 7P... Dlsb... Bisa dielaborasikan utk secara konsisten n' persistent membangun brand tersebut. Yang penting menurut Mamang adalah adanya Passion dulu ya... Ada Spirit atau Cemunguuuuudh tea itu yg penting ibarat lari marathon kudu pandai-2 ngatur napas :).

Kadang kebanyakan di kita adalah menjual dgn harga semurah-2nya padahal kan bukan itu sebenernya buktinya kan Nike yang harganya selangit bisa lebih digemari dibanding Bata atau Piero ato Precise, dlsb. Mereka pandai mengelola brand. Jagonya barat itu ya itu dalam hal propaganda/ marketing :).

Oh iya kita lihat studi kasus Korea ya... KPOP ini sekarang sedang melanda Indonesia... Acara YKS tadi malam aja anak kecil sudah keranjingan KPOP haduuuuuh please deh :((. Nah mengapa Korea bersemangat menanamkan budayanya karena ternyata sekarang hasilnya SAMSUNG semakin merajai penjualan smartphone di Indonesia. Berbagai cara melalui iklan apapun mereka lakukan utk menanamkan brand-nya :).

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: aguspak <at> gmail.com
Sender: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Date: Wed, 26 Mar 2014 01:02:36 +0000
To: <kabuyutan <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

Mang Kabayan, upami trade mark makanan Jepang: Sehat. Image makanan Barat: Modern, hebat! Kalau trademark or image makanan kita kira2 apa ya yg bisa kalahkan trade mark/image makanan Jepang dan Barat di atas?

Nuhuns,

AP

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>
Sender: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Date: Wed, 26 Mar 2014 00:55:48 +0000
To: Kota Bogor<kota-bogor <at> yahoogroups.com>; Senyum-ITB<Senyum-ITB <at> yahoogroups.com>; Alumni IPB<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>; Baraya_Sunda<Baraya_Sunda <at> yahoogroups.com>; UrangSunda<urangsunda <at> yahoogroups.com>; Kisunda<kisunda <at> yahoogroups.com>; Kabuyutan<kabuyutan <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Subject: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

Hahaha singkaaaap nuhuuuuns Teteh... Kamari salah satu topik yang dibahas teh... Kunaon Hoka Hoka Bento ti Jepun bisa dijual di Indonesia padahal secara budaya merubah pola makan Bangsa ini... Kudu pake sumpit, dlsb. Salah satunya adalah Kemampuan Dalam Mengemas Produk mereka negara-2 maju itu lebih baik.

Nah kenapa produk-2 Budaya Indonesia ini tidak berkembang? Mamang belum melihat Gudeg Jogja Buka Di Tokyo... Lotek Buka di New York, Liwet Buka di Londong? Knapa? Kurang Pede? Kurang Bisa Mengemas?

Mamang bilang Pemerintah itu tidak pernah mempromosikan produk-2 bangsa kita secara serius!!!!

Pernah Ngak Gudek Jogja atau Liwet atau Bajigur dipromosikan oleh Nabila JKT 48? Atau sama Nikita Willy sedemikian sehingga mulai timbul persepsi bahwa produk-2 Indonesia itu tidak terbelakang :(. Ini mah yang promosiin produk-2 di TV yang muncul aki-aki n' nini-nini pejabat di kementriannya sekalian kampanye.... Haduuuuuuh pleaaaaase deeeech aaaah!!! Kalo mau promosi ya pake atuh artist-2 yg lagi ngetrend!!!

Kemasan juga menentukan simpel saja sebenernya rumusnya AIDA tea... Attention, Interest, Desire, Action... Bagemana Kemasan yang kita bangun meng-grab attention/ mencuri perhatian, bisa dibayangkan misal display di super market ribuan produk, kalau kemasan kita loyo ya sellingnya mejuuuus xixixi. Kalo mencuri perhatian minimal akan bertanya-2 apaan tuh? Setelah itu ya menarik minat dimana kemasan harus bisa menjelaskan secara jelas sederhana tapi bermakna apa sih manfaatnya/ fiturnya, dll... Baru kemudian orang akan berfikir ooooh iya ya... Timbulah hasrat utk membeli/ menggunakan... Lalu ya action membeli produknya... Setelah itu ya.... Kesan pertama begitu menggoda... Kalau sudah puas tentunya akan beli lagi :).

Nah kenapa Bangsa Ini selalu LEMAAAH dalam segala hal... Terdominasi oleh bangsa lain.... Ya karena itu The Spirit of Kabuyutan tidak dipahami... Yang pertama harus dilakukan adalah menumbuhkan kembali Kepercayaan Diri Bangsa Ini, bahwa kita bukan BUDAK, kita bukan bangsa cemen, kita adalah Winner bukan Looser yang mengemis-2 minta kenaikan UMR :((. Kita bisa menentukan masa depan kita sendiri.

Setelah timbul kepercayaan diri maka mulailan Problem Solving mengembangkan Produk-2 tentunya Ber-EVOLUSI ya tidak Instant.... Brand Management atau Brand Making itu tidak Instant tapi perlu dibangun dengan tadi itu Memahat Persepsi Masyarakat luas bahwa Produk / Jasa yang kita jual itu punya nilai tambah, punya benefit, dlsb..

Mamang beberapa waktu lalu membantu temen Mamang dalam branding Home Made Chicken Nugget yang alami tanpa pengawet... Dia membuat Brand Happy Family Chicken Nugget... Kata Mamang teh bagus tapi itu brand sudah pabalatak ada dimana-mana...di google aja... Nah Mamang bilang kamu kan lulusan teknologi pertanian IPB, istri kami D3 Gizi... Sok elaborate itu... Make Your Own Brand... Bingung-2 nyari brand pake aja nama anak pertama kamu yang baru satu tahun... Terus buat brand itu yang mudah diucapkan ngak ribet dlsb... Akhirnya nurut jadinya dia terpikir Azzam Fast Food Corner... Waduh kata Mamang teh kusyuuut keneh... Make it simple... Azzam Food aja :). Buat design logonya kata Mamang teh... Buat blognya... Ceritakan sejujurnya proses pembuatannya... Walopun Home Made tapi produk kamu bukan Ece-ece... Kamu Lulusan IPB... Istri kamu mengerti tentang Gizi jadi paham HACCP (Kesehatan dan Keselamatan Pangan)... Jadi kamu Harus PEDE... Ulah eleh sama aki-aki Tujuh Pulud yang bikin Kentucky Fried Chicken :).

Nah cucok rowo nih kata Mamang kamu menamakan anak pertama kamu utk produk pertama yg kamu kembangin, nah sekarang peliharalah dan sayangilah produk pertama kamu ini ibarat anak kamu sendiri. Sing telaten ngerawatnya... Pakein baju yang bagus, didik dengan nilai-2 kejujuran, kebaikan, dlsb... Kalau sakit meriang segera obati, kalo nangis cepet kamu semangati dlsb. Sampe ngak terasa nanti kamu punya anak yang besar dan mandiri bisa bermanfaat untuk nusa dan bangsa :).

Begitulah... Mudah-2an Azzam Food... 10 tahun yang akan datang berkibar :).

Temen Mamang itu menjual Nugget-nya door to door dan ke jaringannya di pengajian-2 dlsb :). Kata Mamang teh kamu ngak usah gengsi... Kalo korupsi/ maling itu gengsi/ malu... Kalo jualan, ngembangin produk mah JUARA (y). Kapal Api... Sidomuncul ge mimitina dagang nguriling hehehe.

Satu lagi the most powerfull Spirit of Kabuyutan adalah the Spirit of NGEUREUYEUH... Ngak ada yang instant... Ngak ada yang ujug-ujug... Natural Law n' Order... Easy Come Easy Go... Yang step by step... Ngeureuyeuh... Lebih long lasting, sustainable menghadapi berbagai tantangan, badai, dlsb.

Terlampir logo Azzam Food-nya temen Mamang :).

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: "Rinrin Jamrianti" <rinrin.jamrianti <at> gmail.com>
Sender: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Date: Tue, 25 Mar 2014 23:49:49 +0000
To: Kota Bogor<kota-bogor <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [KOTA-BOGOR] OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

A Asep, kereeeen pisan.., kebayang para mahasiswi eh mahasiswa juga hehe, terpesona sama yg empunya balong sambil senyum2 bin ketawa2 :D

Jadi terinspirasi nyandak barudak ka balong.., tapi upami jurusan teknik kemasan nyambunginnya ke sebelah mana nya ya hehe..,

Baktos,
Rinrin


From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>
Sender: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Date: Tue, 25 Mar 2014 09:55:32 +0000
To: Kabuyutan<kabuyutan <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Subject: [KOTA-BOGOR] OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

Alhamdulillah hari ini mendadak kedatangan para Mahasiswi n' Mahasiswa UIN Jakarta, murid-2 Kang Tantan Kasepuhan dari Kusnet/ Komunitas Urang Sunda di Internet, Doktor Pilsapat yg ngajar tentang Ekologi Manusia pada Jurusan Program Pemberdayaan Masyarakat :).

Mamang ngacapruk menceritakan tentang konsep-2 / the values of Kabuyutan yang merupakan peninggalan leluhur namun selama ini dilupakan dan malah dilaksanakan oleh negara-2 maju seperti Negara Skandinavia, New Zealand, dan Bahkan Singapur :).

Intinya adalah menyadarkan kita semua terutama mahasiswi-2 yg lebih tua dari Mamang... Mamang bilang Mamang paling muda disini xixixi... Baru minggu lalu sweetsepentinan... Jadi jangan manggil Pak wkkkk. Mari kita sharing n' diskusi tentang betapa Kabuyutan, Tanah, Air, dan Nilai-2 Budaya Luhur Bangsa ini telah tergadaikan oleh hal-2 yang kemudian membuat dunia ini tidak Balance/ Seimbang. Pada akhirnya Indonesia hanya menjadi konsumen/ pasar/ market dari berbagai produk/ jasa bangsa lain. Saatnya kita bangkit dgn menumbuhkan kepercayaan diri dimulai dari diri sendiri, dimulai dari hal yg kecil, dan mulai sekarang juga. Jangan terus-2an kita diigelan/ dinariin jaman tapi kita harus ngigelan jaman. Masa depan bangsa ini jangan sampai ditentukan oleh bangsa lain tapi kita harus menentukan sendiri apa yg terbaik utk kita.

Masa kita beli bawang, beli migas, dlsb... Dari Singapur? Memangnya Singapur punya lapangan migas, kebun bawang, dlsb? Orang Bodoh pun akan mentertawakan bangsa kita hehehe. Tidak ada kemandirian utk Pangan, Energi, Air, dlsb.

Kabuyutan itu terdiri dari Tangible/ Fisik yaitu Tanah, Air, Tempat, dlsb... Intangible-nya adalah Values yang selama ini dilupakan. Contoh Amanah Buyut mengajarkan "Gunung Teu Meunang Dilebur, Lebak Teu Meunang Dirusak, Buyut Teu Meunang Dirempak, Lojor Teu Meunang Dipotong, Pondok Teu Meunang Disambung, Nu Lain kudu dilainkeun, nu enya kudu dienyakeun". Artinya Gunung tidak boleh dihancurkan, sungai tidak boleh dirusak, aturan tidak boleh dilanggar, kejujuran apa adanya, yang benar katakan benar, yg salah katakan salah" wkkkk. Mereka terkejut si Mamang ngomong apa sih kali hahaha. Tapi kelihatannya cukup anthusias mendengarkan sampe ngak terasa 3 jam ngacaprux sambil ditemani suara gemericik air xixixi.

Hatur nuhuuuns pisan Kang Tantan wakakakak.. Mudah-2an murid-2nya ngak kebawa gelo kayak Mamang wkkkk.
Tapi kata "Pak Ustad" juga.... Life is too short to be normal, let's go crazy wkkkk.

Kalau Oms n' Tanteus punya murid baik SD, SMP, SMA, maupun Kuliah welcome utk datang ke Balong utk sharing tentang Ekologi Manusia Ala Kabuyutan :). Facing Gombalization By Local Empowering, bagai mana menumbuhkan semangat agar bangsa ini bangkit tidak hanya menjadi Pasar/ Konsumen dari Produk dan Jasa Bangsa Lain!!! Saatnya multiplier effect n' benefit lebih banyak untuk bangsa kita!!! Sampai kapan Tanah, Air, Ibu Pertiwi ini digadaikan utk bangsa lain? Sementara sebagian besar rakyat kita jadi buruh dan mengemis-2 saja minta kenaikan UMR :((.

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com

[Non-text portions of this message have been removed]



__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Ahmad Sahidin | 26 Mar 07:53 2014
Picon

Info - SMP Bahtera Bandung membuka lowongan perkerjaan

SMP Bahtera Bandung membuka lowongan perkerjaan untuk:
Tenaga BK (Bimbingan Konseling)
Guru Bahasa Indonesia
Guru Bahasa Inggris
Guru IPA (Fisika)

Persyaratan
1. S-1 (ijazah sarjana) sesuai dengan bidang studi
2. CV lengkap (dengan nomor kontak yang mudah dihubungi)
3. Untuk guru (selain BK) melampirkan contoh RPP
4. Laki-laki atau wanita single (belum menikah) lebih diutamakan

Kirim lamaran melalui e-mail: smpbahtera <at> gmail.com
bisa juga melalui pos ke SMP Bahtera, Jalan Arcamanik Endah No.107 Bandung 40293

Informasi SMP Bahtera: www.smpbahtera.sch.id

-- 
http://ahmadsahidin12.blogspot.com/
http://www.kompasiana.com/ahmad_sahidin

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Mang Aska | 26 Mar 04:35 2014
Picon

Brand Management Ala Kabuyutan - Re: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan



Singkaaap Kang AP... Kalo menurut Mamang mah image-2 itu teh dibangun ya... Sebenernya mah kita bisa buat image apapun apakah itu sehat, modern, trandisional, groovy, pop, classic, vintage, praktis, dinamis, Spicy, Unique, Instant, organic, dlsb.

Tinggal dipilih saja tema apa yang pas n' cocok :). Yang penting konsisten dan persistent aja :).

Nah sebenernya kalau melihat Indonesia yang begitu Rich with Cultural Traditions maka kalo Mamang itu yang diangkat :). Bagaimana membawa itu ke kota dan kemana-2 ya tinggal membuat kemasannya yang ajiiib surajib :).

Kalo kita mau belajar pada Kabuyutan Kanekes Baduy Banten, mereka sangat konsisten n' persistent membangun brand-nya contohnya yang paling konsisten dan persisten adalah Baduy Dalam, Brand Imagenya jelaaaaas pisan, contohnya yang ditanamkan:
- Dress Code: Baju Putih Putih termasuk iket putih
- Kemana-2 Jalan Kaki
- Organik Lifestyle
- Rada Vegetarian
- dlsb.
Berbeda sama Baduy Luar yang lebih Open ke Public/ Transisi antara yang pure vs yg agak gado-2 :). Kalo di Mobil mah Ibarat Avanza Vs Land Rover... Avanza dijalan konvoi terus kemana-2 barengan alias banyaaaaaak xixixi. Kalo Land Rover satu dua tapi special ;). Jarang konvoi dijalan raya kecuali pas ada event.

Nah ini juga pan pilihan ya apakah Brand kita itu mau yg segmented atau mau yang umum dimana biasanya ngejar volume. Semua pilihan-2 itu ya tergantung strategy kita. Simpelnya kita ngak mungkin menjual berlian di pasar becek kan? Juga tidak mungkin menawarkan berlian asli terlalu murah. Nanti disangka palsu. Nah kesemua pilihan-2 itu diramu sedemikian sehingga produk n' jasa yang kita jual itu bisa laku. Semuanya ya kembali bagaimana memahat persepsi masyarakat luas itu supaya tertarik thd produk yg kita jual.

Kalau di stadiun sepak bola penonton ada urang baduy maka tentunya tidak terlalu sulit untuk menemukannya karena ya mereka different, unique/ distinctive tea :). Blue Ocean Strategy tea kitu?

Tentunya tidak mudah membangun brand makanya the spirit of ngeureuyeuh itu harus dielaborasikan agar brand tersebut semakin dikenal ke publik dan lama-2 awareness akan brand tersebut muncul.

Marketing Konsep pan secara teori banyak pisan... STP tea... 5P... 7P... Dlsb... Bisa dielaborasikan utk secara konsisten n' persistent membangun brand tersebut. Yang penting menurut Mamang adalah adanya Passion dulu ya... Ada Spirit atau Cemunguuuuudh tea itu yg penting ibarat lari marathon kudu pandai-2 ngatur napas :).

Kadang kebanyakan di kita adalah menjual dgn harga semurah-2nya padahal kan bukan itu sebenernya buktinya kan Nike yang harganya selangit bisa lebih digemari dibanding Bata atau Piero ato Precise, dlsb. Mereka pandai mengelola brand. Jagonya barat itu ya itu dalam hal propaganda/ marketing :).

Oh iya kita lihat studi kasus Korea ya... KPOP ini sekarang sedang melanda Indonesia... Acara YKS tadi malam aja anak kecil sudah keranjingan KPOP haduuuuuh please deh :((. Nah mengapa Korea bersemangat menanamkan budayanya karena ternyata sekarang hasilnya SAMSUNG semakin merajai penjualan smartphone di Indonesia. Berbagai cara melalui iklan apapun mereka lakukan utk menanamkan brand-nya :).
Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: aguspak <at> gmail.com
Sender: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Date: Wed, 26 Mar 2014 01:02:36 +0000
To: <kabuyutan <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

Mang Kabayan, upami trade mark makanan Jepang: Sehat. Image makanan Barat: Modern, hebat! Kalau trademark or image makanan kita kira2 apa ya yg bisa kalahkan trade mark/image makanan Jepang dan Barat di atas?

Nuhuns,

AP

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>
Sender: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Date: Wed, 26 Mar 2014 00:55:48 +0000
To: Kota Bogor<kota-bogor <at> yahoogroups.com>; Senyum-ITB<Senyum-ITB <at> yahoogroups.com>; Alumni IPB<alumni-ipb <at> yahoogroups.com>; Baraya_Sunda<Baraya_Sunda <at> yahoogroups.com>; UrangSunda<urangsunda <at> yahoogroups.com>; Kisunda<kisunda <at> yahoogroups.com>; Kabuyutan<kabuyutan <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: kabuyutan <at> yahoogroups.com
Subject: [kabuyutan] Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

Hahaha singkaaaap nuhuuuuns Teteh... Kamari salah satu topik yang dibahas teh... Kunaon Hoka Hoka Bento ti Jepun bisa dijual di Indonesia padahal secara budaya merubah pola makan Bangsa ini... Kudu pake sumpit, dlsb. Salah satunya adalah Kemampuan Dalam Mengemas Produk mereka negara-2 maju itu lebih baik.

Nah kenapa produk-2 Budaya Indonesia ini tidak berkembang? Mamang belum melihat Gudeg Jogja Buka Di Tokyo... Lotek Buka di New York, Liwet Buka di Londong? Knapa? Kurang Pede? Kurang Bisa Mengemas?

Mamang bilang Pemerintah itu tidak pernah mempromosikan produk-2 bangsa kita secara serius!!!!

Pernah Ngak Gudek Jogja atau Liwet atau Bajigur dipromosikan oleh Nabila JKT 48? Atau sama Nikita Willy sedemikian sehingga mulai timbul persepsi bahwa produk-2 Indonesia itu tidak terbelakang :(. Ini mah yang promosiin produk-2 di TV yang muncul aki-aki n' nini-nini pejabat di kementriannya sekalian kampanye.... Haduuuuuuh pleaaaaase deeeech aaaah!!! Kalo mau promosi ya pake atuh artist-2 yg lagi ngetrend!!!

Kemasan juga menentukan simpel saja sebenernya rumusnya AIDA tea... Attention, Interest, Desire, Action... Bagemana Kemasan yang kita bangun meng-grab attention/ mencuri perhatian, bisa dibayangkan misal display di super market ribuan produk, kalau kemasan kita loyo ya sellingnya mejuuuus xixixi. Kalo mencuri perhatian minimal akan bertanya-2 apaan tuh? Setelah itu ya menarik minat dimana kemasan harus bisa menjelaskan secara jelas sederhana tapi bermakna apa sih manfaatnya/ fiturnya, dll... Baru kemudian orang akan berfikir ooooh iya ya... Timbulah hasrat utk membeli/ menggunakan... Lalu ya action membeli produknya... Setelah itu ya.... Kesan pertama begitu menggoda... Kalau sudah puas tentunya akan beli lagi :).

Nah kenapa Bangsa Ini selalu LEMAAAH dalam segala hal... Terdominasi oleh bangsa lain.... Ya karena itu The Spirit of Kabuyutan tidak dipahami... Yang pertama harus dilakukan adalah menumbuhkan kembali Kepercayaan Diri Bangsa Ini, bahwa kita bukan BUDAK, kita bukan bangsa cemen, kita adalah Winner bukan Looser yang mengemis-2 minta kenaikan UMR :((. Kita bisa menentukan masa depan kita sendiri.

Setelah timbul kepercayaan diri maka mulailan Problem Solving mengembangkan Produk-2 tentunya Ber-EVOLUSI ya tidak Instant.... Brand Management atau Brand Making itu tidak Instant tapi perlu dibangun dengan tadi itu Memahat Persepsi Masyarakat luas bahwa Produk / Jasa yang kita jual itu punya nilai tambah, punya benefit, dlsb..

Mamang beberapa waktu lalu membantu temen Mamang dalam branding Home Made Chicken Nugget yang alami tanpa pengawet... Dia membuat Brand Happy Family Chicken Nugget... Kata Mamang teh bagus tapi itu brand sudah pabalatak ada dimana-mana...di google aja... Nah Mamang bilang kamu kan lulusan teknologi pertanian IPB, istri kami D3 Gizi... Sok elaborate itu... Make Your Own Brand... Bingung-2 nyari brand pake aja nama anak pertama kamu yang baru satu tahun... Terus buat brand itu yang mudah diucapkan ngak ribet dlsb... Akhirnya nurut jadinya dia terpikir Azzam Fast Food Corner... Waduh kata Mamang teh kusyuuut keneh... Make it simple... Azzam Food aja :). Buat design logonya kata Mamang teh... Buat blognya... Ceritakan sejujurnya proses pembuatannya... Walopun Home Made tapi produk kamu bukan Ece-ece... Kamu Lulusan IPB... Istri kamu mengerti tentang Gizi jadi paham HACCP (Kesehatan dan Keselamatan Pangan)... Jadi kamu Harus PEDE... Ulah eleh sama aki-aki Tujuh Pulud yang bikin Kentucky Fried Chicken :).

Nah cucok rowo nih kata Mamang kamu menamakan anak pertama kamu utk produk pertama yg kamu kembangin, nah sekarang peliharalah dan sayangilah produk pertama kamu ini ibarat anak kamu sendiri. Sing telaten ngerawatnya... Pakein baju yang bagus, didik dengan nilai-2 kejujuran, kebaikan, dlsb... Kalau sakit meriang segera obati, kalo nangis cepet kamu semangati dlsb. Sampe ngak terasa nanti kamu punya anak yang besar dan mandiri bisa bermanfaat untuk nusa dan bangsa :).

Begitulah... Mudah-2an Azzam Food... 10 tahun yang akan datang berkibar :).

Temen Mamang itu menjual Nugget-nya door to door dan ke jaringannya di pengajian-2 dlsb :). Kata Mamang teh kamu ngak usah gengsi... Kalo korupsi/ maling itu gengsi/ malu... Kalo jualan, ngembangin produk mah JUARA (y). Kapal Api... Sidomuncul ge mimitina dagang nguriling hehehe.

Satu lagi the most powerfull Spirit of Kabuyutan adalah the Spirit of NGEUREUYEUH... Ngak ada yang instant... Ngak ada yang ujug-ujug... Natural Law n' Order... Easy Come Easy Go... Yang step by step... Ngeureuyeuh... Lebih long lasting, sustainable menghadapi berbagai tantangan, badai, dlsb.

Terlampir logo Azzam Food-nya temen Mamang :).

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com
From: "Rinrin Jamrianti" <rinrin.jamrianti <at> gmail.com>
Sender: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Date: Tue, 25 Mar 2014 23:49:49 +0000
To: Kota Bogor<kota-bogor <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [KOTA-BOGOR] OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

A Asep, kereeeen pisan.., kebayang para mahasiswi eh mahasiswa juga hehe, terpesona sama yg empunya balong sambil senyum2 bin ketawa2 :D

Jadi terinspirasi nyandak barudak ka balong.., tapi upami jurusan teknik kemasan nyambunginnya ke sebelah mana nya ya hehe..,

Baktos,
Rinrin


From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>
Sender: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Date: Tue, 25 Mar 2014 09:55:32 +0000
To: Kabuyutan<kabuyutan <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Subject: [KOTA-BOGOR] OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

Alhamdulillah hari ini mendadak kedatangan para Mahasiswi n' Mahasiswa UIN Jakarta, murid-2 Kang Tantan Kasepuhan dari Kusnet/ Komunitas Urang Sunda di Internet, Doktor Pilsapat yg ngajar tentang Ekologi Manusia pada Jurusan Program Pemberdayaan Masyarakat :).

Mamang ngacapruk menceritakan tentang konsep-2 / the values of Kabuyutan yang merupakan peninggalan leluhur namun selama ini dilupakan dan malah dilaksanakan oleh negara-2 maju seperti Negara Skandinavia, New Zealand, dan Bahkan Singapur :).

Intinya adalah menyadarkan kita semua terutama mahasiswi-2 yg lebih tua dari Mamang... Mamang bilang Mamang paling muda disini xixixi... Baru minggu lalu sweetsepentinan... Jadi jangan manggil Pak wkkkk. Mari kita sharing n' diskusi tentang betapa Kabuyutan, Tanah, Air, dan Nilai-2 Budaya Luhur Bangsa ini telah tergadaikan oleh hal-2 yang kemudian membuat dunia ini tidak Balance/ Seimbang. Pada akhirnya Indonesia hanya menjadi konsumen/ pasar/ market dari berbagai produk/ jasa bangsa lain. Saatnya kita bangkit dgn menumbuhkan kepercayaan diri dimulai dari diri sendiri, dimulai dari hal yg kecil, dan mulai sekarang juga. Jangan terus-2an kita diigelan/ dinariin jaman tapi kita harus ngigelan jaman. Masa depan bangsa ini jangan sampai ditentukan oleh bangsa lain tapi kita harus menentukan sendiri apa yg terbaik utk kita.

Masa kita beli bawang, beli migas, dlsb... Dari Singapur? Memangnya Singapur punya lapangan migas, kebun bawang, dlsb? Orang Bodoh pun akan mentertawakan bangsa kita hehehe. Tidak ada kemandirian utk Pangan, Energi, Air, dlsb.

Kabuyutan itu terdiri dari Tangible/ Fisik yaitu Tanah, Air, Tempat, dlsb... Intangible-nya adalah Values yang selama ini dilupakan. Contoh Amanah Buyut mengajarkan "Gunung Teu Meunang Dilebur, Lebak Teu Meunang Dirusak, Buyut Teu Meunang Dirempak, Lojor Teu Meunang Dipotong, Pondok Teu Meunang Disambung, Nu Lain kudu dilainkeun, nu enya kudu dienyakeun". Artinya Gunung tidak boleh dihancurkan, sungai tidak boleh dirusak, aturan tidak boleh dilanggar, kejujuran apa adanya, yang benar katakan benar, yg salah katakan salah" wkkkk. Mereka terkejut si Mamang ngomong apa sih kali hahaha. Tapi kelihatannya cukup anthusias mendengarkan sampe ngak terasa 3 jam ngacaprux sambil ditemani suara gemericik air xixixi.

Hatur nuhuuuns pisan Kang Tantan wakakakak.. Mudah-2an murid-2nya ngak kebawa gelo kayak Mamang wkkkk.
Tapi kata "Pak Ustad" juga.... Life is too short to be normal, let's go crazy wkkkk.

Kalau Oms n' Tanteus punya murid baik SD, SMP, SMA, maupun Kuliah welcome utk datang ke Balong utk sharing tentang Ekologi Manusia Ala Kabuyutan :). Facing Gombalization By Local Empowering, bagai mana menumbuhkan semangat agar bangsa ini bangkit tidak hanya menjadi Pasar/ Konsumen dari Produk dan Jasa Bangsa Lain!!! Saatnya multiplier effect n' benefit lebih banyak untuk bangsa kita!!! Sampai kapan Tanah, Air, Ibu Pertiwi ini digadaikan utk bangsa lain? Sementara sebagian besar rakyat kita jadi buruh dan mengemis-2 saja minta kenaikan UMR :((.

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com

[Non-text portions of this message have been removed]



__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Waluya | 26 Mar 04:13 2014
Picon

Dandan Lila



Jang Entang jeung pamajikanana Neng Eli keur siap-siap arek ka ondangan. Ari pek teh kalahka patorong-torong. Neng Eli   kesel, ngarasa kaganggu keur dandan, da salakina ngan ngabereg-bereg wae ngajak indit. Ceuk Neng Eli teh bari rada ngajorowok: “Pan ceuk Mamah oge, 5 MENIT deui oge siap!”

Jang Entang: “ Enya, tapi .......”

Neng Eli : “Enya...enya .... naha atuh kunaon unggal SATENGAH JAM ngaganggu wae, gogorowokan ngajak indit?”

 

WLY



__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Ahmad Sahidin | 26 Mar 02:22 2014
Picon

Fwd: Bedah Buku Mengkritisi MUI, Narasumber MUI dan DEPAG Enggan Hadir

Salam... manawi aya nu resep ...

"Buku ini hakikatnya tidak mengkritik MUI sebagai lembaga, tapi
mengkritik kesalahan yang memang harus dikoreksi,"

Bedah Buku Mengkritisi MUI, Narasumber MUI dan DEPAG Enggan Hadir

Menurut Kantor Berita ABNA, buku "Mengenal dan Mewaspadai
Penyimpangan Syiah di Indonesia" (MMPSI), yang sejak November 2013 tahun
lalu disebarkan dengan gencar secara gratis di berbagai masjid diseluruh
Indonesia seraya ditopang publikasi lewat jejaring sosial adalah buku
kontroversial yang diklaim diterbitkan oleh MUI Pusat. Sebagian dari tokoh MUI
Pusat sendiri mengaku tidak tahu menahu mengenai proses penerbitan buku
tersebut dan menyebut MUI tidak punya dana untuk mendanai buku dalam jumlah
yang besar dan dibagian secara gratis. Buku tersebut menimbulkan polemik dan
melahirkan tanggapan khususnya dari komunitas Syiah Indonesia yang dimaksud
dalam buku panduan tersebut. Diantaranya, Emilia Renita Az, aktivis IJABI yang
menulis buku, "Apakah MUI Sesat? Berdasarkan 10
Kriteria Aliran Sesat (yang dibuat MUI sendiri)?" yang disebutnya sebagai
tanggapan dari buku yang diklaim diterbitkan oleh MUI Pusat.

Bertempat di Husainiyah Yayasan Kharisma Usada Mustika (KUM),
Jakarta Barat Jum'at, 21 Maret 2014, buku karya  Emilia Renita Az
tersebut dibedah
dan didiskusikan. Hadir sekitar empat ratus peserta dalam acara yang dimulai
pukul 20.00 WIB tersebut.

Hadir dalam acara bedah buku yang bertajuk "Inilah Jalanku yang
Lurus" tersebut, Zuhairi Misrawi dan Kiai Alawi al-Bantani dari Nahdhlatul
Ulama (NU), Dr. Zuhdi dari Muhammadiyah, dan Dr. Jalaluddin Rahmat dari Ikatan
Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI). Dua narasumber kunci dari Depag, Dr.
Muhammad Zain dan Dr. Amirsyah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga
diundang oleh panitia sampai acara berakhir tidak menghadirkan diri.

Acara bedah buku dimulai dengan
pembacaan ayat suci al-Qur'an yang dilanjutkan dengan pembacaan Press Release
Tanggapan penulis buku, Emilia Renita Az dalam kritiknya, "Apakah MUI Sesat
Berdasarkan 10 Kriteria Aliran Sesat yang ditetapkan MUI sendiri?"

Ketika diwawancarai oleh kru
Berita Protes, Emilia Renita Az, yang lebih dikenal dengan panggilan
Bu Nike tersebut,
menyebutkan bahwa buku yang ditulisnya diterbitkan atas nama pribadinya sebagai
seorang penganut Syiah yang merasa terusik dengan banyaknya fitnah dan tekanan
yang diterima penganut Ahlulbait Indonesia karena fatwa MUI. Dr. Jalaludin
Rakhmat, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Jalal sendiri, selaku
Ketua Dewan Syura IJABI mengiyakan hal tersebut. Buku karya istrinya itu adalah
buku pribadi, bukan atas nama IJABI. Meski demikian, Kang Jalal
mengaku ia sedikit
banyak bersumbangsih menulis di beberapa bagian, juga menghilangkan beberapa
tulisan yang dianggapnya terlalu keras di buku ini.

Bu Nike dalam lanjutan
wawancaranya mengatakan, memang Kang Jalal sangat besar andilnya dalam
melembutkan, dan bahkan meniadakan banyak tulisannya yang bernada keras dan
emosional. Dan menggantinya dengan tulisan yang lebih kalem. "Iya. Memang
banyak yang diubah sama kang Jalal," akunya.

Zuhairi Misrawi, cendikiawan muda
dari NU memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya acara bedah buku
tersebut. Menurutnya perbedaan pendapat dan perdebatan akademis itu adalah
sesuatu yang niscaya. "Terbitnya buku sanggahan terhadap buku MUI itu menurut
saya adalah tradisi yang sehat dalam perkembangan Islam", ujar Zuhairi.
"Munculnya dialog akademis buku dijawab buku ini menurut saya akan mencari
titik temu. Memang ada perbedaan dalam doktrin keagamaan, tetapi persamaan jauh
lebih besar, kan?"

Dr. Zuhdi, salah seorang
pembicara dari Muhammadiyah dalam kesempatan tersebut juga menyebutkan bahwa
buku kritik terhadap buku yang mengatasnamakan MUI ini jangan dianggap sebagai
sikap memusuhi MUI. Karena pada dasarnya, yang dikritik bukanlah MUI sebagai
lembaga, tetapi keburukan dan fitnah yang diatasnamakan MUI. "Buku ini
hakikatnya tidak mengkritik MUI sebagai lembaga, tapi mengkritik kesalahan yang
memang harus dikoreksi," ujarnya.

Kang Jalal, selaku pihak yang
juga ikut andil dalam pembuatan buku tersebut juga mengiyakan pernyataan Dr.
Zuhdi. Dr. Zuhdi dalam kesempatan itu sekaligus menyampaikan sikap resmi DPP
Muhammadiyah yang tidak mensesatkan Syiah. Bahwa Dewan Tabligh Muhammadiyah tak
pernah menyesatkan Syiah dan bahwa Syiah adalah bagian tak terpisahkan dari
Islam. "Saya tegaskan, bahwa secara resmi DPP Muhammadiyah tak pernah
menyesatkan Syiah," terang Dr. Zuhdi.

Meski beredar buku panduan MUI
yang menuduh Syiah sesat, Ketua Umum DPP Muhammadiyah, Din Syamsudin yang
sekaligus mejabat sebagai Ketua Umum MUI yang baru dalam sebuah
wawancara di JakTV
menyebutkan bahwa tuduhan Syiah sesat dengan mengatasnamakan buku panduan MUI
merupakan fitnah besar. Saat dikonfirmasi, inilah jawaban Dr. Zuhdi, "Begini,
Pak Din kan baru jadi Ketua. Kedua, saya melihat, itu bukan hasil kesepakatan
(resmi) MUI. Tapi segelintir orang menulis buku lalu mengatsnamakan MUI
menyesatkan Syiah. MUI secara kelembagaan tidak pernah menyesatkan Syiah. Dia
(Syiah) bagian umat Islam."

Dr. Zuhdi juga menyayangkan
kenapa perwakilan Depag dan MUI yang semestinya bertanggungjawab menjelaskan
hal ini tidak datang di acara ini meski sudah diundang. "Mestinya pihak MUI
datang. Kan bisa diwakilkan kalau mereka bertanggungjawab," ujar Dr. Zuhdi.
Dari Departemen Agama, yang diundang adalah Dr. Muhammad Zain. Sedang dari pihak
MUI adalah Dr. Amirsyah. Tetapi sampai acara berakhir keduanya tak menunjukkan
batang hidungnya. Para pengunjung sendiri merasa sangat kecewa dengan
ketidakhadiran mereka.

Menurut Zuhairi Misrawi, MUI
mestinya juga bertanggungjawab. Karena jika mereka lepas tangan, fitnah ini
akan menjadi bola liar yang menyebar di masyarakat. "Masyarakat awam hanya tahu
ini MUI sebagai lembaga yang punya otoritas. Lalu pandangan (yang
mengatasnamakan) MUI dipandang sebagai pandangan absolut. Ini sangat
disayangkan," keluh Zuhairi. "Kalau kita tahu sejarah, kita tak bisa
mengabaikan sumbangsih besar Syiah dalam peradaban Islam. Terutama Syiah Itsna
Atsariyah. Yang jadi masalah adalah orang tidak membaca khazanah Syiah. Yang
mereka baca hanya literatur yang berpandangan negatif kepada Syiah. Jadi
akhirnya kesimpulan yang diambil sangat subjektif. Dengan adanya kritik balik
ini akan memberi pendewasaan pada masyarakat, aparat dan akademisi bahwa apa
yang disampaikan MUI ini berkaitan tentang Syiah tidak sepenuhnya benar."

Diluncurkannya buku Inilah
Jalanku Yang Lurus, Menanggapi Buku Panduan Majelis Ulama Indonesia "Apakah MUI
Sesat? Berdasarkan 10 Kriteria Aliran Sesat?" ini menurut Zuhairi Misrawi
merupakan hal yang positif. Karena akan membangun dialog dan tradisi debat
akademis yang pada gilirannya akan mencerdaskan dan memajukan umat Islam.

Tentu, dialog akademis ini akan
lebih bernas dan bermanfaat bagi umat Islam jika pihak (yang mengklaim dari)
MUI berani hadir mempertanggunjawabkan tulisannya.

http://abna.co/data.asp?lang=12&id=514579

Sent from Yahoo Mail on Android

-- 
http://ahmadsahidin12.blogspot.com/
http://www.kompasiana.com/ahmad_sahidin

-- 
http://ahmadsahidin12.blogspot.com/
http://www.kompasiana.com/ahmad_sahidin

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Mang Aska | 26 Mar 01:55 2014
Picon

Re: OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan [1 Attachment]

[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Hahaha singkaaaap nuhuuuuns Teteh... Kamari salah satu topik yang dibahas teh... Kunaon Hoka Hoka Bento ti Jepun bisa dijual di Indonesia padahal secara budaya merubah pola makan Bangsa ini... Kudu pake sumpit, dlsb. Salah satunya adalah Kemampuan Dalam Mengemas Produk mereka negara-2 maju itu lebih baik.

Nah kenapa produk-2 Budaya Indonesia ini tidak berkembang? Mamang belum melihat Gudeg Jogja Buka Di Tokyo... Lotek Buka di New York, Liwet Buka di Londong? Knapa? Kurang Pede? Kurang Bisa Mengemas?

Mamang bilang Pemerintah itu tidak pernah mempromosikan produk-2 bangsa kita secara serius!!!!

Pernah Ngak Gudek Jogja atau Liwet atau Bajigur dipromosikan oleh Nabila JKT 48? Atau sama Nikita Willy sedemikian sehingga mulai timbul persepsi bahwa produk-2 Indonesia it u tidak terbelakang :(. Ini mah yang promosiin produk-2 di TV yang muncul aki-aki n' nini-nini pejabat di kementriannya sekalian kampanye.... Haduuuuuuh pleaaaaase deeeech aaaah!!! Kalo mau promosi ya pake atuh artist-2 yg lagi ngetrend!!!

Kemasan juga menentukan simpel saja sebenernya rumusnya AIDA tea... Attention, Interest, Desire, Action... Bagemana Kemasan yang kita bangun meng-grab attention/ mencuri perhatian, bisa dibayangkan misal display di super market ribuan produk, kalau kemasan kita loyo ya sellingnya mejuuuus xixixi. Kalo mencuri perhatian minimal akan bertanya-2 apaan tuh? Setelah itu ya menarik minat dimana kemasan harus bisa menjelaskan secara jelas sederhana tapi bermakna apa sih manfaatnya/ fiturnya, dll... Baru kemudian orang akan berfikir ooooh iya ya... Ti mbulah hasrat utk membeli/ menggunakan... Lalu ya action membeli produknya... Setelah itu ya.... Kesan pertama begitu menggoda... Kalau sudah puas tentunya akan beli lagi :).

Nah kenapa Bangsa Ini selalu LEMAAAH dalam segala hal... Terdominasi oleh bangsa lain.... Ya karena itu The Spirit of Kabuyutan tidak dipahami... Yang pertama harus dilakukan adalah menumbuhkan kembali Kepercayaan Diri Bangsa Ini, bahwa kita bukan BUDAK, kita bukan bangsa cemen, kita adalah Winner bukan Looser yang mengemis-2 minta kenaikan UMR :((. Kita bisa menentukan masa depan kita sendiri.

Setelah timbul kepercayaan diri maka mulailan Problem Solving mengembangkan Produk-2 tentunya Ber-EVOLUSI ya tidak Instant.... Brand Management atau Brand Making itu tidak Instant tapi perlu dibangun dengan tadi itu Memahat Persepsi Masyarakat luas bahwa Produk / Jasa yang kita jual itu punya nilai tambah, punya benefit, dlsb..

Mamang beberapa waktu lalu membantu temen Mamang dalam branding Home Made Chicken Nugget yang alami tanpa pengawet... Dia membuat Brand Happy Family Chicken Nugget... Kata Mamang teh bagus tapi itu brand sudah pabalatak ada dimana-mana...di google aja... Nah Mamang bilang kamu kan lulusan teknologi pertanian IPB, istri kami D3 Gizi... Sok elaborate itu... Make Your Own Brand... Bingung-2 nyari brand pake aja nama anak pertama kamu yang baru satu tahun... Terus buat brand itu yang mudah diucapkan ngak ribet dlsb... Akhirnya nurut jadinya dia terpikir Azzam Fast Food Corner... Waduh kata Mamang teh kusyuuut keneh... Make it simple... Azzam Food aja :). Buat d esign logonya kata Mamang teh... Buat blognya... Ceritakan sejujurnya proses pembuatannya... Walopun Home Made tapi produk kamu bukan Ece-ece... Kamu Lulusan IPB... Istri kamu mengerti tentang Gizi jadi paham HACCP (Kesehatan dan Keselamatan Pangan)... Jadi kamu Harus PEDE... Ulah eleh sama aki-aki Tujuh Pulud yang bikin Kentucky Fried Chicken :).

Nah cucok rowo nih kata Mamang kamu menamakan anak pertama kamu utk produk pertama yg kamu kembangin, nah sekarang peliharalah dan sayangilah produk pertama kamu ini ibarat anak kamu sendiri. Sing telaten ngerawatnya... Pakein baju yang bagus, didik dengan nilai-2 kejujuran, kebaikan, dlsb... Kalau sakit meriang segera obati, kalo nangis cepet kamu semangati dlsb. Sampe ngak terasa nanti kamu punya anak yang besar dan mandiri bisa ber manfaat untuk nusa dan bangsa :).

Begitulah... Mudah-2an Azzam Food... 10 tahun yang akan datang berkibar :).

Temen Mamang itu menjual Nugget-nya door to door dan ke jaringannya di pengajian-2 dlsb :). Kata Mamang teh kamu ngak usah gengsi... Kalo korupsi/ maling itu gengsi/ malu... Kalo jualan, ngembangin produk mah JUARA (y). Kapal Api... Sidomuncul ge mimitina dagang nguriling hehehe.

Satu lagi the most powerfull Spirit of Kabuyutan adalah the Spirit of NGEUREUYEUH... Ngak ada yang instant... Ngak ada yang ujug-ujug... Natural Law n' Order... Easy Come Easy Go... Yang step by step... Ngeureuyeuh... Lebih long lasting, sustainable menghadapi berbagai tantangan, badai, dlsb.

Terlampir logo Azzam Food-nya temen Mamang :).
Nuhuuuuns,
Man g Asep Kabayan
www.udarider.com
From: "Rinrin Jamrianti" <rinrin.jamrianti <at> gmail.com>
Sender: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Date: Tue, 25 Mar 2014 23:49:49 +0000
To: Kota Bogor<kota-bogor <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [KOTA-BOGOR] OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

A Asep, kereeeen pisan.., kebayang para mahasiswi eh mahasiswa juga hehe, terpesona sama yg empunya balong sambil senyum2 bin ketawa2 :D

Jadi terinspirasi nyandak barudak ka balong.., tapi upami jurusan teknik kemasan nyambunginnya ke sebelah mana nya ya hehe..,

Baktos,
Rinrin


From: "Mang Aska" <dkabayan <at> gmail.com>
Sender: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Date: Tue, 25 Mar 2014 09:55:32 +0000
To: Kabuyutan<kabuyutan <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: KOTA-BOGOR <at> yahoogroups.com
Subject: [KOTA-BOGOR] OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan

 

Alhamdulillah hari ini mendadak kedatangan para Mahasiswi n' Mahasiswa UIN Jakarta, murid-2 Kang Tantan Kasepuhan dari Kusnet/ Komunitas Urang Sunda di Internet, Doktor Pilsapat yg ngajar tentang Ekologi Manusia pada Jurusan Program Pemberdayaan Masyarakat :).

Mamang ngacapruk menceritakan tentang konsep-2 / the values of Kabuyutan yang merupakan peninggalan leluhur namun selama ini dilupakan dan malah dilaksanakan oleh negara-2 maju seperti Negara Skandinavia, New Zealand, dan Bahkan Singapur :).

Intinya adalah menyadarkan kita semua terutama mahasiswi-2 yg lebih tua dari Mamang... Mamang bilang Mamang paling muda disini xixixi... Baru minggu lalu sweetsepentinan... Jadi jangan manggil Pak wkkkk. Mari kita sharing n' diskusi tentang betapa Kabuyutan, Tanah, Air, dan Nilai-2 Budaya Luhur Bangsa ini telah tergadaikan oleh hal-2 yang kemudian membuat dunia ini tidak Balance/ Seimbang. Pada akhirnya Indonesia hanya menjadi konsumen/ pasar/ market dari berbagai produk/ jasa bangsa lain. Saatnya kita bangkit dgn menumbuhkan kepercayaan diri dimulai dari diri sendiri, dimulai dari hal yg kecil, dan mulai sekarang juga. Jangan terus-2an kita diigelan/ dinariin jaman tapi kita harus ngigelan jaman. Masa depan bangsa ini jangan sampai ditentukan oleh bangsa lain tapi kita harus menentuka n sendiri apa yg terbaik utk kita.

Masa kita beli bawang, beli migas, dlsb... Dari Singapur? Memangnya Singapur punya lapangan migas, kebun bawang, dlsb? Orang Bodoh pun akan mentertawakan bangsa kita hehehe. Tidak ada kemandirian utk Pangan, Energi, Air, dlsb.

Kabuyutan itu terdiri dari Tangible/ Fisik yaitu Tanah, Air, Tempat, dlsb... Intangible-nya adalah Values yang selama ini dilupakan. Contoh Amanah Buyut mengajarkan "Gunung Teu Meunang Dilebur, Lebak Teu Meunang Dirusak, Buyut Teu Meunang Dirempak, Lojor Teu Meunang Dipotong, Pondok Teu Meunang Disambung, Nu Lain kudu dilainkeun, nu enya kudu dienyakeun". Artinya Gunung tidak boleh dihancurkan, sungai tidak boleh dirusak, aturan tidak boleh dilanggar, kejujuran apa adanya, yang benar katakan benar, yg salah katakan salah" wkkkk. Mereka terkejut si Mamang ngomong apa sih kali hahaha. Tapi kelihatannya cukup anthusias mendengarkan sampe ngak terasa 3 jam ngacaprux sambil ditemani suara gemericik air xixixi.

Hatur nuhuuuns pisan Kang Tantan wakakakak.. Mudah-2an murid-2nya ngak kebawa gelo kayak Mamang wkkkk.
Tapi kata "Pak Ustad" juga.... Life is too short to be normal, let's go crazy wkkkk.

Kalau Oms n' Tanteus punya murid baik SD, SMP, SMA, maupun Kuliah welcome utk datang ke Balong utk sharing tentang Ekologi Manusia Ala Kabuyutan :). Facing Gombalization By Local Empowering, bagai mana menumbuhkan semangat agar bangsa ini bangkit tidak hanya menjadi Pasar/ Konsumen dari Produk dan Jasa Bangsa Lain!!! Saatnya multiplier effect n' benefit lebih banyak untuk bangsa kita!!! Sampai kapan Tanah, Air, Ibu Pertiwi ini digadaikan utk bangsa lain? Sementara sebagian besar rakyat kita jadi buruh dan mengemis-2 saja minta kenaikan UMR :((.

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com

[Non-text portions of this message have been removed]



__._,_.___

Attachment(s) from Mang Aska | View attachments on the web

1 of 1 Photo(s)



http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Waluya | 26 Mar 01:36 2014
Picon

Bapana Barudak



Wanoja : “Halo, tiasa nyarios sareng Pa Dudu”?

Lalaki : “Abdi nyalira, aya kaperyogian naon?”

Wanoja: “Upami kitu, urang kedah papendak, aya masalah serius nu kedah dibadantenkeun”

Lalaki: “ Ke...ke ...naha wanoh kitu jeung abdi?”

Wanoja: “Atuh kantenan wae, pan Bapa teh bapana salah saurang barudak abdi!”

Lalaki: “Astaga ...ieu teh Nungki?”

Wan oja: “Sanes!”

Lalaki: “Iceu?”

Wanoja: “Sanes!”

Lalaki:”Henni?”

Wanoja: “Sanes!”

Lalaki: ”Nining?”

Wanoja: “Sanes!”

Lalaki: “Minceu?”

Wanoja: “Sanes!”

Lalaki: “Eny?”

Wanoja: “Sanes!”

Lalaki: ”Indri?”

Wanoja: “Sanes Bapa ...... abdi mah wali kelas putra Bapa!”

 

WLY



__._,_.___

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




__,_._,___
Mang Aska | 26 Mar 00:12 2014
Picon

Indahnya Kebersamaan Membantu Sesama ala Komunitas4x4

Manstaaaap nih dapat dari FB-nya Om Ryco Kasepuhan Landy Series yang memposting artikel lawas tentang The
Spirit of Sabilulungan Komunitas 4x4 yang turut serta dlm evakuasi bencana. 

http://www.saft7.com/komunitas-4x4-indahnya-kebersamaa-membantu-sesama/

Musibah jebolnya tanggul Situ Gintung di Cireundeu, Tangerang Selatan yang diperkirakan dibuat pada
tahun 1933, meninggalkan duka yang mendalam bagi korban dan seluruh rakyat Indonesia. Bantuan demi
bantuan terus mengalir untuk membantu saudara-saudara kita yang dilanda musibah tersebut.

MODIFIKASI, HOBBY, SOLIDARITAS

Komunitas otomotif khususnya dari teman-teman penggemar Offroad terlihat sigap untuk membantu tim
lainnya yang ada di lokasi bencana. Modifikasi yang dibuat di mobil-mobil tersebut tidak hanya
bermanfaat untuk kepentingan atau kesenangan pribadi yang didasari hobby,.. tetapi juga bermanfaat
untuk membantu sesama, khususnya untuk mengevakuasi mobil-mobil yang terseret air bah, hingga
mengeluarkan mobil dari dasar sungai.

Yang lebih membanggakan adalah, teman-teman offroader itu tidak menampilkan / memamerkan bendera
ataupun stiker-stiker inisial klub mereka… semua melebur menjadi satu untuk menggunakan
kendaraannya membantu sesama. Apapun Klub nya….

Terpantau.. Klub offroader yang terlibat antar lain:

1. Suzuki Jip Indonesia
2. 4Wheeler
3. IOF (Indonesian Offroad Federation)
4. The Series (land rover)
5. Komunitas Trooper Indonesia (KTI)
6. Jimny Indonesia
7. 4xFun
8. TDI (Taft Disel Indonesia)
9. DTC (Daihatsu Taruna Club)
10. Dan lainnya yang tidak sempat tercatat…

Hingga saat ini (30/3) pencarian korban jebolnya tanggul Situ Gintung masih terus dilanjutkan. Data
Senin (30/3) pukul 11.00 tercatat 99 orang tewas serta 6 dari 12 korban luka dan trauma masih dirawat di
rumah sakit. Sementara korban hilang terus bertambah menjadi 151 orang. Pencarian korban difokuskan di
reruntuhan rumah warga. Alat-alat berat dikerahkan mencari jenazah yang tertimbun.

Hujan maupun malam, teman-teman offroader tetap iklas membantu mengevakuasi mobil-mobil yang hanyut.

Bagi rekan-rekan yang tergerak untuk membantu, silahkan sumbangkan ke rekening tersebut di bawah:

PALANG MERAH INDONESIA
Bank Mandiri Cabang Wisma Baja (Swift Code: B E I I I D J A)
a/c 070.00001.160.17 a/n Palang Merah Indonesia

ELSHINTA PEDULI: 
BCA cabang Daan Mogot no. rek. 198-300-4494,
BNI no. rek. 1946-900-46,
BII cab. Intercon KebonJeruk no. rek. 2-077-372900
.

Untuk bantuan berupa barang, yang mendesak dibutuhkan antara lain adalah sarung tangan, alkohol, sepatu
bot, dot bayi, susu, makanan, vitamin, minyak telon dan pembalut wanita.
.

Salut untuk teman-teman Offroader…
4×4 = enam belas, budi baik kalian pasti di balas (oleh Allah).
“Saya segenap keluarga turut berduka cita sedalam dalamnya atas bencana Situ Gintung semoga keluarga
yang ditingalkan diberi kekuatan dan ketabahan, amin” (saftari – saft7.com)

“Trimakasih yg sebesar2 nya kepada Rekan2 relawan, rekan2 Club 4×4 dan seluruh Pihak yg telah
memberikan dukungan Doa, Tenaga dan sumbangan Materil, untuk para korban di lokasi” (Suzuki Jip Indonesia)

[ www.saft7.com - automotive tips and sharing ]

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Mang Aska | 25 Mar 10:55 2014
Picon

OOT: Ekologi Manusia Ala Kabuyutan [3 Attachments]

<*>[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Alhamdulillah hari ini mendadak kedatangan para Mahasiswi n' Mahasiswa UIN Jakarta, murid-2 Kang Tantan
Kasepuhan dari Kusnet/ Komunitas Urang Sunda di Internet, Doktor Pilsapat yg ngajar tentang Ekologi
Manusia pada Jurusan Program Pemberdayaan Masyarakat :).

Mamang ngacapruk menceritakan tentang konsep-2 / the values of Kabuyutan yang merupakan peninggalan
leluhur namun selama ini dilupakan dan malah dilaksanakan oleh negara-2 maju seperti Negara
Skandinavia, New Zealand, dan Bahkan Singapur :). 

Intinya adalah menyadarkan kita semua terutama mahasiswi-2 yg lebih tua dari Mamang... Mamang bilang
Mamang paling muda disini xixixi... Baru minggu lalu sweetsepentinan... Jadi jangan manggil Pak wkkkk.
Mari kita sharing n' diskusi tentang betapa Kabuyutan, Tanah, Air, dan Nilai-2 Budaya Luhur Bangsa ini
telah tergadaikan oleh hal-2 yang kemudian membuat dunia ini tidak Balance/ Seimbang. Pada akhirnya
Indonesia hanya menjadi konsumen/ pasar/ market dari berbagai produk/ jasa bangsa lain. Saatnya kita
bangkit dgn menumbuhkan kepercayaan diri dimulai dari diri sendiri, dimulai dari hal yg kecil, dan mulai
sekarang juga. Jangan terus-2an kita diigelan/ dinariin jaman tapi kita harus ngigelan jaman. Masa
depan bangsa ini jangan sampai ditentukan oleh bangsa lain tapi kita harus menentukan se
 ndiri apa yg terbaik utk kita.

Masa kita beli bawang, beli migas, dlsb... Dari Singapur? Memangnya Singapur punya lapangan migas, kebun
bawang, dlsb? Orang Bodoh pun akan mentertawakan bangsa kita hehehe. Tidak ada kemandirian utk Pangan,
Energi, Air, dlsb. 

Kabuyutan itu terdiri dari Tangible/ Fisik yaitu Tanah, Air, Tempat, dlsb... Intangible-nya adalah
Values yang selama ini dilupakan. Contoh Amanah Buyut mengajarkan "Gunung Teu Meunang Dilebur, Lebak
Teu Meunang Dirusak, Buyut Teu Meunang Dirempak, Lojor Teu Meunang Dipotong, Pondok Teu Meunang
Disambung, Nu Lain kudu dilainkeun, nu enya kudu dienyakeun". Artinya Gunung tidak boleh dihancurkan,
sungai tidak boleh dirusak, aturan tidak boleh dilanggar, kejujuran apa adanya, yang benar katakan
benar, yg salah katakan salah" wkkkk. Mereka terkejut si Mamang ngomong apa sih kali hahaha. Tapi
kelihatannya cukup anthusias mendengarkan sampe ngak terasa 3 jam ngacaprux sambil ditemani suara
gemericik air xixixi. 

Hatur nuhuuuns pisan Kang Tantan wakakakak.. Mudah-2an murid-2nya ngak kebawa gelo kayak Mamang wkkkk. 
Tapi kata "Pak Ustad" juga.... Life is too short to be normal, let's go crazy wkkkk.

Kalau Oms n' Tanteus punya murid baik SD, SMP, SMA, maupun Kuliah welcome utk datang ke Balong utk sharing
tentang Ekologi Manusia Ala Kabuyutan :). Facing Gombalization By Local Empowering, bagai mana
menumbuhkan semangat agar bangsa ini bangkit tidak hanya menjadi Pasar/ Konsumen dari Produk dan Jasa
Bangsa Lain!!! Saatnya multiplier effect n' benefit lebih banyak untuk bangsa kita!!! Sampai kapan
Tanah, Air, Ibu Pertiwi ini digadaikan utk bangsa lain? Sementara sebagian besar rakyat kita jadi buruh
dan mengemis-2 saja minta kenaikan UMR :((.

Nuhuuuuns,
Mang Asep Kabayan
www.udarider.com

<*>Attachment(s) from Mang Aska:

<*> 3 of 3 Photo(s) https://groups.yahoo.com/neo/groups/Baraya_Sunda/attachments/1967976485 
  <*> IMG-20140325-15554.jpg
  <*> IMG-20140325-15553.jpg
  <*> IMG-20140325-15548.jpg

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Mang Aska | 24 Mar 16:13 2014
Picon

IDFB- Komunitas Sepeda Lipet Indonesia [17 Attachments]

<*>[Attachment(s) from Mang Aska included below]

Alhamdulillah Hanupis ~ Hatur nuhuns pisan untuk rekan-2 Komunitas Sepeda
Lipet Indonesia, ID FB - Indonesian Folding Bike yang di ketuai oleh Kang
Mada, yang berkenan menyelenggarakan 7 Anniversary, Perayaan Ulang Tahun
yang ke-7 di Balong Kabayan. 

Komunitas yang cukup Solid dimana anggotanya dari berbagai golongan baik
umur, profesi, dlsb. Pesertanya berasal dari mana- mana termasuk ada yang
berasal dari Jogja dimana dari Jogja naik kereta ke Jakarta, lalu dari
Jakarta Gowes ke Balong Kabayan :). Banyak juga yang gowes baik dari Bogor
bahkan ada yang langsung dari Jakarta. 

Yang sangat mengejutkan ternyata Om Pandu selaku Ketua Panitia Anniversary
mengatakan bahwa yang menggunakan Kaos Putih adalah Om DH Senior di IDFB
yang mana beliau merupakan Owner Rindu Alam Restoran dan kata Om Pandu
komentarnya terhadap Liwet Jawara Balong Kabayan cukup enak Ikan Goreng
Kering + Sambel-nya. Kalau Owner Restoran yang ngomong maka boleh lah
katanya xixixi. Waaaah sesuatu banget pokoknya perasaan Mamang... walopun
masakannya masih rumahan dan yang masak Ibu-2 Warga Sekitar Balong tentunya
dengan panduan dari Bi Iteung untuk resep-nya, Alhamdulillah cukup masuk di
lidah temen-2 yang datang :).

Acara-nya cukup seru... sederhana tapi bermakna dari mulai pagi-2 setelah
datang ke Balong sekitar jam 7 pagi maka dilakukan registrasi, setelah itu
gowes bersama ke Toge Goreng yang berada di atas-nya Balong untuk sarapan,
lalu kemudian gathering n' outing dipandu oleh Balakecrak Outbound Training
yang mengorganize games-2 seru, setelah itu makan siang bersama, pembagian
door prize ada yg dpt sepeda lipet ajiiib, santey-2 dan kongkow-2 sampai
selesai acara :).

Sekali lagi Hanupis... terima kasih banyak Komunitas ID FB, Kang Mada,
Pandu, Chui, Rida, dll :). Semoga Yang Maha Kuasa memberkati selalu.

Untuk Informasi lebih lanjut tentang Balong Kabayan bisa dilihat di
www.balongkabayan.com atau http://www.facebook.com/balongkabayan

Hanupis,
Mang Asep Kabayan
www.balongkabayan.com

<*>Attachment(s) from Mang Aska:

<*> 10 of 17 Photo(s) https://groups.yahoo.com/neo/groups/Baraya_Sunda/attachments/345345256 
  <*> 000_7AnniversaryIndonesianFoldingBike.jpg
  <*> 001_OmDHOwnerRinduAlamPidato.jpg
  <*> 002_OmDHRinduAlamJoged.jpg
  <*> 003_OmDHRinduAlamOutbound.jpg
  <*> 004_OmDHOwnerRinduAlam.jpg
  <*> 005_OmDH_OwnerRinduAlam.jpg
  <*> 006_OmDHOwnerRinduAlam.jpg
  <*> 007_Gowes.jpg
  <*> 008_Gowes.jpg
  <*> 009_GeliTerapiIkan.jpg

------------------------------------

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    Baraya_Sunda-digest <at> yahoogroups.com 
    Baraya_Sunda-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    Baraya_Sunda-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/


Gmane