ardian_c | 3 Apr 07:36 2014
Picon

Page khusus foto2 yang berkaitan dgn budaya tionghoa









__._,_.___

.: Forum Diskusi Budaya dan Sejarah Tionghua :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.






__,_._,___
zhoufy | 2 Apr 11:22 2014
Picon

Re: Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa



Tumben media indonesia bisa kreatif, chinese taipei langsung diubah menjadi tiawan.
Biasanya, mereka2 ini sangat lamban berpikir, china diubah menjadi tiongkok, chinese taipei tetep cina taipei.
Jika mau total berindonesia, chinese taipei seharusnya taipei tionghoa bukan?
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: "Akhmad Bukhari Saleh" <absaleh <at> indo.net.id>
Sender: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Date: Wed, 2 Apr 2014 13:26:01 +0700
To: <BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa

 

Zhou-heng betul, itu memang alasan Kedubes RRT di Indonesia untuk menggunakan kata “China” alih-alih “Tiongkok” ketika sebelum Reformasi.
 
Tetapi alasan Kedubes RRT tetap menjagokan kata “China” sampai setelah reformasi, kelihatannya memang seperti yang dianalisis oleh Rene di Kompas itu.
 
Dan ternyata hal yang dikuatirkan Rene itu terjadi ketika media TV Indonesia kemarin ini memberitakan Perjanjian Pakta Ekonomi Pemerintah Beijing dengan Pemerintah Taipei yang menjadi kontroversi itu.
Dengan seenaknya media TV dalam berita itu menyetarakan kata “Tiongkok” dengan kata “Taiwan” dengan memberitakannya sebagai “Perjanjian Pakta Ekonomi Tiongkok-Taiwan”, seolah-olah Tiongkok dan Taiwan adalah dua negara yang sederajat!
 
TV-TV Indonesia saya percaya mendapat berita itu dari media luarnegeri berbahasa Ingggris di mana tentunya dipakai kata “China” dan “Chinese”.
Sehingga andaikata TV-TV Indonesia belum harus menerjemahkan kata “China” itu menjadi “Tiongkok”, tentu mereka akan memakai kata-kata yang dipakai dalam media berbahasa Inggris, yaitu “China and Chinese Taipei Economic Pact”.
 
Saya kuatir nanti kalau suatu saat TV-TV Indonesia memberitakan tentang APEC di mana Indonesia adalah salah satu anggotanya , maka TV-TV tsb. akan memakai kata-kata “Tiongkok”, “Taiwan” dan “Hongkong” seolah-olah ketiga anggota APEC lainnya itu adalah tiga negara yang sederajat.
 
Wasalam.
 
==========================================
 
 
Sent: Saturday, March 29, 2014 10:05 PM
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Rasanya bukan itu alasannya.
Ketika memulihkan hub diplomatik dng suharto, rrt menginginkan mengganti istilah cina, tapi suharto keberatan, seakan diminta ngaku salah. Utk kompromi, dipilihlah istilah bhs Inggris "China".

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: "Akhmad Bukhari Saleh" <absaleh <at> indo.net.id>
Sender: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Date: Sat, 29 Mar 2014 21:38:29 +0700
To: <BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Menurut saya, Rene dalam artikelnya di Kompas tgl. 26 Maret itu telah dengan tepat mengemukakan fenomena bahwa Pemerintah RRT, d.h.i. utamanya Kedubes RRT di Jakarta, mereka itulah justru ‘sponsor’ utama penggunaan istilah “China”, alih-alih menggunakan istilah “Tiongkok”.
Suatu fenomena yang saya juga beberapa kali mengemukakannya di milis ini, dengan rasa heran.
 
Dijelaskan oleh Rene bahwa mungkin Pemerintah RRT mengkhawatirkan bahwa istilah “Tiongkok” akan menimbulkan persepsi berbedanya Taiwan (dan mungkin juga Hongkong, Makau, bahkan Tibet, Sinkiang, dan Lwee Bongkouw) dengan Tiongkok. Sedangkan kalau dipakai istilah “China”, seluruhnya itu ya jelas Cina.
Penjelasan ini juga agak mengurangi rasa heran saya.
 
Wasalam.
 
===================================
 
 
Sent: Thursday, March 27, 2014 8:37 AM
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Rene si ahli cina gadungan itu?
Heran, orang spt dia yg ahlinya cuman compliasi masih dipakai kompas

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: agoeng_set <at> yahoo.com
Sender: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Date: Wed, 26 Mar 2014 17:18:25 +0000
To: <BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Kompas ganti istilahnya bener2 amat sangat ga rela banget, setelah klinik tong fang dibawa2 di pojok mang usil, hari ini kolom si rene yg kasih pendapat wkwkwkwkkw

From: zhoufy <at> yahoo.com
Sender: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Date: Wed, 26 Mar 2014 06:07:05 +0000
To: <BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Kalau kompas pakai tionghoa dan china memang mengikuti bhs resmi pemerintah. Taat prosedural.
Yg sulit dimengerti adalah UI yg ngotot pakai cina tanpa huruf H

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: "Akhmad Bukhari Saleh" <absaleh <at> indo.net.id>
Sender: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Date: Wed, 26 Mar 2014 03:25:23 +0700
To: <BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com>
ReplyTo: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Tapi wartawan senior Kompas tsb. memang mengatakan hal yang faktuil, bukan cuma ngarang.
 
Tahun 1996 saya menyelenggarakan Kejuaraan Dunia suatu cabamg olahraga yang saya pengurusnya.
Ketika saya sedang mengawasi gladi resik upacara pembukaan di mana di depan tiap team peserta dibawa papan nama negara ybs. dalam lafal bahasa Indonesia, orang Kedubes RRT di Jakarta yang sedang menemani team RRT memang secara khusus mendatangi saya meminta papan nama untuk team RRT ditulis “China”. Waktu saya bertanya dengan nada protes, dia menjawab dengan argumen yang sama seperti yang dikatakan wartawan senior Kompas tadi.
 
Jadi yang harus dipersoalkan memang sikap Kedubes RRT.
Karena kalau dibilang UI mengagulkan kata “Cina”, kelihatannya Kedubes RRT di Jakarta pun juga begitu.
Kebanyakan kita tentu masih ingat pada peringatan 60 tahun Negara Tengah (Tiong Kok) tahun 2009 di Kedubes RRT di Jakarta di-launched sebuat buku fotografi tentang Tiongkok yang judulnya mempergunakan kata “Cina”, bukan “Tiongkok”. Hal mana sempat juga kita bahas di milis ini.
 
Kalau Jawa Pos, tidak heran bila men-champion-I kata “Tiong Kok”, karena Dahlan Iskan kan memang intens orientasi ketionghoaannya.
Bahkan barangkali tidak banyak teman di milis ini yang tahu bahwa sudah 10 tahun terakhir ini Dahlan Iskan adalah Ketua Persatuan Barongsai Indonesia (Persobarin).
Sebetulnya ada dua organisasi barongsai nasional di Indonesia yang saling bersaing dengan sengit. Selain Persobarin, ada juga PLBI (Persatuan Liong & Barongsai Indonesia) yang Ketuanya Nurdin Purnomo.
Sebetulnya PLBI yang lebih aktif ikut kejuaraan internasional, tetapi karena Persobarin ketuanya lagi jadi Menteri, maka Persobarin yang sekarang ‘lagi di atas angin’.
 
Wasalam.
 
===================================================
 
 
Sent: Monday, March 24, 2014 4:50 PM
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Bbrp th lalu, wartawan senior kompas pernah diundang ke Atma Jaya Jogja dalam sebuah seminar dalam rangkah imlek, dan di dalam sesi tanya jawab, banyak yang mempertanyakan kenapa koran seperti jawapos, sinar harapan sudah ganti Tiongkok, Tionghoa, koq Kompas tdk, jawabannya adalah karena sejak nomalisasi hubungan RI-RRT 1994, istilah yang disepakati kedua pemerintah adalah  "China" maka kompas pakai itu.

Dan sejak seminar itu, saya hentikan langgaran kompas kantor saya, ganti jawapos.


于 22/03/2014 11:45, agoeng_set <at> yahoo.com 写道:
 

Embuh, tp sampe hari ini kompas tetep gunain kata china, apakah kompas termasuk pendukung kluarnnya istilah china?

Date: Sat, 22 Mar 2014 06:47:22 +0700
Subject: RE: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Apa yah maksudnya " Tong Fang "  tolong beri pencerahan…. Thx

From: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com [mailto:BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com] On Behalf Of agoeng_set <at> yahoo.com
Sent: Saturday, March 22, 2014 12:32 AM
To: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa

 

Baca pojok mang usil di kompas hari ini 21 maret 2014, komennya : " Presiden kembalikan istilah Tiongkok" Terima Kasih Klinik Tong Fang

Kompas banget deh komennya hehehehe

Date: Fri, 21 Mar 2014 17:19:01 +0000

Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa

 

Iyalah, biar punya muka minta dukungan (dukungan dana maksudnya) dari para taipan tionghoa! jangan2 ini idenya Poo..

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

From: "Akhmad Bukhari Saleh" mailto:absaleh <at> indo.net.id

Date: Sat, 22 Mar 2014 00:00:09 +0700

Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa

 

Pemilihan timing penerbitan Keppres-nya modus kampanye Pemilu banget!!

Wasalam.

====================================

From: Chan CT

Sent: Monday, March 17, 2014 8:26 PM

To: GELORA_In

Subject: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa

Berita Terkini (Sumber : Bpk Eddy Setiawan dari Institute Kewarganegaraan Indonesia/IKI) :

Telah terbit Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2014 Tentang : Pencabutan Surat Edaran Presidium Kabinet Nomor SE-06/Pres.Kab/6/1967 tanggal 28 Juni 1967 tentang : Penghapusan istilah Cina, dan kemudian diganti dengan istilah Suku TIONGHOA. Mulai saat ini tidak ada lagi sebutan Cina di Indonesia.

(mohon dapat disebarkan seluas-luas khususnya kpd kalangan sendiri dan ke Media Sosial serta Press)




__._,_.___

.: Forum Diskusi Budaya dan Sejarah Tionghua :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.






__,_._,___
BUDAYA_TIONGHUA | 1 Apr 17:53 2014
Picon

File - [Admin] 3. Cara Penerimaan Posting (Jangan didelete).htm



Dear All,

Mohon pesan ini tidak didelete karena akan berguna di kemudian hari.

Sebuah milis yang hidup tentu banyak partisipasi dari member aktif berupa posting-posting tanggapan ataupun diskusi untuk saling membelajari dan mempelajari.

  • Default setting anda setelah bergabung di milis ini adalah "Individual Emails", di mana semua posting akan dikirim ke mailbox anda.


Terima kasih atas perhatiannya.


Segenap moderator milis Budaya Tionghua



__._,_.___

.: Forum Diskusi Budaya dan Sejarah Tionghua :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.






__,_._,___
BUDAYA_TIONGHUA | 1 Apr 17:53 2014
Picon

File - [Admin] 3. Arsip Artikel Terdahulu.htm



Selamat datang bagi member yang baru bergabung.

Saat ini, tim moderator sedang mengembangkan website yang berisikan tulisan / artikel sebelumnya dari beberapa member yang dianggap dapat memberikan satu gambaran tentang topik apa yang pernah dibahas dimilist ini beberapa waktu lalu dan dapat dilihat di portal atau situs kami http://web.budaya-tionghoa.net/ atau di blog kami ICCSG dan mirrornya http://blog.budaya-tionghoa.net/ . Keseluruhan link lengkap dari jaringan Komunitas Budaya Tionghoa adalah :

Budaya Tionghoa :

  1. Mailing List Budaya Tionghoa
  2. Situs Budaya Tionghoa
  3. ICCSG - Indonesian Chinese Culture Study Group
  4. Blog Budaya Tionghoa & Sejarah Tiongkok (New ICCSG)
  5. Facebook Group Budaya Tionghoa
  6. Facebook Profile
  7. Twitter Budaya Tionghoa

Arsip Mailing List dalam Format PDF :

Beberapa arsip kecil dari tulisan ataupun artikel sebelumnya juga terdapat dalam bentuk pdf. Bagi yang belum mempunyai pdf reader, dapat didownload di :

http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/files , di bagian "Software"

Kumpulan arsip artikel dapat didownload ataupun dibaca secara online di :

http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/files , di bagian "Kumpulan Artikel" dan "Kumpulan Tabel"

Arsip masih belum sangat lengkap dan mohon sabar untuk menunggu peng-arsip-an yang lebih lengkap. Terima kasih dan selamat berdiskusi.

Turut Berdiskusi

Ada banyak cara bagi anda untuk ikut berdiskusi , berkontribusi bagi perkembangan BUDAYA TIONGHOA. Anda bisa mengajukan pertanyaan , ikut menjawab , berkomentar baik di mailing-list ini , di artikel web , blog facebook atau forum kami atau membantu menyebar-luaskan informasi ke jaringan pertemanan anda di facebook , twitter dll [lihat daftar link diatas] .

Di mailing list ini thread diskusi yang lebih lengkap dapat dibaca dengan mengunjungi mailing-list ini : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/messages .g

?/p>


Hormat kami,

segenap moderator milis budaya_tionghua



__._,_.___

.: Forum Diskusi Budaya dan Sejarah Tionghua :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.






__,_._,___
BUDAYA_TIONGHUA | 1 Apr 17:53 2014
Picon

File - [Admin] Pengecekan Status Bouncing.htm



Dear All Members,


Bila anda merasa tidak lagi menerima message dari milis2 yang anda ikuti di Yahoogroups, maka email anda mungkin dalam status bouncing. Bagi yang mempunyai account Yahoo, cara mengetahuinya adalah langsung ke :

http://www.yahoogroups.com/myprefs

Bila tidak mempunyai account Yahoo, maka mohon balas pesan "reactivation request" yang akan dikirim Yahoogroups ke email anda bila email anda kedapatan bouncing.

Mohon hubungi kami di budaya_tionghua-owner-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org bila anda mengharapkan bantuan kami.


Hormat kami,

segenap moderator budaya_tionghua



__._,_.___

.: Forum Diskusi Budaya dan Sejarah Tionghua :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.






__,_._,___
BUDAYA_TIONGHUA | 1 Apr 17:53 2014
Picon

File - [Admin] 4 Tentang Message Delivery Mode.htm



Dear All Members,


Telah ada beberapa members yang email address-nya bouncing, artinya message dari milis ini atau milis lainnya ditolak oleh server email member tersebut karena kapasitas mailbox yang kurang besar (over-quota) atau kebetulan server email-nya down. Ini akan menyebabkan Yahoogroups menghentikan pengiriman ke mailbox anda yang menyebabkan anda tidak menerima beberapa message dari milis ini.

Untuk mengatasi hal ini perlu kami beritahukan beberapa cara pencegahannya. Bila kapasitas mailbox anda kurang (sering over-quota), anda boleh merubah setting delivery menjadi Daily Digest atau No Email, selain daripada Individual Mail (Normal Mode).

  • Daily Digest = pengiriman beberapa message dalam 1 message ke email anda. Namun attachment atau gambar tidak disertakan dalam mode pengiriman ini.

  • No Mail = Tidak ada message yang akan dikirim ke email anda, anda boleh membaca message dan arsipnya di web bila anda punya Yahoo account. Attachment juga tidak terlihat pada mode ini. Untuk membaca arsip dengan cara web, mohon kunjungi http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua

  • Normal Mode = Message per message akan dikirimkan ke email anda. Ini berguna sekali untuk anda yang ingin menyimak milis ini secara offline dan membuat arsip pribadi di komputer anda. Attachment terlihat pada mode ini.


Cara setting masing2 mode adalah dengan mengubah setting di web atau dengan mengirimkan email kosong ke alamat di bawah, setelah Yahoo mendapat konfirmasi dari anda, maka status anda telah berhasil diubah.

Cara setting untuk group2 lainnya adalah sama, cuma budaya_tionghua diganti menjadi nama group tersebut.

Selamat berdiskusi dengan nyaman.


Hormat Kami,

segenap moderator budaya_tionghua



__._,_.___

.: Forum Diskusi Budaya dan Sejarah Tionghua :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.






__,_._,___
Akhmad Bukhari Saleh | 29 Mar 15:38 2014
Picon

Re: Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa



Menurut saya, Rene dalam artikelnya di Kompas tgl. 26 Maret itu telah dengan tepat mengemukakan fenomena bahwa Pemerintah RRT, d.h.i. utamanya Kedubes RRT di Jakarta, mereka itulah justru ‘sponsor’ utama penggunaan istilah “China”, alih-alih menggunakan istilah “Tiongkok”.
Suatu fenomena yang saya juga beberapa kali mengemukakannya di milis ini, dengan rasa heran.
 
Dijelaskan oleh Rene bahwa mungkin Pemerintah RRT mengkhawatirkan bahwa istilah “Tiongkok” akan menimbulkan persepsi berbedanya Taiwan (dan mungkin juga Hongkong, Makau, bahkan Tibet, Sinkiang, dan Lwee Bongkouw) dengan Tiongkok. Sedangkan kalau dipakai istilah “China”, seluruhnya itu ya jelas Cina.
Penjelasan ini juga agak mengurangi rasa heran saya.
 
Wasalam.
 
===================================
 
 
Sent: Thursday, March 27, 2014 8:37 AM
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Rene si ahli cina gadungan itu?
Heran, orang spt dia yg ahlinya cuman compliasi masih dipakai kompas

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: agoeng_set-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org
Sender: BUDAYA_TIONGHUA-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org
Date: Wed, 26 Mar 2014 17:18:25 +0000
To: <BUDAYA_TIONGHUA-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org>
ReplyTo: BUDAYA_TIONGHUA-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Kompas ganti istilahnya bener2 amat sangat ga rela banget, setelah klinik tong fang dibawa2 di pojok mang usil, hari ini kolom si rene yg kasih pendapat wkwkwkwkkw

From: zhoufy-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org
Sender: BUDAYA_TIONGHUA-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org
Date: Wed, 26 Mar 2014 06:07:05 +0000
To: <BUDAYA_TIONGHUA-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org>
ReplyTo: BUDAYA_TIONGHUA-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Kalau kompas pakai tionghoa dan china memang mengikuti bhs resmi pemerintah. Taat prosedural.
Yg sulit dimengerti adalah UI yg ngotot pakai cina tanpa huruf H

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: "Akhmad Bukhari Saleh" <absaleh-AognTR6Re/Oez0ei9/+7zw@public.gmane.org>
Sender: BUDAYA_TIONGHUA-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org
Date: Wed, 26 Mar 2014 03:25:23 +0700
To: <BUDAYA_TIONGHUA-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org>
ReplyTo: BUDAYA_TIONGHUA-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@public.gmane.org
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Tapi wartawan senior Kompas tsb. memang mengatakan hal yang faktuil, bukan cuma ngarang.
 
Tahun 1996 saya menyelenggarakan Kejuaraan Dunia suatu cabamg olahraga yang saya pengurusnya.
Ketika saya sedang mengawasi gladi resik upacara pembukaan di mana di depan tiap team peserta dibawa papan nama negara ybs. dalam lafal bahasa Indonesia, orang Kedubes RRT di Jakarta yang sedang menemani team RRT memang secara khusus mendatangi saya meminta papan nama untuk team RRT ditulis “China”. Waktu saya bertanya dengan nada protes, dia menjawab dengan argumen yang sama seperti yang dikatakan wartawan senior Kompas tadi.
 
Jadi yang harus dipersoalkan memang sikap Kedubes RRT.
Karena kalau dibilang UI mengagulkan kata “Cina”, kelihatannya Kedubes RRT di Jakarta pun juga begitu.
Kebanyakan kita tentu masih ingat pada peringatan 60 tahun Negara Tengah (Tiong Kok) tahun 2009 di Kedubes RRT di Jakarta di-launched sebuat buku fotografi tentang Tiongkok yang judulnya mempergunakan kata “Cina”, bukan “Tiongkok”. Hal mana sempat juga kita bahas di milis ini.
 
Kalau Jawa Pos, tidak heran bila men-champion-I kata “Tiong Kok”, karena Dahlan Iskan kan memang intens orientasi ketionghoaannya.
Bahkan barangkali tidak banyak teman di milis ini yang tahu bahwa sudah 10 tahun terakhir ini Dahlan Iskan adalah Ketua Persatuan Barongsai Indonesia (Persobarin).
Sebetulnya ada dua organisasi barongsai nasional di Indonesia yang saling bersaing dengan sengit. Selain Persobarin, ada juga PLBI (Persatuan Liong & Barongsai Indonesia) yang Ketuanya Nurdin Purnomo.
Sebetulnya PLBI yang lebih aktif ikut kejuaraan internasional, tetapi karena Persobarin ketuanya lagi jadi Menteri, maka Persobarin yang sekarang ‘lagi di atas angin’.
 
Wasalam.
 
===================================================
 
 
Sent: Monday, March 24, 2014 4:50 PM
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Bbrp th lalu, wartawan senior kompas pernah diundang ke Atma Jaya Jogja dalam sebuah seminar dalam rangkah imlek, dan di dalam sesi tanya jawab, banyak yang mempertanyakan kenapa koran seperti jawapos, sinar harapan sudah ganti Tiongkok, Tionghoa, koq Kompas tdk, jawabannya adalah karena sejak nomalisasi hubungan RI-RRT 1994, istilah yang disepakati kedua pemerintah adalah  "China" maka kompas pakai itu.

Dan sejak seminar itu, saya hentikan langgaran kompas kantor saya, ganti jawapos.


于 22/03/2014 11:45, agoeng_set-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org 写道:
 

Embuh, tp sampe hari ini kompas tetep gunain kata china, apakah kompas termasuk pendukung kluarnnya istilah china?

Date: Sat, 22 Mar 2014 06:47:22 +0700
Subject: RE: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa
 
 

Apa yah maksudnya " Tong Fang "  tolong beri pencerahan…. Thx

From: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com [mailto:BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com] On Behalf Of agoeng_set-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@public.gmane.org
Sent: Saturday, March 22, 2014 12:32 AM
To: BUDAYA_TIONGHUA <at> yahoogroups.com
Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa

 

Baca pojok mang usil di kompas hari ini 21 maret 2014, komennya : " Presiden kembalikan istilah Tiongkok" Terima Kasih Klinik Tong Fang

Kompas banget deh komennya hehehehe

Date: Fri, 21 Mar 2014 17:19:01 +0000

Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa

 

Iyalah, biar punya muka minta dukungan (dukungan dana maksudnya) dari para taipan tionghoa! jangan2 ini idenya Poo..

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Date: Sat, 22 Mar 2014 00:00:09 +0700

Subject: Re: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa

 

Pemilihan timing penerbitan Keppres-nya modus kampanye Pemilu banget!!

Wasalam.

====================================

From: Chan CT

Sent: Monday, March 17, 2014 8:26 PM

To: GELORA_In

Subject: [BUDAYA_TIONGHUA] Kembali gunakan sebutan Tiongkok/Tionghoa

Berita Terkini (Sumber : Bpk Eddy Setiawan dari Institute Kewarganegaraan Indonesia/IKI) :

Telah terbit Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2014 Tentang : Pencabutan Surat Edaran Presidium Kabinet Nomor SE-06/Pres.Kab/6/1967 tanggal 28 Juni 1967 tentang : Penghapusan istilah Cina, dan kemudian diganti dengan istilah Suku TIONGHOA. Mulai saat ini tidak ada lagi sebutan Cina di Indonesia.

(mohon dapat disebarkan seluas-luas khususnya kpd kalangan sendiri dan ke Media Sosial serta Press)




__._,_.___

.: Forum Diskusi Budaya dan Sejarah Tionghua :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.






__,_._,___
Hung wicaksana | 19 Mar 02:50 2014
Picon

http://www.merdeka.com/peristiwa/terbitkan-keppres-sby-ganti-istilah-china-dengan-tionghoa.html



http://www.merdeka.com/peristiwa/terbitkan-keppres-sby-ganti-istilah-china-dengan-tionghoa.html


__._,_.___

.: Forum Diskusi Budaya dan Sejarah Tionghua :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.






__,_._,___
ghozalli2002 | 25 Mar 22:45 2014
Picon

Mana Yang Tepat Chinese atau Tionghoa?


Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: ghozalli2002 <at> yahoo.com
Sender: peranakan-tionghoa <at> yahoogroups.com
Date: Tue, 25 Mar 2014 15:46:57 
To: <peranakan-tionghoa <at> yahoogroups.com>
Reply-To: peranakan-tionghoa <at> yahoogroups.com
Subject: [peranakan-tionghoa] Mana Yang Tepat Chinese atau Tionghoa?

Semasa Orba dan awal reformasi masih segelintir koran yang memakai kata "Tiongkok" untuk menyebut negara
mainland China. Seingat saya Suara Pembaruan (d/h Sinar Harapan) dan Merdeka konsisten menggunakan
istilah Tiongkok. Sedang koran lain memakai istilah Cina atau China. Syukur mulai hari ini sejumlah
koran menggunakan istilah Tiongkok kembali untuk sebutan mainland China. Yang masih dalam pertanyaan
apakah penduduk Tiongkok disebut Tionghoa? Lalu apa bedanya dengan suku Tionghoa yang lahir di
Indonesia?  Seharusnya penduduk Tiongkok dinamakan Chinese dan penduduk hoakiaw Indonesia disebut
Tionghoa.  Salam TG
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

------------------------------------

Yahoo Groups Links

------------------------------------

.: Forum Diskusi Budaya dan Sejarah Tionghua :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    BUDAYA_TIONGHUA-digest <at> yahoogroups.com 
    BUDAYA_TIONGHUA-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    BUDAYA_TIONGHUA-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/

Picon

Mohon masukanya



Salam kenal,
saya mahasiswi yg lagi nyusun skripsi dan butuh bahan tambahan tentang pembelajaran bahasa mandarin.
Ada yang tau sejarah perkembangan bahasa mandarin di Indonesia setelah reformasi (1998) g y?
Klu ada referensi buku, link web, atau informasi2 terkait yg bapak/ibu tau mohon di share y..
Thank's ..



__._,_.___

.: Forum Diskusi Budaya dan Sejarah Tionghua :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.






__,_._,___
ghozalli2002 | 21 Mar 00:03 2014
Picon

Kenapa Kita Punya Banyak Sebutan?

Menurut pemahaman saya di Tiongkok ada 4 pemerintahan / dinasti yg berjaya yakni Qin (Cin), Han, Tang dan
PRC. Dinasti adidaya ini menyebabkan rakyatnya disebut orang Cin(a), orang (suku) Han, orang Teng
(Tang) dan orang Hua. Sebutan sebutan ini terus melekat di orang Tionghoa hingga sekarang. Makanya orang
Tionghoa memiliki banyak sebutan; Cina, Han, Tenglang (bhs Hokkian) atau Tongyin (bhs khe), dan Huaren.
Kenapa? Karena orang Tionghoa sangat hormat pada leluhur, segala pemberian nama oleh leluhur tidak akan
dihapus walaupun pemerintahan (dinasti) telah berganti. Seperti juga she (marga) sampai ribuan tahun
marga orang Tionghoa tetap dipakai sehingga memudahkan kita mencari akar keluarga (trah) hingga
ratusan tahun lalu. Sesampai di Indonesia kita membuat nama sebutan baru "Tionghoa" dan sebutan
terakhir inilah yang paling kita sukai. Maka sekarang lengkaplah sebutan untuk etnis kita; Cina, Han,
Tenglang / Tongyin, Huaren, dan Tionghoa. Stop jangan ditambah lagi. Kita saja pusing apalagi suku lain.
Salam TG
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

------------------------------------

.: Forum Diskusi Budaya dan Sejarah Tionghua :.

.: Website global http://www.budaya-tionghoa.net :.

.: Pertanyaan? Ajukan di http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA :.

.: Arsip di Blog Forum Budaya Tionghua http://iccsg.wordpress.com :.

Yahoo Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/BUDAYA_TIONGHUA/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    BUDAYA_TIONGHUA-digest <at> yahoogroups.com 
    BUDAYA_TIONGHUA-fullfeatured <at> yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    BUDAYA_TIONGHUA-unsubscribe <at> yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo Groups is subject to:
    https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/


Gmane