sunny | 2 Nov 2009 00:42
Picon
Favicon

Abu Bakar Ba'asyir Sempat Dikepung Warga

 
Minggu, 01 November 2009 09:36 WIB      

Abu Bakar Ba'asyir Sempat Dikepung Warga

ANTARA/Ujang Zaelani

SERANG--MI: Pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Ustaz Abu Bakar Baasyir (ABB) sempat dikepung warga Desa Kaujon, Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu (1/11) dini hari.

Sekitar 50 warga Desa Kaujon mengepung rumah Mamad Suhaemi, tempat mantan Amir Majelis Mujahidin Imdonesia (MMI) tersebut bertamu sekaligus menginap. Mereka semula hendak mendesak ABB untuk meninggalkan Desa Kaujon, dengan alasan keberadaanya meresahkan warga setempat.

Permintaan tersebut spontan ditolak ABB karena tanpa ada dasar yang menyebabkan dirinya tidak boleh berkunjung ke rumah rekannya sesama JAT. "Apa alasannya menolak saya, saya hanya bersilaturahmi dan mengisi pengajian, saya bukan teroris kok," kata ABB di hadapan puluhan warga Kaujon.

Bahkan nyaris terjadi baku hantam antara Laskar JAT dengan salah seorang perwakilan warga yang juga anggota DPRD Kota Serang, Lukman Hakim akibat terjadi kesalahpahaman di antara keduanya. Beruntung salah seorang sesepuh masyarakat setempat berhasil menenangkan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang diinginkan.

Semula warga menolak jika ABB bertamu dan menginap di rumah Mamad, namun setelah ABB menjelaskan bahwa dirinya hanya mengisi pengajian di Masjid setempat setelah itu pulang, akhirnya warga menyetujui. Bahkan puluhan warga yang semula hendak mengusir ABB, saat meninggalkan rumah Mamad, terlebih dahulu pamit dan mencium tangan ABB. Kemudian antara Laskar JAT dan puluhan warga tersebut saling meminta maaf.

Usai warga meninggalkan tempat ABB bertamu, ABB mengatakan, dirinya curiga, ada pihak-pihak yang mengadu ketentraman masyarakat Serang. Sebab menurutnya tidak mungkin, warga Desa Kaujon yang seluruh penghuninya beragama Islam mengusir dirinya. "Saya curiga, ini adalah perbuatan yang tidak senang adanya persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia, "tegasnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Kaujon, Rois, mengungkapkan bahwa pengepungan tersebut disebabkan adanya salah komunikasi antara warga dan para pengurus JAT, sehingga merebak ke telinga warga, bahwa ada tersangka teroris yang singgah di Desa Kaujon. (Ant/OL-02


__._,_.___

Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog:
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz






Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
sunny | 2 Nov 2009 00:46
Picon
Favicon

Cicak Vs Buaya, Keadilan Terkoyak!

 
Minggu, 1 November 2009
BURAS
Cicak Vs Buaya, Keadilan Terkoyak!

H. Bambang Eka Wijaya

"SOAL penahanan pimpinan KPK nonaktif Bibit--Chandra, Presiden SBY telah memberi penjelasan, dilengkapi keterangan Kapolri, kenapa justru makin banyak tokoh mendukung Bibit--Chandra, dengan komentar keras pula!" ujar Umar. "Ada yang menegaskan, rasa keadilan publik telah terkoyak! Dukungan lewat facebook juga mengalir kian deras, hitungan detik!" (Kompas, [31-10])

"Kesannya justru penjelasan Presiden dan Kapolri itu yang menggenjot eskalasi dukungan terhadap Bibit--Chandra!" sambut Amir. "Keberpihakan Presiden pada Polri hanya berdasar buntut atau akibatnya, posisi terakhir Bibit-Chandra ditahan--yang dianggap bukan hal luar biasa--dengan tak melihat prosesnya secara utuh dari kasus cicak lawan buaya, jadi penyebabnya! Itu membuat sebagian besar pangkal masalahnya justru disembunyikan--terkait yang merugikan polisi--hingga yang diangkat kasusnya hanya yang menguntungkan polisi saja!"

"Kalau penegakan hukum tidak utuh, memilah yang merugikan dan menguntungkan begitu, keadilan publik memang telah terkoyak!" tegas Umar. "Celakanya bukan hanya para tokoh, publik awam pun hafal kisah cicak lawan buaya--yang mencuat dari ucapan Kabareskrim Mabes Polri Susno Duadji ketika tahu hape-nya disadap KPK terkait 'penyelesaian' kasus Bank Century! Ia sesumbar dirinya buaya dan KPK hanya cicak, lalu ia buktikan dengan lebih cepat menjadikan pimpinan KPK tersangka kasus penyalahgunaan wewenang!

"Kemudian muncul testimoni Antasari Azhar dijadikan pemberat atas Bibit--Chandar dengan kasus penyuapan!" "Testimoni berdasar keterangan buron Anggoro dijadikan bukti penyuapan, kesaksian Ary Muladi yang dalam testimoni menyerahkan uang kepada Bibit juga dicabut, karena pada hari dan jam yang disebutkan Bibit bertugas ke Peru, sangkaan suap jadi tak berdasar!" timpal Amir.

"Lalu dimunculkan sangkaan baru, pemerasan, prosesnya tak jelas!" "Dalam perjalanan gonta-ganti sangkaan itu, dari KPK mengalir pula rekaman pembicaraan Susno dengan Anggoro di Singapura dua hari setelah Anggoro ditetapkan tersangka oleh KPK! Disusul rekaman rekayasa kriminalisasi pimpinan KPK!" tegas Umar.

"Ini, kata Teten Masduki, membuat polisi panik hingga menahan Bibit--Chandra!" "Semua yang mengisyaratkan gesekan lembaga Polri dan KPK itu dikesampingkan, gesekan itu dinyatakan tidak ada, lalu Presiden cuma fokus pada kasus Bibit--Chandra sebagai kasus pribadi hingga dia tak boleh campur tangan!" tukas Umar. "Sikap presiden itu bisa mengundang kecurigaan, seperti disitir facebooker, Wendi Citra, kepada Ahmad Arif (Kompas, idem): 'Kasus itu saya rasa adalah sebuah skenario upaya untuk menyembunyikan kasus besar agar publik tidak akan pernah mengetahuinya, karena KPK disibukkan untuk mengatasi masalah tersebut.' Nah!" ***



__._,_.___

Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog:
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz






Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
Picon
Favicon

Ternyata BUAYA Sang Primadona Kejahatan Sehari-hari

REDAKSI YTH

KOMPAS, Senin, 2 November 2009 | 02:49 WIB

Surat untuk Redaksi YTH hendaknya dilengkapi fotokopi KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku. Kompas tidak mengembalikan surat-surat yang diterima.

”Buaya” Sang Primadona Kejahatan Sehari-hari

Terlepas dari perseturuan sesama penegak hukum, yang telah berlangsung berbulan-bulan, tanpa tahu kapan akan berakhir, tiba-tiba muncul pernyataan mengejutkan dari seorang petinggi Polri: ”Cicak kok berani-beraninya melawan buaya.” Pernyataan yang bernada arogan itu tersebar luas di seantero media cetak maupun layar kaca.

Saya sebenarnya tidak berminat dan tidak ingin terlibat untuk mengetahui lebih rinci apa, mengapa, dan siapa yang dimaksud dengan ”cicak” dan ”buaya”. Hanya pikiran tergelitik untuk mencoba melihat dari kacamata lain. ”Buaya” adalah ”primadona” dalam kehidupan kita sehari-hari. Aneh bin ajaib, tetapi nyata, tidak diketahui asal muasalnya, apa dasarnya, bagaimana filosofinya, tetapi hidup dan berkembang dalam masyarakat kita.

Ungkapan-ungkapan atau perumpamaan sering dijumpai kata ”buaya” yang selalu identik dengan segala sesuatu bersifat negatif. Tidak asing di telinga kita mendengar istilah-istilah seperti buaya darat, air mata buaya, buaya pasar, membuayai, lepas dari mulut harimau masuk mulut buaya, buaya mau dikadali, dan takkan buaya menolak bangkai. Buaya merupakan trade mark, simbol semua kejahatan.

Apalagi jika seseorang telah di-”cap” sebagai buaya oleh masyarakat, pertanda sudah sangat tidak baik. Saya tidak mengerti dan tidak habis pikir, mengapa seseorang atau sekelompok orang, seolah merasa bangga atau hebat, menyamakan dirinya dengan buaya. Apa karena tidak mengerti atau keseleo lidah? Asril Adlis Pondok Jaya V, Mampang Prapatan, Jakarta


Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!

__._,_.___

Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog:
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz






Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
Ahsa | 2 Nov 2009 03:21
Favicon

Pudarnya Sejarah Islam di Indonesia (catatan kritis buat buku Api Sejarah)

Judul : Api Sejarah
Penulis : Ahmad Mansur Suryanegara
Penerbit : Salamadani
Cetakan: I, Juli 2009
Tebal : xxii + 584 hlm

SEJARAH memang hanya urusan masa lalu, karena sifatnya yang tak bisa diubah. Tapi, dampaknya boleh jadi akan terus dirasakan sampai kapan pun. Di sinilah perlunya untuk dipikirkan kembali prihal suatu sejarah yang telah mapan. Lebih-lebih jika sejarah itu menyangkut dan menempati posisi strategis dalam konteks berbangsa dan bernegara. 

Misal, penulisan sejarah Islam Indonesia dan kiprah muslim dalam perjuangan melawan penjajah. Sejarah itu merupakan rekam jejak penting bagi kaum muslim Indonesia. Sejarah tumbuh, kembang, dan jatuh bangunnya peradaban Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran kaum muslim terdahulu. Bahkan sejarah berdirinya Indonesia—diakui atau tidak—tidak dapat dilepaskan dari peranan kaum muslim.

Diakui atau tidak, peradaban bangsa Indonesia yang kini ada merupakan proses panjang yang sarat nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan yang tak ternilai harganya oleh kaum muslim terdahulu. Namun, fakta-fakta penting bisa jadi masih belum terungkap dan terakses oleh masyarakat dari generasi ke generasi. Kita hanya tahu bahwa kaum muslim ikut andil dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Ya, hanya sampai di situ. Dan kita pun manut dengan penulisan sejarah Islam tanpa menelaah lebih jauh. Padahal, hal itu menyisakan sejumlah pertanyaan dan masalah. Misalnya, dapatkah kita membedakan antara kemunculan Islam dan perkembangannya di Indonesia; mengapa situs-situs Islam terutama di Jawa Barat dan Banten tidak terawat, lainnya halnya dengan situs-situs Hindu dan Budha, semisal candi Borobudur dan Prambanan. Masih banyak lagi. 

Dalam konteks itulah buku Api Sejarah ditulis. Ahmad Mansur Surya Negara, Sang penulisnya, memaparkan bahwa penulisan sejarah telah dijadikan alat oleh penjajah untuk mengubah wawasan generasi muda Islam Indonesia tentang masa lalu perjuangan bangsa dan negaranya. Maksud dari upaya penjajah tersebut adalah untuk menghilangkan kesadaran umat Islam dalam perjuangannya. 

Salah satunya adalah merancukan antara Islam masuk dan saat perkembangannya. Padahal, menurut Ahmad, kedua hal tersebut jauh berbeda pengertiannya. Beberapa fakta dia paparkan. Selama ini yang populer Islam masuk ke Indonesia adalah abad ke-13 melalui Aceh. Buktinya adalah terdapat kerajaan Samudra Pasai yang menganut ajaran Islam. Fakta tersebut ada yang patut dipertanyakan, mungkinkah Islam begitu masuk ke Samudra Pasai langsung mendirikan kekuasaan politik? 

Kata Ahmad ada fakta lain yang lebih shahih. Pada abad ke-11, di pulau Jawa telah berdiri pula kekuasaan politik Islam di Leran, Gresik, Jawa Timur yang didirikan oleh Fatimah binti Maimun. Pendirian kekuasaan politik Islam tersebut hampir bersamaan waktunya dengan tahta kekuasaan politik Hindu di Kediri, Jawa Timur, di bawah Raja Airlangga.

Berdirinya kekuasaan politik Islam di Gresik jauh sebelum kerajaan Majapahit di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, pada 1294. Keberadaan nisan Fatimah binti Maimun (di Gresik) karena bersifat nisan tunggal, oleh sejarawan tidak diakui keberadaannya. 

Dari fakta sejarah ini, tergambarkan bahwa kekuasaan politik Hindu, Budha, dan Islam dapat dikatakan hampir mempunyai kesamaan waktu keberadaannya di Indonesia. Hanya dalam perjalanan sejarah berikutnya, agama Islam berhasil memenangkan massa mayoritas. Jadi, kemunculan Islam di Indonesia jauh melebihi yang kita perkirakan.

Demi memperkuat argumen di atas, Ahmad mencoba memetakan Indonesia dalam konteks global. Dia membahas terlebih dahulu perkembangan Islam di timur tengah, asia afrika, dan eropa sebelum dan sesudah meninggalnya Nabi Muhammad (632 H), setelah itu barulah masuk pembahasannya ke Indonesia. Ahmad menganggap bahwa pembahasan seperti itu perlu dilakukan karena segenap perubahan yang terjadi di timur tengah, asia afrika, dan eropa pada masa Nabi Muhammad sebelum dan sudah wafatnya sangat berpengaruh terhadap masuk dan perkembangan Islam di Indonesia.

Saat membahas eropa, ada hal yang menarik dari analisa Ahmad prihal imperialisme Barat. Jadi, pada saat pudarnya kekuasaan Hindu dan Budha serta berkembangnya kekuasaan Islam, datanglah prahara imperialisme Barat mulai menanamkan kekuasaannya di Indonesia. Diawali dengan masuknya Portugis menduduki Malaka, pada 1511. dan diikuti Belanda menduduki Jayakarta, pada 1619. Timbulnya imperialisme barat sendiri adalah sebentuk usaha untuk menaklukkan Islam. Ide ini dibangun oleh Vatikan, Portugis dan Spanyol pada abad ke-15 M. 

Pihak Vatikan memberikan kewenangan kepada kerajaan Portugis untuk menguasai dunia belahan timur, sedang kerajaan Spanyol diberikan kewenangan untuk menguasai dunia belahan barat. Dalam perkembangannya, gerakan komunis menentang imperialisme barat tersebut. Tidak heran jika Karl Marx, penganut komunisme, menolak ajaran agama. Dia menilai agama sebagai candu, dan agama identik dengan alat penjajahan, buat menidurkan rakyat yang ditindas oleh pemerintah penjajah yang didukung oleh Vatikan untuk merealisasikan tujuannya, yaitu tiga G: God, Glory, and Gospel. 

Oleh karena itu, tidak heran ketika imperialisme barat (baca: Portugis dan Belanda) bercokol di Indonesia mencoba “menaklukkan” masyarakat muslim, di samping karena sering mendapat perlawanan yang sengit namun juga menjadi embiro istilah ‘nasionalisme’. Salah satu upayanya adalah “menghancurkan” situs-situs Islam dan menonjolkan situs-situs Hindu dan Budha. Di antara usaha itu adalah pemerintah Belanda memugar candi Borobudur dan candi Prambanan. 

Dari upaya rekonstruksi sejarah, pemugaran candi dan patung, serta pembacaan ulang prasasti Hindu dan Budha, ditargetkan akan memudahkan upaya menghidupkan kembali ajaran Hindu dan Budha. Dengan demikian akan tergeserlah pengaruh Islam. Sebaliknya, peninggalan Islam dibiarkan begitu saja. Salah satunya peninggalan sejarah Banten, yaitu kerajaan Banten. Bekas kesultanan Banten itu pun dibiarkan rata dengan tanah. Jadi, kebangkitan semangat keislaman masyatakat Banten yang pernah berjaya diperhitungkan akan sangat membahayakan eksistensi Batavia pada waktu itu. Oleh karena itu harus dihancurkan.

Dengan begitu, keberadaan Belanda akan aman dan tidak lagi menemui perlawanan karena kalangan penganut Hindu dan Budha ditargetkan akan berpihak kepada pemerintah Belanda. Sungguh, pemerintah Belanda sangat khawatir akan bangkitnya kesadaran sejarah masyarakat muslim. 

Buku yang ketebalannya mencapai 584 halaman ini boleh dibilang sangat antusias untuk memaparkan sejarah Islam Indonesia dari kemunculannya hingga tahun 1950. Fakta-fakta lainnya dalam buku ini jarang ditemukan dalam buku-buku sejarah Islam Indonesia sehingga cukup menggelitik untuk ditelaah lebih jauh. Namun, referensi yang dipakai sang penulis dalam menggunakan argumentasinya memaksa kita untuk berpikir dua kali untuk membantahnya. 

Hanya saja, patut disayangkan, buku ilmiah ini sedikit “ternoda” oleh ambisi sang penulis sendiri yang kentara sekali ingin memunculkan istilah ulama dan santri. Kesan yang saya tangkap bahwa yang dimaksud kaum muslim dalam perjuangan pada zaman pra dan pasca kemerdekaan hanyalah ulama dan santri. Tentu, hal itu mengecilkan kaum muslim sendiri yang notabene-nya banyak kaum muslim yang berada di luar dua kelompok itu. Mestinya, dijelaskan terlebih dahulu apa yang dimaksud ‘ulama’ dan ‘santri’ itu?

Selain itu, beberapa hal juga sedikit mengganggu dalam membaca buku ini, seperti di halaman 100 paragraf kedua, mestinya di situ ditulis ‘sunni’ bukan ‘ahlush shunnah wal jama’aah’, karena dikontraskan dengan ‘syi’ah’. Dalam hal penulisan juga masih banyak ditemukan kesalahan, seperti ‘wirauswasta’ yang mungkin dimaksud adalah ‘wiraswasta’. Hal ini termasuk dalam judul. Jika di cover depannya tertulis judul kecilnya Buku yang akan Mengubah Drastis Pandangan Anda Tentang Sejarah Indonesia sedang di halaman Pembuka-nya (hlm. 23), sang penulis menulis judul kecilnya Mahakarya Perjuangan Ulama dan Santri, Menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi, mana yang benar? [M.Iqbal Dawami]

http://resensor.blogspot.com/2009/10/pudarnya-sejarah-islam-di-indonesia.html


>>>www.ahmadsahidin.wordpress.com<<<

Berselancar lebih cepat.
Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)

__._,_.___

Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog:
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz






Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
sunny | 2 Nov 2009 02:01
Picon
Favicon

ICW Laporkan SBY di Konvensi Antikorupsi PBB

 
Senin, 02 Nov 2009,

ICW Laporkan SBY di Konvensi Antikorupsi PBB
 
Jakarta, AE.- Indonesian Corruption Watch (ICW) tidak setengah-setengah menyikapi gerakan yang mengkriminalisasi dan melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tindakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dianggap membiarkan pelemahan itu akan dilaporkan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Kami akan melaporkan kondisi buruk pelemahan KPK dan tindakan pembiaran presiden terhadap masalah ini dalam konferensi negara-negara peserta penandatangan konvensi antikorupsi PBB yang akan dilaksanakan di Doha Qatar 9-13 November 2009, " kata Wakil Koordinator ICW, Emerson Yuntho, melalui surat elektroniknya.

Emerson juga akan mengajukan upaya hukum gugatan perdata secara class action termasuk mendorong upaya impeachment terhadap Presiden melalui parlemen.
Bersama koalisinya, ICW menuntut kepada presiden agar membentuk Tim Penyelidik Independen untuk mengusut dugaan keterlibatan petinggi-petinggi Kepolisian dan Kejaksaan Agung dalam skenario penetapan tersangka Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah yang saat ini ditahan Mabes Polri.

Kata Emerson, seharusnya pejabat-pejabat yang namanya disebut dalam transkrip rekaman dinonaktifkan untuk memudahkan pengusutan. "Apabila terbukti, maka pejabat tersebut harus diberhentikan dan diproses secara hukum, " pintanya.

Jika tuntutan itu tidak disahuti presiden makan ICW akan terus melakukan aksi turun ke jalan bersama dengan koalisinya. "Kami bersama koalisi dan masyarakat akan melakukan upaya-upaya hukum," tukasnya. (awa


__._,_.___

Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog:
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz






Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
firdaus cahyadi | 2 Nov 2009 02:49
Picon
Favicon
Gravatar

Gerbong Maut Itu Bermana KRL Jabodetabek


Gerbong Maut Itu Bermana KRL Jabodetabek
       

“Aduh..aduh..,” rintih seorang ibu berjilbab di dalam Kereta Apil Rel Listrik (KRL) AC Ekonomi jurusan Bogor-Jakarta pagi ini (2/11). Tak lama kemudian KRL berhenti di stasiun Pondok Cina. Ibu berjilbab itu pun turun.

Namun, astaga, Ibu berjilbab itu langsung pingsan. Nampak beberapa petugas keamanan stasiun mengendong Ibu tadi.

Seperti biasa, KRL kelas ekonomi AC memang selalu dipadati penumpang pada pagi hari atau sore hari saat karyawan berangkat dan pulang kerja. Ibu hamil, nenek-nenek dan anak-anak dipaksa berdesak-desakan di dalam KRL kelas ekonomi AC.

Kondisi yang lebih buruk lagi tentu saja terjadi di KRL kelas ekonomi biasa. Bahkan, di KRL kelas ekonomi biasa ini, beberapa orang terpaksa melanggar aturan dengan duduk di atap kereta. Mereka tak punya pilihan, karena kondisi di dalam KRL sudah penuh sesak. Sudah ada beberapa korban jiwa akibat aksi nekat penumpang ini. Namun, ritual naik di atas gerbong KRL tatap dilanjutkan.

Kondisi yang sama bukan hanya terjadi di KRL Bogor-Jakarta namun juga terjadi di KRL Jakarta-Bekasi, dan Tangerang.

Kenapa ketidakmanusiawian di dalam KRL ini terus dilanjutkan? Ya karena para pemegang kebijakan tidak sensitif terhadap kondisi yang dihadapi warganya. Menteri Perhubungan tidak mungkin sesitif terhadap kondisi tidak manusiawi di dalam KRL, ya karena ia tidak pernah naik KRL. Sehari-hari ia naik mobil dinas, ber-AC, udah itu dikawal pula, sehingga terhindar dari kemacetan lalu lintas.

Para ahli transportasi bilang bahwa kondisi ini karena tidak ada investasi pemerintah dalam moda transportasi massal ini. “Seharusnya dibuat double-double track di sepenjang Bogor-Jakarta, dan juga Bekasi-Jakarta,” ujar ahli itu, “Sehingga dapat memfasilitasi para penglaju (commuter) dari Bogor dan Bekasi menuju Jakarta,”

Namun, para ekonom bilang bahwa negara tidak punya uang untuk investasi membangun infrastruktur transportasi massal seperti pembangunan double-doubel track untuk KRL Bogor-Jakarta atau Bekasi-Jakarta. “Ah, masak negara kagak punya duit,” celetukku dalam hati, “Orang mambangun jalan tol saja bisa kok, bukankah tanah yang diperlukan untuk membangun jalan tol lebih luas, bukankah biaya yang diperlukan untuk membangun jalan tol lebih mahal dibanding membangun double-double track KRL,”

Serangkaian pertanyaan itu seperti membentur tembok. Hingga akhirnya aku mendapatkan jawaban bahwa hal itu disebabkan karena jalan tol diperuntukan bagi pengendara mobil pribadi. Dan itu berarti orang-orang kaya. Lha, rel KRL diperuntukan bagi orang-orang yang tidak bermobil. Dan itu artinya orang miskin.

Orang-orang miskin di negeri ini memang hanya dianggap sekedar angka-angka untuk memenangkan suara ketika pemilu. Setelah pemilu usai, yang dimenangkan adalah kepentingan orang-orang kaya.

Sebentar lagi, Presiden dan jajaran menteri akan menikmati kenaikan gaji. Ya jika untuk menaikan gaji menteri hingga presiden sih, pemerintah selalu ada uang, tapi untuk membangun infrastruktur transportasi massal semacam KRL ini, ya mereka selalu bilang negara tak punya uang..

Kembali ke kasus pingsannya seorang ibu di Stasiun Pondok Cina pagi tadi. Jika Ibu itu kemudian meninggal dunia, menurutkan Menteri Perhubungan Freddy Numberi layak untuk mengundurkan diri. Jika ia masih bertahan dan beralasan bahwa tidak bisa mundur jika tidak diminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ya berarti Presiden SBY nya yang harus turun.

sumber: http://umum.kompasiana.com/2009/11/02/gerbong-maut-itu-bermana-krl-jabodetabek/



__._,_.___

Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog:
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz






Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
MGR | 2 Nov 2009 02:40
Picon
Favicon

Program Salihara November 2009 (Mengenang Rendra, Pameran Fotografi Serat Centhini...

Program November 2009
Komunitas Salihara

Jumat-Sabtu, 06-07 November 2009
MENGENANG RENDRA
di Teater Salihara
Terbuka untuk umum & Gratis

Jumat, 06 November 2009, 20:00 wib
Teater KERETA KENCANA
(Adaptasi Rendra atas Les Chaises karya Eugene Ionesco)
Sutradara: Putu Wijaya
Aktor: Ikranegara & Niniek L Karim

Sabtu, 07 November 2009
16:00 wib     Pembahasan Puisi Rendra
Pembicara: Sapardi Djoko Damono
19:00 wib     Pembacaan Puisi Rendra
Oleh: Ine Febriyanti, N Riantiarno, Slamet Rahardjo
20:00 wib     Pementasan Teater KERETA KENCANA


20-30 November 2009, 11:00–20:00 wib (Minggu dan hari libur Nasional tutup)
Pameran Fotografi Fendi Siregar
SISI LAIN SERAT CENTHINI: Sebuah Tafsir Visual
di Galeri Salihara
Terbuka untuk umum & Gratis

Pembukaan Pameran: Kamis, 19 November 2009, 19:00 WIB
di Teater Atap Salihara
Terbuka untuk umum & Gratis


Jumat-Sabtu, 20-21 November 2009, 20:00 wib
Teater 90 MENIT YANG HILANG DARIMU (Kisah-Kisah yang Mengingatkan)
Teater Satu Lampung
Karya: Iswadi Pratama
Ide Cerita: Sitok Srengenge & Iswadi Pratama
di Teater Salihara
HTM Rp 30.000,-
Pelajar/Mahasiswa Rp 15.000,- (tempat terbatas)


Minggu, 22 November 2009, 16:00 wib & 20:00 wib
Resital Musisi Muda DA CAPO KE MANA-MANA
Direktur Artistik: Tjut Nyak Deviana Daudsjah
Ansambel Musik Daya
di Teater Salihara
HTM Rp 30.000,-
Pelajar/Mahasiswa Rp 15.000,- (tempat terbatas)


Selasa-Rabu, 25-26 November 2009, 20:00 wib
Teater WU WEI DAN SIAPA NAMA ASLIMU
Komunitas Berkat Yakin
Sutradara: Ari Pahala Hutabarat
di Teater Salihara
HTM Rp 30.000,-
Pelajar/Mahasiswa Rp 15.000,- (tempat terbatas)


Ticket Box Salihara buka tiap:
Senin-Jumat pukul 09:00-17:00 wib
Sabtu pukul 16:00-19:00 wib
Minggu dan hari libur Nasional tutup, kecuali ada acara

Reservasi: Carla 0817-077-1913
Ipiet 021-9619-2632 (khusus Pameran dan Galeri)

Komunitas Salihara
Jl. Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Tel. 021-789-1202, Faks. 021-780-5180
www.salihara.org

http://salihara.org/main.php?type=detail&module=news&menu=child&parent_id=3&id=24&item_id=851

Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!

__._,_.___

Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog:
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz






Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
yudhistira massardi | 2 Nov 2009 02:32
Picon
Favicon

KOLOM Yudhis [1 Attachment]

<*>[Attachment(s) from yudhistira massardi included below]

Hati, Mata, Telinga

“Sesunguhnya telah kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab
kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tidak memahaminya?” (QS 21:10).

“Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaanNya ke jalan keselamatan,
dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap-gulita kepada cahaya yang
terang-benderang dengan seizinNya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (QS 5:16).

“(Yaitu) jalan Allah yang kepunyaanNya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah,
bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan.” (QS 42:53).

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya
pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertangungjawabannya.” (QS 17:36).

						*

Dengan Al-Qur’an, Allah Swt telah memberikan petunjuk paripurna dan terang-benderang. Bagi mereka
yang mau membaca dan berpikir, terbentang dua jalan: yang diridhai dan dimurkai Allah. Tetapi, begitu
banyak manusia yang lebih tunduk kepada setan dan hawa nafsu, ketimbang kepada Tuhan yang menjanjikan
surga. 

Untuk sedikit kesenangan duniawi, kelalaian sengaja dimasuki. Untuk kemegahan di dunia, keseimbangan
tatanan alam tak dihiraukan. Untuk kekuasaan kebendaan, isi bumi dikuras dengan kerakusan tiada tara.
Untuk penaklukan wilayah, seluruh nilai kemanusiaan diabaikan: hati nurani dibungkam, akal sehat
dibabat. 

Kegagalan membaca dan memahami, menimbulkan bencana alam dan bencana kemanusiaan. Bencana-bencana itu
menjerumuskan manusia ke dalam lingkaran “fakir-kafir-kufur.” 

Manusia harus segera hijrah dari keadaan gelap-gulita kepada cahaya yang terang-benderang. Kembali
kepada kemuliaan. Sebab, kita bukanlah binatang ternak atau makhluk yang lebih sesat lagi. Manusia
diciptakan Allah dalam bentuk yang sebaik-baiknya (QS 95:4). 

Manusia Indonesia harus segera kembali kepada Allah, pusat segala urusan. 
Kembali kepada Allah adalah kembali kepada Al-Qur’an. Kembali kepada tugas yang diberikan Tuhan,
sebagai khalifah di muka bumi: untuk menjadi rahmat bagi semesta alam (QS 21:107). Tidak merugikan
manusia pada hak-haknya, dan tidak merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan (QS 26:181-184).

						*

“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya, dan Allah
membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan
meletakkan tutupan atas penglihatannya?” (QS 45:23).

“Demikianlah Allah mengunci mata hati orang-orang yang tidak (mau) memahami.” (QS 30:59).

Tentu, tidak seorang waras pun yang ingin termasuk ke dalam golongan yang terkunci mati dan merugi. Tidak
ingin, bersama jin, menjadi isi neraka Jahanam. Menjadi golongan dari mereka yang “…mempunyai
hati, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi)
tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga
(tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang
ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi...” (QS 7:179).

ymassardi@...

<*>Attachment(s) from yudhistira massardi:

<*> 1 of 1 File(s)
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/attachments/folder/1170291180/item/list 
  <*> KOMET Maret 2007, Hati, Mata, Telinga.doc

------------------------------------

Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog: 
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mediacare/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:mediacare-digest@... 
    mailto:mediacare-fullfeatured@...

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    mediacare-unsubscribe@...

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Hartati Nurwijaya | 2 Nov 2009 03:28
Picon
Favicon

Radio Lebih Setia dan Sehat

Zaman tahun 80-an setiap saya mengerjakan PR dan tugas-tugas sekolah radio selalu berada di samping. Sering ayah saya mengingatkan untuk mematikan radio sebab dianggapnya akan menggangu konsentarsi belajar. Justru saya tidak bisa menyelesaikan tugas dan buntu rasanya otak ketika itu jika tidak disambi belajar bersamaan dengan mendengarkan radio. Suara-suara dari radio membuat saya semangat dan bisa memecahkan PR yang paling sulit sekali pun.

Melalui radio saya bisa belajar bahasa Inggris secara gratis dan dapat mendengarkan langsung suara yang benar dalam pengucapannya. Saat itu saya merasa senang sekali jika bisa mendapatkan sinyal siaran dari BBC suara Indonesia. Juga berita-berita dari luar negeri yang hangat. Ayah yang memperkenalkan saya pada radio-radio siaran dari luar negeri. Sehingga setiap ayah mendengarkan berita saya ikut serta mendengarkannya.

Ketika itu di Jakarta radio yang sering daya dengarkan adalah Amigos, Prambors, dan beberapa satsiun radio lainnya. Intinya saya merasa dibantu menambah semangat belajar melalui suara-suara penyiar ketika itu. Sebut saja ada Ida Arimurti,Krisna Murti, Muklis Gumilang, Ewit Bahar, Bens Leo yang jernih suaranya dan senang membahas lagu-lagu dari penyanyi dan band dalam negeri. Sayang tidak kenal wajah-wajah satu persatu penyiar radio, tapi saya cukup akrab mengenal suara dan intonasi kata-kata mereka melalui radio. Hingga lebih dua puluh tahun barulah saya bisa mengenal wajah mereka melalui FB.



Saya tidak perlu membeli kaset untuk mendengarkan lagu-lagu favorit ketika itu, cukup melalui radio. Jika saya ingin mendengarkan lagu Vina Panduwinata, Fa riz RM, Chrisye, dll cukup putar gelombang dan bisa mendapatkan lagu favorit di beberapa stasiun radio swasta. Intinya radio sangat membantu para remaja di zaman itu menemukan hiburan tanpa harus keluar rumah.

Zaman kini sudah berubah, anak-anak remaja lebih dekat ke teve daripada radio. Walau radio masih diminati oleh banyak remaja, menemani mereka mungkin juga seperti saya dahulu; belajar sambil mendengarkan radio. Jika mereka menonton teve sambil belajar tentu konsentrasi tidak sama seperti saat mendengarkan radio. Layar kaca teve mengharuskan mata melihat tampilan gambar-gambar yang disiarkan. Kegiatan hendak menulis jadi tertunda sebab mata disita untuk melihat teve. Beda dengan radio yang dapat menulis dan membaca sebab hanya telinga saja yang mendengarkan radio. Otomatis mata tidak rusak oleh cahaya teve dan radiasi yang dikeluarkannya. Sayangnya radio terbatas pendengarnya, sebab frekwensi radio hanya dapat dijangkau di wilayah siaran s esuai izinnya.

Baik di Yunani dan di Indonesia, frekwensi radio semakin ramai. Saking ramainya terkadang saling tumpang tindih siarannya. Jika tidak pas gelombangnya, maka akan terdengar siaran dari radio lainnya. Juga radio yang terlalu banyak iklannya atau kebanyakan bicara penyiarnya cukup menyebalkan juga mendengarkannya.

Tapi justru radio merupakan alat penyebar informasi yang efektif. Bisa dijangkau oleh semua kalangan dan biaya murah. Jenis-jenis radio kini sudah beraneka-ragam bentuknya. Pernah saya temukan di mainan anak-anak saya berhadiah radio kecil seukuran telapak tangan bayi lengkap dengan handsfreenya. Telepon genggam sudah lama juga dilengkapi radio. Hingga siapa saja bisa mendengarkan radio sebab harganya terjangkau dan mudah dibawa kemana saja. Topik-topik yang dibincangkan oleh berbagai stasiun radio juga beraneka ragam. Seluruh permasalahan dalam kehidupan sehari-hari sering diangkat dan didiskusikan oleh radio .

Salam satunya acara Senin 2 Nopember malam ini jam 21.00 WIB di stasiun radio Geronimo FM akan disiarkan secara langsung bincang-bincang dengan Guru Besar Fak. Farmasi UGM Prof. Zullies Ikawti seputar seluk-beluk miras, bahaya alkohol, cara mencegah dan mengatasi kecanduannya. Diharapkan akan banyak kalangan yang ikut mendengarkannya di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Salah satu kota yang banyak korban mirasnya adalah di kota pelajar ini. Para tukang becak, supir , pelajar, mahasiswa, ibu rumahtangga semoga bisa mendengarkannya malam ini.



Hartati Nurwijaya in Megara Greece



__._,_.___

Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog:
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz






Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
Umar Said | 1 Nov 2009 20:45
Picon

TERIMAKASIH tentang HUT ke 81

xmlns:o = "urn:schemas-microsoft-com:office:office">

Tulisan ini juga disajikan di website http://umarsaid.free.fr/                             

            TERIMAKASIH tentang HUT ke 81

 Berkaitan dengan hari ulang tahun saya ke-81 yang jatuh pada tanggal 26 Oktober 2009, telah saya terima ucapan selamat dari berbagai teman, sahabat, serta kenalan-kenalan Internet atau pembaca website (http://umarsaid.free.fr) . Ucapan-ucapan selamat tersebut, yang semuanya berisi harapan-harapan terbaik telah dituangkan dalam berbagai bentuk dan cara, serta dalam bermacam-macam nada dan aneka-ragam nuansa, yang mencerminkan kehangatan serta persahabatan. 

Berbagai macam ungkapan yang demikian ini telah diterima dari Perancis, Holland, Jerman,  Czech, Aljazair, Indonesia, Tiongkok, Hongkong/Macao, Australia, New Zealand.

Sebagai penghargaan terhadap isi atau semangat yang tercermin dalam berbagai E-mail itu, maka di bawah berikut ini disajikan sebagian di antaranya, tanpa menyebut pengirimnya.

Sebab, saya menganggap bahwa pesan-pesan atau harapan-harapan itu semuanya tidaklah ditujukan hanya kepada saya sendiri saja , melainkan juga (secara tidak langsung atau secara implisit) kepada semua sesama yang memperjuangkan demokrasi, HAM, Pancasila, dan ajaran-ajaran Bung Karno.

Paris, 1 November 2009

A. Umar Said

= = = = = = = =

 

 

Nama UMAR SAID adalah satu paduan dan tak terpisahkan dengan kata kata :

 

+++ lawan fasis orba Suharto, bela Bung Karno dan pemikirannya, tegar  dan ulet ,kreatif, fair,tak takut kritik, berani mengakui kesalahan, bela Timor Timur , disegani kawan dan lawan, galang persatuan, maju terus, tak kenal lelah,vivere pericoloso, Restoran Indonesia Paris, demokrasi untuk Indonesia .........+++.

Bung Umar Said , mawar merah yang tumbuh dipadang pengasingan !

 

Selamat berulang tahun yang ke 81 Bung Umar Said  !

 

Semoga sehat sehat selalu dan panjaaaaang umur , tugas mengabdi rakyat miskin Indonesia masih selalu menunggu  Bung !

 

* * *

Pak umar said,

Selamat Ulang Tahun yang ke 81 untuk Pak Umar Said.

 

Sukses, Sehat dan Sejahtera selalu yah.

 

Aku suka membaca tulisan dan kumpulan tulisan dari Bapak.

Tak dinyana usia Bapak sudah sepuh, sedang tulisan dan kumpulan tulisan

seperti pekerjaan seusia 60 tahun an.

 

Bravo pak Umar Said, jaga kesehatan yah

 

* * *

 

Selamat ulang tahun pak Umar Said, semoga saya masih bisa mengucapkan setidaknya 20x lagi selamat ulang tahun bagi Anda.

 

Anda benar-benar orang luar biasa,dan saksi sejarah yang teramat penting, saya beberapa kali membaca website Anda.

 

Semoga kita semua, generasi muda, khususnya seangkatan saya yang lahir jauh setelah peristiwa GESTOK (saya memilih pake istilah GESTOK-nya Soekarno), dan angkatan yang lebih muda dari angkatan saya, tidak pernah dan jangan menjadi JAS MERAH, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.

 

selamat dan sukses buat Anda pak Umar Said.

 

* * *

 

 

Yik,

 

kami ucapkan

 

SELAMAT BERULANG TAHUN

 

SELAMA HAYAT DIKANDUNG BADAN,

 

SELAMA ITU UMAR SAID

 

TETAP UMAR SAID  !!!!

 

SEMOGA KESEHATANNYA STABIL

BAHAGIA BERSAMA ZUS NINON

 

MAJU TERUS YIK

 

* * *

 

Selamat ulang tahun semoga tambah semangat menulis, tambah bermanfaat bagi generasi muda seperti saya.
Your great fan

 

* * *

 

Agak telat Pak Umar, namun tetap menyambut dgn 

 

SELAMAT, DAN TETAPLAH SEHAT SEJAHTERA

TAMBAH PANJANG USIA, TAMBAH GIAT PERJUANGAN!

 

* * *

 

Salam perkenalan Pak,
Saya norman 67+thn purnawirawan bi , dengan ini mengucapkan :

SELAMAT MERAYAKAN HARI KELAHIRAN YANG KE 81
Semoga Bapak selalu dalam Lindungan dan Naungan Allah SWT  ~ sehat dan sukses selalu.

 

 

* * *

 

Wah:   81  !

 

Selamat banget!

Terus untuk socialism ala Indonesia!

 

Viva being free!

 

Selamat HUT bung Umar

 

 

* * *

 

+++ lawan fasis orba Suharto, bela Bung Karno dan pemikirannya, tegar

 dan ulet ,kreatif, fair,tak takut kritik, berani mengakui kesalahan,

bela Timor Timur , disegani kawan dan lawan, galang persatuan, maju

terus, tak kenal lelah,vivere pericoloso, Restoran Indonesia Paris,

demokrasi untuk Indonesia .........+++.

 

Ingin menambahi sedikit, tapi saya anggap cukup mengesankan

bagi mereka yang kenal dekat dengan bung Umar Said,  yaitu

sifatnya yang selalu ramah, sederhana dan hangat dengan sahabat.

 

Selamat Ulang Tahun untuk bung Umar Said Ytc. ,

semoga panjang umur dan baik-baik semuanya.

 

* * *

 

Bung Umar Said yang kami kagumi,

Meskipun agak terlambat, kami mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN.

Kami yakin dengan perjuangan bung Umar, dan berteladan kepada bung.

Tak banyak yang dapat kami utarakan. Kami bangga dengan bung.

Selamat dan salam hangat

 

* * *

 

Selamat Ulang Tahun Pak Umar,Selamat Panjang Umur,
Delapan Puluh Satu Tahun Sepenuh Hati Mengabdi Rakyat
Memayu Ayuning Buwono!
Bravo!!!!

 

* * *

 

Bung Umar Said yb.,

 

Bersama ini saya sekeluarga mengucapkan "Selamat berulang tahun".

Semoga Bung Umar baik-baik dan sehat-sehat saja, sehingga bisa berjuang terus untuk meluruskan sejarah NKRI!

 

* * *

 

Kami atas nama Lembaga Bantuan Hukum Pers - Jakarta.

Mengucapkan :

"Selamat ulang tahun teruntuk bung Umar Said, semoga panjang umur, tetap sehat dan terus bersemangat dalam karya dan cipta untuk negeri tercinta Indonesia"

 

* * *

 

Oom  Umar Said dan Tante Yth

SAYA MENGUCAPKAN SELAMET HARI ULANG TAHUN  SEMOGA SELALU  SEHAT WAL'AFIAT

DAN UNTUK Oom Umar  saya Salut  dari semangat perjuangan PENA yg selama ini Oom jalankan dan lakukan demi  kebenaran sejarah dan keadilan Demokratie Indonesia.

 

* * *

 

Bung Umar Said Ytc,

 

Saya juga mengucapkan:

 

diiringi harapan dengan selalu didampingi Uni Ninon senantiasa sehat wal 'alfiat, bahagia dan sejahtera, penuh sukses dalam bekerja dan berkarya.

 

Salam hangat dengan penuh rindu,

        SELAMAT ULANG TAHUN

 

* * *

 

Selamat Ulang Tahun Bapak ya...Spirit dan semangat Kebangsaan, catatan perjalanan , tulisan selalu menjadi inpsirasi yang tak habis digali oleh generasi muda.

 

Semoga panjang umur dan selalu diberi Tuhan Kesehatan.

 

 

"Merdeka...!!! Marhaen...Menang"

 

* * *

 

Dear Pak Umar,

 

Saya pun hendak mengucapkan "SELAMAT BERULANG TAHUN. SEMOGA TETAP SEHAT WALAFIAT DAN TERUS BERSEMANGAT BERBAGI CERITA."

 

Rasa kagum saya atas spirit Pak Umar yang terus menyala, dalam berbagi informasi berguna untuk kami-kami yang katanya lebih muda, tetapi kalau soal kedisiplinan jauh dari kata setara. Kedisiplinan dalam menuliskan bukan sekadar kata, tetapi fakta. Maupun kerajinan dalam mengumpulkan kliping berguna dari berbagai media Indonesia, untuk kemudian disebar menjadi santapan siap kami - para pembaca.

 

Satu kata mutiara hiasan yang tampak bersinar menyilaukan mata, belum tentu lebih mulia dan berharga daripada satu kata kebenaran sejarah masa, yang walaupun kata itu pahit adanya, namun tetap fakta sejarah yang sebenar-benarnya.

 

Teriring do'a dan salam hangat dari Bonn di bulan Oktober, di saat-saat musim gugur yang begitu mempesona!

 

 

* * *

 

Saya juga turut mengucapkan selamat ulang tahun kepada Pak Umar Said. Semoga selalu sehat dan terus berjuang melawan setiap ketidakadilan, melawan Orba dan sisa-sisanya yang masih tersebar luas di Indonesia. Walaupun kita tercampak di luarnegeri, karena paspor kita dirampas oleh Orba Soeharto dan merupakan pelanggaran HAM yang belum pernah dipulihkan, namun kita akan terus berjuang melawan pelanggaran tsb. Sejak jaman Orba Soeharto hingga kini di jaman apa yang dikatakan "reformasi", tak satu pun pemerintahan yang berusaha memulihkan hak kita sebagai warga Indonesia. 

Sekali lagi selamat berulang tahun dan selalu sehat.

 

 

* * *

Kepada Bapak Umar Said Yth,

 

Selamat ber-Ultah kepada Bapak Umar Said yang jatuh pada hari ini

tgl. 26.Oktober.

 

Kegigihan beliau memperjoangkan filosofi-nya berkenaan dengan semua kebaikan, kemajuan untuk rakyat Indonesia, membangkitkan semangat bagi para :pendukung ,pembaca "suara"nya ,di pelbagai media dan milis.

 

Teruskan perjoangannya Pak, dari jauh aku harapkan Bapak diparengi

kesehatan dan kebahagian dan terus berkiprah untuk Indonesia.

 

salam persahabatan,

 

* * *

 

kami sekeluarga  di surabaya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 81 , semoga diberi kesehatan yang terbaik dan diberi rejeki yang berlimpah , dengan begitu bisa berkarya dengan dengan sempurna dan seterusnya kita bisa menikmati dan  membaca tulisan-tulisan uda yang  up to date

 

* * *

 

Bung AYIK nan jaueh di mato;

 

Dari jauh kami mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN. Besertakan harapan: semoga senantiasa sehat wal afiat, umur panjang, kian aktif dan kreatif dalam berkarya.

 

Maju terus, pantang mundur, sampai tanah air dan bangsa bebas dari kekuasaan otoriter rezim orba. 

 

* * *

 

Pak Umar Said,

Saya juga mengucapkan selamat ulang tahun, semoga Pak Umar tetap melanjutkan perjuangan melalui tulisan yang terus mengalir. Semoga Pak Umar sekeluarga tetap diberkati kesehatan. Ternyata ultah bapak sama dengan Pak Soemarsono yang pada 26 Oktober yl berusia 88 tahun.

 

* * *

 

Ikut gerbong jama'ah masbuk alias terlambat, saya mengucapkan: SELAMAT

ULANG TAHUN BUAT PAK UMAR SAID! Semoga selalu sehat dan terus

bersemangat bergiat dalam dunia pergerakan. Sungguh, lentera tak kenal

padammu telah terangi jalan setapak kami, generasi penerusmu.

 

Salam hangat dari jogja,

 

* * *

 

HARI INI, SENIN, tanggal 26 Oktober 2009.

Dengan penuh rasa gembira saya sampaikan SELAMAT HARI UANG TAHUN kepada seorang bapak, sahabat dan kawan yang terhormat dan tercinta: A. UMAR SAID, yang pada hari ini memperingati Hari Lahir yang ke-81.  Semoga pak Umar Said senantiasa sehat walafiat dalam lindungan Allah YME. Begitupun keluarga yang mendampingi, selalu mendapat berkat Allah hendaknya.

Nama A. UMAR SAID, pertama kali saya dengar adalah sekitar tahun 1957 ketika beliau menjadi pemimpin redaksi suratkabar Harian Penerangan di Padang, Sumatra Barat. Ketika itu saya masih menjadi pelajar SMA di Pekanbaru dan belajar menjadi penulis berita di suratkabar mingguan di Pekanbaru dan juga di Harian Penerangan yang dipimpin oleh pak Umar.

Terus terang pak Umar, kendatipun kita belum pernah berjumpa, belum pernah bertemu muka dan bahkan belum pernah bersalaman, semenjak saya dengar nama pak Umar di Sumbar tahun 1957 sampai sekarang,  dengan ini dengan penuh ketulusan saya sampaikan SELAMAT ULANG TAHUN ke 81. Semoga pak Umar tetap sehat walafiat dan senantiasa mendapat berkat dan rahmat dari Allah YME untuk bisa terus berkarya menegakkan keadilan, kebenaran dan kemanusiaan buat semua.  Salam kasih dan rindu serta hormat buat pak Umar dan keluarga. Sekaligus, juga "selamat ulang tahun" buat website http://umarsaid.free.fr " (ma’af disingkat)

 

* * *

     


__._,_.___

Mailing list:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Blog:
http://mediacare.blogspot.com

http://www.mediacare.biz






Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Gmane